WhatsApp Icon

Berita Terkini

Peduli Gempa NTT, Hotel Kokoon Donasi melalui Baznas
Peduli Gempa NTT, Hotel Kokoon Donasi melalui Baznas
BANYUWANGI-Karyawan dan manajemen Hotel Kokoon Banyuwangi menggalang donasi untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah donasi yang terkumpul disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi. Secara simbolis, donasi diserahkan oleh General Manager Hotel Kokoon Weni Kritanti kepada Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Elly Irwan Suryanto, pada Jumat siang (4/9). Serah terima donasi di lobi hotel itu disaksikan oleh Sekretaris Baznas Santi Dewi dan Pelaksana Bidang Pengumpulan Selly Restinalia. Sedangkan General Manager Hotel Kokoon didampingi Taufik Agung Pamungkas, Human Resource Training and Development Manager. General Manager Hotel Kokoon Weni Kristanti mengatakan bahwa donasi untuk bencana gempa bumi NTT itu merupakan bentuk kepedulian dari seluruh karyawan dan manajemen Hotel Kokoon. "Semoga bantuan yang kami serahkan melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi ini bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita di NTT,yang terdampak oleh gempa bumi," katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Hotel Kokoon yang telah menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana alam. Sebagai bentuk pelaksanaan program Banyuwangi Peduli, Baznas sengaja menggalang donasi gempa bumi NTT kepada sejumlah kalangan. Tidak hanya dari muzakki rutin yang terdata di Baznas, tetapi juga bermunculan muzakki baru. Bahkan tidak sedikit lembaga yang ingin menyalurkan donasinya melalui Baznas. "Semoga donasi dari Hotel Kokoon ini memotivasi muzakki lainnya, termasuk hotel-hotel di Banyuwangi," harapnya. (*)
05/09/2026 | Humas BAZNAS
Baznas Bantu Perbaiki Rumah Kebakaran
Baznas Bantu Perbaiki Rumah Kebakaran
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi memberikan bantuan biaya perbaikan rumah layak huni, yang rusak berat akibat kebakaran. Melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Wongsorejo, bantuan tersebut diserahkan kepada Saiyah, warga Dusun Kebunrejo, RT03 RW 01, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Berkat bantuan dari Baznas tersebut, kini bangunan rumah yang dihuni Saiyah telah berdiri kembali. Ketua UPZ Kecamatan Wongsorejo Buhasan mengatakan bahwa bantuan biaya perbaikan rumah yang diberikan kepada Saiyah merupakan Program Banyuwangi Peduli dari Baznas Kabupaten Banyuwangi. Sebelumnya rumah kecil itu sempat mengalami kerusakan parah akibat kebakaran. Berkat uluran tangan para muzakki melalui Baznas dan UPZ Kecamatan Wongsorejo, Saiyah kini bisa menempati rumah yang layak huni. "Mari, para muzakki di Kecamatan Wongsorejo untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui UPZ Kecamatan Wongsorejo, sehingga bisa dimanfaatkan untuk membantu warga Wongsorejo, yang membutuhkan uluran tangan kita," pesannya kemarin. Saiyah mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Wongsorejo. Wanita lanjut usia itu mengaku sangat bahagia, karena kini bisa tinggal di rumah yang layak huni. Sebelumnya rumahnya sangat sempit dan bangunannya sederhana. Celakanya, rumah kecilnya itu justru mengalami kebakatan hebat, sehingga rusak parah. "Alhamdulillah, rumah saya kini sudah diperbaiki lagi dan lebih besar dari bangunan sebelumnya. Terima kasih Baznas dan UPZ Wongsorejo," ucap Saiyah, pada Minggu (30/8/2026). (*)
31/08/2026 | Humas BAZNAS
Galang Donasi Gempa NTT Saat Karnaval
Galang Donasi Gempa NTT Saat Karnaval
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi menggalang donasi bantuan bagi korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada tiga rekening bank atas nama Baznas yang bisa menerima donasi, yakni Bank Jatim, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Tabungan Negara (BTN) . Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Banyuwangi Elly Irwan Suryanto mengatakan, donasi bisa ditransfer melalui rekening Bank Jatim 0021025666 atas nama infaq Baznas Kabupaten Banyuwangi. Selain itu, rekening BSI 4000778887 BSI dan BTN 0022401300003948 atas nama Baznas Kabupaten Banyuwangi. "Jika mau konfirmasi dan membutuhkan keterangan lebih lanjut, bisa menghubungi admin Baznas di nomor kontak 08113025789," sebutnya. Irwan mengajak masyarakat berpartisipasi memberikan bantuan kepada korban gempa NTT. Perusahaan swasta, perguruan tinggi, sekolah, ormas, komunitas, lembaga pemerintahan, perbankan, dan stakeholder lainnya, bisa berpartisipasi dalam gerakan peduli gempa NTT ini. "Mari kita berkontribusi dalam gerakan sosial ini, untuk meringankan beban penderitaan saudara kita yang terdampak gempa NTT," serunya. Sementara itu, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Genteng bergerak melakukan aksi penggalangan donasi gempa NTT serta zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) melalui karnaval tingkat sekolah dasar Kecamatan Genteng pada Rabu (26/8). "Kami melibatkan relawan dari kalangan pelajar untuk membantu penggalangan donasi gempa NTT maupun ZIS," kata Tommy Anwar, Ketua UPZ Kecamatan Genteng. Menurut Tommy, relawan yang dikerahkan berasal dari siswa SMA NU Genteng dan MTsN 8 Genteng. Bahkan relawan desa juga ikut turun ke jalan. Selain menggalang donasi bencana dan ZIS, kegiatan sosial dengan fasilitas mobil operasional Kantor Kecamatan Genteng itu juga bertujuan edukasi bagi pelajar. "Pada Kamis (27/8), kami turun ke jalan untuk menggalang donasi saat karnaval tingkat SMP," katanya.(*)
27/08/2026 | Humas BAZNAS

Artikel Terbaru

BANYAK HASIL SEMENJAK JADI SAUDAGAR Z-MART: POTRET KEMANDIRIAN EKONOMI DI BANYUWANGI
BANYAK HASIL SEMENJAK JADI SAUDAGAR Z-MART: POTRET KEMANDIRIAN EKONOMI DI BANYUWANGI
BANYUWANGI – Memasuki bulan Februari 2026, program pemberdayaan ekonomi Z-Mart hasil kolaborasi Direktorat Pendayagunaan BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Program yang ditujukan untuk memperkuat UMKM sektor ritel ini telah berjalan sekitar enam bulan sejak pertama kali digulirkan. Pada kunjungan lapangan yang dilakukan oleh pendamping program, Subayil, pada Senin (3/2/2026), terlihat transformasi nyata di beberapa toko milik saudagar yang tersebar di Kelurahan Boyolangu, Kebalenan, dan Karangrejo. Transformasi Digital dan Perputaran Modal Pemanfaatan voucher modal melalui aplikasi Aksesmu yang telah aktif sejak akhir tahun 2025 menjadi faktor utama kelengkapan barang dagangan saat ini. Para saudagar kini dapat mengelola stok dengan lebih variatif dan dalam volume yang lebih besar dibandingkan sebelum menerima bantuan. Kisah Sukses dari Lapangan Ibu Holisah (46), pemilik toko sembako di Kelurahan Boyolangu, kini mampu menyediakan 15 tabung gas elpiji 3 kg dan beras lokal untuk para pelanggannya. "Beberapa item sebelumnya tidak kami jual karena modal terbatas. Semenjak ada bantuan Z-Mart, kami bisa kulakan barang yang lebih beragam," ungkapnya. Senada dengan Holisah, M. Fausi dari Kelurahan Kebalenan juga merasakan peningkatan penjualan yang signifikan. "Dulu banyak pelanggan pulang tanpa belanja karena barang tidak tersedia, sekarang stok kami lengkap dan pelanggan pun bertambah," jelas Fausi. Komitmen Pendampingan Melalui Divisi Ekonomi Perkotaan, BAZNAS memastikan program ini tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pendampingan berkelanjutan hingga proses administrasi seperti penyelesaian BAST (Berita Acara Serah Terima) usai dilakukan. Harapannya, para mustahik ini benar-benar mampu bertransformasi menjadi muzakki di masa depan melalui keberkahan usaha Z-Mart.
04/02/2026 | Humas BAZNAS