WhatsApp Icon

Berita Terkini

Bantu Perbaikan Rumah  Tertimpa Pohon
Bantu Perbaikan Rumah Tertimpa Pohon
BANYUWANGI-Raut muka Nurudin, warga Dusun Cawang, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi tampak sumringah, pada hari Jumat (11/9). Pasalnya, pria lanjut usia itu menerima bantuan biaya perbaikan rumah layak huni. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh tim Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Singojuruh bersama Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, perwakilan Polsek, dan perangkat Desa Benelan Kidul. "Kali ini, kami hadir untuk menyampaikan bantuan rumah layak huni dari Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Banyuwangi agar Pak Nurudin dapat memenuhi kebutuhannya membangun rumah yang nyaris sudah tak berbentuk,"kata Azizah, ketua UPZ Kecamatan Singojuruh. Beberapa waktu lalu, rumah Nurudin yang terletak di samping hutan jati tertimpa pohon yang tumbang akibat diterpa angin kencang dan hujan deras. Beruntung, saat itu Nurudin dan keluarganya selamat. Atas inisiatif perangkat desa dan Baznas melalui UPZ Singojuruh, dilakukan pengumpulan dana bantuan perbaikan rumah secara gotong royong. Penggalangan dana itu juga dibantu dana Corporate Social Responsibility (CSR) pabrik Aqua. Walhasil, bantuan terkumpul sesuai target, sehingga bisa diwujudkan bahan bangunan. Ada yang berupa genteng, kayu-kayu lonjor, kayu reng dan usuk, semen, pasir, serta batu bata. Bangunan didirikan mulai dari pondasi hingga pemasangan rangka bangunan. Pembangunan yang kini sedang berlangsung akan terus berlanjut hingga tahap akhir. Camat Singojuruh, Iwan Yos Sugiharto berharap supaya bantuan yang diberikan bisa digunakan dengan baik dan bijak, sehingga bisa memberikan manfaat. "Semoga dengan perubahan yang dilakukan ini, bisa meningkatkan taraf hidup Bapak Nurudin beserta keluarga," ujar Yos. Ketua UPZ Kecamatan Singojuruh, Azizah mengakui, kerjasama yang erat dan baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, semacam ini memang sangat dibutuhkan di era sekarang ini. "Semoga Baznas Kabupaten Banyuwangi dapat menjadi pelopor dan tetap mempertahankan perannya yang menonjol dan terdepan," harapnya. (*)
12/09/2026 | Humas BAZNAS
Bantuan Sembako Baznas dari Charity Baperun 2026
Bantuan Sembako Baznas dari Charity Baperun 2026
Sepuluh paket sembako dari Baznas Kabupaten Banyuwangi dibagikan kepada warga tidak mampu oleh Wakil Bupati Mujiono dan Forkopimda dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Pendapa Sabha Swagata Blambangan pada Kamis siang (10/6/2026). Sebelumnya puluhan paket sembako juga telah disalurkan oleh tim Baznas kepada para dhuafa. Bantuan sembako itu berasal dari charity Baperun 2026 yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi.
11/09/2026 | Humas BAZNAS
Pandawa Agri Panen Padi, Salurkan Zakat Pertanian Melalui Baznas
Pandawa Agri Panen Padi, Salurkan Zakat Pertanian Melalui Baznas
BANYUWANGI-PT Pandawa Agri Indonesia telah melakukan panen padi dari lahan sawah budidayanya di Banyuwangi. Perusahaan ini juga menjadi pelopor yang menunaikan zakat pertanian dan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi. Chief Operating Officer (COO) PT Pandawa Agri Indonesia, Sigit Pramono mengatakan, dalam konteks budidaya pertanian, pihaknya terbiasa selalu fokus untuk berinovasi dan mencari solusi teknis untuk mendapatkan hasil panen yang diharapkan. Tetapi yang sering kali masih jarang disentuh adalah satu SOP (standar operasional prosedur) wajib, yang terlupakan dalam budidaya pertanian, padahal menjamin kebaikan dan keberkahan hasil panen, yaitu zakat pertanian. Nah, Pandawa Agri Indonesia berusaha untuk mengimbangi dua hal tersebut, yakni terus berinovasi untuk menyelesaikan permasalahan teknis dan sistem budidaya. Tetapi di saat bersamaan juga memenuhi SOP yang Allah wajibkan dalam berbudidaya. "Karena Allah lah satu-satunya Dzat yang menentukan hasil dari setiap ikhtiar kita, maka kita harus penuhi SOP dari Allah " ujar pengusaha yang akrab disapa Mono itu. Mono berharap, kolaborasi bersama Baznas Banyuwangi itu bisa menjadi awal untuk syiar zakat pertanian ke depan. Harapannya, pelaku bisnis di sektor budidaya pertanian makin peduli terhadap zakat pertanian. "Harapannya, Allah memberikan keberkahan kepada bisnis pertanian yang ada di Banyuwangi, sehingga semakin banyak asnaf yang bisa merasakan manfaat dari zakat pertanian ini," katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Banyuwangi Elly Irwan Suryanto mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan manajemen PT Pandawa Agri Indonesia, karena telah mempercayakan penyaluran zakat pertaniannya melalui Baznas. Harapannya, pengusaha di bidang budidaya pertanian dan para petani sukses di Banyuwangi bisa mengikuti jejak mulia PT Pandawa Agri Indonesia. "Di periode kami, ini adalah perusahaan pertama yang menunaikan zakat pertanian melalui Baznas, semoga bisa memotivasi yang lain untuk berzakat juga," harapnya.(*)
07/09/2026 | Humas BAZNAS

Artikel Terbaru

BANYAK HASIL SEMENJAK JADI SAUDAGAR Z-MART: POTRET KEMANDIRIAN EKONOMI DI BANYUWANGI
BANYAK HASIL SEMENJAK JADI SAUDAGAR Z-MART: POTRET KEMANDIRIAN EKONOMI DI BANYUWANGI
BANYUWANGI – Memasuki bulan Februari 2026, program pemberdayaan ekonomi Z-Mart hasil kolaborasi Direktorat Pendayagunaan BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Program yang ditujukan untuk memperkuat UMKM sektor ritel ini telah berjalan sekitar enam bulan sejak pertama kali digulirkan. Pada kunjungan lapangan yang dilakukan oleh pendamping program, Subayil, pada Senin (3/2/2026), terlihat transformasi nyata di beberapa toko milik saudagar yang tersebar di Kelurahan Boyolangu, Kebalenan, dan Karangrejo. Transformasi Digital dan Perputaran Modal Pemanfaatan voucher modal melalui aplikasi Aksesmu yang telah aktif sejak akhir tahun 2025 menjadi faktor utama kelengkapan barang dagangan saat ini. Para saudagar kini dapat mengelola stok dengan lebih variatif dan dalam volume yang lebih besar dibandingkan sebelum menerima bantuan. Kisah Sukses dari Lapangan Ibu Holisah (46), pemilik toko sembako di Kelurahan Boyolangu, kini mampu menyediakan 15 tabung gas elpiji 3 kg dan beras lokal untuk para pelanggannya. "Beberapa item sebelumnya tidak kami jual karena modal terbatas. Semenjak ada bantuan Z-Mart, kami bisa kulakan barang yang lebih beragam," ungkapnya. Senada dengan Holisah, M. Fausi dari Kelurahan Kebalenan juga merasakan peningkatan penjualan yang signifikan. "Dulu banyak pelanggan pulang tanpa belanja karena barang tidak tersedia, sekarang stok kami lengkap dan pelanggan pun bertambah," jelas Fausi. Komitmen Pendampingan Melalui Divisi Ekonomi Perkotaan, BAZNAS memastikan program ini tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pendampingan berkelanjutan hingga proses administrasi seperti penyelesaian BAST (Berita Acara Serah Terima) usai dilakukan. Harapannya, para mustahik ini benar-benar mampu bertransformasi menjadi muzakki di masa depan melalui keberkahan usaha Z-Mart.
04/02/2026 | Humas BAZNAS