WhatsApp Icon

Berita Terkini

BAZNAS BANTU BEASISWA SANTRI UNIVERSITAS IBRAHIMY
BAZNAS BANTU BEASISWA SANTRI UNIVERSITAS IBRAHIMY
SITUBONDO-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi memberikan beasiswa kepada Syukron Jazila, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Universitas Ibrahimy (UNIB) Sukorejo, Desa Asembagus, Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Mahasiswa asal Dusun Krajan RT 03 RW 03, Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi itu kini sedang menempuh kuliah di semester 3. Beasiswa tersebut diserahkan langsung di kampus Prodi BPI Fakultas Dakwah UNIB oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khairurrozik kepada Syukron Jazila pada Jumat (24/7/2026) lalu. Penyerahan simbolis itu disaksikan oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin UNIB, A. Wisri Wahid SPd MSos. Sedangkan dari Baznas turut hadir Rizal, staf bagian distribusi. Wakil Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Bidang Distribusi Nanang Khairurrozik mengatakan bahwa Baznas memberikan beasiswa kepada mahasiswa perguruan tinggi swasta asal Banyuwangi melalui Program Banyuwangi Cerdas. Tidak hanya mahasiswa umum, tetapi juga mahasiswa yang menjadi santri. "Semoga beasiswa ini bermanfaat untuk membantu biaya pendidikan selama kuliah dan mondok di Sukorejo, Situbondo," katanya. Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin UNIB A. Wisri Wahid mengaku berterima kasih atas beasiswa yang diberikan oleh Baznas Kabupaten Banyuwangi kepada mahasiswa di kampusnya. Menurutnya, beasiswa ini akan sangat membantu keberlangsungan dari kuliah mahasiswa tersebut. "Semoga bermanfaat dan bisa membantu meringankan biaya kuliah," katanya. (*)
29/07/2026 | Humas BAZNAS
BAPENDA SERAHKAN CHARITY PESERTA BAPERUN 2026
BAPENDA SERAHKAN CHARITY PESERTA BAPERUN 2026
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mendapatkan dana charity (bantuan amal) sebesar Rp 7,5 juta dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banyuwangi dalam event Baperun 2026. Donasi itu merupakan dana amal dari 929 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia itu. Event bertajuk Baperun 2026 ini menggabungkan konsep olahraga lari dengan aksi kepedulian sosial. Kegiatan olahraga pagi yang digelar oleh Bapenda ini dilepas oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Wakil Bupati Mujiono dan jajarannya dari garis start di depan kantor Pemkab Jalan Ahmad Yani Banyuwangi. Peserta Baperun berlari menempuh jarak sejauh 5,5 km hingga berakhir di garis finish di depan kantor Pemkab Banyuwangi. Saat seremonial acara, Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Kabupaten Banyuwangi Samsudin sempat memberikan donasi charity secara simbolis kepada Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto. Samsudin mengatakan, charity itu adalah sebagian dana pendaftaran peserta yang disalurkan kepada Baznas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dia berharap, konsep charity itu menjadi nilai tambah bagi Baperun 2026. "Saya berharap, manfaat kegiatan olahraga ini tidak hanya dirasakan oleh peserta, melainkan juga dirasakan oleh masyarakat luas," katanya. Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menyampaikan terima kasih kepada Bapenda, karena telah menyisihkan sebagian dari uang pendaftaran peserta Baperun 2026, untuk didonasikan kepada Baznas. Menurutnya, uang donasi itu sangat bermanfaat bagi warga yang tengah membutuhkan bantuan. "Baznas akan memanfaatkannya untuk membantu warga yang sedang membutuhkan uluran tangan kita," tegasnya.
26/07/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANTU KURSI RODA UNTUK BOCAH TUNAWICARA
BAZNAS BANTU KURSI RODA UNTUK BOCAH TUNAWICARA
BANYUWANGI-Tri Anggara Kasih kini bisa tersenyum bahagia. Pasalnya, bocah yang menderita disabilitas itu mendapatkan bantuan kursi roda dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi. Tak ayal, Tri Anggara Kasih kini bisa lebih leluasa beraktivitas di luar rumah. Tri Anggara Kasih adalah warga Dusun Pekulo, RT 02 RW 04 Desa Kepundungan, Kecamatan Srono. Dia tidak hanya mengalami hambatan untuk berjalan. Tetapi juga menderita disabilitas tunawicara. Penyerahan bantuan kursi roda itu dilakukan oleh dua komisioner Baznas, yakni Lukman Hadi dan Nanang Khairurrozik bersama perwakilan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Srono. Tak ketinggalan, Kepala Desa Kepundungan Abdurrohim dan Camat Srono Ahmad Subhan turut mendampingi penyerahan bantuan kursi roda di rumah Tri Anggara Kasih pada Senin pagi (20/7). Komisioner Baznas Nanang Khairurrozik mengatakan bahwa bantuan kursi roda itu merupakan realisasi dari Program Banyuwangi Sehat. Melalui UPZ Kecamatan Srono, para muzakki menyetorkan zakat, infak, dan sedekah ke Baznas. "Nah, setoran zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki di Kecamatan Srono itulah yang dimanfaatkan untuk membelikan kursi roda bagi Tri Anggara Kasih," katanya. Kepala Desa Kepundungan Abdurrohim mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Srono, karena telah memberikan bantuan kursi roda bagi warganya yang menderita disabilitas. "Insya Allah bantuan kursi roda ini akan sangat bermanfaat bagi warga kami," katanya. (*)
21/07/2026 | Humas BAZNAS

Artikel Terbaru

BANYAK HASIL SEMENJAK JADI SAUDAGAR Z-MART: POTRET KEMANDIRIAN EKONOMI DI BANYUWANGI
BANYAK HASIL SEMENJAK JADI SAUDAGAR Z-MART: POTRET KEMANDIRIAN EKONOMI DI BANYUWANGI
BANYUWANGI – Memasuki bulan Februari 2026, program pemberdayaan ekonomi Z-Mart hasil kolaborasi Direktorat Pendayagunaan BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Program yang ditujukan untuk memperkuat UMKM sektor ritel ini telah berjalan sekitar enam bulan sejak pertama kali digulirkan. Pada kunjungan lapangan yang dilakukan oleh pendamping program, Subayil, pada Senin (3/2/2026), terlihat transformasi nyata di beberapa toko milik saudagar yang tersebar di Kelurahan Boyolangu, Kebalenan, dan Karangrejo. Transformasi Digital dan Perputaran Modal Pemanfaatan voucher modal melalui aplikasi Aksesmu yang telah aktif sejak akhir tahun 2025 menjadi faktor utama kelengkapan barang dagangan saat ini. Para saudagar kini dapat mengelola stok dengan lebih variatif dan dalam volume yang lebih besar dibandingkan sebelum menerima bantuan. Kisah Sukses dari Lapangan Ibu Holisah (46), pemilik toko sembako di Kelurahan Boyolangu, kini mampu menyediakan 15 tabung gas elpiji 3 kg dan beras lokal untuk para pelanggannya. "Beberapa item sebelumnya tidak kami jual karena modal terbatas. Semenjak ada bantuan Z-Mart, kami bisa kulakan barang yang lebih beragam," ungkapnya. Senada dengan Holisah, M. Fausi dari Kelurahan Kebalenan juga merasakan peningkatan penjualan yang signifikan. "Dulu banyak pelanggan pulang tanpa belanja karena barang tidak tersedia, sekarang stok kami lengkap dan pelanggan pun bertambah," jelas Fausi. Komitmen Pendampingan Melalui Divisi Ekonomi Perkotaan, BAZNAS memastikan program ini tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pendampingan berkelanjutan hingga proses administrasi seperti penyelesaian BAST (Berita Acara Serah Terima) usai dilakukan. Harapannya, para mustahik ini benar-benar mampu bertransformasi menjadi muzakki di masa depan melalui keberkahan usaha Z-Mart.
04/02/2026 | Humas BAZNAS