WhatsApp Icon

Berita Terkini

Pandawa Agri Panen Padi, Salurkan Zakat Pertanian Melalui Baznas
Pandawa Agri Panen Padi, Salurkan Zakat Pertanian Melalui Baznas
BANYUWANGI-PT Pandawa Agri Indonesia telah melakukan panen padi dari lahan sawah budidayanya di Banyuwangi. Perusahaan ini juga menjadi pelopor yang menunaikan zakat pertanian dan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi. Chief Operating Officer (COO) PT Pandawa Agri Indonesia, Sigit Pramono mengatakan, dalam konteks budidaya pertanian, pihaknya terbiasa selalu fokus untuk berinovasi dan mencari solusi teknis untuk mendapatkan hasil panen yang diharapkan. Tetapi yang sering kali masih jarang disentuh adalah satu SOP (standar operasional prosedur) wajib, yang terlupakan dalam budidaya pertanian, padahal menjamin kebaikan dan keberkahan hasil panen, yaitu zakat pertanian. Nah, Pandawa Agri Indonesia berusaha untuk mengimbangi dua hal tersebut, yakni terus berinovasi untuk menyelesaikan permasalahan teknis dan sistem budidaya. Tetapi di saat bersamaan juga memenuhi SOP yang Allah wajibkan dalam berbudidaya. "Karena Allah lah satu-satunya Dzat yang menentukan hasil dari setiap ikhtiar kita, maka kita harus penuhi SOP dari Allah " ujar pengusaha yang akrab disapa Mono itu. Mono berharap, kolaborasi bersama Baznas Banyuwangi itu bisa menjadi awal untuk syiar zakat pertanian ke depan. Harapannya, pelaku bisnis di sektor budidaya pertanian makin peduli terhadap zakat pertanian. "Harapannya, Allah memberikan keberkahan kepada bisnis pertanian yang ada di Banyuwangi, sehingga semakin banyak asnaf yang bisa merasakan manfaat dari zakat pertanian ini," katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Banyuwangi Elly Irwan Suryanto mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan manajemen PT Pandawa Agri Indonesia, karena telah mempercayakan penyaluran zakat pertaniannya melalui Baznas. Harapannya, pengusaha di bidang budidaya pertanian dan para petani sukses di Banyuwangi bisa mengikuti jejak mulia PT Pandawa Agri Indonesia. "Di periode kami, ini adalah perusahaan pertama yang menunaikan zakat pertanian melalui Baznas, semoga bisa memotivasi yang lain untuk berzakat juga," harapnya.(*)
07/09/2026 | Humas BAZNAS
Peduli Gempa NTT, Hotel Kokoon Donasi melalui Baznas
Peduli Gempa NTT, Hotel Kokoon Donasi melalui Baznas
BANYUWANGI-Karyawan dan manajemen Hotel Kokoon Banyuwangi menggalang donasi untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah donasi yang terkumpul disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi. Secara simbolis, donasi diserahkan oleh General Manager Hotel Kokoon Weni Kritanti kepada Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Elly Irwan Suryanto, pada Jumat siang (4/9). Serah terima donasi di lobi hotel itu disaksikan oleh Sekretaris Baznas Santi Dewi dan Pelaksana Bidang Pengumpulan Selly Restinalia. Sedangkan General Manager Hotel Kokoon didampingi Taufik Agung Pamungkas, Human Resource Training and Development Manager. General Manager Hotel Kokoon Weni Kristanti mengatakan bahwa donasi untuk bencana gempa bumi NTT itu merupakan bentuk kepedulian dari seluruh karyawan dan manajemen Hotel Kokoon. "Semoga bantuan yang kami serahkan melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi ini bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita di NTT,yang terdampak oleh gempa bumi," katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Hotel Kokoon yang telah menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana alam. Sebagai bentuk pelaksanaan program Banyuwangi Peduli, Baznas sengaja menggalang donasi gempa bumi NTT kepada sejumlah kalangan. Tidak hanya dari muzakki rutin yang terdata di Baznas, tetapi juga bermunculan muzakki baru. Bahkan tidak sedikit lembaga yang ingin menyalurkan donasinya melalui Baznas. "Semoga donasi dari Hotel Kokoon ini memotivasi muzakki lainnya, termasuk hotel-hotel di Banyuwangi," harapnya. (*)
05/09/2026 | Humas BAZNAS
Baznas Bantu Perbaiki Rumah Kebakaran
Baznas Bantu Perbaiki Rumah Kebakaran
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi memberikan bantuan biaya perbaikan rumah layak huni, yang rusak berat akibat kebakaran. Melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Wongsorejo, bantuan tersebut diserahkan kepada Saiyah, warga Dusun Kebunrejo, RT03 RW 01, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Berkat bantuan dari Baznas tersebut, kini bangunan rumah yang dihuni Saiyah telah berdiri kembali. Ketua UPZ Kecamatan Wongsorejo Buhasan mengatakan bahwa bantuan biaya perbaikan rumah yang diberikan kepada Saiyah merupakan Program Banyuwangi Peduli dari Baznas Kabupaten Banyuwangi. Sebelumnya rumah kecil itu sempat mengalami kerusakan parah akibat kebakaran. Berkat uluran tangan para muzakki melalui Baznas dan UPZ Kecamatan Wongsorejo, Saiyah kini bisa menempati rumah yang layak huni. "Mari, para muzakki di Kecamatan Wongsorejo untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui UPZ Kecamatan Wongsorejo, sehingga bisa dimanfaatkan untuk membantu warga Wongsorejo, yang membutuhkan uluran tangan kita," pesannya kemarin. Saiyah mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Wongsorejo. Wanita lanjut usia itu mengaku sangat bahagia, karena kini bisa tinggal di rumah yang layak huni. Sebelumnya rumahnya sangat sempit dan bangunannya sederhana. Celakanya, rumah kecilnya itu justru mengalami kebakatan hebat, sehingga rusak parah. "Alhamdulillah, rumah saya kini sudah diperbaiki lagi dan lebih besar dari bangunan sebelumnya. Terima kasih Baznas dan UPZ Wongsorejo," ucap Saiyah, pada Minggu (30/8/2026). (*)
31/08/2026 | Humas BAZNAS

Artikel Terbaru

BANYAK HASIL SEMENJAK JADI SAUDAGAR Z-MART: POTRET KEMANDIRIAN EKONOMI DI BANYUWANGI
BANYAK HASIL SEMENJAK JADI SAUDAGAR Z-MART: POTRET KEMANDIRIAN EKONOMI DI BANYUWANGI
BANYUWANGI – Memasuki bulan Februari 2026, program pemberdayaan ekonomi Z-Mart hasil kolaborasi Direktorat Pendayagunaan BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Program yang ditujukan untuk memperkuat UMKM sektor ritel ini telah berjalan sekitar enam bulan sejak pertama kali digulirkan. Pada kunjungan lapangan yang dilakukan oleh pendamping program, Subayil, pada Senin (3/2/2026), terlihat transformasi nyata di beberapa toko milik saudagar yang tersebar di Kelurahan Boyolangu, Kebalenan, dan Karangrejo. Transformasi Digital dan Perputaran Modal Pemanfaatan voucher modal melalui aplikasi Aksesmu yang telah aktif sejak akhir tahun 2025 menjadi faktor utama kelengkapan barang dagangan saat ini. Para saudagar kini dapat mengelola stok dengan lebih variatif dan dalam volume yang lebih besar dibandingkan sebelum menerima bantuan. Kisah Sukses dari Lapangan Ibu Holisah (46), pemilik toko sembako di Kelurahan Boyolangu, kini mampu menyediakan 15 tabung gas elpiji 3 kg dan beras lokal untuk para pelanggannya. "Beberapa item sebelumnya tidak kami jual karena modal terbatas. Semenjak ada bantuan Z-Mart, kami bisa kulakan barang yang lebih beragam," ungkapnya. Senada dengan Holisah, M. Fausi dari Kelurahan Kebalenan juga merasakan peningkatan penjualan yang signifikan. "Dulu banyak pelanggan pulang tanpa belanja karena barang tidak tersedia, sekarang stok kami lengkap dan pelanggan pun bertambah," jelas Fausi. Komitmen Pendampingan Melalui Divisi Ekonomi Perkotaan, BAZNAS memastikan program ini tidak hanya memberikan modal, tetapi juga pendampingan berkelanjutan hingga proses administrasi seperti penyelesaian BAST (Berita Acara Serah Terima) usai dilakukan. Harapannya, para mustahik ini benar-benar mampu bertransformasi menjadi muzakki di masa depan melalui keberkahan usaha Z-Mart.
04/02/2026 | Humas BAZNAS