Berita Terbaru
Bantu Mutasi Sekolah 2 Siswa dari Demak
BANYUWANGI-Zahida Ihya Musyaffa, umur 11 tahun, siswa kelas V SDN 8 Wonosobo, Kecamatan Srono dan adiknya Ahmad Muwwafiqul Musthofa, umur 9 tahun, kelas IV di sekolah yang sama, kini bisa belajar dengan tenang. Pasalnya, nama keduanya sudah tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai siswa SDN 8 Wonosobo.
Sebelumnya nama keduanya belum tercatat di Dapodik Kabupaten Banyuwangi karena masih belum dilakukan mutasi dari sekolah asal di Demak, Jawa Tengah. Zahida dan Ahmad sempat bersekolah sambil mondok di MI Al Mubarok Al Arbain Desa Tlogorejo, Kecamatan Wonosalam, Demak. Namun karena suatu hal memaksa keduanya pindah ke Banyuwangi ikut kedua orang tuanya, Sugiran dan Wulan Ari Astiandani.
Nah, karena masih memiliki tunggakan di sekolah lama, maka berkas data-data akademisnya tertahan di Demak. Padahal, data tersebut dibutuhkan sebagai persyaratan mutasi sekaligus dicatatkan di Dapodik di sekolah baru.
Walhasil, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi turun tangan membantu pembiayaan mutasi dua siswa tidak mampu itu dari Demak ke Banyuwangi. Butuh proses panjang untuk mengurus mutasi kedua siswa SD itu, karena Sugiran, ayahnya harus datang ke madrasah di Demak untuk mengambil berkas-berkasnya. Perjalanan Sugiran itu dibantu biayanya oleh Baznas. Begitu juga pelunasan tunggakan kedua anaknya di MI tersebut.
Akhirnya pada Senin (3/8), berkas-berkas mutasi dari sekolah lama diserahkan kepada Kepala SDN 8 Wonosobo. Penyerahan itu dilakukan oleh Sugiran didampingi Kepala Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto. Camat Srono Ahmad Subhan turut menyaksikan bersama Ketua KUA Srono dan Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Srono Badrul.
"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi yang telah membantu proses mutasi sekolah kedua anak saya dari Demak ke Srono, Banyuwangi," ucap Sugiran.
Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan bahwa bantuan pendidikan dari Baznas ini masuk dalam program Banyuwangi Cerdas. Dengan bantuan pembiayaan pengurusan mutasi sekolah ini diharapkan tidak ada anak putus sekolah akibat belum bisa masuk Dapodik. "Prinsipnya, Baznas akan selalu siap memberikan bantuan selama memenuhi persyaratan delapan asnaf dan benar-benar tidak mampu," pungkasnya.(*)
BERITA12/08/2026 | Humas BAZNAS
Penandatanganan MoA BAZNAS Kabupaten Banyuwangi & UIMSYA
Sabtu, 08 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum Wisuda UIMSYA, telah dilaksanakan Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dan Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung.
Kerja sama ini menjadi langkah bersama dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam berbagai bidang, sebagai ikhtiar menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat serta mendukung pengembangan pendidikan dan pemberdayaan umat.
Selamat dan sukses atas terselenggaranya Wisuda UIMSYA.
Semoga para wisudawan dan wisudawati dapat menjadi generasi yang berilmu, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Terima kasih UIMSYA atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin bersama BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
Semoga kerja sama ini menjadi awal dari berbagai kolaborasi kebaikan yang terus tumbuh dan memberikan kebermanfaatan bagi umat.
Bersinergi dalam kebaikan, bersama membangun kebermanfaatan.
BERITA08/08/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS JATIM DAN CABDIN BANYUWANGI SANTUNI 100 SISWA SEKALIGUS SALURKAN MODAL USAHA DAN 5 ROMBONG LEWAT SMA-SMK
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan Lebaran Yatim 1448 Hijriyah di aula SMKN 1 Banyuwangi pada Kamis (6/8/2026). Tidak tanggung-tanggung, sebanyak seratus siswa SMA dan SMK yang merupakan anak yatim mendapatkan santunan.
Tak hanya itu, Baznas Provinsi Jawa Timur juga menyerahkan lima bantuan modal kerja masing-masing senilai Rp 2 juta. Bantuan peralatan kerja berupa rombong senilai Rp 3,5 juta juga diberikan kepada lima orang. Yang menarik, bantuan modal usaha dan bantuan peralatan kerja itu disalurkan melalui sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi Iwan Triyono menyampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi Jawa Timur. Santunan bagi seratus siswa yatim di SMA dan SMK merupakan bentuk perhatian dan kepedulian sosial yang sangat membantu bagi penerima manfaat. Apalagi, lima bantuan modal usaha dan lima bantuan peralatan kerja berupa rombong disalurkan melalui sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi. "Selama ini, guru-guru SMA/SMK dan pegawai Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur memang menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas Provinsi Jawa Timur, sehingga pada hari ini santunan yatim dan bantuan modal usaha maupun peralatan kerja berupa rombong ini disalurkan melalui SMA dan SMK di Banyuwangi," katanya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menyambut baik penyelenggaraan Lebaran Yatim di aula SMKN 1 Banyuwangi tersebut. Apalagi selain penyerahan santunan kepada seratus anak yatim, Baznas Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan dari program pemberdayaan ekonomi. "Nilai bantuan yang disalurkan oleh Baznas Jatim hari ini mencapai Rp 37,5 juta," sebutnya.
Selama ini, Baznas Kabupaten Banyuwangi juga telah melaksanakan program serupa. Selain santunan yatim secara rutin, beasiswa juga diberikan kepada siswa SD/MI dan SMP/MTs. "Beasiswa bagi siswa SMA dan SMK memang masuk program dari Baznas Provinsi Jawa Timur, tetapi Baznas Kabupaten Banyuwangi juga tetap melayani ketika ada pengajuan bantuan biaya pendidikan yang sifatnya mendesak," kata Dwi.
Kegiatan Lebaran Yatim di aula SMKN 1 Banyuwangi itu dihadiri seluruh kepala sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi. Dari Baznas Provinsi Jawa Timur diwakili oleh empat orang pelaksana, diantaranya koordinator pelaksana bidang keuangan dan koordinator pelaksana bidang pengumpulan. (*)
BERITA07/08/2026 | Humas BAZNAS
DONGKRAK PEROLEHAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH, BAZNAS GANDENG DPD LDII BANYUWANGI
BANYUWANGI-Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi Drs Dwi Yanto, MAP didampingi Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto bersilaturahmi ke kantor Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Banyuwangi di Jalan Kemuning, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah pada Rabu siang (5/8/2026). Keduanya ditemui oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Ir Heri Sujatmiko, MT didampingi Sekretaris Andreas, Bendahara Andi Tribakti, Bidang Pendidikan dan Dakwah Sumadi, dan Senkom H. Ali Affan.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, Ketua Baznas Dwi Yanto mengajak jajaran LDII untuk turut meningkatkan perolehan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga amil, seperti Baznas. Ada beberapa skema kerjasama yang ditawarkan untuk penyaluran zakat, infak, dan sedekat melalui Baznas, baik secara organisatoris maupun pribadi. LDII juga diminta untuk melaporkan perolehan zakat fitrah menjelang Idul Fitri dan perolehan hewan kurban pada hari raya Idul Adha. "Pencatatan zakat fitrah dan hewan kurban akan dilaporkan kepada Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Pusat sebagai catatan keuangan secara off balance dari Kabupaten Banyuwangi," kata Dwi.
Ketua Baznas memberikan apresiasi kepada LDII di tingkat cabang, karena sudah berkontribusi dalam penyetoran zakat, infak, dan sedekah melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan di bawah binaan Baznas. "Semoga kerjasama yang sudah berjalan di tingkat kecamatan atau cabang ini, bisa ditingkatkan di level kabupaten antara Baznas dan DPD LDII," harapnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Heri Sujatmiko menyambut baik ajakan kerjasama dari Baznas tersebut. Pengurus DPD LDII akan bermusyawarah dengan cabang-cabang untuk memilih skema kerjasama yang ditawarkan oleh Baznas. Selama ini, zakat, infak, dan sedekah telah dihimpun oleh takmir masjid, bahkan pengurus tingkat cabang sudah ada yang menyalurkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekahnya melalui UPZ kecamatan secara rutin. "Pada prinsipnya, LDII terbuka untuk menjalin kerjasama dengan Baznas, apalagi ini menyangkut kemaslahatan ummat dalam urusan sosial keagamaan," tegas Heri.(*)
BERITA06/08/2026 | Humas BAZNAS
RUMAH KORBAN ANGIN KENCANG KINI BERDIRI KEMBALI
TEGALDLIMO- Imam Mahmudi, 55 tahun, warga Dusun Sumberejo, RT 56 RW 09, Desa/Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi kini bisa menjalani hidup dengan tenang. Rumah yang sempat rusak berat setelah diterjang angin kencang itu, kini telah dibangun kembali. Meski sederhana, namun bangunan rumah itu sangat layak untuk ditinggali bersama keluarganya.
Imam mengaku senang karena rumahnya yang dilanda bencana angin kencang pada 2 Maret 2026 lalu, kini telah dibangun kembali. Berkat bantuan gotong-royong dari banyak pihak, kini Imam dan keluarganya memiliki tempat tinggal yang layak. "Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu perbaikan rumah saya, terima kasih kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Tegaldlimo," kata pria yang sehari-hari berprofesi sebagai petani itu.
Pada Selasa (28/7/2026), dana bantuan perbaikan rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi disalurkan melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Tegaldlimo. Ketua UPZ Kecamatan Tegaldlimo Fazza Rouzi bersama jajaran menyerahkan bantuan senilai Rp 5 juta. Penyerahan simbolis kepada penerima manfaat disaksikan Kepala Desa Tegaldlimo Harianto, Camat Tegaldlimo Trisetya Supriyanto, dan Kepala KUA Tegaldlimo Lukman Hakim.
Ketua UPZ Kecamatan Tegaldlimo Fazza Rouzi mengatakan bahwa UPZ menyalurkan dana bantuan untuk perbaikan rumah kepada Imam. Sedangkan bedah rumahnya dibantu secara gotong-royong oleh banyak pihak, seperti pemerintah desa dan warga sekitar. Bahkan pihak swasta, seperti KSP Milan pun turut membantu. "Semoga bantuan yang diserahkan UPZ Kecamatan Tegaldlimo ini bisa membantu biaya perbaikan rumah Pak Imam," pungkasnya. (*)
BERITA31/07/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANTU BEASISWA SANTRI UNIVERSITAS IBRAHIMY
SITUBONDO-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi memberikan beasiswa kepada Syukron Jazila, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Universitas Ibrahimy (UNIB) Sukorejo, Desa Asembagus, Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Mahasiswa asal Dusun Krajan RT 03 RW 03, Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi itu kini sedang menempuh kuliah di semester 3.
Beasiswa tersebut diserahkan langsung di kampus Prodi BPI Fakultas Dakwah UNIB oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khairurrozik kepada Syukron Jazila pada Jumat (24/7/2026) lalu. Penyerahan simbolis itu disaksikan oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin UNIB, A. Wisri Wahid SPd MSos. Sedangkan dari Baznas turut hadir Rizal, staf bagian distribusi.
Wakil Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Bidang Distribusi Nanang Khairurrozik mengatakan bahwa Baznas memberikan beasiswa kepada mahasiswa perguruan tinggi swasta asal Banyuwangi melalui Program Banyuwangi Cerdas. Tidak hanya mahasiswa umum, tetapi juga mahasiswa yang menjadi santri. "Semoga beasiswa ini bermanfaat untuk membantu biaya pendidikan selama kuliah dan mondok di Sukorejo, Situbondo," katanya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin UNIB A. Wisri Wahid mengaku berterima kasih atas beasiswa yang diberikan oleh Baznas Kabupaten Banyuwangi kepada mahasiswa di kampusnya. Menurutnya, beasiswa ini akan sangat membantu keberlangsungan dari kuliah mahasiswa tersebut. "Semoga bermanfaat dan bisa membantu meringankan biaya kuliah," katanya. (*)
BERITA29/07/2026 | Humas BAZNAS
BAPENDA SERAHKAN CHARITY PESERTA BAPERUN 2026
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mendapatkan dana charity (bantuan amal) sebesar Rp 7,5 juta dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banyuwangi dalam event Baperun 2026. Donasi itu merupakan dana amal dari 929 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia itu.
Event bertajuk Baperun 2026 ini menggabungkan konsep olahraga lari dengan aksi kepedulian sosial. Kegiatan olahraga pagi yang digelar oleh Bapenda ini dilepas oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Wakil Bupati Mujiono dan jajarannya dari garis start di depan kantor Pemkab Jalan Ahmad Yani Banyuwangi. Peserta Baperun berlari menempuh jarak sejauh 5,5 km hingga berakhir di garis finish di depan kantor Pemkab Banyuwangi.
Saat seremonial acara, Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Kabupaten Banyuwangi Samsudin sempat memberikan donasi charity secara simbolis kepada Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto. Samsudin mengatakan, charity itu adalah sebagian dana pendaftaran peserta yang disalurkan kepada Baznas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dia berharap, konsep charity itu menjadi nilai tambah bagi Baperun 2026. "Saya berharap, manfaat kegiatan olahraga ini tidak hanya dirasakan oleh peserta, melainkan juga dirasakan oleh masyarakat luas," katanya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menyampaikan terima kasih kepada Bapenda, karena telah menyisihkan sebagian dari uang pendaftaran peserta Baperun 2026, untuk didonasikan kepada Baznas. Menurutnya, uang donasi itu sangat bermanfaat bagi warga yang tengah membutuhkan bantuan. "Baznas akan memanfaatkannya untuk membantu warga yang sedang membutuhkan uluran tangan kita," tegasnya.
BERITA26/07/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANTU KURSI RODA UNTUK BOCAH TUNAWICARA
BANYUWANGI-Tri Anggara Kasih kini bisa tersenyum bahagia. Pasalnya, bocah yang menderita disabilitas itu mendapatkan bantuan kursi roda dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi. Tak ayal, Tri Anggara Kasih kini bisa lebih leluasa beraktivitas di luar rumah.
Tri Anggara Kasih adalah warga Dusun Pekulo, RT 02 RW 04 Desa Kepundungan, Kecamatan Srono. Dia tidak hanya mengalami hambatan untuk berjalan. Tetapi juga menderita disabilitas tunawicara.
Penyerahan bantuan kursi roda itu dilakukan oleh dua komisioner Baznas, yakni Lukman Hadi dan Nanang Khairurrozik bersama perwakilan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Srono. Tak ketinggalan, Kepala Desa Kepundungan Abdurrohim dan Camat Srono Ahmad Subhan turut mendampingi penyerahan bantuan kursi roda di rumah Tri Anggara Kasih pada Senin pagi (20/7).
Komisioner Baznas Nanang Khairurrozik mengatakan bahwa bantuan kursi roda itu merupakan realisasi dari Program Banyuwangi Sehat. Melalui UPZ Kecamatan Srono, para muzakki menyetorkan zakat, infak, dan sedekah ke Baznas. "Nah, setoran zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki di Kecamatan Srono itulah yang dimanfaatkan untuk membelikan kursi roda bagi Tri Anggara Kasih," katanya.
Kepala Desa Kepundungan Abdurrohim mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Srono, karena telah memberikan bantuan kursi roda bagi warganya yang menderita disabilitas. "Insya Allah bantuan kursi roda ini akan sangat bermanfaat bagi warga kami," katanya. (*)
BERITA21/07/2026 | Humas BAZNAS
UPZ GENTENG BANTU JANDA LANSIA
GENTENG-Julaihak, janda lansia mendapatkan perhatian dari Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Warga Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng itu mendapatkan bantuan sejumlah uang untuk kebutuhan membeli popok dewasa alias pampers.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua UPZ Kecamatan Genteng H Tommy Anwar bersama Ketua MUI Kecamatan Genteng H Ahmad Hidayat di rumah Julaihak pada Kamis (16/7/2026). Tak ketinggalan, Rifa, perwakilan Bank Jatim Syariah Unit Genteng, juga turut mendampingi.
Ketua UPZ Kecamatan Genteng H Tommy Anwar mengatakan bahwa Julaihak adalah janda lansia yang kondisinya sudah tidak bisa apa-apa. Sehari-hari, Julaihak hanya bisa tiduran di kasur. "Selama ini, Ibu Julaihak tinggal bersama cucunya di Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon," katanya usai mengunjungi rumah Julaihak.
Kondisi ekonomi Julaihak dan keluarganya juga sangat memprihatinkan, sehingga sangat membutuhkan uluran bantuan. Apalagi, cucunya yang sehari-hari menemani hidup Julaihak di rumahnya, selama ini hanya bekerja serabutan. "Penghasilan cucunya juga tidak menentu, karena kerjanya serabutan," tutur Tommy.(*)
BERITA16/07/2026 | Humas BAZNAS
BANTU LUNASI BIAYA PERAWATAN RUMAH SAKIT, BAZNAS KUNJUNGI RUMAH DUKA PEMUDA OBESITAS
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi membantu pelunasan biaya perawatan pemuda obesitas Ade Dwi Saputra yang sempat menjalani rawat inap di RSUD Blambangan selama tiga hari. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khairurrozik kepada ibu almarhum Ade di rumah duka Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi pada Rabu siang (15/7).
Disaksikan oleh Ketua Baznas Dwi Yanto, Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi Lennyina, Camat Banyuwangi Andik Basuki, dan Lurah Lateng Yanuar Dika Prana Cendana, bantuan pelunasan langsung diterima oleh ibu almarhum Ade di ruang tamu. Tak hanya itu, ibu almarhum Ade juga menerima tiga tas berisi bantuan sembako dari Baznas, Camat Banyuwangi, dan Lurah Lateng.
Sebelum wafat, Ade sempat menjalani rawat inap selama tiga hari di RSUD Blambangan, karena menderita sakit. Pada Sabtu (11/7) lalu, pemuda berbobot 2 kwintal itu terpaksa dievakuasi dari rumahnya di sebuah gang di Jalan Bangka, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi dengan bantuan petugas Pemadam Kebakaran untuk dilarikan ke RSUD Blambangan. Sayangnya, setelah menjalani perawatan selama tiga hari, pemuda berusia 34 tahun 8 bulan itu menghembuskan nafas terakhirnya di ruang rawat inap Agung Wilis III Lavender RSUD Blambangan pada Senin (13/7).
Kepada ibu almarhum Ade, Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Khairurrozik mengucapkan belasungkawa yang mendalam saat melayat di rumah duka pada Rabu siang (15/7). "Hari ini, komisioner Baznas bersama Ketua UPZ Kecamatan Banyuwangi menyerahkan bantuan pelunasan biaya perawatan almarhum Ade selama di rumah sakit," katanya.
Ketua Baznas Dwi Yanto menambahkan, bantuan biaya pelunasan rumah sakit dari Baznas itu merupakan realisasi dari Program Banyuwangi Sehat. "Bantuan uang untuk melunasi biaya perawatan almarhum selama di rumah sakit itu juga bersumber dari zakat, infak, dan sedekahnya para muzakki di RSUD Blambangan," pungkasnya.(*)
BERITA16/07/2026 | Humas BAZNAS
BALITA BUTUH OPERASI, BAZNAS BANTU BIAYA
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi bersama Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Songgon memberikan bantuan biaya operasional pengobatan kepada Rico Tegar Ardhana, warga Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Bocah berusia 4 tahun 6 bulan itu harus menjalani operasi pembuatan anus di RS Dr Soetomo Surabaya.
Tegar bersama tiga anggota keluarganya diantarkan ke Stasiun Temuguruh, Kecamatan Sempu untuk menumpang KA Sritanjung menuju Surabaya pada Kamis pagi, 9 Juli 2026, pukul 07.30 WIB. Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto, Camat Songgon Satriyo, Ketua UPZ Kecamatan Songgon Suparno bersama jajarannya, perwakilan KUA dan Korwilkersatdik Songgon, turut mengantarkan ke stasiun.
Selain mendapatkan bantuan biaya pengobatan, Tegar juga akan dibantu penjemputan dengan ambulans dari Baznas. Penjemputan akan dilakukan dari RS Dr Soetomo setelah perawatan pasca operasi pembuatan anus selesai.
Ketua UPZ Kecamatan Songgon Suparno mengatakan bahwa Tegar membutuhkan tindakan operasi pembuatan anus di RS Dr Soetomo Surabaya. Untuk itu, Baznas melalui UPZ Kecamatan Songgon memberikan bantuan biaya pengobatan untuk meringankan beban keluarga Tegar. "Tegar tidak hanya kami ajukan bantuan biaya pengobatan, tetapi juga bantuan penjemputan dengan ambulans Baznas," katanya.
Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menambahkan, bantuan yang diberikan kepada Tegar merupakan Program Banyuwangi Sehat. Termasuk fasilitas ambulans bantuan PNM yang akan digunakan untuk penjemputan Tegar saat pulang dari RS Dr Soetomo. "Bantuan biaya pengobatan untuk Tegar berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang diberikan muzakki kepada Baznas melalui UPZ," katanya. (*)
BERITA09/07/2026 | Humas BAZNAS
PASIEN DIABETES DIBANTU KURSI RODA
BANYUWANGI-Poniman kini bisa lebih leluasa bergerak. Pasalnya, pria yang menderita diabetes itu mengalami luka serius di kaki kanannya. Tak ayal, warga Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng itu kesulitan berjalan. Berkat bantuan kursi roda dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi, pria berusia 61 tahun itu kini bisa terbantu mobilitasnya.
Pada Sabtu (4/7/2026), kursi roda baru itu diantarkan oleh tim Baznas bersama Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Genteng ke rumah Poniman. Dari Baznas diwakili Wakil Ketua Bidang Keuangan Lukman Hadi dan staf Bidang Distribusi Muhit. Sedangkan tim UPZ Kecamatan Genteng dipimpin ketuanya Tommy Anwar.
Poniman yang sehari-hari bekerja sebagai magersari dan buruh harian lepas merasa sangat terbantu. Saat ini, dia sedang menjalani rawat jalan di Puskesmas terkait luka di kaki kanannya. Dengan kursi roda itu, kini dia bisa lebih mudah menjalani perawatan tersebut. "Terima kasih kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Genteng yang telah membantu kursi roda untuk saya," kata Poniman.
Sementara itu, Lukman Hadi, Wakil Ketua Bidang Keuangan Baznas mengatakan, bantuan kursi roda itu diberikan Baznas bersama UPZ Kecamatan Genteng untuk memudahkan Poniman ketika menjalani rawat jalan ke rumah sakit. Kursi roda itu dibeli dari zakat para muzakki yang disetorkan melalui Baznas dan UPZ Kecamatan Genteng. "Semoga bantuan kursi roda ini menggugah para muzakki lainnya, untuk menunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui Baznas maupun UPZ," katanya. (*)
BERITA05/07/2026 | Humas BAZNAS
KEMENAG BERSAMA BAZNAS BANYUWANGI SANTUNI 250 ANAK YATIM DAN PENYANDANG DISABILITAS
BANYUWANGI-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriyah pada Rabu pagi (24/6/2026) . Acara yang diselenggarakan di aula Kemenag Banyuwangi itu berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi. Puluhan anak yatim dan penyandang disabilitas di wilayah Kota Banyuwangi dihadirkan untuk menerima santunan.
Secara simbolis, santunan senilai Rp 200 ribu setiap anak diserahkan oleh Kepala Kemenag Chaironi Hidayat didampingi Kasi Zakat dan Wakaf (Zawa) Kemenag Fathurrahman. Komisioner Baznas Kabupaten Banyuwangi Muh Khozin juga turut menyerahkan santunan disaksikan oleh Komisioner Baznas lain, Lukman Hadi dan Elly Irwan Suryanto, serta Sekretaris Baznas Santi Dewi.
Di awal acara, suara merdu Ilham, siswa Sekolah Menengah Luar Biasa (SMPLB) Negeri melantunkan sholawat sembari memainkan musik elekton, menjadi hiburan pembuka. Bahkan penyandang tuna netra itu juga mengumandangkan ayat suci Al Qur'an dengan suara yang menghanyutkan jiwa.
Begitu juga di akhir acara ditutup dengan penampilan Rahma, siswi SMPLB Negeri menyanyikan lagu Islami diiringi musik elekton. Suara lantangnya sempat menghipnotis undangan yang hadir di aula Kemenag.
Fathurrahman, Kasi Zawa Kemenag mengatakan bahwa kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas itu serentak dilaksanakan oleh seluruh Kemenag di Indonesia. "Di Banyuwangi diselenggarakan hari ini Rabu, 24 Juni 2026, tetapi ada Kemenag yang menyelenggarakan besok tanggal 25 Juni 2026," katanya.
Di Banyuwangi, lanjut dia, ada 250 anak yatim dan penyandang disabilitas yang menerima santunan masing-masing Rp 200 Ribu. Rinciannya adalah 150 anak dari MTs Negeri dan MAN, serta 100 anak yatim dan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Total santunan mencapai Rp 50 juta disupport oleh Baznas dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) seluruh pegawai Kemenag. "Hari ini (24/6/2026), yang dihadirkan di aula Kemenag adalah perwakilan anak yatim dan penyandang disabilitas dari SLB Negeri dan SLB PGRI Banyuwangi," ungkapnya.
Ditambahkan, tema dari kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas itu adalah "Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri; Menebar Maslahat, Menguatkan Umat". "Saya senang bisa melihat wajah-wajah bahagia dari adik-adik yang hadir di sini (aula Kemenag). Semoga kelak adik-adik menjadi orang yang sukses," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Chaironi Hidayat mengatakan bahwa kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas itu merupakan momentum yang baik di bulan Muharram untuk memberikan dukungan semaksimal mungkin. "Anak-anak istimewa ini harus kita support supaya percaya diri, sehingga bisa mengembangkan diri agar kelak berhasil menjadi orang sukses," katanya.
Komisioner Baznas Kabupaten Banyuwangi Muh Khozin dalam kata sambutannya mengatakan, santunan untuk anak yatim dan penyandang disabilitas itu merupakan dana ZIS yang disetorkan oleh Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kemenag Banyuwangi. "ZIS yang telah disetorkan oleh seluruh pegawai Kemenag, telah memberikan manfaat bagi anak yatim dan penyandang disabilitas melalui kegiatan santunan ini," kata Khozin. (*)
BERITA26/06/2026 | Humas BAZNAS
PERINGATI HARI KESADARAN NASIONAL, BAZNAS BANTU KURSI RODA, PENGOBATAN, MODAL, DAN BEASISWA
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi menyerahkan sejumlah bantuan usai pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Pemkab Banyuwangi pada Rabu pagi (17/6) . Secara bergiliran, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, Kapolres Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila, perwakilan Kodim 0825, dan pejabat Forkopimda lainnya, menyerahkan bantuan tersebut.
Secara simbolis, Bupati Ipuk menyerahkan bantuan kursi roda bagi warga binaan Lapas Banyuwangi Agus Purwanto. Kursi roda itu diserahterimakan kepada Sugeng Sayogo, Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Banyuwangi. Tak berapa lama kemudian, tim Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi mengantarkan kursi roda baru ke Lapas untuk diberikan langsung kepada Agus, yang merupakan penyandang disabilitas.
Sementara itu, Wabup Mujiono menyerahkan bantuan biaya pengobatan operasi tulang kaki dan penjemputan ambulans bagi Fatimatuz Zahra, warga Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, yang akan menjalani operasi tulang kaki di Solo. Sedangkan Kapolresta Rofiq menyerahkan bantuan modal kerja kepada Maya Eva Mahardika, warga Kecamatan Rogojampi.
Selain itu, tiga pelajar asal Kecamatan Rogojampi menerima bantuan beasiswa dari Baznas. Mereka adalah Zulfa Frida yang mau masuk MTsN 10 Rogojampi; Ali Yusuf, siswa MTsN 10 Rogojampi; dan Hasyim Azari, siswa SMPN 3 Rogojampi. Beasiswa tersebut diserahkan oleh anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila, perwakilan Kodim 0825, dan pejabat Forkopimda lainnya.
Bupati berharap, bantuan dari Baznas itu bisa bermanfaat bagi para penerimanya.
"Terima kasih kepada Baznas yang telah memberikan sejumlah bantuan pada hari ini," kata Bupati Ipuk usai menyerahkan bantuan.
Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Banyuwangi Elly Irwan Suryanto, yang mendampingi penyerahan bantuan mengatakan, bantuan dari Baznas itu merupakan bagian dari Program Zakat Menguatkan Indonesia dan Banyuwangi. Bantuan yang diberikan ada Program Banyuwangi Sehat, yakni membantu kursi roda baru untuk warga binaan di Lapas yang kursi rodanya rusak dan bantuan biaya pengobatan. Program Banyuwangi Makmur yang bertujuan pemberdayaan ekonomi dengan membantu modal kerja. Selain itu, Program Banyuwangi Cerdas membantu beasiswa pelajar SMP/MTs. "Bantuan beasiswa ini diharapkan bisa membantu untuk membayar biaya sekolah," katanya. (*)
BERITA17/06/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANTU SANTRIWATI LUNASI BIAYA RUMAH SAKIT
BANYUWANGI-Dyva Ayu Wandira, 18 tahun, santriwati Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari bisa bernafas lega. Pasalnya, warga Lingkungan Jajang Penatu, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi itu bisa pulang pada Kamis siang (4/6) setelah menjalani rawat inap di RSUD Blambangan.
Rombongan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi yang dipimpin ketuanya Dwi Yanto bersama Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, staf bidang distribusi Muhit, dan Ridho mendatangi RSUD Blambangan dengan membawa ambulans Madani. Bersama perwakilan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi Latipah, Camat Banyuwangi Andik Basuki, Sekcam Fatah Hidayat, dan Lurah Kampung Melayu Aris, tim Baznas menjemput Dyva dari ruangan rawat inapnya.
Seluruh biaya rawat inap tanggungan Dyva langsung dilunasi oleh Tim Baznas bersama UPZ Kecamatan Banyuwangi. Walhasil, Dyva bersama dua kakaknya bisa pulang ke rumahnya di Kampung Melayu.
Awalnya, Vany Ayu, kakak pasien Dyva menulis surat kepada Camat Banyuwangi dan Baznas. Pada secarik kertas itu, Vany dengan tulisan tangannya meminta bantuan, karena tidak mampu melunasi biaya pengobatan rawat inap adiknya di RSUD Blambangan.
Vany mengisahkan, dia menjemput adiknya dari Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari sudah dalam kondisi sakit. Kemudian, Dyva diantarkan berobat ke RSUD Blambangan hingga terpaksa harus menjalani rawat inap. "Ibu kami telah tiada, sedangkan ayah sudah menikah lagi dan kini tinggal di tempat lain," tuturnya.
Saat ini, lanjut Vany, Dyva memilih tinggal bersamanya ketika pulang dari pondok pesantren. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Baznas, UPZ Kecamatan Banyuwangi, Pak Camat dan Pak Lurah yang telah membantu kepulangan adik saya," ucapnya terbata-bata.
Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan bahwa bantuan biaya pengobatan bagi Dyva itu berasal dari para muzakki yang membayarkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas. Sedangkan ambulans Madani yang dipakai menjemput Dyva adalah bantuan dari Permodalan Nasional Madani (PNM). "Berkat kepercayaan para muzakki membayarkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas, pasien seperti Dyva bisa terbantu biaya pengobatannya yang cukup besar," katanya.
Camat Banyuwangi Andik Basuki berterima kasih kepada Baznas yang telah membantu biaya pengobatan warganya. Selanjutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk memantau kondisi kesehatan Dyva selama di rumah. "Terima kasih Baznas, warga kami bisa terbantu hari ini, tanggungan biaya rumah sakit dilunasi dan anaknya dijemput dengan ambulans Baznas," kata Andik.
Camat Banyuwangi juga menyerahkan bantuan dua paket sembako untuk keluarga Dyva. Bantuan spontanitas itu langsung diterima oleh kakak lelakinya saat hendak masuk ke mobil ambulans.
BERITA04/06/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA CAMAT KABAT DAN KADES BARENG SALURKAN BANTUAN PENGOBATAN WARGA SAKIT KRONIS
BANYUWANGI — BAZNAS Banyuwangi bergerak cepat menyalurkan bantuan biaya operasional pengobatan serta paket sembako kepada warga kurang mampu yang sedang berjuang melawan sakit kronis. Pendistribusian bantuan ini dilaksanakan secara sinergis bersama Camat Kabat dan Kepala Desa (Kades) Bareng langsung di kediaman penerima manfaat.
Langkah respons cepat ini merupakan tindak lanjut atas surat permohonan bantuan operasional berobat yang diajukan oleh Kantor Desa Bareng kepada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Pihak desa melaporkan adanya salah seorang warga dari keluarga pra-sejahtera yang sangat membutuhkan dukungan biaya akomodasi dan operasional medis.
Adapun penerima manfaat bantuan kali ini adalah Ibu Madiya (60), warga yang berdomisili di Dusun Krajan RT 003 RW 001, Desa Bareng, Kecamatan Kabat. Melalui program penanganan sosial ini, BAZNAS Banyuwangi menyerahkan bantuan dana tunai untuk operasional berobat serta paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok harian keluarganya.
Kepala Desa Bareng yang mendampingi langsung jalannya pendistribusian menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam atas kepedulian dari BAZNAS Banyuwangi.
"Puji syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Kami atas nama Pemerintah Desa Bareng dan keluarga Ibu Madiya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas respons cepat dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dan dukungan Bapak Camat Kabat. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan meringankan beban operasional berobat," ujar Kades Bareng.
Melalui program pendistribusian ini, BAZNAS Banyuwangi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi kemaslahatan umat, khususnya dalam membantu jaminan kesehatan bagi warga miskin di seluruh pelosok Kabupaten Banyuwangi. Semoga kesehatan dan keberkahan selalu menyertai para muzaki dan mustahik. Aamiin.
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI SALURKAN BANTUAN SEPEDA BARU UNTUK TIGA SISWA MI DI MUNCAR
BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan. Berkolaborasi dengan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Muncar, BAZNAS Banyuwangi menyalurkan bantuan berupa tiga unit sepeda baru kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Huda 1 Dusun Tegalpare, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi BAZNAS Banyuwangi, Nanang Khairurrozik, bersama Ketua UPZ Kecamatan Muncar, Anang Ma’ruf Masyhuri, serta didampingi oleh Kepala KUA Kecamatan Muncar, H. Amin Maki, di halaman madrasah.
Suasana haru sekaligus bahagia mewarnai penyerahan bantuan tersebut. Tiga siswa penerima manfaat, yaitu Gozi, Andi, dan Zahra, tidak dapat menyembunyikan rasa gembiranya saat menerima dan langsung memeluk sepeda baru yang selama ini mereka impikan.
Ringankan Beban Jarak ke Sekolah
Ketua UPZ Muncar, Anang Ma’ruf Masyhuri, menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan khusus bagi siswa yang memiliki kendala jarak tempuh dari rumah ke sekolah.
"Bantuan sepeda bagi tiga siswa yang membutuhkan ini akan meringankan beban ketika harus menempuh jarak yang jauh ke sekolah. Sepeda baru ini akan menambah semangat bagi tiga siswa penerimanya ketika berangkat sekolah," ujar Anang.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Distribusi BAZNAS Banyuwangi, Nanang Khairurrozik, memberikan apresiasi yang tinggi kepada UPZ Kecamatan Muncar atas gerak cepatnya dalam mendeteksi siswa yang membutuhkan bantuan di wilayahnya.
"BAZNAS sangat peduli kepada pelajar yang membutuhkan bantuan sepeda untuk bersekolah. Ajukan kepada BAZNAS ketika ada anak usia sekolah yang membutuhkan sepeda baru," tegas Nanang.
Ajakan Menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata bagaimana dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS dapat memberikan dampak langsung dan mengubah kehidupan mereka yang membutuhkan. Senyum bahagia dari para siswa tersebut tercipta berkat kepedulian dari para muzakki dan munfik.
Mari bersama-sama kita bentangkan lebih luas lagi jembatan kebaikan untuk anak-anak penerus bangsa. BAZNAS Banyuwangi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah terbaiknya secara resmi melalui BAZNAS. Setiap rupiah yang Anda tunaikan akan dikelola secara amanah untuk memotong rantai kemiskinan dan mendukung pendidikan anak-anak di Banyuwangi.
Bagi masyarakat yang mengetahui adanya anak usia sekolah dengan kondisi serupa di lingkungannya, dapat segera berkoordinasi dengan UPZ setempat atau langsung mengajukannya ke kantor BAZNAS Banyuwangi.
BERITA22/05/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI ANTARKAN LAGI RANTANG DHUAFA
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi kembali menjalankan program Rantang Dhuafa yang sempat vakum beberapa bulan. Program itu dilaunching ulang dengan menyerahkan rantang berisi makanan kepada Budi Margo Santoso, warga Dusun Sukorojo, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah pada Senin siang (4/5).
Rantang Dhuafa itu diserahkan oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurrozik didampingi Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Glagah Mohammad Arifin dan Lurah Banjarsari Sabardianto SAP.
Pria lanjut usia (Lansia) berumur 73 tahun yang menerima manfaat dari program Rantang Dhuafa itu mengaku senang mendapatkan perhatian dari Baznas Kabupaten Banyuwangi.
Penderita disabilitas sejak lahir karena penyakit folio mendera kedua kakinya itu sangat terbantu dengan adanya kiriman makanan yang dimasakkan oleh tetangganya setiap hari.
"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi dan UPZ Kecamatan Glagah yang telah membantu makanan untuk saya setiap hari melalui Program Rantang Dhuafa ini," ucap Margo dengan penuh haru.
Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurrozik mengatakan bahwa Rantang Dhuafa adalah program yang sudah lama dijalankan oleh Baznas yang kini diaktifkan kembali. Sebab, banyak dhuafa lansia yang membutuhkan bantuan makanan karena hidup seorang diri. "Semoga bantuan Rantang Dhuafa ini bisa meringankan beban hidup para dhuafa lansia di Banyuwangi. Mari para muzakki bisa ambil bagian dalam program Rantang Dhuafa ini," kata Nanang.
Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Glagah Mohammad Arifin menyatakan setuju Program Rantang Dhuafa dijalankan kembali, karena banyak dhuafa yang hidupnya bergantung kepada pemberian makanan dari tetangga atau saudaranya. Mereka adalah dhuafa yang hidupnya seorang diri, berusia lansia, dan kadang juga disabilitas.
"Program ini sangat membantu para dhuafa lansia yang hidup seorang diri di kampung-kampung dan desa-desa, seperti di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah ini," kata Arifin.
Apresiasi disampaikan oleh Lurah Banjarsari Sabardianto terhadap Program Rantang Dhuafa yang kembali dijalankan oleh Baznas tersebut. "Terima kasih Baznas dan UPZ Kecamatan Glagah, yang kembali menghidupkan Program Rantang Dhuafa, karena program ini menjadi wujud nyata kehadiran kita di tengah-tengah warga yang membutuhkan uluran tangan kita," kata pejabat asal Kecamatan Cluring itu.
BERITA04/05/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI BANTU PENJEMPUTAN JENAZAH DARI RSPAL DR RAMELAN SURABAYA
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi memberikan bantuan pelayanan penjemputan jenazah dari RSPAL dr Ramelan Surabaya.
Kali ini, mobil ambulans Madani yang merupakan sumbangan dari Permodalan Nasional Madani (PNM) kepada Baznas itu menjemput jenazah Indra Wulandari, 54 tahun, warga Lingkungan Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi.
Almarhumah sempat menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr Ramelan Surabaya sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.
Mobil ambulans yang dikemudikan Akhdan Maulana itu berangkat dari Banyuwangi menuju Surabaya pada Rabu siang (29/4).
Pada pukul 19.00 WIB, mobil ambulans baru tiba di RSPAL dr Ramelan Surabaya setelah sempat terjebak kemacetan panjang di Jalan Ahmad Yani Surabaya, karena dampak aksi demo besar-besaran sopir logistik se Jawa Timur di Kota Surabaya.
Setelah melalui perjalanan panjang sejauh 300 km lebih, akhirnya mobil ambulans tiba di rumah duka pada Kamis dini hari pukul 01.45 WIB.
Putra almarhumah Dio Mahendra yang turut mendampingi jenazah ibunya di mobil ambulans selama perjalanan dari Surabaya ke Banyuwangi mengaku sangat terbantu atas pelayanan bantuan penjemputan dari Baznas tersebut.
"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi, PNM, dan Bupati Banyuwangi, yang telah membantu penjemputan jenazah ibu saya dari Surabaya," ucap Dio.
Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto yang melayat di rumah duka bersama Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Khoirurozik pada Kamis pagi (30/4) mengatakan bahwa Baznas berkomitmen untuk membantu warga yang membutuhkan pelayanan ambulans, baik mengantar atau menjemput di dalam kota maupun luar kota.
"Mari dimanfaatkan ambulans Madani yang merupakan sumbangan dari PNM ini, untuk meringankan beban bagi keluarga pasien yang membutuhkan alat transportasi darurat," katanya.(*)
BERITA01/05/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI SALURKAN BEASISWA PENDIDIKAN UNTUK 20 SISWA SMP
BANYUWANGI – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi Dalam Mendukung Sektor Pendidikan Kembali Diwujudkan Melalui Penyaluran Beasiswa. Sebanyak 20 Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Menerima Bantuan Dana Pendidikan Yang Diserahkan Langsung Di Sekolah Masing-Masing Pada Rabu Pagi (29/4).
Penyerahan Beasiswa Ini Dipimpin Oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi, Nanang Khoirurozik, Didampingi Oleh Sekretaris Santi Dewi Dan Staf Bidang Distribusi Abdul Muhyi. Raut Wajah Bahagia Terpancar Dari Para Siswa Saat Menerima Dukungan Tersebut Di Hadapan Para Guru Pembina.
"Semoga Bantuan Beasiswa Pendidikan Dari Baznas Kabupaten Banyuwangi Ini Bisa Bermanfaat Membantu Biaya Pendidikan Adik-Adik Di Sekolah," Ujar Nanang Saat Memberikan Arahan Di Sela-Sela Penyerahan.
Dukungan Ini Merupakan Hasil Dari Sinergi Dan Kepercayaan Para Muzakki, Termasuk Para Guru Dan Tenaga Pendidik Di Lingkungan Sekolah Terkait Yang Rutin Menunaikan Zakat Melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi. Dana Yang Terkumpul Dikembalikan Untuk Membantu Siswa-Siswi Yang Membutuhkan Di Lingkungan Sekolah Tersebut.
Adapun 20 Penerima Manfaat Tersebut Tersebar Di Empat Sekolah, Yaitu:
SMPN 1 Banyuwangi: Gita Martin Ariani, Jasmin Felina Putri, M. Rizqi Alfian Fauzi, Muhammad Hoirol Anam, Dan Novi Riski Amalia.
SMPN 2 Banyuwangi: Karasya, Rahmad Sawi Rahmadan, Verren Radinka Dela Nira, Yuda Hari Pamungkas, Dan Zulfa Fatulmayus Zahra.
SMPN 3 Banyuwangi: Ahmad Efendi, Moh Fauzi Khoirullah, Rayyan Al-Zaidan Putra Kurnia, Satria Bintang Pamungkas, Dan Satya Cinta Kalenka.
SMPN 4 Banyuwangi: Jihan Utami, Rama Indah Sanca, Sabilla Azzahra Putri Yanda, Salsa Putri Lestari, Dan Humaidah Sahrotun Nisa.
Setiap Siswa Menerima Bantuan Tunai Sebesar Rp 750 Ribu. Sebagai Bentuk Apresiasi, Para Siswa Bersama-Sama Mengungkapkan Rasa Syukur Atas Perhatian Yang Diberikan. "Terima Kasih Baznas Kabupaten Banyuwangi!" Seru Rizqi Alfian, Salah Satu Penerima Dari SMPN 1 Banyuwangi.
BERITA29/04/2026 | Humas BAZNAS

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.
Lihat Daftar Rekening →