WhatsApp Icon

Bantu Mutasi Sekolah 2 Siswa dari Demak

12/08/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS

Bagikan:URL telah tercopy
Bantu Mutasi Sekolah 2 Siswa dari Demak

Ketua BAZNAS bersama Sugiran menunjukkan berkas mutasi milik Zahida dan Ahmad bersama pejabat lain

BANYUWANGI-Zahida Ihya Musyaffa, umur 11 tahun, siswa kelas V SDN 8 Wonosobo, Kecamatan Srono dan adiknya Ahmad Muwwafiqul Musthofa, umur 9 tahun, kelas IV di sekolah yang sama, kini bisa belajar dengan tenang. Pasalnya, nama keduanya sudah tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai siswa SDN 8 Wonosobo. 

Sebelumnya nama keduanya belum tercatat di Dapodik Kabupaten Banyuwangi karena masih belum dilakukan mutasi dari sekolah asal di Demak, Jawa Tengah. Zahida dan Ahmad sempat bersekolah sambil mondok di MI Al Mubarok Al Arbain Desa Tlogorejo, Kecamatan Wonosalam, Demak. Namun karena suatu hal memaksa keduanya pindah ke Banyuwangi ikut kedua orang tuanya, Sugiran dan Wulan Ari Astiandani. 

Nah, karena masih memiliki tunggakan di sekolah lama, maka berkas data-data akademisnya tertahan di Demak. Padahal, data tersebut dibutuhkan sebagai persyaratan mutasi sekaligus dicatatkan di Dapodik di sekolah baru. 

Walhasil, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi turun tangan membantu pembiayaan mutasi dua siswa tidak mampu itu dari Demak ke Banyuwangi. Butuh proses panjang untuk mengurus mutasi kedua siswa SD itu, karena Sugiran, ayahnya harus datang ke madrasah di Demak untuk mengambil berkas-berkasnya. Perjalanan Sugiran itu dibantu biayanya oleh Baznas. Begitu juga pelunasan tunggakan kedua anaknya di MI tersebut. 

Akhirnya pada Senin (3/8), berkas-berkas mutasi dari sekolah lama diserahkan kepada Kepala SDN 8 Wonosobo. Penyerahan itu dilakukan oleh Sugiran didampingi Kepala Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto. Camat Srono Ahmad Subhan turut menyaksikan bersama Ketua KUA Srono dan Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Srono Badrul. 

"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi yang telah membantu proses mutasi sekolah kedua anak saya dari Demak ke Srono, Banyuwangi," ucap Sugiran. 

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan bahwa bantuan pendidikan dari Baznas ini masuk dalam program Banyuwangi Cerdas. Dengan bantuan pembiayaan pengurusan mutasi sekolah ini diharapkan tidak ada anak putus sekolah akibat belum bisa masuk Dapodik. "Prinsipnya, Baznas akan selalu siap memberikan bantuan selama memenuhi persyaratan delapan asnaf dan benar-benar tidak mampu," pungkasnya.(*) 

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.

Lihat Daftar Rekening →