WhatsApp Icon
BAZNAS DISTRIBUSIKAN 2 TON BERAS ZAKAT FITRAH PNM BANYUWANGI

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mendistribusikan 2.052 kg beras zakat fitrah dari Permodalan Nasional Madani (PNM) Banyuwangi.

Untuk pendistribusian 2 ton lebih beras dari PNM itu, Baznas menerjunkan seluruh jajarannya, mulai  ketua, komisioner, dan staf Baznas hingga pengurus Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan.

Demi membagikan beras zakat fitrah kepada mustahik yang berhak menerimanya di sejumlah kecamatan, mereka rela bahu-membahu memanggul kantong beras.

Pada Senin siang (16/3), Pimpinan PNM Banyuwangi Sugiyati Nurul Handayani bersama karyawan PNM  diantarkan bertemu mustahik untuk membagikan beras zakat fitrah secara langsung kepada  janda lansia.

Ada sebelas janda lansia di sekitar Jalan Barong Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah yang menjadi sasaran.

Berikut ini nama sebelas janda lansia penerima zakat fitrah PNM  di Kelurahan Bakungan:

1. Saemah

2. Sampir

3. Nakeni

4. Tik Mad

5. Sari

6. Kurniyati

7. Misni

8. Temuk

9. Praptik

10. Sulastri

11. Atim Aria.

Pimpinan PNM dan karyawannya membagikan beras didampingi Ketua Baznas Dwi Yanto, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Sekretaris Baznas Santi Dewi, Staf Distribusi Muhit, dan Staf Administrasi Selly Restinalia.

Arifin, pengurus UPZ Kecamatan Glagah, yang tinggal di Jalan Barong, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah,  ikut memandu rombongan PNM dan Baznas.

 Sugiyati Nurul Handayani, Pimpinan PNM Banyuwangi mengakui, beras zakat fitrah 2 ton, 52 kg itu dikumpulkan dari 684 karyawan dan sedekah dua orang.

"Alhamdulilah terkumpul beras 2 ton lebih, yang kami percayakan pendistribusiannya kepada Baznas,"  ujar Nurul ketika serahkan zakat fitrah ke kantor Baznas pada Kamis siang (13/3).

Dwi Yanto, ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi mengaku  berterima kasih kepada Pimpinan PNM Banyuwangi, karena telah mengamanahkan pendistribusian zakat fitrahnya kepada Baznas.

 Sebelumnya, PNM  sering mempercayakan sedekahnya melalui Baznas.  Ada santunan anak yatim, bantuan operasional pengobatan, bantuan alat kesehatan, bantuan genset untuk musala, bahkan bantuan ambulans madani.

"Semoga kepercayaan PNM kepada Basnas ini juga diikuti oleh perusahaan BUMN dan BUMD di Kabupaten Banyuwangi, termasuk perusahaan swasta lainnya," pungkas Dwi. (*)

20/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BUPATI BANYUWANGI RESMIKAN PROGRAM MASJID RAMAH PEMUDIK INISIASI BAZNAS DI 13 TITIK STRATEGIS

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ibu Ipuk Fiestiandani, Secara Resmi Meluncurkan Program "Masjid Ramah Pemudik" Hasil Kolaborasi Antara BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten, Kementerian Agama, Dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Acara Peluncuran Yang Berlangsung Khidmat Ini Menjadi Penanda Dimulainya Pelayanan Prima Bagi Para Musafir Yang Melintasi Bumi Blambangan Selama Masa Mudik Lebaran.

Dalam Sambutannya, Bupati Ipuk Mengapresiasi Inisiatif BAZNAS Yang Terus Berinovasi Dalam Memberikan Layanan Sosial. "Masjid Bukan Hanya Menjadi Tempat Ibadah Secara Ritual, Namun Dengan Program Ini, Masjid Menjadi Etalase Keramahtamahan Banyuwangi Bagi Para Pejuang Keluarga Yang Sedang Menuju Kampung Halaman," Ujar Beliau.

Apresiasi Dari Kementerian Agama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Turut Menyampaikan Kebanggaannya Atas Peluncuran Program Ini. Beliau Menekankan Bahwa Inisiatif Masjid Ramah Pemudik Merupakan Yang Pertama Kalinya Diselenggarakan Secara Terpadu Dengan Melibatkan Berbagai Pihak Secara Luas Di Banyuwangi. Beliau Juga Menegaskan Bahwa Program Ini Akan Mendapatkan Dukungan Penuh Dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Karena Merupakan Program Kolaborasi Strategis Yang Diharapkan Menjadi Standar Baru Dalam Pelayanan Keagamaan Serta Sosial Di Masa Depan.

Layanan Strategis Di Jalur Mudik Program Masjid Ramah Pemudik Tahun Ini Menjangkau 13 Titik Lokasi Strategis Yang Tersebar Dari Jalur Barat Hingga Jalur Utara. BAZNAS Banyuwangi Menyiapkan Fasilitas Titik Singgah (Rest Area) Yang Nyaman, Area Parkir Luas, Serta Kapasitas Masjid Yang Memadai Untuk Menampung Pemudik Yang Ingin Beristirahat Sekaligus Menunaikan Ibadah.

Daftar Titik Lokasi Masjid:

  • Arah Barat: Masjid Nurul Huda (Kalibaru), Masjid Sabilal Muttaqin (Glenmore), Dan Masjid Baiturrohman (Genteng & Gambiran).

  • Jalur Tengah: Masjid Jami' Al Falah (Cluring), Masjid Arroyyan (Singojurruh), Masjid Besar Baitrur Rohim (Rogojampi), Serta Masjid Sahat Makkah Dan Masjid Nurul Ummah (Kabat).

  • Kota Dan Jalur Utara: Masjid Agung Baiturrahman (Banyuwangi Kota), Masjid Al Huda (Kalipuro), Serta Masjid Nurul Karim Dan Masjid Nurul Huda (Wongsorejo).

Sinergi Dan Kepedulian Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Menambahkan Bahwa Program Ini Mengusung Semangat "Tebarkan Senyum Menyambut Kebahagiaan". Pihaknya Memastikan Bahwa Kesiapan Logistik Dan Petugas Di Setiap Masjid Sudah Terkoordinasi Dengan Baik Demi Keamanan Dan Kenyamanan Bersama.

Kegiatan Launching Program Masjid Ramah Pemudik Tersebut Ditutup Dengan Peninjauan Langsung Oleh Bupati Ipuk Fiestiandani Terhadap Kesiapan Fasilitas Rest Area Di Masjid Al-Huda Bulusan, Kecamatan Kalipuro.

Bagi Masyarakat Yang Ingin Turut Serta Berbagi Kebahagiaan Bagi Para Pemudik, BAZNAS Banyuwangi Membuka Kesempatan Donasi Melalui Rekening Resmi:

  • BSI: 4000-77-888-7

  • Bank Jatim: 0021-013-499

Diharapkan Dengan Adanya Program Ini, Para Pemudik Dapat Merasakan Kehadiran BAZNAS Dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Dalam Menjaga Kelancaran Serta Keselamatan Perjalanan Mudik Mereka.

19/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BANTU LUNASI BIAYA RAWAT INAP, BAZNAS JEMPUT PASIEN DI RSUD BLAMBANGAN

Roimartin, 29 tahun, warga Jalan Ternate RT 003 RW 003 Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, akhirnya bisa tersenyum pada Sabtu siang (14/3). 

Pasalnya, selama dua hari anaknya Iliyana Dhelisa Martina, yang baru berumur 1 tahun 3 bulan, harus menjalani rawat inap di ruang perawatan  anak, Mas Alit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan. Bapak satu anak yang sehari -hari bekerja sebagai buruh lepas itu mengaku sempat bingung, karena tidak memiliki uang untuk melunasi biaya pengobatan anaknya di rumah sakit. 

Untungnya, situasi yang dialami oleh suami dari Nike Rosalinda, 23 tahun ini diketahui oleh pihak Kelurahan Lateng, sehingga dilaporkan kepada Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi. Tak butuh waktu lama, UPZ Kecamatan Banyuwangi menindaklanjuti permohonan bantuan biaya pengobatan itu dengan menghubungi Baznas Kabupaten Banyuwangi. 

Walhasil, Sabtu pagi (14/3) ambulans Madani yang merupakan hasil kolaborasi PNM dan Baznas langsung meluncur ke RSUD Blambangan. Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto bersama Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Kairurozik, Sekretaris Santi Dewi, Staf Bidang Distribusi Muhit, dan perwakilan UPZ Kecamatan Banyuwangi turut mendampingi pemulangan Iliyana. 

Setelah biaya rawat inap sebesar Rp 3.057.431 dilunasi, pasien Iliyana dengan digendong ibunya Nike Rosalinda, bisa pulang diantar ambulans Madani. Nike pun bisa bernafas lega setelah tiba di rumahnya, apalagi Baznas juga memberikan satu tas berisi paket sembako untuk dimasak. 

"Terima kasih Bupati Banyuwangi, Baznas Kabupaten Banyuwangi, dan PNM yang telah membantu biaya pengobatan dan penjemputan anak saya dari rumah sakit," kata Roimartin. 

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menegaskan bahwa Baznas akan membantu dhuafa yang membutuhkan biaya pengobatan di rumah sakit lokal maupun luar kota. "Baznas juga siap melayani penjemputan atau mengantar pasien yang membutuhkan pelayanan ambulans yang merupakan bantuan dari PNM ini," katanya. (*) 

15/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
WUJUDKAN KEPEDULIAN KESEHATAN, BAZNAS BANYUWANGI FASILITASI PENGOBATAN WARGA KE MALANG DENGAN AMBULANCE MADANI

BANYUWANGI – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi dalam melayani umat di bidang kesehatan kembali dibuktikan. Pada hari ini, BAZNAS memfasilitasi pemberangkatan Bapak Nur Hayyi, warga Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, untuk menjalani perawatan medis di RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang.

Pemberangkatan ini menggunakan Ambulance Madani BAZNAS, armada khusus yang merupakan hasil kolaborasi bantuan dari PT PNM (Permodalan Nasional Madani). Layanan ini diberikan secara gratis guna meringankan beban masyarakat yang membutuhkan transportasi medis jarak jauh.

Dukungan Pemerintah Daerah Layanan ini sejalan dengan visi Bupati Banyuwangi dalam memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga amil zakat, dan sektor swasta (CSR) menjadi pilar penting dalam penanganan masalah sosial dan kesehatan di Banyuwangi.

Menebar Manfaat dari Dana Zakat Pihak BAZNAS Banyuwangi menyatakan bahwa operasional layanan ambulans ini sepenuhnya didukung oleh dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki.

"Kami berterima kasih kepada para muzakki dan PNM yang telah mempercayakan pengelolaan dana manfaat ini kepada kami. Semoga kehadiran Ambulance Madani ini menjadi wasilah kesembuhan bagi Bapak Nur Hayyi dan banyak warga lainnya," ungkap perwakilan BAZNAS.

Saat ini, armada tersebut tengah menempuh perjalanan menuju Malang. Keluarga besar BAZNAS Banyuwangi mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Bapak Nur Hayyi agar dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat walafiat.

14/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
PERKUAT PENGELOLAAN ZIS BERBASIS MASJID, BAZNAS DAN DMI BANYUWANGI JAJAKI KOLABORASI STRATEGIS

BANYUWANGI – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi melakukan langkah proaktif dalam meningkatkan optimalisasi dana umat. Dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Drs. Dwi Yanto, MAP, jajaran pimpinan menghadiri Rapat Kerja Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Banyuwangi di Ruang Rapat Khusus DPRD Banyuwangi, Sabtu pagi (14/2/2026).

Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS, yakni Wakil Ketua I Bidang Pendistribusian Nanang Khairurozik, SHI, Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, SSos, dan Wakil Ketua IV Bidang Keadministrasian Muh Khozin, MH.

Modernisasi Manajemen Masjid

Dalam forum yang dihadiri pengurus DMI dari 25 kecamatan tersebut, Drs. Dwi Yanto mengajak DMI untuk bersinergi dalam pengumpulan dan pengelolaan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Sebagai langkah konkret, BAZNAS berencana menyelenggarakan pelatihan manajemen masjid dalam waktu dekat.

"Harapannya, angka pengumpulan zakat di Kabupaten Banyuwangi bisa meningkat berkat dukungan masjid-masjid di bawah binaan DMI. Kemudian, pendistribusiannya bisa dilakukan oleh masjid untuk membantu warga sekitar yang membutuhkan," ujar Dwi Yanto.

Sambutan Hangat dari DMI

Ketua DMI Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Fathurahman, SAg, MPdI, menyambut antusias ajakan tersebut. Menurutnya, potensi masjid sebagai pusat pengumpulan ZIS sangat besar jika dikelola dengan sistem yang terintegrasi dengan BAZNAS.

"DMI siap menjadi bagian dari gerakan BAZNAS untuk menggalakkan pengumpulan dana ZIS melalui masjid-masjid. Manfaatnya akan kembali ke jemaah dan masyarakat di sekitar masjid tersebut," ungkap Fathurahman.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi babak baru bagi kemandirian umat, di mana masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat solusi ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.

14/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

Pimpinan BAZNAS RI, Dirut Capital Life dan Ibu Bupati Resmikan 18 Bedah Rumah
Pimpinan BAZNAS RI, Dirut Capital Life dan Ibu Bupati Resmikan 18 Bedah Rumah
Alhamdulillah seremonial bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) rumah ibu Sutiah berjalan dengan sangat haru. Senyum ibu Sutiah tiada henti mewakili rasa syukur karena bisa tidur dengan sangat nyaman. Peresmian bantuan RLHB secara langsung dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI, Bapak Kol. (CAJ) Purn. Drs. Nur Chamdani, dan Direktur Utama PT Capital Life Syariah, Ibu Fitri Hartati, SE, AAIJ, AIIS, AAAK, QIP, CPLHI,. Turut hadir dan menyaksikan langsung peresmian rumah layak huni tersebut oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kepala BAZNAS Banyuwangi H. Lukman Hakim, Ketua UPZ BAZNAS Kecamatan Kabat, serta pejabat terkait Pemkab Banyuwangi.
BERITA04/03/2024 | Humas BAZNAS
Pelantikan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
Pelantikan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
Dalam melaksanakan tugas dan fungsi BAZNAS dalam mengumpulkan zakat, infaq, shodaqah para Pegawai di kabupaten Banyuwangi maka sangat perlu untuk dibentuk UPZ di setiap wilayah/Instansi/SKPD/BUMN/BUMD. Adapun tugas-tugas UPZ yang meliputi : 1. Melaksanakan koordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dalam mengumpulkan dan mendistribusikan zakat, infaq dan shodaqah. 2.Mengumpulkan zakat, infaq dan shodaqah dari para muzakki / aghniya di wilayah masing masing kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi. 3.Menyetorkan seluruh hasil pengumpulan ZIS ke BAZNAS Banyuwangi, untuk kemudian akan dikirimkan bagian hak amilnya ke rekening UPZ. 4.Mengusulkan pengajuan distribusi mustahiq yang telash di survey oleh Kecamatan diwilayahnya sesuai dengan program BAZNAS Banyuwangi.
BERITA29/01/2024 | Humas BAZNAS
Serahkan Beasiswa untuk Siswi SMK
Serahkan Beasiswa untuk Siswi SMK
Penyerahan bantuan beasiswa SMA atas nama Halimatul Wahida warga Dusun Kapelaan, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi. Bantuan beasiswa di serahkan oleh koordinator UPZ Rogojampi bertempat di gedung SMK NU Mangir Rogojampi
BERITA10/08/2023 | Humas BAZNAS
Bayar Zakat, Bantu Tuntaskan Kemiskinan
Bayar Zakat, Bantu Tuntaskan Kemiskinan
BAZNAS terus berupaya membangun kesadaran masyarakat mem bayar zakat maal. Salah satunya melalui "Gerakan Zakat Bersama Pemkab Banyuwangi" yang digelar di Ruang Rempeg. Membayar zakat melalui Baznas berarti ikut serta membantu program daerah dalam menuntaskan kemiskinan. Mengingat, perputaran zakat akan kembali untuk para masyarakat Banyuwangi, baik untuk aspek sosial, kesehatan, ataupun pendidikan. "Karena dalam harta kita terdapat hak orang lain sebesar 2,5 persen. Zakat yang kita bayarkan dapat dikembalikan lagi untuk membantu masyarakat yang Terdapat empat poin plus membayar zakat melalui Baznas. Selain dipastikan aman, penyaluran zakat tersebut dipastikan tepat sasaran, pengelolaannya akuntabel dan transparan, serta terdapat aspek pemberdayaan. Bupati Ipuk Fiestiandani hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Sugirah dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono beserta jajarannya. Selain itu, hadir pula para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda). Sementara itu, Bupati Ipuk menjelaskan bahwa zakat memiliki peran penting sebagai salah satu pendukung dana pembangunan di Banyuwangi. Lewat Baznas, zakat maupun sedekah dari muzaki juga disalurkan untuk berbagai program pengentasan kemiskinan. Mulai dari membantu renovasi rumah warga miskin, bantuan usaha untuk pengusaha kecil, anak putus sekolah, hingga bantuan untuk kesehatan. "Saya minta semua ASN, TNI/Polri, lintas instansi, mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah lewat Baznas. Dalam penyalurannya, Baznas telah memanfaatkan data-data kemiskinan dari pemkab. Jadi, insya Allah tepat sasaran," ujarnya. Bupati Ipuk menegaskan, sinergi dan kolaborasi yang dilakukan pemkab bersama Baznas merupakan salah satu upaya dalam pengentasan kemiskinan dan beberapa permasalahan sosial lainnya. "Karena tidak semua hal bisa langsung ditangani pemkab karena terbatas regulasi. Di sinilah Baznas mengambil peran, langsung mereka eksekusi,"pungkasnya.
BERITA03/04/2023 | Humas BAZNAS
Baznas Siapkan 2.000 Makanan Siap Saji untuk Pengungsi Gempa Turki
Baznas Siapkan 2.000 Makanan Siap Saji untuk Pengungsi Gempa Turki
Tim Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI terus berupaya membantu para korban bencana gempa di Turki. Pada hari kedua respon bencana, tim yang beranggotakan empat orang personel itu dibagi menjadi dua tim. Ada yang berangkat ke Kota Antakya bersama anggota BNPB untuk melakukan asesmen dan memetakan kondisi di lapangan untuk memudahkan proses layanan kemanusiaan. Sedangkan tim kedua, ditugaskan untuk menyiapkan 2.000 makanan siap saji dan hygiene kit bersama mitra lokal serta relawan. Pasalnya, kebutuhan mendesak makanan siap saji sangat diperlukan saat ini, karena banyaknya penyintas bencana di tempat pengungsian. "Cuaca dingin yang melanda, membuat kami harus bergerak cepat menyiapkan segala kebutuhan dasar para pengungsi. Utamanya tentu makanan, kebutuhan pokok, selimut, dan lainnya. Hal itu terus kami upayakan sebagai amanah dari muzaki yang telah mempercayakan kepada kami," kata Direktur Pendistribusian Baznas RI, Ahmad Fikri, di Antakya, Turki, Senin (13/2/2023), seperti dalam siaran pers. Fikri melanjutkan, 2.000 paket makanan siap saji nantinya akan disalurkan ke satu titik pengungsian di Hatay. Nantinya, Baznas juga akan bergerak ke lokasi pengungsian lain yang membutuhkan bantuan. Selain itu, untuk memudahkan proses penyaluran bantuan, Baznas juga terus menjalin komunikasi dengan KBRI setempat, BNPB, Basarnas, relawan, dan mitra lokal setempat. "Proses koordinasi jadi sangat penting dalam membantu korban terdampak bencana. Hal itu dimaksudkan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, dan jatuh di tangan orang yang tepat. Prinsip 3A, aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI terus kita terapkan di mana pun, termasuk di Turki," katanya. Sebelumnya, tim Baznas yang beranggotakan Ahmad Fikri, Budi Margono, Taufiq Hidayat, dan dr Reza Ramdhoni telah tiba di Kota Adanan, Turki, Ahad (12/2/2023) siang. Kedatangan tim yang diterjunkan fokus untuk memberikan bantuan dan proses pencarian korban. Tim Baznas yang tiba di kota Adanan diterima langsung oleh Dubes Indonesia untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal. Tim yang tiba langsung menggelar rapat koordinasi untuk proses pemberian bantuan kepada korban.
BERITA17/02/2023 | Humas BAZNAS
Grebek Surau Nurul Huda Pringgondani
Grebek Surau Nurul Huda Pringgondani
Baznas Banyuwangi kembali melakukan Grebek Surau. Kali ini sasarannya adalah Musala Nurul Huda di Dusun Pringgodani, Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo. Peresmian hasil renovasi dilakukan oleh BupatiIpuk Fiestiandani dan disaksikan Wakil Ketua Baznas H Herman Suyitno dan Edi Saiful Anwar.
BERITA01/02/2023 | Humas BAZNAS
Festival Mustahik Dalam Rangka HUT-22 BAZNAS
Festival Mustahik Dalam Rangka HUT-22 BAZNAS
BAZNAS Banyuwangi mempunyai cara tersendiri untuk memperingati HUT Ke-22. Peringattan HUT di pusatkan di halaman depan kantor BAZNAS. Dalam gerakan festival ini, BAZNAS Banyuwangi membagikan 22 paket sembako untuk dhuafa dan anak yatim dari perwakilan masing-masing unit pengumpul zakat di Kabupaten Banyuwangi. Yang menrik, para mustahik alisan penerima Zakat dan setiap warga yang datang bisa menyamntap makanan dan minuman yang disajikan pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan BAZNAS secara gratis. Gelaran Festifal Mustahik ini merupakan bagian kerja sosial dan berkolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Selain mengundang mustahik, dalam mkesempatan itu BAZNAS Banyuwangi juga mengundang perwakilan muzakki untuk ikut menyaksikan dan mendengarkan testimoni dari sejumlah mustahik yang telah dibantu dan di bina oleh BAZNAS Banyuwangi. Sejumlah muzakki yang hadir diantaranya Samsudin Adlawi, Pengusaha Kadapi Kadiso, Serta beberapa muzakki lainnya. Festifal ini juga dihadiri Kabag Kesra Pemkab Banyuwangi M.Luqman.
BERITA17/01/2023 | Humas BAZNAS
Donasi untuk Korban Terdampak Bencana Alam Gempa Cianjur Dalam Acara HAB
Donasi untuk Korban Terdampak Bencana Alam Gempa Cianjur Dalam Acara HAB
BAZNAS bersama kemenag menggalang donasi untuk korban bencana alam gempa Cianjur dalam acara Hari Amal Bakti HAB di pantai booom sabtu 10 Desember 2022. Donasi yang terkumpul sebanyak Rp. 3.777.000,- .
BERITA10/12/2022 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat