Berita Terbaru
Untung Mariyani, Pedagang Rujak Soto di Kampung Osing Kemiren
Untung Mariyani salah satu penerima bantuan modal usaha mikro bergulir dari kelompok UMKM Pasar Osing Kemiren yang berjumlah 25 orang.
Untung mariyani mengaku bahwa usahanya sebelum mendapat bantuan terasa sangat sepi karena kekurangan modal, namun setelah mendapatkan bantuan dari BAZNAS Banyuwangi pendapatan pun bertambah.
Untung Mariyani merasa sangat beruntung mendapatkan bantuan dari BAZNAS, beliau bersyukur dan berterimakasih kepada muzakki karena telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS, begitupun dengan Rohaniyah penjual Kue khas Banyuwangi. Rohaniyah penjual berbagai macam jenis kue khas Banyuwangi seperti kelemben, bagiak dan keripik pisang. Selain kue, Rohaniyah juga menjual berbagai jenis kopi yang memiliki ciri khas rasa yang berbeda dengan beberapa jenis kopi yang dijual orang lain. Rasa syukur yang diucapkan Rohaniyah pun membuatnya menjadi salah satu muzakki yang saat ini rutin menitipkan zakatnya ke BAZNAS.
BERITA20/05/2024 | Humas BAZNAS
BAZNAS Jatim Undang BANZAS Banyuwangi untuk Mempresentasikan Pengembangan Program Pemberdayaan Ekonomi
BAZNAS Banyuwangi penuhi undangan BAZNAS Jatim dalam rangka menjalin silaturahmi dan pengembangan program pemberdayaan ekonomi di Jawa Timur, dengan mempresentasikan terkait program UMKM yang telah di lakukan di Kabupaten Banyuwangi.
Selain BAZNAS Banyuwangi, turut hadir juga BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS Kabupaten Ngawi untuk mempresentasikan pogram yang sama. Pada undangan tersebut kita berbagi pengalaman, sistim serta skema yang di terapkan di Kabupaten masing-masing, dengan tujuan untuk pengembangan program pemberdayaan ekonomi di Jawa Timur. Kegiatan itu juga di hadiri ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa MSi, Dr. H. Khusnul Khuluq MSI, dan KH. Ahsanul Haq MPd.
Perwakilan BAZNAS Banyuwangi yang di sampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Dr. H. Lukman Hakim, M.HI menjelaskan, ada 3 materi yang di presentasikan, yakni inovasi program UMKM, kendala dan pelaksanaan Program UMKM, dan tingkat keberhasilan dalam pemberdayaan program UMKM. Bahkan, UMKM binaan BAZNAS saat ini berhasil mengubah statusnya dari mustahik menjadi muzakki, selain itu BAZNAS tidak hanya mendistribusikan saja, melainkan juga memberdayakan mustahik agar perekonomiannya meningkat.
BERITA17/05/2024 | Humas BAZNAS
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan merupakan bantuan modal usaha yang dipinjamkan kepada sekelompok mustahik secara bertahap kepada kelompok usaha kecil, seperti pedagang cilok, gorengan, rujak, dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk membantu para pelaku usaha kecil mengembangkan usahanya dan menghindari ketergantungan pada rentenir atau bank plecit. Foto ini menggambarkan pertemuan rutin yang dilakukan oleh kelompok penerima modal mikro bergulir. Dalam pertemuan ini, mereka dapat saling berbagi pengalaman dan membahas perkembangan usaha masing-masing.
Skema Modal Mikro Bergulir:
Tahap 1Pada tahap pertama, mustahik (penerima bantuan) menerima dana sebesar Rp 750.000 dengan angsuran selama 75 hari atau Rp 10.000 per hari.
Tahap 2Setelah lunas, mustahik akan menerima tambahan dana sebesar Rp 250.000, sehingga total dana yang diterima menjadi Rp 1.000.000 dengan angsuran selama 100 hari
Tahap 3Pada tahap ketiga, mustahik menerima tambahan dana sebesar Rp 250.000, sehingga total dana yang diterima menjadi Rp 1.250.000 dengan angsuran selama 150 hari.
BERITA17/05/2024 | Humas BAZNAS
Program Unggulan BAZNAS Bantuan Modal Usaha Mikro
Pendistribusian bantuan modal mikro dengan sistim bergulir kepada satu kelompok usaha kecil dalam satu wilayah yang sama. Terdiri dari 25 pelaku usaha kecil seperti pedagang cilok, gorengan, rujak, mlijoan dlsb.
Manfaat yang di terima pada Program tersebut agar mustahik mengembangkan usaha kecilnya, memberantas Bank Plecit/ Bank Titil/ Renternir, melatih mustahik agar ada rasa tanggungjawab terhadap pemberian bantuan, ada control pada mustahik karena setiap hari bertemu sehingga bantuan tidak terlepas begitu saja,usaha dari BAZNAS menaikkan status mustahik menjadi muzakki atau mutasadiq melalui bantuan modal usaha yang berkembang, memberi motivasi pada mustahik agar semakin meningkatkan ibadahnya melalui modal mikro bergulir berbasis masjid.
2.
BERITA15/05/2024 | Humas BAZNAS
1.000 Parcel Lebaran untuk 1.000 Mustahik di Kabupaten Banyuwangi
Alhamdulillah menjelang berakhirnya ramadhan kemararin BAZNAS Kabupataen Banyuwangi telah membagikan 1000 parcel lebaran untuk dhuafa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi. Penyebaran merata dibantu oleh petugas Unit Pengumpul Zakat dimasing - masing Kantor Urusan Agama dan Kantor Kecamatan.
BERITA26/04/2024 | Humas BAZNAS

BAZNAS Target 1.800 Marbot Masjid Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan.
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama Ibu Bupati Banyuwangi memberikan secara simbolis bantuan BPJS Ketenagakerjaan kepada 800 marbot masjid. Turut hadir kepala bidang kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Bpk Moch. Mujibur Rochman. Target peserta marbot ini 1800, namun baru tercover 800 oleh BAZNAS Kab. Banyuwangi. Tujuan program ini utk melindungi para marbot masjid yang bekerja merawat masjid.
BERITA28/03/2024 | Humas BAZNAS

Pimpinan BAZNAS RI, Dirut Capital Life dan Ibu Bupati Resmikan 18 Bedah Rumah
Alhamdulillah seremonial bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) rumah ibu Sutiah berjalan dengan sangat haru. Senyum ibu Sutiah tiada henti mewakili rasa syukur karena bisa tidur dengan sangat nyaman.
Peresmian bantuan RLHB secara langsung dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI, Bapak Kol. (CAJ) Purn. Drs. Nur Chamdani, dan Direktur Utama PT Capital Life Syariah, Ibu Fitri Hartati, SE, AAIJ, AIIS, AAAK, QIP, CPLHI,. Turut hadir dan menyaksikan langsung peresmian rumah layak huni tersebut oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kepala BAZNAS Banyuwangi H. Lukman Hakim, Ketua UPZ BAZNAS Kecamatan Kabat, serta pejabat terkait Pemkab Banyuwangi.
BERITA04/03/2024 | Humas BAZNAS

Pelantikan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
Dalam melaksanakan tugas dan fungsi BAZNAS dalam mengumpulkan zakat, infaq, shodaqah para Pegawai di kabupaten Banyuwangi maka sangat perlu untuk dibentuk UPZ di setiap wilayah/Instansi/SKPD/BUMN/BUMD.
Adapun tugas-tugas UPZ yang meliputi :
1. Melaksanakan koordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dalam mengumpulkan dan mendistribusikan zakat, infaq dan shodaqah.
2.Mengumpulkan zakat, infaq dan shodaqah dari para muzakki / aghniya di wilayah masing masing kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi.
3.Menyetorkan seluruh hasil pengumpulan ZIS ke BAZNAS Banyuwangi, untuk kemudian akan dikirimkan bagian hak amilnya ke rekening UPZ.
4.Mengusulkan pengajuan distribusi mustahiq yang telash di survey oleh Kecamatan diwilayahnya sesuai dengan program BAZNAS Banyuwangi.
BERITA29/01/2024 | Humas BAZNAS

Serahkan Beasiswa untuk Siswi SMK
Penyerahan bantuan beasiswa SMA atas nama Halimatul Wahida warga Dusun Kapelaan, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi. Bantuan beasiswa di serahkan oleh koordinator UPZ Rogojampi bertempat di gedung SMK NU Mangir Rogojampi
BERITA10/08/2023 | Humas BAZNAS

Bayar Zakat, Bantu Tuntaskan Kemiskinan
BAZNAS terus berupaya membangun kesadaran masyarakat mem bayar zakat maal. Salah satunya melalui "Gerakan Zakat Bersama Pemkab Banyuwangi" yang digelar di Ruang Rempeg.
Membayar zakat melalui Baznas berarti ikut serta membantu program daerah dalam menuntaskan kemiskinan. Mengingat, perputaran zakat akan kembali untuk para masyarakat Banyuwangi, baik untuk aspek sosial, kesehatan, ataupun pendidikan.
"Karena dalam harta kita terdapat hak orang lain sebesar 2,5 persen. Zakat yang kita bayarkan dapat dikembalikan lagi untuk membantu masyarakat yang Terdapat empat poin plus membayar zakat melalui Baznas. Selain dipastikan aman, penyaluran zakat tersebut dipastikan tepat sasaran, pengelolaannya akuntabel dan transparan, serta terdapat aspek pemberdayaan.
Bupati Ipuk Fiestiandani hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Sugirah dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono beserta jajarannya. Selain itu, hadir pula para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda). Sementara itu, Bupati Ipuk menjelaskan bahwa zakat memiliki peran penting sebagai salah satu pendukung dana pembangunan di Banyuwangi.
Lewat Baznas, zakat maupun sedekah dari muzaki juga disalurkan untuk berbagai program pengentasan kemiskinan. Mulai dari membantu renovasi rumah warga miskin, bantuan usaha untuk pengusaha kecil, anak putus sekolah, hingga bantuan untuk kesehatan. "Saya minta semua ASN, TNI/Polri, lintas instansi, mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah lewat Baznas. Dalam penyalurannya, Baznas telah memanfaatkan data-data kemiskinan dari pemkab. Jadi, insya Allah tepat sasaran," ujarnya.
Bupati Ipuk menegaskan, sinergi dan kolaborasi yang dilakukan pemkab bersama Baznas merupakan salah satu upaya dalam pengentasan kemiskinan dan beberapa permasalahan sosial lainnya. "Karena tidak semua hal bisa langsung ditangani pemkab karena terbatas regulasi. Di sinilah Baznas mengambil peran, langsung mereka eksekusi,"pungkasnya.
BERITA03/04/2023 | Humas BAZNAS

Baznas Siapkan 2.000 Makanan Siap Saji untuk Pengungsi Gempa Turki
Tim Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI terus berupaya membantu para korban bencana gempa di Turki. Pada hari kedua respon bencana, tim yang beranggotakan empat orang personel itu dibagi menjadi dua tim.
Ada yang berangkat ke Kota Antakya bersama anggota BNPB untuk melakukan asesmen dan memetakan kondisi di lapangan untuk memudahkan proses layanan kemanusiaan. Sedangkan tim kedua, ditugaskan untuk menyiapkan 2.000 makanan siap saji dan hygiene kit bersama mitra lokal serta relawan. Pasalnya, kebutuhan mendesak makanan siap saji sangat diperlukan saat ini, karena banyaknya penyintas bencana di tempat pengungsian.
"Cuaca dingin yang melanda, membuat kami harus bergerak cepat menyiapkan segala kebutuhan dasar para pengungsi. Utamanya tentu makanan, kebutuhan pokok, selimut, dan lainnya. Hal itu terus kami upayakan sebagai amanah dari muzaki yang telah mempercayakan kepada kami," kata Direktur Pendistribusian Baznas RI, Ahmad Fikri, di Antakya, Turki, Senin (13/2/2023), seperti dalam siaran pers.
Fikri melanjutkan, 2.000 paket makanan siap saji nantinya akan disalurkan ke satu titik pengungsian di Hatay. Nantinya, Baznas juga akan bergerak ke lokasi pengungsian lain yang membutuhkan bantuan.
Selain itu, untuk memudahkan proses penyaluran bantuan, Baznas juga terus menjalin komunikasi dengan KBRI setempat, BNPB, Basarnas, relawan, dan mitra lokal setempat. "Proses koordinasi jadi sangat penting dalam membantu korban terdampak bencana. Hal itu dimaksudkan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, dan jatuh di tangan orang yang tepat. Prinsip 3A, aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI terus kita terapkan di mana pun, termasuk di Turki," katanya.
Sebelumnya, tim Baznas yang beranggotakan Ahmad Fikri, Budi Margono, Taufiq Hidayat, dan dr Reza Ramdhoni telah tiba di Kota Adanan, Turki, Ahad (12/2/2023) siang. Kedatangan tim yang diterjunkan fokus untuk memberikan bantuan dan proses pencarian korban.
Tim Baznas yang tiba di kota Adanan diterima langsung oleh Dubes Indonesia untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal. Tim yang tiba langsung menggelar rapat koordinasi untuk proses pemberian bantuan kepada korban.
BERITA17/02/2023 | Humas BAZNAS

Grebek Surau Nurul Huda Pringgondani
Baznas Banyuwangi kembali melakukan Grebek Surau. Kali ini sasarannya adalah Musala Nurul Huda di Dusun Pringgodani, Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo. Peresmian hasil renovasi dilakukan oleh BupatiIpuk Fiestiandani dan disaksikan Wakil Ketua Baznas H Herman Suyitno dan Edi Saiful Anwar.
BERITA01/02/2023 | Humas BAZNAS

Festival Mustahik Dalam Rangka HUT-22 BAZNAS
BAZNAS Banyuwangi mempunyai cara tersendiri untuk memperingati HUT Ke-22. Peringattan HUT di pusatkan di halaman depan kantor BAZNAS.
Dalam gerakan festival ini, BAZNAS Banyuwangi membagikan 22 paket sembako untuk dhuafa dan anak yatim dari perwakilan masing-masing unit pengumpul zakat di Kabupaten Banyuwangi.
Yang menrik, para mustahik alisan penerima Zakat dan setiap warga yang datang bisa menyamntap makanan dan minuman yang disajikan pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan BAZNAS secara gratis.
Gelaran Festifal Mustahik ini merupakan bagian kerja sosial dan berkolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.
Selain mengundang mustahik, dalam mkesempatan itu BAZNAS Banyuwangi juga mengundang perwakilan muzakki untuk ikut menyaksikan dan mendengarkan testimoni dari sejumlah mustahik yang telah dibantu dan di bina oleh BAZNAS Banyuwangi. Sejumlah muzakki yang hadir diantaranya Samsudin Adlawi, Pengusaha Kadapi Kadiso, Serta beberapa muzakki lainnya. Festifal ini juga dihadiri Kabag Kesra Pemkab Banyuwangi M.Luqman.
BERITA17/01/2023 | Humas BAZNAS

Donasi untuk Korban Terdampak Bencana Alam Gempa Cianjur Dalam Acara HAB
BAZNAS bersama kemenag menggalang donasi untuk korban bencana alam gempa Cianjur dalam acara Hari Amal Bakti HAB di pantai booom sabtu 10 Desember 2022. Donasi yang terkumpul sebanyak Rp. 3.777.000,- .
BERITA10/12/2022 | Humas BAZNAS

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.
Lihat Daftar Rekening →