WhatsApp Icon
PERINGATI HARI KESADARAN NASIONAL, BAZNAS BANTU KURSI RODA, PENGOBATAN, MODAL, DAN BEASISWA

BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi menyerahkan sejumlah bantuan usai pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Pemkab Banyuwangi pada Rabu pagi (17/6) . Secara bergiliran, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, Kapolres Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila,  perwakilan Kodim 0825, dan pejabat Forkopimda lainnya, menyerahkan bantuan tersebut.

Secara simbolis, Bupati Ipuk menyerahkan bantuan kursi roda bagi warga binaan Lapas Banyuwangi Agus Purwanto. Kursi roda itu diserahterimakan kepada Sugeng Sayogo, Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Banyuwangi. Tak berapa lama kemudian, tim Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi mengantarkan kursi roda baru ke Lapas untuk diberikan  langsung kepada Agus, yang merupakan penyandang disabilitas.

Sementara itu, Wabup Mujiono menyerahkan bantuan biaya pengobatan operasi tulang kaki dan penjemputan ambulans bagi Fatimatuz Zahra, warga Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat,  yang akan menjalani operasi tulang kaki di Solo. Sedangkan Kapolresta Rofiq menyerahkan bantuan modal kerja kepada Maya Eva Mahardika, warga Kecamatan Rogojampi.

Selain itu, tiga pelajar asal Kecamatan Rogojampi  menerima bantuan beasiswa dari Baznas. Mereka adalah Zulfa Frida yang mau masuk MTsN 10 Rogojampi; Ali Yusuf, siswa MTsN 10 Rogojampi;  dan Hasyim Azari, siswa SMPN 3 Rogojampi. Beasiswa tersebut diserahkan oleh anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila, perwakilan Kodim 0825, dan pejabat Forkopimda lainnya.

Bupati berharap, bantuan dari Baznas itu bisa bermanfaat bagi para penerimanya.

"Terima kasih kepada Baznas yang telah memberikan sejumlah bantuan pada hari ini," kata Bupati Ipuk usai menyerahkan bantuan.

Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Banyuwangi Elly Irwan Suryanto, yang mendampingi penyerahan bantuan  mengatakan, bantuan dari Baznas itu merupakan bagian dari Program Zakat Menguatkan Indonesia dan Banyuwangi. Bantuan yang diberikan ada Program Banyuwangi Sehat, yakni membantu kursi roda baru untuk warga binaan di Lapas yang kursi rodanya rusak dan bantuan biaya pengobatan. Program Banyuwangi Makmur yang  bertujuan pemberdayaan ekonomi dengan membantu modal kerja. Selain itu, Program Banyuwangi Cerdas membantu beasiswa pelajar SMP/MTs.  "Bantuan beasiswa ini diharapkan bisa membantu untuk membayar biaya sekolah," katanya. (*)

17/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANTU SANTRIWATI LUNASI BIAYA RUMAH SAKIT

BANYUWANGI-Dyva Ayu Wandira, 18 tahun, santriwati Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari bisa bernafas lega.  Pasalnya, warga Lingkungan Jajang Penatu, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi itu bisa pulang pada Kamis siang (4/6) setelah menjalani rawat inap di RSUD Blambangan.

Rombongan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi yang dipimpin ketuanya Dwi Yanto bersama Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, staf bidang distribusi Muhit, dan Ridho mendatangi RSUD Blambangan dengan membawa ambulans Madani. Bersama perwakilan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)  Kecamatan Banyuwangi Latipah, Camat Banyuwangi Andik Basuki, Sekcam Fatah Hidayat, dan Lurah Kampung Melayu Aris, tim Baznas menjemput Dyva dari ruangan rawat inapnya.

Seluruh biaya rawat inap tanggungan Dyva langsung dilunasi oleh Tim Baznas bersama UPZ Kecamatan Banyuwangi. Walhasil, Dyva bersama dua kakaknya bisa pulang ke rumahnya di Kampung Melayu.

Awalnya, Vany Ayu, kakak pasien Dyva menulis surat kepada Camat Banyuwangi dan Baznas. Pada  secarik kertas  itu, Vany dengan tulisan tangannya meminta bantuan, karena tidak mampu melunasi biaya pengobatan rawat inap adiknya di RSUD Blambangan.

Vany mengisahkan, dia menjemput adiknya dari Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari sudah dalam kondisi sakit.  Kemudian, Dyva diantarkan berobat ke RSUD Blambangan hingga terpaksa harus menjalani rawat inap.  "Ibu kami telah tiada, sedangkan ayah sudah menikah lagi dan kini tinggal di tempat lain," tuturnya.

Saat ini, lanjut Vany, Dyva memilih tinggal bersamanya ketika pulang dari pondok pesantren. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Baznas, UPZ  Kecamatan Banyuwangi,  Pak Camat dan Pak Lurah yang telah membantu kepulangan adik saya," ucapnya terbata-bata.

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan bahwa bantuan biaya pengobatan bagi Dyva itu berasal dari para muzakki yang membayarkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas. Sedangkan ambulans Madani yang dipakai menjemput Dyva adalah bantuan dari Permodalan Nasional Madani (PNM). "Berkat kepercayaan para muzakki membayarkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas,  pasien seperti Dyva bisa terbantu biaya pengobatannya yang cukup besar," katanya.

Camat Banyuwangi Andik Basuki berterima kasih kepada Baznas yang telah membantu biaya pengobatan warganya. Selanjutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk memantau kondisi kesehatan Dyva selama di rumah. "Terima kasih Baznas, warga kami bisa terbantu hari ini, tanggungan biaya rumah sakit dilunasi dan anaknya dijemput dengan ambulans Baznas," kata Andik. 

Camat Banyuwangi juga menyerahkan bantuan dua paket   sembako untuk keluarga Dyva. Bantuan spontanitas itu langsung diterima oleh kakak lelakinya saat hendak masuk  ke mobil ambulans.

04/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA CAMAT KABAT DAN KADES BARENG SALURKAN BANTUAN PENGOBATAN WARGA SAKIT KRONIS

BANYUWANGIBAZNAS Banyuwangi bergerak cepat menyalurkan bantuan biaya operasional pengobatan serta paket sembako kepada warga kurang mampu yang sedang berjuang melawan sakit kronis. Pendistribusian bantuan ini dilaksanakan secara sinergis bersama Camat Kabat dan Kepala Desa (Kades) Bareng langsung di kediaman penerima manfaat.

Langkah respons cepat ini merupakan tindak lanjut atas surat permohonan bantuan operasional berobat yang diajukan oleh Kantor Desa Bareng kepada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Pihak desa melaporkan adanya salah seorang warga dari keluarga pra-sejahtera yang sangat membutuhkan dukungan biaya akomodasi dan operasional medis.

Adapun penerima manfaat bantuan kali ini adalah Ibu Madiya (60), warga yang berdomisili di Dusun Krajan RT 003 RW 001, Desa Bareng, Kecamatan Kabat. Melalui program penanganan sosial ini, BAZNAS Banyuwangi menyerahkan bantuan dana tunai untuk operasional berobat serta paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok harian keluarganya.

Kepala Desa Bareng yang mendampingi langsung jalannya pendistribusian menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam atas kepedulian dari BAZNAS Banyuwangi.

"Puji syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Kami atas nama Pemerintah Desa Bareng dan keluarga Ibu Madiya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas respons cepat dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dan dukungan Bapak Camat Kabat. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan meringankan beban operasional berobat," ujar Kades Bareng.

Melalui program pendistribusian ini, BAZNAS Banyuwangi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi kemaslahatan umat, khususnya dalam membantu jaminan kesehatan bagi warga miskin di seluruh pelosok Kabupaten Banyuwangi. Semoga kesehatan dan keberkahan selalu menyertai para muzaki dan mustahik. Aamiin.

26/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI SALURKAN BANTUAN SEPEDA BARU UNTUK TIGA SISWA MI DI MUNCAR

BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan. Berkolaborasi dengan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Muncar, BAZNAS Banyuwangi menyalurkan bantuan berupa tiga unit sepeda baru kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Huda 1 Dusun Tegalpare, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi BAZNAS Banyuwangi, Nanang Khairurrozik, bersama Ketua UPZ Kecamatan Muncar, Anang Ma’ruf Masyhuri, serta didampingi oleh Kepala KUA Kecamatan Muncar, H. Amin Maki, di halaman madrasah.

Suasana haru sekaligus bahagia mewarnai penyerahan bantuan tersebut. Tiga siswa penerima manfaat, yaitu Gozi, Andi, dan Zahra, tidak dapat menyembunyikan rasa gembiranya saat menerima dan langsung memeluk sepeda baru yang selama ini mereka impikan.

Ringankan Beban Jarak ke Sekolah

Ketua UPZ Muncar, Anang Ma’ruf Masyhuri, menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan khusus bagi siswa yang memiliki kendala jarak tempuh dari rumah ke sekolah.

"Bantuan sepeda bagi tiga siswa yang membutuhkan ini akan meringankan beban ketika harus menempuh jarak yang jauh ke sekolah. Sepeda baru ini akan menambah semangat bagi tiga siswa penerimanya ketika berangkat sekolah," ujar Anang.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Distribusi BAZNAS Banyuwangi, Nanang Khairurrozik, memberikan apresiasi yang tinggi kepada UPZ Kecamatan Muncar atas gerak cepatnya dalam mendeteksi siswa yang membutuhkan bantuan di wilayahnya.

"BAZNAS sangat peduli kepada pelajar yang membutuhkan bantuan sepeda untuk bersekolah. Ajukan kepada BAZNAS ketika ada anak usia sekolah yang membutuhkan sepeda baru," tegas Nanang.

Ajakan Menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah

Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata bagaimana dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS dapat memberikan dampak langsung dan mengubah kehidupan mereka yang membutuhkan. Senyum bahagia dari para siswa tersebut tercipta berkat kepedulian dari para muzakki dan munfik.

Mari bersama-sama kita bentangkan lebih luas lagi jembatan kebaikan untuk anak-anak penerus bangsa. BAZNAS Banyuwangi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah terbaiknya secara resmi melalui BAZNAS. Setiap rupiah yang Anda tunaikan akan dikelola secara amanah untuk memotong rantai kemiskinan dan mendukung pendidikan anak-anak di Banyuwangi.

Bagi masyarakat yang mengetahui adanya anak usia sekolah dengan kondisi serupa di lingkungannya, dapat segera berkoordinasi dengan UPZ setempat atau langsung mengajukannya ke kantor BAZNAS Banyuwangi.

22/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI ANTARKAN LAGI RANTANG DHUAFA

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi kembali menjalankan program Rantang Dhuafa yang sempat vakum beberapa bulan. Program itu dilaunching ulang dengan menyerahkan rantang berisi makanan kepada Budi Margo Santoso, warga Dusun Sukorojo, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah pada Senin siang (4/5).

Rantang Dhuafa itu diserahkan oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurrozik didampingi Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Glagah Mohammad Arifin dan Lurah Banjarsari Sabardianto SAP.

Pria lanjut usia (Lansia) berumur 73 tahun yang menerima manfaat dari program Rantang Dhuafa itu mengaku senang mendapatkan perhatian dari Baznas Kabupaten Banyuwangi.

Penderita disabilitas sejak lahir karena penyakit folio mendera kedua kakinya itu sangat terbantu dengan adanya kiriman makanan yang dimasakkan oleh tetangganya setiap hari.

"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi dan UPZ Kecamatan Glagah yang telah membantu makanan untuk saya setiap hari melalui Program Rantang Dhuafa ini," ucap Margo dengan penuh haru.

Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurrozik mengatakan bahwa Rantang Dhuafa adalah program yang sudah lama dijalankan oleh Baznas yang kini diaktifkan kembali. Sebab, banyak dhuafa lansia yang membutuhkan bantuan makanan karena hidup seorang diri. "Semoga bantuan Rantang Dhuafa ini bisa meringankan beban hidup para dhuafa lansia di Banyuwangi. Mari para muzakki bisa ambil bagian dalam program Rantang Dhuafa ini," kata Nanang.

Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Glagah Mohammad Arifin menyatakan setuju Program Rantang Dhuafa dijalankan kembali, karena banyak dhuafa yang hidupnya bergantung kepada pemberian makanan dari tetangga atau saudaranya. Mereka adalah dhuafa yang hidupnya seorang diri, berusia lansia, dan kadang juga disabilitas.

"Program ini sangat membantu para dhuafa lansia yang hidup seorang diri di kampung-kampung dan desa-desa, seperti di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah ini," kata Arifin.

Apresiasi disampaikan  oleh Lurah Banjarsari Sabardianto terhadap Program Rantang Dhuafa yang kembali dijalankan oleh Baznas tersebut. "Terima kasih Baznas dan UPZ Kecamatan Glagah, yang kembali menghidupkan Program  Rantang Dhuafa, karena program ini menjadi wujud nyata kehadiran kita di tengah-tengah warga yang membutuhkan uluran tangan kita," kata pejabat asal Kecamatan Cluring itu.

04/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

Suport Bantuan Rumah Roboh Ibu Tumini
Suport Bantuan Rumah Roboh Ibu Tumini
Rumah roboh yang bertempat di Dsn. Tratas RT.01 RW.05 Desa Kedungringin Kecamatan Muncar, tinggalah Ibu Tumini, 73 Tahun seorang diri. BAZNAS bantu suport perbaikan rumah Ibu Tumini, pastinya dengan keguyupan warga Desa rumah yang roboh berdiri kembali dan lebih nyaman dari sebelumnya. Kondisi awal roboh pada bagian tengah, kemudian menjalar di pinggir. Warga langsung berbondong bondong untuk membantu ibu Tumini yang berada didalam rumah. "Waktu roboh sedang menanak nasi , tiba tiba rumahnya roboh dan atap jatuh menimpa kepala, terus kepala saya dipijit oleh tetangga, alhamdulillah kepala saya sakitnya sudah berkurang, tidak seperti sebelumnya" ujar Bu Tumini.
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS
Kompor Gas untuk Mbah Mini
Kompor Gas untuk Mbah Mini
Kegembiraan Mbah Mini Tegaldlimo yang mendapatkan bantuan kompor Gas dari BAZNAS, beliau belum pernah memasak menggunakan Kompor Gas, beliau selalu masak di belakang rumah menggunakan tungku yg terbuat dari bata yg disusun seadanya. Mbah Mini merupakan Warga Dhuafa berusia 70 tahun yang hidup Bersama anaknya yang terkena gangguan jiwa. Kehidupan sehari-hari sangat kesulitan untuk makan karena suaminya sudah meninggal dan anak satu- satunya terkena gangguan jiwa yang usianya kurang lebih 45 tahun. Kondisi rumahnya sangat berantakan karena anaknya yang terkena gangguan jiwa selalu membawa sampah plastik dan kaleng ke rumah, untuk memasak sehari-hari pun mbah Mini memasak dibelakang rumah karena tidak mempunyai dapur yang layak dan rumahnya banyak sampah. Alhamdulillah melalui UPZ Tegaldlimo BAZNAS dapat mendistribusikan bantuan kompor Gas.
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS
Tiga Siswa MTs. Al Fatah Sragi Mendapatkan Beasiswa Melalui Program Banyuwangi Cerdas.
Tiga Siswa MTs. Al Fatah Sragi Mendapatkan Beasiswa Melalui Program Banyuwangi Cerdas.
Ferdi Yuliyansyah, Mohammad Azmil Faiz dan Muhammad Ardian adalah siswa yang bersekolah di MTs. Al Fatah Sragi. Tiga siswa tersebut sama-sama sama bertempat tinggal di Desa Sragi Kecamatan Songgon, orang tua masing-masing siswa bekerja sebagai buruh yang penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari, sedangkan untuk biaya sekolah tidak mampu mencukupi. Dengan adanya Program Banyuwangi cerdas, BAZNAS memberikan bantuan beasiswa dengan harapan anak-anak tetap bersemangat sekolah tanpa memikirkan tanggungan yang belum terbayarkan.
BERITA28/05/2024 | Humas BAZNAS
Pertemuan Bantuan Modal Mikro Tahap 2
Pertemuan Bantuan Modal Mikro Tahap 2
Penerima bantuan modal usaha mikro warga Kecamatan Kabat mengangsur tanpa kendala. Setalah angsuran tahap 1 selesai, BAZNAS bersama UPZ mengundang para sekelompok penerima bantuan untuk menerima bantuan tahap 2.
BERITA27/05/2024 | Humas BAZNAS
Melalui Program Banyuwangi Cerdas, BAZNAS Bayarkan Sekolah Anisa
Melalui Program Banyuwangi Cerdas, BAZNAS Bayarkan Sekolah Anisa
Anisa adalah Putri dari pasangan Sugianto dan Siti Nasiatin dan masih tercatat sebagai Siswa Madrasa Aliyah Alfatah Sragi yang berlamat di Dsn. Krajan RT. 001 RW.002 Desa Sragi Kecamatan Songgon. Anisa duduk dibangku Kelas XI Madrasah Aliyah, Al Fatah Desa Sragi Kecamatan Songgon. Anisa diasuh oleh Budenya yang saat ini sedang sakit stroke, Ayah Anisa sudah meninggal dunia dan ibunya sudah menikah lagi sehingga untuk biaya pendidikan anisa tidak tercukupi. Dengan program Banyuwangi Cerdas, BAZNAS memberikan bantuan untuk membayar tanggungan sekolah yang belum terbayarkan, dan sekarang Anisa dapat sekolah dengan baik.
BERITA27/05/2024 | Humas BAZNAS
Untung Mariyani, Pedagang Rujak Soto di Kampung Osing Kemiren
Untung Mariyani, Pedagang Rujak Soto di Kampung Osing Kemiren
Untung Mariyani salah satu penerima bantuan modal usaha mikro bergulir dari kelompok UMKM Pasar Osing Kemiren yang berjumlah 25 orang. Untung mariyani mengaku bahwa usahanya sebelum mendapat bantuan terasa sangat sepi karena kekurangan modal, namun setelah mendapatkan bantuan dari BAZNAS Banyuwangi pendapatan pun bertambah. Untung Mariyani merasa sangat beruntung mendapatkan bantuan dari BAZNAS, beliau bersyukur dan berterimakasih kepada muzakki karena telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS, begitupun dengan Rohaniyah penjual Kue khas Banyuwangi. Rohaniyah penjual berbagai macam jenis kue khas Banyuwangi seperti kelemben, bagiak dan keripik pisang. Selain kue, Rohaniyah juga menjual berbagai jenis kopi yang memiliki ciri khas rasa yang berbeda dengan beberapa jenis kopi yang dijual orang lain. Rasa syukur yang diucapkan Rohaniyah pun membuatnya menjadi salah satu muzakki yang saat ini rutin menitipkan zakatnya ke BAZNAS.
BERITA20/05/2024 | Humas BAZNAS
BAZNAS Jatim Undang BANZAS Banyuwangi untuk Mempresentasikan Pengembangan Program Pemberdayaan Ekonomi
BAZNAS Jatim Undang BANZAS Banyuwangi untuk Mempresentasikan Pengembangan Program Pemberdayaan Ekonomi
BAZNAS Banyuwangi penuhi undangan BAZNAS Jatim dalam rangka menjalin silaturahmi dan pengembangan program pemberdayaan ekonomi di Jawa Timur, dengan mempresentasikan terkait program UMKM yang telah di lakukan di Kabupaten Banyuwangi. Selain BAZNAS Banyuwangi, turut hadir juga BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS Kabupaten Ngawi untuk mempresentasikan pogram yang sama. Pada undangan tersebut kita berbagi pengalaman, sistim serta skema yang di terapkan di Kabupaten masing-masing, dengan tujuan untuk pengembangan program pemberdayaan ekonomi di Jawa Timur. Kegiatan itu juga di hadiri ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa MSi, Dr. H. Khusnul Khuluq MSI, dan KH. Ahsanul Haq MPd. Perwakilan BAZNAS Banyuwangi yang di sampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Dr. H. Lukman Hakim, M.HI menjelaskan, ada 3 materi yang di presentasikan, yakni inovasi program UMKM, kendala dan pelaksanaan Program UMKM, dan tingkat keberhasilan dalam pemberdayaan program UMKM. Bahkan, UMKM binaan BAZNAS saat ini berhasil mengubah statusnya dari mustahik menjadi muzakki, selain itu BAZNAS tidak hanya mendistribusikan saja, melainkan juga memberdayakan mustahik agar perekonomiannya meningkat.
BERITA17/05/2024 | Humas BAZNAS
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan merupakan bantuan modal usaha yang dipinjamkan kepada sekelompok mustahik secara bertahap kepada kelompok usaha kecil, seperti pedagang cilok, gorengan, rujak, dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk membantu para pelaku usaha kecil mengembangkan usahanya dan menghindari ketergantungan pada rentenir atau bank plecit. Foto ini menggambarkan pertemuan rutin yang dilakukan oleh kelompok penerima modal mikro bergulir. Dalam pertemuan ini, mereka dapat saling berbagi pengalaman dan membahas perkembangan usaha masing-masing. Skema Modal Mikro Bergulir: Tahap 1Pada tahap pertama, mustahik (penerima bantuan) menerima dana sebesar Rp 750.000 dengan angsuran selama 75 hari atau Rp 10.000 per hari. Tahap 2Setelah lunas, mustahik akan menerima tambahan dana sebesar Rp 250.000, sehingga total dana yang diterima menjadi Rp 1.000.000 dengan angsuran selama 100 hari Tahap 3Pada tahap ketiga, mustahik menerima tambahan dana sebesar Rp 250.000, sehingga total dana yang diterima menjadi Rp 1.250.000 dengan angsuran selama 150 hari.
BERITA17/05/2024 | Humas BAZNAS
Program Unggulan BAZNAS Bantuan Modal Usaha Mikro
Program Unggulan BAZNAS Bantuan Modal Usaha Mikro
Pendistribusian bantuan modal mikro dengan sistim bergulir kepada satu kelompok usaha kecil dalam satu wilayah yang sama. Terdiri dari 25 pelaku usaha kecil seperti pedagang cilok, gorengan, rujak, mlijoan dlsb. Manfaat yang di terima pada Program tersebut agar mustahik mengembangkan usaha kecilnya, memberantas Bank Plecit/ Bank Titil/ Renternir, melatih mustahik agar ada rasa tanggungjawab terhadap pemberian bantuan, ada control pada mustahik karena setiap hari bertemu sehingga bantuan tidak terlepas begitu saja,usaha dari BAZNAS menaikkan status mustahik menjadi muzakki atau mutasadiq melalui bantuan modal usaha yang berkembang, memberi motivasi pada mustahik agar semakin meningkatkan ibadahnya melalui modal mikro bergulir berbasis masjid. 2.
BERITA15/05/2024 | Humas BAZNAS
1.000 Parcel Lebaran untuk 1.000 Mustahik di Kabupaten Banyuwangi
1.000 Parcel Lebaran untuk 1.000 Mustahik di Kabupaten Banyuwangi
Alhamdulillah menjelang berakhirnya ramadhan kemararin BAZNAS Kabupataen Banyuwangi telah membagikan 1000 parcel lebaran untuk dhuafa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi. Penyebaran merata dibantu oleh petugas Unit Pengumpul Zakat dimasing - masing Kantor Urusan Agama dan Kantor Kecamatan.
BERITA26/04/2024 | Humas BAZNAS
BAZNAS Target 1.800 Marbot Masjid Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan.
BAZNAS Target 1.800 Marbot Masjid Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan.
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama Ibu Bupati Banyuwangi memberikan secara simbolis bantuan BPJS Ketenagakerjaan kepada 800 marbot masjid. Turut hadir kepala bidang kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Bpk Moch. Mujibur Rochman. Target peserta marbot ini 1800, namun baru tercover 800 oleh BAZNAS Kab. Banyuwangi. Tujuan program ini utk melindungi para marbot masjid yang bekerja merawat masjid.
BERITA28/03/2024 | Humas BAZNAS
Pimpinan BAZNAS RI, Dirut Capital Life dan Ibu Bupati Resmikan 18 Bedah Rumah
Pimpinan BAZNAS RI, Dirut Capital Life dan Ibu Bupati Resmikan 18 Bedah Rumah
Alhamdulillah seremonial bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) rumah ibu Sutiah berjalan dengan sangat haru. Senyum ibu Sutiah tiada henti mewakili rasa syukur karena bisa tidur dengan sangat nyaman. Peresmian bantuan RLHB secara langsung dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI, Bapak Kol. (CAJ) Purn. Drs. Nur Chamdani, dan Direktur Utama PT Capital Life Syariah, Ibu Fitri Hartati, SE, AAIJ, AIIS, AAAK, QIP, CPLHI,. Turut hadir dan menyaksikan langsung peresmian rumah layak huni tersebut oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kepala BAZNAS Banyuwangi H. Lukman Hakim, Ketua UPZ BAZNAS Kecamatan Kabat, serta pejabat terkait Pemkab Banyuwangi.
BERITA04/03/2024 | Humas BAZNAS
Pelantikan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
Pelantikan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
Dalam melaksanakan tugas dan fungsi BAZNAS dalam mengumpulkan zakat, infaq, shodaqah para Pegawai di kabupaten Banyuwangi maka sangat perlu untuk dibentuk UPZ di setiap wilayah/Instansi/SKPD/BUMN/BUMD. Adapun tugas-tugas UPZ yang meliputi : 1. Melaksanakan koordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dalam mengumpulkan dan mendistribusikan zakat, infaq dan shodaqah. 2.Mengumpulkan zakat, infaq dan shodaqah dari para muzakki / aghniya di wilayah masing masing kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi. 3.Menyetorkan seluruh hasil pengumpulan ZIS ke BAZNAS Banyuwangi, untuk kemudian akan dikirimkan bagian hak amilnya ke rekening UPZ. 4.Mengusulkan pengajuan distribusi mustahiq yang telash di survey oleh Kecamatan diwilayahnya sesuai dengan program BAZNAS Banyuwangi.
BERITA29/01/2024 | Humas BAZNAS
Serahkan Beasiswa untuk Siswi SMK
Serahkan Beasiswa untuk Siswi SMK
Penyerahan bantuan beasiswa SMA atas nama Halimatul Wahida warga Dusun Kapelaan, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi. Bantuan beasiswa di serahkan oleh koordinator UPZ Rogojampi bertempat di gedung SMK NU Mangir Rogojampi
BERITA10/08/2023 | Humas BAZNAS
Bayar Zakat, Bantu Tuntaskan Kemiskinan
Bayar Zakat, Bantu Tuntaskan Kemiskinan
BAZNAS terus berupaya membangun kesadaran masyarakat mem bayar zakat maal. Salah satunya melalui "Gerakan Zakat Bersama Pemkab Banyuwangi" yang digelar di Ruang Rempeg. Membayar zakat melalui Baznas berarti ikut serta membantu program daerah dalam menuntaskan kemiskinan. Mengingat, perputaran zakat akan kembali untuk para masyarakat Banyuwangi, baik untuk aspek sosial, kesehatan, ataupun pendidikan. "Karena dalam harta kita terdapat hak orang lain sebesar 2,5 persen. Zakat yang kita bayarkan dapat dikembalikan lagi untuk membantu masyarakat yang Terdapat empat poin plus membayar zakat melalui Baznas. Selain dipastikan aman, penyaluran zakat tersebut dipastikan tepat sasaran, pengelolaannya akuntabel dan transparan, serta terdapat aspek pemberdayaan. Bupati Ipuk Fiestiandani hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Sugirah dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono beserta jajarannya. Selain itu, hadir pula para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda). Sementara itu, Bupati Ipuk menjelaskan bahwa zakat memiliki peran penting sebagai salah satu pendukung dana pembangunan di Banyuwangi. Lewat Baznas, zakat maupun sedekah dari muzaki juga disalurkan untuk berbagai program pengentasan kemiskinan. Mulai dari membantu renovasi rumah warga miskin, bantuan usaha untuk pengusaha kecil, anak putus sekolah, hingga bantuan untuk kesehatan. "Saya minta semua ASN, TNI/Polri, lintas instansi, mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah lewat Baznas. Dalam penyalurannya, Baznas telah memanfaatkan data-data kemiskinan dari pemkab. Jadi, insya Allah tepat sasaran," ujarnya. Bupati Ipuk menegaskan, sinergi dan kolaborasi yang dilakukan pemkab bersama Baznas merupakan salah satu upaya dalam pengentasan kemiskinan dan beberapa permasalahan sosial lainnya. "Karena tidak semua hal bisa langsung ditangani pemkab karena terbatas regulasi. Di sinilah Baznas mengambil peran, langsung mereka eksekusi,"pungkasnya.
BERITA03/04/2023 | Humas BAZNAS
Baznas Siapkan 2.000 Makanan Siap Saji untuk Pengungsi Gempa Turki
Baznas Siapkan 2.000 Makanan Siap Saji untuk Pengungsi Gempa Turki
Tim Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI terus berupaya membantu para korban bencana gempa di Turki. Pada hari kedua respon bencana, tim yang beranggotakan empat orang personel itu dibagi menjadi dua tim. Ada yang berangkat ke Kota Antakya bersama anggota BNPB untuk melakukan asesmen dan memetakan kondisi di lapangan untuk memudahkan proses layanan kemanusiaan. Sedangkan tim kedua, ditugaskan untuk menyiapkan 2.000 makanan siap saji dan hygiene kit bersama mitra lokal serta relawan. Pasalnya, kebutuhan mendesak makanan siap saji sangat diperlukan saat ini, karena banyaknya penyintas bencana di tempat pengungsian. "Cuaca dingin yang melanda, membuat kami harus bergerak cepat menyiapkan segala kebutuhan dasar para pengungsi. Utamanya tentu makanan, kebutuhan pokok, selimut, dan lainnya. Hal itu terus kami upayakan sebagai amanah dari muzaki yang telah mempercayakan kepada kami," kata Direktur Pendistribusian Baznas RI, Ahmad Fikri, di Antakya, Turki, Senin (13/2/2023), seperti dalam siaran pers. Fikri melanjutkan, 2.000 paket makanan siap saji nantinya akan disalurkan ke satu titik pengungsian di Hatay. Nantinya, Baznas juga akan bergerak ke lokasi pengungsian lain yang membutuhkan bantuan. Selain itu, untuk memudahkan proses penyaluran bantuan, Baznas juga terus menjalin komunikasi dengan KBRI setempat, BNPB, Basarnas, relawan, dan mitra lokal setempat. "Proses koordinasi jadi sangat penting dalam membantu korban terdampak bencana. Hal itu dimaksudkan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, dan jatuh di tangan orang yang tepat. Prinsip 3A, aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI terus kita terapkan di mana pun, termasuk di Turki," katanya. Sebelumnya, tim Baznas yang beranggotakan Ahmad Fikri, Budi Margono, Taufiq Hidayat, dan dr Reza Ramdhoni telah tiba di Kota Adanan, Turki, Ahad (12/2/2023) siang. Kedatangan tim yang diterjunkan fokus untuk memberikan bantuan dan proses pencarian korban. Tim Baznas yang tiba di kota Adanan diterima langsung oleh Dubes Indonesia untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal. Tim yang tiba langsung menggelar rapat koordinasi untuk proses pemberian bantuan kepada korban.
BERITA17/02/2023 | Humas BAZNAS
Grebek Surau Nurul Huda Pringgondani
Grebek Surau Nurul Huda Pringgondani
Baznas Banyuwangi kembali melakukan Grebek Surau. Kali ini sasarannya adalah Musala Nurul Huda di Dusun Pringgodani, Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo. Peresmian hasil renovasi dilakukan oleh BupatiIpuk Fiestiandani dan disaksikan Wakil Ketua Baznas H Herman Suyitno dan Edi Saiful Anwar.
BERITA01/02/2023 | Humas BAZNAS
Festival Mustahik Dalam Rangka HUT-22 BAZNAS
Festival Mustahik Dalam Rangka HUT-22 BAZNAS
BAZNAS Banyuwangi mempunyai cara tersendiri untuk memperingati HUT Ke-22. Peringattan HUT di pusatkan di halaman depan kantor BAZNAS. Dalam gerakan festival ini, BAZNAS Banyuwangi membagikan 22 paket sembako untuk dhuafa dan anak yatim dari perwakilan masing-masing unit pengumpul zakat di Kabupaten Banyuwangi. Yang menrik, para mustahik alisan penerima Zakat dan setiap warga yang datang bisa menyamntap makanan dan minuman yang disajikan pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan BAZNAS secara gratis. Gelaran Festifal Mustahik ini merupakan bagian kerja sosial dan berkolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Selain mengundang mustahik, dalam mkesempatan itu BAZNAS Banyuwangi juga mengundang perwakilan muzakki untuk ikut menyaksikan dan mendengarkan testimoni dari sejumlah mustahik yang telah dibantu dan di bina oleh BAZNAS Banyuwangi. Sejumlah muzakki yang hadir diantaranya Samsudin Adlawi, Pengusaha Kadapi Kadiso, Serta beberapa muzakki lainnya. Festifal ini juga dihadiri Kabag Kesra Pemkab Banyuwangi M.Luqman.
BERITA17/01/2023 | Humas BAZNAS
Donasi untuk Korban Terdampak Bencana Alam Gempa Cianjur Dalam Acara HAB
Donasi untuk Korban Terdampak Bencana Alam Gempa Cianjur Dalam Acara HAB
BAZNAS bersama kemenag menggalang donasi untuk korban bencana alam gempa Cianjur dalam acara Hari Amal Bakti HAB di pantai booom sabtu 10 Desember 2022. Donasi yang terkumpul sebanyak Rp. 3.777.000,- .
BERITA10/12/2022 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.

Lihat Daftar Rekening →