Berita Terbaru
BAZNAS Banyuwangi Gandeng Kemenag, Serahkan Bantuan Program PEU
BANYUWANGI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi bersinergi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf dalam penyerahan bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) KUA Gambiran Tahun 2026 secara simbolis di Aula Kemenag Banyuwangi, pada Kamis (17/9/2026).
Penyerahan bantuan itu adalah bagian dari pelaksanaan Program PEU secara serentak di berbagai daerah dan terhubung secara hybrid dengan kegiatan Impact & Collaboration Forum di Semarang. Di Banyuwangi, kegiatan dihadiri jajaran Kemenag Banyuwangi, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, KUA Gambiran, dan para penerima manfaat.
Program PEU adalah salah satu bentuk sinergi dalam rangka mengoptimalkan dana zakat untuk pemberdayaan masyarakat. Bantuan tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi diarahkan sebagai dukungan modal usaha agar penerima manfaat dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
Kepala Kemenag Banyuwangi, Chaironi Hidayat memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Chaironi juga berterima kasih kepada BAZNAS Banyuwangi dan seluruh pihak yang telah mendukung program tersebut. "Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi penerima manfaat. Yang terpenting, bagaimana bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan,” tuturnya.
Chaironi berharap, bantuan PEU dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi bagian dari proses penguatan ekonomi penerima manfaat.
“Harapan kami, program ini tidak berhenti pada pemberian bantuan. Semoga bantuan yang diterima dapat menjadi jalan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kemandirian, dan menjadikan penerima manfaat semakin berdaya,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan, BAZNAS berkomitmen untuk terus mengembangkan pendayagunaan zakat yang berorientasi pada pemberdayaan dan kemandirian mustahik. "Bantuan usaha diharapkan dapat memberikan multiplier effect, sehingga penerima manfaat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi secara bertahap dapat meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usahanya," imbuhnya.
Selain penyerahan bantuan Program PEU, pada kesempatan yang sama Kemenag Banyuwangi bersama BAZNAS Kabupaten Banyuwangi juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang siswi Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah di Pakis Duren, Kecamatan Banyuwangi.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pendayagunaan dana zakat untuk mendukung kebutuhan penyandang disabilitas, khususnya dalam menunjang aktivitas pendidikan. Dengan adanya bantuan kursi roda, penerima manfaat diharapkan memperoleh kemudahan dalam mobilitas serta dapat mengikuti kegiatan pembelajaran di madrasah dengan lebih nyaman dan mandiri.
Melalui sinergi tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama Kemenag Banyuwangi terus mendorong agar zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Zakat tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga dikembangkan menjadi instrumen pemberdayaan yang membuka peluang kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mustahik.
Penyerahan bantuan secara simbolis di Banyuwangi berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan penyerahan bantuan Program PEU di sejumlah daerah di Indonesia sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui kolaborasi lintas lembaga.(*)
BERITA17/09/2026 | Humas BAZNAS Banyuwangi
BAZNAS Banyuwangi Siap Luncurkan Z-Mart Wangi, Berdayakan Ekonomi Mustahik
BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat. Salah satu program yang tengah dipersiapkan adalah Z-Mart Wangi, yang direncanakan akan diluncurkan pada Oktober 2026.
Menjelang peluncuran tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi saat ini mulai melakukan tahapan penjaringan dan verifikasi calon penerima manfaat. Proses ini dilakukan bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi.
Z-Mart Wangi merupakan program pemberdayaan ekonomi yang ditujukan bagi mustahik dengan tujuan membantu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat kurang mampu. Dalam pelaksanaannya, setiap kecamatan di Kabupaten Banyuwangi mendapatkan alokasi dua titik Z-Mart Wangi.
Saat ini, Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan diminta mengusulkan dua orang calon mustahik sebagai calon penerima manfaat. Calon yang diusulkan harus memenuhi kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Ketua BAZNAS Nomor KP.BAZNAS/BWI/070/IX/2026 tentang Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis Bantuan Program Pendayagunaan Zakat BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
Tidak hanya mengusulkan, UPZ Kecamatan juga memiliki peran untuk melakukan verifikasi awal dan memastikan calon penerima manfaat yang diajukan benar-benar memenuhi persyaratan. Data serta dokumen pendukung calon mustahik kemudian dilengkapi sesuai ketentuan untuk selanjutnya disampaikan kepada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
Data yang masuk nantinya akan melalui proses verifikasi dan seleksi oleh BAZNAS Kabupaten Banyuwangi sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program Z-Mart Wangi.
Menurut Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto, program ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara langsung. Tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan mustahik agar memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
"Dengan adanya Z-Mart Wangi, dana zakat yang dihimpun BAZNAS diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat penerima, sekaligus mendorong penguatan ekonomi mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Banyuwangi," katanya
Peluncuran Z-Mart Wangi direncanakan akan dilakukan pada bulan Oktober 2026. "Setelah seluruh tahapan penjaringan, verifikasi, dan seleksi calon penerima manfaat diselesaikan," pungkasnya.(*)
BERITA17/09/2026 | Humas BAZNAS Banyuwangi
Genjot Pencapaian UPZ, Camat Singojuruh Gandeng Kasek SD dan SMP
SINGOJURUH-Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, S.Sos., M.Si. melakukan gebrakan untuk menggenjot kinerja pencapaian Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Singojuruh. Pada Selasa (15/9/2026), Iwan menghadirkan kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kecamatan Singojuruh di Pendapa Kecamatan Singojuruh. Kegiatan itu dalam rangka silaturahmi sekaligus sosialisasi prosedur autodebet Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) ke rekening Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi.
Dalam sambutannya, Camat Singojuruh mengajak para kepala sekolah untuk mendukung program Singojuruh Sadar Bersih (SIDARSIH) dan Singojuruh Cinta Zakat (SI-CAT) yang menjadi inovasi terbaru di tahun 2026. Melalui program SIDARSIH, para siswa dapat diajak untuk mengumpulkan botol plastik yang sudah tidak terpakai untuk dikumpulkan pada setiap hari Jumat. Demikian juga dengan program SI-CAT, para ASN di sekolah bisa berpartisipasi mengikuti imbauan Bupati Banyuwangi untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui Baznas, " katanya.
Iwan berharap, sinergi antara Pemerintah Kecamatan Singojuruh dan sektor pendidikan bisa dikuatkan lagi. "Misalnya, dengan melibatkan siswa pada momen Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Kecamatan Singojuruh," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keuangan Baznas Kabupaten Banyuwangi Lukman Hadi, S.Pd. yang hadir dalam acara sosialisasi itu menyampaikan permohonan maaf kepada para peserta yang hadir. Pasalnya, UPZ Kecamatan Singojuruh aktif mencari banyak cara untuk mengajak berzakat, berinfaq, dan bersedekah. Hal itu terus dilakukan, karena berdasarkan data, ternyata mustahik di Kabupaten Banyuwangi masih banyak jumlahnya. "Andai kondisinya sudah seperti Brunai Darussalam atau Dubai, mungkin tugas Baznas dan UPZ selesai," tutur Lukman.
Oleh karena itu, Ketua UPZ Kecamatan Singojuruh, Azizah mengetuk hati para kepala sekolah yang hadir untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui Baznas. Para kepala sekolah juga diminta mengajak ASN yang ada di lembaganya masing-masing turut serta memajukan ikhtiar bersama menyukseskan program SI-CAT. "Zakat, infaq, dan sedekah, yang Bapak dan Ibu salurkan akan kembali kepada saudara-saudara kita, anak-anak didik kita, dan kaum dhuafa di Singojuruh yang membutuhkan. Jadi jangan ragu bergandengan tangan bersama kami untuk kemajuan Singojuruh," kata Azizah di akhir acara sosialisasi.(*)
BERITA15/09/2026 | Humas BAZNAS
Bantu Perbaikan Rumah Tertimpa Pohon
BANYUWANGI-Raut muka Nurudin, warga Dusun Cawang, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi tampak sumringah, pada hari Jumat (11/9). Pasalnya, pria lanjut usia itu menerima bantuan biaya perbaikan rumah layak huni.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh tim Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Singojuruh bersama Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, perwakilan Polsek, dan perangkat Desa Benelan Kidul. "Kali ini, kami hadir untuk menyampaikan bantuan rumah layak huni dari Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Banyuwangi agar Pak Nurudin dapat memenuhi kebutuhannya membangun rumah yang nyaris sudah tak berbentuk,"kata Azizah, ketua UPZ Kecamatan Singojuruh.
Beberapa waktu lalu, rumah Nurudin yang terletak di samping hutan jati tertimpa pohon yang tumbang akibat diterpa angin kencang dan hujan deras. Beruntung, saat itu Nurudin dan keluarganya selamat.
Atas inisiatif perangkat desa dan Baznas melalui UPZ Singojuruh, dilakukan pengumpulan dana bantuan perbaikan rumah secara gotong royong. Penggalangan dana itu juga dibantu dana Corporate Social Responsibility (CSR) pabrik Aqua. Walhasil, bantuan terkumpul sesuai target, sehingga bisa diwujudkan bahan bangunan. Ada yang berupa genteng, kayu-kayu lonjor, kayu reng dan usuk, semen, pasir, serta batu bata. Bangunan didirikan mulai dari pondasi hingga pemasangan rangka bangunan. Pembangunan yang kini sedang berlangsung akan terus berlanjut hingga tahap akhir.
Camat Singojuruh, Iwan Yos Sugiharto berharap supaya bantuan yang diberikan bisa digunakan dengan baik dan bijak, sehingga bisa memberikan manfaat. "Semoga dengan perubahan yang dilakukan ini, bisa meningkatkan taraf hidup Bapak Nurudin beserta keluarga," ujar Yos.
Ketua UPZ Kecamatan Singojuruh, Azizah mengakui, kerjasama yang erat dan baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, semacam ini memang sangat dibutuhkan di era sekarang ini. "Semoga Baznas Kabupaten Banyuwangi dapat menjadi pelopor dan tetap mempertahankan perannya yang menonjol dan terdepan," harapnya. (*)
BERITA12/09/2026 | Humas BAZNAS
Bantuan Sembako Baznas dari Charity Baperun 2026
Sepuluh paket sembako dari Baznas Kabupaten Banyuwangi dibagikan kepada warga tidak mampu oleh Wakil Bupati Mujiono dan Forkopimda dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Pendapa Sabha Swagata Blambangan pada Kamis siang (10/6/2026). Sebelumnya puluhan paket sembako juga telah disalurkan oleh tim Baznas kepada para dhuafa. Bantuan sembako itu berasal dari charity Baperun 2026 yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi.
BERITA11/09/2026 | Humas BAZNAS
Pandawa Agri Panen Padi, Salurkan Zakat Pertanian Melalui Baznas
BANYUWANGI-PT Pandawa Agri Indonesia telah melakukan panen padi dari lahan sawah budidayanya di Banyuwangi. Perusahaan ini juga menjadi pelopor yang menunaikan zakat pertanian dan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi.
Chief Operating Officer (COO) PT Pandawa Agri Indonesia, Sigit Pramono mengatakan, dalam konteks budidaya pertanian, pihaknya terbiasa selalu fokus untuk berinovasi dan mencari solusi teknis untuk mendapatkan hasil panen yang diharapkan. Tetapi yang sering kali masih jarang disentuh adalah satu SOP (standar operasional prosedur) wajib, yang terlupakan dalam budidaya pertanian, padahal menjamin kebaikan dan keberkahan hasil panen, yaitu zakat pertanian. Nah, Pandawa Agri Indonesia berusaha untuk mengimbangi dua hal tersebut, yakni terus berinovasi untuk menyelesaikan permasalahan teknis dan sistem budidaya. Tetapi di saat bersamaan juga memenuhi SOP yang Allah wajibkan dalam berbudidaya. "Karena Allah lah satu-satunya Dzat yang menentukan hasil dari setiap ikhtiar kita, maka kita harus penuhi SOP dari Allah " ujar pengusaha yang akrab disapa Mono itu.
Mono berharap, kolaborasi bersama Baznas Banyuwangi itu bisa menjadi awal untuk syiar zakat pertanian ke depan. Harapannya, pelaku bisnis di sektor budidaya pertanian makin peduli terhadap zakat pertanian. "Harapannya, Allah memberikan keberkahan kepada bisnis pertanian yang ada di Banyuwangi, sehingga semakin banyak asnaf yang bisa merasakan manfaat dari zakat pertanian ini," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Banyuwangi Elly Irwan Suryanto mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan manajemen PT Pandawa Agri Indonesia, karena telah mempercayakan penyaluran zakat pertaniannya melalui Baznas. Harapannya, pengusaha di bidang budidaya pertanian dan para petani sukses di Banyuwangi bisa mengikuti jejak mulia PT Pandawa Agri Indonesia. "Di periode kami, ini adalah perusahaan pertama yang menunaikan zakat pertanian melalui Baznas, semoga bisa memotivasi yang lain untuk berzakat juga," harapnya.(*)
BERITA07/09/2026 | Humas BAZNAS
Peduli Gempa NTT, Hotel Kokoon Donasi melalui Baznas
BANYUWANGI-Karyawan dan manajemen Hotel Kokoon Banyuwangi menggalang donasi untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah donasi yang terkumpul disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi. Secara simbolis, donasi diserahkan oleh General Manager Hotel Kokoon Weni Kritanti kepada Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Elly Irwan Suryanto, pada Jumat siang (4/9).
Serah terima donasi di lobi hotel itu disaksikan oleh Sekretaris Baznas Santi Dewi dan Pelaksana Bidang Pengumpulan Selly Restinalia. Sedangkan General Manager Hotel Kokoon didampingi Taufik Agung Pamungkas, Human Resource Training and Development Manager.
General Manager Hotel Kokoon Weni Kristanti mengatakan bahwa donasi untuk bencana gempa bumi NTT itu merupakan bentuk kepedulian dari seluruh karyawan dan manajemen Hotel Kokoon. "Semoga bantuan yang kami serahkan melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi ini bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita di NTT,yang terdampak oleh gempa bumi," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Hotel Kokoon yang telah menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana alam. Sebagai bentuk pelaksanaan program Banyuwangi Peduli, Baznas sengaja menggalang donasi gempa bumi NTT kepada sejumlah kalangan. Tidak hanya dari muzakki rutin yang terdata di Baznas, tetapi juga bermunculan muzakki baru. Bahkan tidak sedikit lembaga yang ingin menyalurkan donasinya melalui Baznas. "Semoga donasi dari Hotel Kokoon ini memotivasi muzakki lainnya, termasuk hotel-hotel di Banyuwangi," harapnya. (*)
BERITA05/09/2026 | Humas BAZNAS
Baznas Bantu Perbaiki Rumah Kebakaran
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi memberikan bantuan biaya perbaikan rumah layak huni, yang rusak berat akibat kebakaran. Melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Wongsorejo, bantuan tersebut diserahkan kepada Saiyah, warga Dusun Kebunrejo, RT03 RW 01, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Berkat bantuan dari Baznas tersebut, kini bangunan rumah yang dihuni Saiyah telah berdiri kembali.
Ketua UPZ Kecamatan Wongsorejo Buhasan mengatakan bahwa bantuan biaya perbaikan rumah yang diberikan kepada Saiyah merupakan Program Banyuwangi Peduli dari Baznas Kabupaten Banyuwangi. Sebelumnya rumah kecil itu sempat mengalami kerusakan parah akibat kebakaran. Berkat uluran tangan para muzakki melalui Baznas dan UPZ Kecamatan Wongsorejo, Saiyah kini bisa menempati rumah yang layak huni. "Mari, para muzakki di Kecamatan Wongsorejo untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui UPZ Kecamatan Wongsorejo, sehingga bisa dimanfaatkan untuk membantu warga Wongsorejo, yang membutuhkan uluran tangan kita," pesannya kemarin.
Saiyah mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Wongsorejo. Wanita lanjut usia itu mengaku sangat bahagia, karena kini bisa tinggal di rumah yang layak huni. Sebelumnya rumahnya sangat sempit dan bangunannya sederhana. Celakanya, rumah kecilnya itu justru mengalami kebakatan hebat, sehingga rusak parah. "Alhamdulillah, rumah saya kini sudah diperbaiki lagi dan lebih besar dari bangunan sebelumnya. Terima kasih Baznas dan UPZ Wongsorejo," ucap Saiyah, pada Minggu (30/8/2026). (*)
BERITA31/08/2026 | Humas BAZNAS
Galang Donasi Gempa NTT Saat Karnaval
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi menggalang donasi bantuan bagi korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada tiga rekening bank atas nama Baznas yang bisa menerima donasi, yakni Bank Jatim, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Tabungan Negara (BTN) .
Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Banyuwangi Elly Irwan Suryanto mengatakan, donasi bisa ditransfer melalui rekening Bank Jatim 0021025666 atas nama infaq Baznas Kabupaten Banyuwangi. Selain itu, rekening BSI 4000778887 BSI dan BTN 0022401300003948 atas nama Baznas Kabupaten Banyuwangi. "Jika mau konfirmasi dan membutuhkan keterangan lebih lanjut, bisa menghubungi admin Baznas di nomor kontak 08113025789," sebutnya.
Irwan mengajak masyarakat berpartisipasi memberikan bantuan kepada korban gempa NTT. Perusahaan swasta, perguruan tinggi, sekolah, ormas, komunitas, lembaga pemerintahan, perbankan, dan stakeholder lainnya, bisa berpartisipasi dalam gerakan peduli gempa NTT ini. "Mari kita berkontribusi dalam gerakan sosial ini, untuk meringankan beban penderitaan saudara kita yang terdampak gempa NTT," serunya.
Sementara itu, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Genteng bergerak melakukan aksi penggalangan donasi gempa NTT serta zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) melalui karnaval tingkat sekolah dasar Kecamatan Genteng pada Rabu (26/8). "Kami melibatkan relawan dari kalangan pelajar untuk membantu penggalangan donasi gempa NTT maupun ZIS," kata Tommy Anwar, Ketua UPZ Kecamatan Genteng.
Menurut Tommy, relawan yang dikerahkan berasal dari siswa SMA NU Genteng dan MTsN 8 Genteng. Bahkan relawan desa juga ikut turun ke jalan. Selain menggalang donasi bencana dan ZIS, kegiatan sosial dengan fasilitas mobil operasional Kantor Kecamatan Genteng itu juga bertujuan edukasi bagi pelajar. "Pada Kamis (27/8), kami turun ke jalan untuk menggalang donasi saat karnaval tingkat SMP," katanya.(*)
BERITA27/08/2026 | Humas BAZNAS
Bantu Mutasi Sekolah 2 Siswa dari Demak
BANYUWANGI-Zahida Ihya Musyaffa, umur 11 tahun, siswa kelas V SDN 8 Wonosobo, Kecamatan Srono dan adiknya Ahmad Muwwafiqul Musthofa, umur 9 tahun, kelas IV di sekolah yang sama, kini bisa belajar dengan tenang. Pasalnya, nama keduanya sudah tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai siswa SDN 8 Wonosobo.
Sebelumnya nama keduanya belum tercatat di Dapodik Kabupaten Banyuwangi karena masih belum dilakukan mutasi dari sekolah asal di Demak, Jawa Tengah. Zahida dan Ahmad sempat bersekolah sambil mondok di MI Al Mubarok Al Arbain Desa Tlogorejo, Kecamatan Wonosalam, Demak. Namun karena suatu hal memaksa keduanya pindah ke Banyuwangi ikut kedua orang tuanya, Sugiran dan Wulan Ari Astiandani.
Nah, karena masih memiliki tunggakan di sekolah lama, maka berkas data-data akademisnya tertahan di Demak. Padahal, data tersebut dibutuhkan sebagai persyaratan mutasi sekaligus dicatatkan di Dapodik di sekolah baru.
Walhasil, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi turun tangan membantu pembiayaan mutasi dua siswa tidak mampu itu dari Demak ke Banyuwangi. Butuh proses panjang untuk mengurus mutasi kedua siswa SD itu, karena Sugiran, ayahnya harus datang ke madrasah di Demak untuk mengambil berkas-berkasnya. Perjalanan Sugiran itu dibantu biayanya oleh Baznas. Begitu juga pelunasan tunggakan kedua anaknya di MI tersebut.
Akhirnya pada Senin (3/8), berkas-berkas mutasi dari sekolah lama diserahkan kepada Kepala SDN 8 Wonosobo. Penyerahan itu dilakukan oleh Sugiran didampingi Kepala Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto. Camat Srono Ahmad Subhan turut menyaksikan bersama Ketua KUA Srono dan Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Srono Badrul.
"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi yang telah membantu proses mutasi sekolah kedua anak saya dari Demak ke Srono, Banyuwangi," ucap Sugiran.
Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan bahwa bantuan pendidikan dari Baznas ini masuk dalam program Banyuwangi Cerdas. Dengan bantuan pembiayaan pengurusan mutasi sekolah ini diharapkan tidak ada anak putus sekolah akibat belum bisa masuk Dapodik. "Prinsipnya, Baznas akan selalu siap memberikan bantuan selama memenuhi persyaratan delapan asnaf dan benar-benar tidak mampu," pungkasnya.(*)
BERITA12/08/2026 | Humas BAZNAS
Penandatanganan MoA BAZNAS Kabupaten Banyuwangi & UIMSYA
Sabtu, 08 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum Wisuda UIMSYA, telah dilaksanakan Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dan Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung.
Kerja sama ini menjadi langkah bersama dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam berbagai bidang, sebagai ikhtiar menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat serta mendukung pengembangan pendidikan dan pemberdayaan umat.
Selamat dan sukses atas terselenggaranya Wisuda UIMSYA.
Semoga para wisudawan dan wisudawati dapat menjadi generasi yang berilmu, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Terima kasih UIMSYA atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin bersama BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
Semoga kerja sama ini menjadi awal dari berbagai kolaborasi kebaikan yang terus tumbuh dan memberikan kebermanfaatan bagi umat.
Bersinergi dalam kebaikan, bersama membangun kebermanfaatan.
BERITA08/08/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS JATIM DAN CABDIN BANYUWANGI SANTUNI 100 SISWA SEKALIGUS SALURKAN MODAL USAHA DAN 5 ROMBONG LEWAT SMA-SMK
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan Lebaran Yatim 1448 Hijriyah di aula SMKN 1 Banyuwangi pada Kamis (6/8/2026). Tidak tanggung-tanggung, sebanyak seratus siswa SMA dan SMK yang merupakan anak yatim mendapatkan santunan.
Tak hanya itu, Baznas Provinsi Jawa Timur juga menyerahkan lima bantuan modal kerja masing-masing senilai Rp 2 juta. Bantuan peralatan kerja berupa rombong senilai Rp 3,5 juta juga diberikan kepada lima orang. Yang menarik, bantuan modal usaha dan bantuan peralatan kerja itu disalurkan melalui sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi Iwan Triyono menyampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi Jawa Timur. Santunan bagi seratus siswa yatim di SMA dan SMK merupakan bentuk perhatian dan kepedulian sosial yang sangat membantu bagi penerima manfaat. Apalagi, lima bantuan modal usaha dan lima bantuan peralatan kerja berupa rombong disalurkan melalui sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi. "Selama ini, guru-guru SMA/SMK dan pegawai Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur memang menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas Provinsi Jawa Timur, sehingga pada hari ini santunan yatim dan bantuan modal usaha maupun peralatan kerja berupa rombong ini disalurkan melalui SMA dan SMK di Banyuwangi," katanya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menyambut baik penyelenggaraan Lebaran Yatim di aula SMKN 1 Banyuwangi tersebut. Apalagi selain penyerahan santunan kepada seratus anak yatim, Baznas Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan dari program pemberdayaan ekonomi. "Nilai bantuan yang disalurkan oleh Baznas Jatim hari ini mencapai Rp 37,5 juta," sebutnya.
Selama ini, Baznas Kabupaten Banyuwangi juga telah melaksanakan program serupa. Selain santunan yatim secara rutin, beasiswa juga diberikan kepada siswa SD/MI dan SMP/MTs. "Beasiswa bagi siswa SMA dan SMK memang masuk program dari Baznas Provinsi Jawa Timur, tetapi Baznas Kabupaten Banyuwangi juga tetap melayani ketika ada pengajuan bantuan biaya pendidikan yang sifatnya mendesak," kata Dwi.
Kegiatan Lebaran Yatim di aula SMKN 1 Banyuwangi itu dihadiri seluruh kepala sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi. Dari Baznas Provinsi Jawa Timur diwakili oleh empat orang pelaksana, diantaranya koordinator pelaksana bidang keuangan dan koordinator pelaksana bidang pengumpulan. (*)
BERITA07/08/2026 | Humas BAZNAS
DONGKRAK PEROLEHAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH, BAZNAS GANDENG DPD LDII BANYUWANGI
BANYUWANGI-Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi Drs Dwi Yanto, MAP didampingi Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto bersilaturahmi ke kantor Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Banyuwangi di Jalan Kemuning, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah pada Rabu siang (5/8/2026). Keduanya ditemui oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Ir Heri Sujatmiko, MT didampingi Sekretaris Andreas, Bendahara Andi Tribakti, Bidang Pendidikan dan Dakwah Sumadi, dan Senkom H. Ali Affan.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, Ketua Baznas Dwi Yanto mengajak jajaran LDII untuk turut meningkatkan perolehan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga amil, seperti Baznas. Ada beberapa skema kerjasama yang ditawarkan untuk penyaluran zakat, infak, dan sedekat melalui Baznas, baik secara organisatoris maupun pribadi. LDII juga diminta untuk melaporkan perolehan zakat fitrah menjelang Idul Fitri dan perolehan hewan kurban pada hari raya Idul Adha. "Pencatatan zakat fitrah dan hewan kurban akan dilaporkan kepada Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Pusat sebagai catatan keuangan secara off balance dari Kabupaten Banyuwangi," kata Dwi.
Ketua Baznas memberikan apresiasi kepada LDII di tingkat cabang, karena sudah berkontribusi dalam penyetoran zakat, infak, dan sedekah melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan di bawah binaan Baznas. "Semoga kerjasama yang sudah berjalan di tingkat kecamatan atau cabang ini, bisa ditingkatkan di level kabupaten antara Baznas dan DPD LDII," harapnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Heri Sujatmiko menyambut baik ajakan kerjasama dari Baznas tersebut. Pengurus DPD LDII akan bermusyawarah dengan cabang-cabang untuk memilih skema kerjasama yang ditawarkan oleh Baznas. Selama ini, zakat, infak, dan sedekah telah dihimpun oleh takmir masjid, bahkan pengurus tingkat cabang sudah ada yang menyalurkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekahnya melalui UPZ kecamatan secara rutin. "Pada prinsipnya, LDII terbuka untuk menjalin kerjasama dengan Baznas, apalagi ini menyangkut kemaslahatan ummat dalam urusan sosial keagamaan," tegas Heri.(*)
BERITA06/08/2026 | Humas BAZNAS
RUMAH KORBAN ANGIN KENCANG KINI BERDIRI KEMBALI
TEGALDLIMO- Imam Mahmudi, 55 tahun, warga Dusun Sumberejo, RT 56 RW 09, Desa/Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi kini bisa menjalani hidup dengan tenang. Rumah yang sempat rusak berat setelah diterjang angin kencang itu, kini telah dibangun kembali. Meski sederhana, namun bangunan rumah itu sangat layak untuk ditinggali bersama keluarganya.
Imam mengaku senang karena rumahnya yang dilanda bencana angin kencang pada 2 Maret 2026 lalu, kini telah dibangun kembali. Berkat bantuan gotong-royong dari banyak pihak, kini Imam dan keluarganya memiliki tempat tinggal yang layak. "Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu perbaikan rumah saya, terima kasih kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Tegaldlimo," kata pria yang sehari-hari berprofesi sebagai petani itu.
Pada Selasa (28/7/2026), dana bantuan perbaikan rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi disalurkan melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Tegaldlimo. Ketua UPZ Kecamatan Tegaldlimo Fazza Rouzi bersama jajaran menyerahkan bantuan senilai Rp 5 juta. Penyerahan simbolis kepada penerima manfaat disaksikan Kepala Desa Tegaldlimo Harianto, Camat Tegaldlimo Trisetya Supriyanto, dan Kepala KUA Tegaldlimo Lukman Hakim.
Ketua UPZ Kecamatan Tegaldlimo Fazza Rouzi mengatakan bahwa UPZ menyalurkan dana bantuan untuk perbaikan rumah kepada Imam. Sedangkan bedah rumahnya dibantu secara gotong-royong oleh banyak pihak, seperti pemerintah desa dan warga sekitar. Bahkan pihak swasta, seperti KSP Milan pun turut membantu. "Semoga bantuan yang diserahkan UPZ Kecamatan Tegaldlimo ini bisa membantu biaya perbaikan rumah Pak Imam," pungkasnya. (*)
BERITA31/07/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANTU BEASISWA SANTRI UNIVERSITAS IBRAHIMY
SITUBONDO-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi memberikan beasiswa kepada Syukron Jazila, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Universitas Ibrahimy (UNIB) Sukorejo, Desa Asembagus, Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Mahasiswa asal Dusun Krajan RT 03 RW 03, Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi itu kini sedang menempuh kuliah di semester 3.
Beasiswa tersebut diserahkan langsung di kampus Prodi BPI Fakultas Dakwah UNIB oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khairurrozik kepada Syukron Jazila pada Jumat (24/7/2026) lalu. Penyerahan simbolis itu disaksikan oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin UNIB, A. Wisri Wahid SPd MSos. Sedangkan dari Baznas turut hadir Rizal, staf bagian distribusi.
Wakil Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Bidang Distribusi Nanang Khairurrozik mengatakan bahwa Baznas memberikan beasiswa kepada mahasiswa perguruan tinggi swasta asal Banyuwangi melalui Program Banyuwangi Cerdas. Tidak hanya mahasiswa umum, tetapi juga mahasiswa yang menjadi santri. "Semoga beasiswa ini bermanfaat untuk membantu biaya pendidikan selama kuliah dan mondok di Sukorejo, Situbondo," katanya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin UNIB A. Wisri Wahid mengaku berterima kasih atas beasiswa yang diberikan oleh Baznas Kabupaten Banyuwangi kepada mahasiswa di kampusnya. Menurutnya, beasiswa ini akan sangat membantu keberlangsungan dari kuliah mahasiswa tersebut. "Semoga bermanfaat dan bisa membantu meringankan biaya kuliah," katanya. (*)
BERITA29/07/2026 | Humas BAZNAS
BAPENDA SERAHKAN CHARITY PESERTA BAPERUN 2026
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mendapatkan dana charity (bantuan amal) sebesar Rp 7,5 juta dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banyuwangi dalam event Baperun 2026. Donasi itu merupakan dana amal dari 929 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia itu.
Event bertajuk Baperun 2026 ini menggabungkan konsep olahraga lari dengan aksi kepedulian sosial. Kegiatan olahraga pagi yang digelar oleh Bapenda ini dilepas oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Wakil Bupati Mujiono dan jajarannya dari garis start di depan kantor Pemkab Jalan Ahmad Yani Banyuwangi. Peserta Baperun berlari menempuh jarak sejauh 5,5 km hingga berakhir di garis finish di depan kantor Pemkab Banyuwangi.
Saat seremonial acara, Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Kabupaten Banyuwangi Samsudin sempat memberikan donasi charity secara simbolis kepada Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto. Samsudin mengatakan, charity itu adalah sebagian dana pendaftaran peserta yang disalurkan kepada Baznas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dia berharap, konsep charity itu menjadi nilai tambah bagi Baperun 2026. "Saya berharap, manfaat kegiatan olahraga ini tidak hanya dirasakan oleh peserta, melainkan juga dirasakan oleh masyarakat luas," katanya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menyampaikan terima kasih kepada Bapenda, karena telah menyisihkan sebagian dari uang pendaftaran peserta Baperun 2026, untuk didonasikan kepada Baznas. Menurutnya, uang donasi itu sangat bermanfaat bagi warga yang tengah membutuhkan bantuan. "Baznas akan memanfaatkannya untuk membantu warga yang sedang membutuhkan uluran tangan kita," tegasnya.
BERITA26/07/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANTU KURSI RODA UNTUK BOCAH TUNAWICARA
BANYUWANGI-Tri Anggara Kasih kini bisa tersenyum bahagia. Pasalnya, bocah yang menderita disabilitas itu mendapatkan bantuan kursi roda dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi. Tak ayal, Tri Anggara Kasih kini bisa lebih leluasa beraktivitas di luar rumah.
Tri Anggara Kasih adalah warga Dusun Pekulo, RT 02 RW 04 Desa Kepundungan, Kecamatan Srono. Dia tidak hanya mengalami hambatan untuk berjalan. Tetapi juga menderita disabilitas tunawicara.
Penyerahan bantuan kursi roda itu dilakukan oleh dua komisioner Baznas, yakni Lukman Hadi dan Nanang Khairurrozik bersama perwakilan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Srono. Tak ketinggalan, Kepala Desa Kepundungan Abdurrohim dan Camat Srono Ahmad Subhan turut mendampingi penyerahan bantuan kursi roda di rumah Tri Anggara Kasih pada Senin pagi (20/7).
Komisioner Baznas Nanang Khairurrozik mengatakan bahwa bantuan kursi roda itu merupakan realisasi dari Program Banyuwangi Sehat. Melalui UPZ Kecamatan Srono, para muzakki menyetorkan zakat, infak, dan sedekah ke Baznas. "Nah, setoran zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki di Kecamatan Srono itulah yang dimanfaatkan untuk membelikan kursi roda bagi Tri Anggara Kasih," katanya.
Kepala Desa Kepundungan Abdurrohim mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Srono, karena telah memberikan bantuan kursi roda bagi warganya yang menderita disabilitas. "Insya Allah bantuan kursi roda ini akan sangat bermanfaat bagi warga kami," katanya. (*)
BERITA21/07/2026 | Humas BAZNAS
BANTU LUNASI BIAYA PERAWATAN RUMAH SAKIT, BAZNAS KUNJUNGI RUMAH DUKA PEMUDA OBESITAS
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi membantu pelunasan biaya perawatan pemuda obesitas Ade Dwi Saputra yang sempat menjalani rawat inap di RSUD Blambangan selama tiga hari. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khairurrozik kepada ibu almarhum Ade di rumah duka Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi pada Rabu siang (15/7).
Disaksikan oleh Ketua Baznas Dwi Yanto, Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi Lennyina, Camat Banyuwangi Andik Basuki, dan Lurah Lateng Yanuar Dika Prana Cendana, bantuan pelunasan langsung diterima oleh ibu almarhum Ade di ruang tamu. Tak hanya itu, ibu almarhum Ade juga menerima tiga tas berisi bantuan sembako dari Baznas, Camat Banyuwangi, dan Lurah Lateng.
Sebelum wafat, Ade sempat menjalani rawat inap selama tiga hari di RSUD Blambangan, karena menderita sakit. Pada Sabtu (11/7) lalu, pemuda berbobot 2 kwintal itu terpaksa dievakuasi dari rumahnya di sebuah gang di Jalan Bangka, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi dengan bantuan petugas Pemadam Kebakaran untuk dilarikan ke RSUD Blambangan. Sayangnya, setelah menjalani perawatan selama tiga hari, pemuda berusia 34 tahun 8 bulan itu menghembuskan nafas terakhirnya di ruang rawat inap Agung Wilis III Lavender RSUD Blambangan pada Senin (13/7).
Kepada ibu almarhum Ade, Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Khairurrozik mengucapkan belasungkawa yang mendalam saat melayat di rumah duka pada Rabu siang (15/7). "Hari ini, komisioner Baznas bersama Ketua UPZ Kecamatan Banyuwangi menyerahkan bantuan pelunasan biaya perawatan almarhum Ade selama di rumah sakit," katanya.
Ketua Baznas Dwi Yanto menambahkan, bantuan biaya pelunasan rumah sakit dari Baznas itu merupakan realisasi dari Program Banyuwangi Sehat. "Bantuan uang untuk melunasi biaya perawatan almarhum selama di rumah sakit itu juga bersumber dari zakat, infak, dan sedekahnya para muzakki di RSUD Blambangan," pungkasnya.(*)
BERITA16/07/2026 | Humas BAZNAS
UPZ GENTENG BANTU JANDA LANSIA
GENTENG-Julaihak, janda lansia mendapatkan perhatian dari Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Warga Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng itu mendapatkan bantuan sejumlah uang untuk kebutuhan membeli popok dewasa alias pampers.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua UPZ Kecamatan Genteng H Tommy Anwar bersama Ketua MUI Kecamatan Genteng H Ahmad Hidayat di rumah Julaihak pada Kamis (16/7/2026). Tak ketinggalan, Rifa, perwakilan Bank Jatim Syariah Unit Genteng, juga turut mendampingi.
Ketua UPZ Kecamatan Genteng H Tommy Anwar mengatakan bahwa Julaihak adalah janda lansia yang kondisinya sudah tidak bisa apa-apa. Sehari-hari, Julaihak hanya bisa tiduran di kasur. "Selama ini, Ibu Julaihak tinggal bersama cucunya di Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon," katanya usai mengunjungi rumah Julaihak.
Kondisi ekonomi Julaihak dan keluarganya juga sangat memprihatinkan, sehingga sangat membutuhkan uluran bantuan. Apalagi, cucunya yang sehari-hari menemani hidup Julaihak di rumahnya, selama ini hanya bekerja serabutan. "Penghasilan cucunya juga tidak menentu, karena kerjanya serabutan," tutur Tommy.(*)
BERITA16/07/2026 | Humas BAZNAS
BALITA BUTUH OPERASI, BAZNAS BANTU BIAYA
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi bersama Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Songgon memberikan bantuan biaya operasional pengobatan kepada Rico Tegar Ardhana, warga Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Bocah berusia 4 tahun 6 bulan itu harus menjalani operasi pembuatan anus di RS Dr Soetomo Surabaya.
Tegar bersama tiga anggota keluarganya diantarkan ke Stasiun Temuguruh, Kecamatan Sempu untuk menumpang KA Sritanjung menuju Surabaya pada Kamis pagi, 9 Juli 2026, pukul 07.30 WIB. Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto, Camat Songgon Satriyo, Ketua UPZ Kecamatan Songgon Suparno bersama jajarannya, perwakilan KUA dan Korwilkersatdik Songgon, turut mengantarkan ke stasiun.
Selain mendapatkan bantuan biaya pengobatan, Tegar juga akan dibantu penjemputan dengan ambulans dari Baznas. Penjemputan akan dilakukan dari RS Dr Soetomo setelah perawatan pasca operasi pembuatan anus selesai.
Ketua UPZ Kecamatan Songgon Suparno mengatakan bahwa Tegar membutuhkan tindakan operasi pembuatan anus di RS Dr Soetomo Surabaya. Untuk itu, Baznas melalui UPZ Kecamatan Songgon memberikan bantuan biaya pengobatan untuk meringankan beban keluarga Tegar. "Tegar tidak hanya kami ajukan bantuan biaya pengobatan, tetapi juga bantuan penjemputan dengan ambulans Baznas," katanya.
Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menambahkan, bantuan yang diberikan kepada Tegar merupakan Program Banyuwangi Sehat. Termasuk fasilitas ambulans bantuan PNM yang akan digunakan untuk penjemputan Tegar saat pulang dari RS Dr Soetomo. "Bantuan biaya pengobatan untuk Tegar berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang diberikan muzakki kepada Baznas melalui UPZ," katanya. (*)
BERITA09/07/2026 | Humas BAZNAS

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.
Lihat Daftar Rekening →