Berita Terbaru
PERINGATI HARI KESADARAN NASIONAL, BAZNAS BANTU KURSI RODA, PENGOBATAN, MODAL, DAN BEASISWA
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi menyerahkan sejumlah bantuan usai pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Pemkab Banyuwangi pada Rabu pagi (17/6) . Secara bergiliran, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, Kapolres Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila, perwakilan Kodim 0825, dan pejabat Forkopimda lainnya, menyerahkan bantuan tersebut.
Secara simbolis, Bupati Ipuk menyerahkan bantuan kursi roda bagi warga binaan Lapas Banyuwangi Agus Purwanto. Kursi roda itu diserahterimakan kepada Sugeng Sayogo, Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Banyuwangi. Tak berapa lama kemudian, tim Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi mengantarkan kursi roda baru ke Lapas untuk diberikan langsung kepada Agus, yang merupakan penyandang disabilitas.
Sementara itu, Wabup Mujiono menyerahkan bantuan biaya pengobatan operasi tulang kaki dan penjemputan ambulans bagi Fatimatuz Zahra, warga Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, yang akan menjalani operasi tulang kaki di Solo. Sedangkan Kapolresta Rofiq menyerahkan bantuan modal kerja kepada Maya Eva Mahardika, warga Kecamatan Rogojampi.
Selain itu, tiga pelajar asal Kecamatan Rogojampi menerima bantuan beasiswa dari Baznas. Mereka adalah Zulfa Frida yang mau masuk MTsN 10 Rogojampi; Ali Yusuf, siswa MTsN 10 Rogojampi; dan Hasyim Azari, siswa SMPN 3 Rogojampi. Beasiswa tersebut diserahkan oleh anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila, perwakilan Kodim 0825, dan pejabat Forkopimda lainnya.
Bupati berharap, bantuan dari Baznas itu bisa bermanfaat bagi para penerimanya.
"Terima kasih kepada Baznas yang telah memberikan sejumlah bantuan pada hari ini," kata Bupati Ipuk usai menyerahkan bantuan.
Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Banyuwangi Elly Irwan Suryanto, yang mendampingi penyerahan bantuan mengatakan, bantuan dari Baznas itu merupakan bagian dari Program Zakat Menguatkan Indonesia dan Banyuwangi. Bantuan yang diberikan ada Program Banyuwangi Sehat, yakni membantu kursi roda baru untuk warga binaan di Lapas yang kursi rodanya rusak dan bantuan biaya pengobatan. Program Banyuwangi Makmur yang bertujuan pemberdayaan ekonomi dengan membantu modal kerja. Selain itu, Program Banyuwangi Cerdas membantu beasiswa pelajar SMP/MTs. "Bantuan beasiswa ini diharapkan bisa membantu untuk membayar biaya sekolah," katanya. (*)
BERITA17/06/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANTU SANTRIWATI LUNASI BIAYA RUMAH SAKIT
BANYUWANGI-Dyva Ayu Wandira, 18 tahun, santriwati Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari bisa bernafas lega. Pasalnya, warga Lingkungan Jajang Penatu, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi itu bisa pulang pada Kamis siang (4/6) setelah menjalani rawat inap di RSUD Blambangan.
Rombongan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi yang dipimpin ketuanya Dwi Yanto bersama Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, staf bidang distribusi Muhit, dan Ridho mendatangi RSUD Blambangan dengan membawa ambulans Madani. Bersama perwakilan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi Latipah, Camat Banyuwangi Andik Basuki, Sekcam Fatah Hidayat, dan Lurah Kampung Melayu Aris, tim Baznas menjemput Dyva dari ruangan rawat inapnya.
Seluruh biaya rawat inap tanggungan Dyva langsung dilunasi oleh Tim Baznas bersama UPZ Kecamatan Banyuwangi. Walhasil, Dyva bersama dua kakaknya bisa pulang ke rumahnya di Kampung Melayu.
Awalnya, Vany Ayu, kakak pasien Dyva menulis surat kepada Camat Banyuwangi dan Baznas. Pada secarik kertas itu, Vany dengan tulisan tangannya meminta bantuan, karena tidak mampu melunasi biaya pengobatan rawat inap adiknya di RSUD Blambangan.
Vany mengisahkan, dia menjemput adiknya dari Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari sudah dalam kondisi sakit. Kemudian, Dyva diantarkan berobat ke RSUD Blambangan hingga terpaksa harus menjalani rawat inap. "Ibu kami telah tiada, sedangkan ayah sudah menikah lagi dan kini tinggal di tempat lain," tuturnya.
Saat ini, lanjut Vany, Dyva memilih tinggal bersamanya ketika pulang dari pondok pesantren. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Baznas, UPZ Kecamatan Banyuwangi, Pak Camat dan Pak Lurah yang telah membantu kepulangan adik saya," ucapnya terbata-bata.
Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan bahwa bantuan biaya pengobatan bagi Dyva itu berasal dari para muzakki yang membayarkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas. Sedangkan ambulans Madani yang dipakai menjemput Dyva adalah bantuan dari Permodalan Nasional Madani (PNM). "Berkat kepercayaan para muzakki membayarkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas, pasien seperti Dyva bisa terbantu biaya pengobatannya yang cukup besar," katanya.
Camat Banyuwangi Andik Basuki berterima kasih kepada Baznas yang telah membantu biaya pengobatan warganya. Selanjutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk memantau kondisi kesehatan Dyva selama di rumah. "Terima kasih Baznas, warga kami bisa terbantu hari ini, tanggungan biaya rumah sakit dilunasi dan anaknya dijemput dengan ambulans Baznas," kata Andik.
Camat Banyuwangi juga menyerahkan bantuan dua paket sembako untuk keluarga Dyva. Bantuan spontanitas itu langsung diterima oleh kakak lelakinya saat hendak masuk ke mobil ambulans.
BERITA04/06/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA CAMAT KABAT DAN KADES BARENG SALURKAN BANTUAN PENGOBATAN WARGA SAKIT KRONIS
BANYUWANGI — BAZNAS Banyuwangi bergerak cepat menyalurkan bantuan biaya operasional pengobatan serta paket sembako kepada warga kurang mampu yang sedang berjuang melawan sakit kronis. Pendistribusian bantuan ini dilaksanakan secara sinergis bersama Camat Kabat dan Kepala Desa (Kades) Bareng langsung di kediaman penerima manfaat.
Langkah respons cepat ini merupakan tindak lanjut atas surat permohonan bantuan operasional berobat yang diajukan oleh Kantor Desa Bareng kepada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Pihak desa melaporkan adanya salah seorang warga dari keluarga pra-sejahtera yang sangat membutuhkan dukungan biaya akomodasi dan operasional medis.
Adapun penerima manfaat bantuan kali ini adalah Ibu Madiya (60), warga yang berdomisili di Dusun Krajan RT 003 RW 001, Desa Bareng, Kecamatan Kabat. Melalui program penanganan sosial ini, BAZNAS Banyuwangi menyerahkan bantuan dana tunai untuk operasional berobat serta paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok harian keluarganya.
Kepala Desa Bareng yang mendampingi langsung jalannya pendistribusian menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam atas kepedulian dari BAZNAS Banyuwangi.
"Puji syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Kami atas nama Pemerintah Desa Bareng dan keluarga Ibu Madiya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas respons cepat dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dan dukungan Bapak Camat Kabat. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan meringankan beban operasional berobat," ujar Kades Bareng.
Melalui program pendistribusian ini, BAZNAS Banyuwangi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi kemaslahatan umat, khususnya dalam membantu jaminan kesehatan bagi warga miskin di seluruh pelosok Kabupaten Banyuwangi. Semoga kesehatan dan keberkahan selalu menyertai para muzaki dan mustahik. Aamiin.
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI SALURKAN BANTUAN SEPEDA BARU UNTUK TIGA SISWA MI DI MUNCAR
BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan. Berkolaborasi dengan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Muncar, BAZNAS Banyuwangi menyalurkan bantuan berupa tiga unit sepeda baru kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Huda 1 Dusun Tegalpare, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi BAZNAS Banyuwangi, Nanang Khairurrozik, bersama Ketua UPZ Kecamatan Muncar, Anang Ma’ruf Masyhuri, serta didampingi oleh Kepala KUA Kecamatan Muncar, H. Amin Maki, di halaman madrasah.
Suasana haru sekaligus bahagia mewarnai penyerahan bantuan tersebut. Tiga siswa penerima manfaat, yaitu Gozi, Andi, dan Zahra, tidak dapat menyembunyikan rasa gembiranya saat menerima dan langsung memeluk sepeda baru yang selama ini mereka impikan.
Ringankan Beban Jarak ke Sekolah
Ketua UPZ Muncar, Anang Ma’ruf Masyhuri, menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan khusus bagi siswa yang memiliki kendala jarak tempuh dari rumah ke sekolah.
"Bantuan sepeda bagi tiga siswa yang membutuhkan ini akan meringankan beban ketika harus menempuh jarak yang jauh ke sekolah. Sepeda baru ini akan menambah semangat bagi tiga siswa penerimanya ketika berangkat sekolah," ujar Anang.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Distribusi BAZNAS Banyuwangi, Nanang Khairurrozik, memberikan apresiasi yang tinggi kepada UPZ Kecamatan Muncar atas gerak cepatnya dalam mendeteksi siswa yang membutuhkan bantuan di wilayahnya.
"BAZNAS sangat peduli kepada pelajar yang membutuhkan bantuan sepeda untuk bersekolah. Ajukan kepada BAZNAS ketika ada anak usia sekolah yang membutuhkan sepeda baru," tegas Nanang.
Ajakan Menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata bagaimana dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS dapat memberikan dampak langsung dan mengubah kehidupan mereka yang membutuhkan. Senyum bahagia dari para siswa tersebut tercipta berkat kepedulian dari para muzakki dan munfik.
Mari bersama-sama kita bentangkan lebih luas lagi jembatan kebaikan untuk anak-anak penerus bangsa. BAZNAS Banyuwangi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah terbaiknya secara resmi melalui BAZNAS. Setiap rupiah yang Anda tunaikan akan dikelola secara amanah untuk memotong rantai kemiskinan dan mendukung pendidikan anak-anak di Banyuwangi.
Bagi masyarakat yang mengetahui adanya anak usia sekolah dengan kondisi serupa di lingkungannya, dapat segera berkoordinasi dengan UPZ setempat atau langsung mengajukannya ke kantor BAZNAS Banyuwangi.
BERITA22/05/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI ANTARKAN LAGI RANTANG DHUAFA
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi kembali menjalankan program Rantang Dhuafa yang sempat vakum beberapa bulan. Program itu dilaunching ulang dengan menyerahkan rantang berisi makanan kepada Budi Margo Santoso, warga Dusun Sukorojo, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah pada Senin siang (4/5).
Rantang Dhuafa itu diserahkan oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurrozik didampingi Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Glagah Mohammad Arifin dan Lurah Banjarsari Sabardianto SAP.
Pria lanjut usia (Lansia) berumur 73 tahun yang menerima manfaat dari program Rantang Dhuafa itu mengaku senang mendapatkan perhatian dari Baznas Kabupaten Banyuwangi.
Penderita disabilitas sejak lahir karena penyakit folio mendera kedua kakinya itu sangat terbantu dengan adanya kiriman makanan yang dimasakkan oleh tetangganya setiap hari.
"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi dan UPZ Kecamatan Glagah yang telah membantu makanan untuk saya setiap hari melalui Program Rantang Dhuafa ini," ucap Margo dengan penuh haru.
Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurrozik mengatakan bahwa Rantang Dhuafa adalah program yang sudah lama dijalankan oleh Baznas yang kini diaktifkan kembali. Sebab, banyak dhuafa lansia yang membutuhkan bantuan makanan karena hidup seorang diri. "Semoga bantuan Rantang Dhuafa ini bisa meringankan beban hidup para dhuafa lansia di Banyuwangi. Mari para muzakki bisa ambil bagian dalam program Rantang Dhuafa ini," kata Nanang.
Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Glagah Mohammad Arifin menyatakan setuju Program Rantang Dhuafa dijalankan kembali, karena banyak dhuafa yang hidupnya bergantung kepada pemberian makanan dari tetangga atau saudaranya. Mereka adalah dhuafa yang hidupnya seorang diri, berusia lansia, dan kadang juga disabilitas.
"Program ini sangat membantu para dhuafa lansia yang hidup seorang diri di kampung-kampung dan desa-desa, seperti di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah ini," kata Arifin.
Apresiasi disampaikan oleh Lurah Banjarsari Sabardianto terhadap Program Rantang Dhuafa yang kembali dijalankan oleh Baznas tersebut. "Terima kasih Baznas dan UPZ Kecamatan Glagah, yang kembali menghidupkan Program Rantang Dhuafa, karena program ini menjadi wujud nyata kehadiran kita di tengah-tengah warga yang membutuhkan uluran tangan kita," kata pejabat asal Kecamatan Cluring itu.
BERITA04/05/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI BANTU PENJEMPUTAN JENAZAH DARI RSPAL DR RAMELAN SURABAYA
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi memberikan bantuan pelayanan penjemputan jenazah dari RSPAL dr Ramelan Surabaya.
Kali ini, mobil ambulans Madani yang merupakan sumbangan dari Permodalan Nasional Madani (PNM) kepada Baznas itu menjemput jenazah Indra Wulandari, 54 tahun, warga Lingkungan Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi.
Almarhumah sempat menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr Ramelan Surabaya sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.
Mobil ambulans yang dikemudikan Akhdan Maulana itu berangkat dari Banyuwangi menuju Surabaya pada Rabu siang (29/4).
Pada pukul 19.00 WIB, mobil ambulans baru tiba di RSPAL dr Ramelan Surabaya setelah sempat terjebak kemacetan panjang di Jalan Ahmad Yani Surabaya, karena dampak aksi demo besar-besaran sopir logistik se Jawa Timur di Kota Surabaya.
Setelah melalui perjalanan panjang sejauh 300 km lebih, akhirnya mobil ambulans tiba di rumah duka pada Kamis dini hari pukul 01.45 WIB.
Putra almarhumah Dio Mahendra yang turut mendampingi jenazah ibunya di mobil ambulans selama perjalanan dari Surabaya ke Banyuwangi mengaku sangat terbantu atas pelayanan bantuan penjemputan dari Baznas tersebut.
"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi, PNM, dan Bupati Banyuwangi, yang telah membantu penjemputan jenazah ibu saya dari Surabaya," ucap Dio.
Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto yang melayat di rumah duka bersama Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Khoirurozik pada Kamis pagi (30/4) mengatakan bahwa Baznas berkomitmen untuk membantu warga yang membutuhkan pelayanan ambulans, baik mengantar atau menjemput di dalam kota maupun luar kota.
"Mari dimanfaatkan ambulans Madani yang merupakan sumbangan dari PNM ini, untuk meringankan beban bagi keluarga pasien yang membutuhkan alat transportasi darurat," katanya.(*)
BERITA01/05/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI SALURKAN BEASISWA PENDIDIKAN UNTUK 20 SISWA SMP
BANYUWANGI – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi Dalam Mendukung Sektor Pendidikan Kembali Diwujudkan Melalui Penyaluran Beasiswa. Sebanyak 20 Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Menerima Bantuan Dana Pendidikan Yang Diserahkan Langsung Di Sekolah Masing-Masing Pada Rabu Pagi (29/4).
Penyerahan Beasiswa Ini Dipimpin Oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi, Nanang Khoirurozik, Didampingi Oleh Sekretaris Santi Dewi Dan Staf Bidang Distribusi Abdul Muhyi. Raut Wajah Bahagia Terpancar Dari Para Siswa Saat Menerima Dukungan Tersebut Di Hadapan Para Guru Pembina.
"Semoga Bantuan Beasiswa Pendidikan Dari Baznas Kabupaten Banyuwangi Ini Bisa Bermanfaat Membantu Biaya Pendidikan Adik-Adik Di Sekolah," Ujar Nanang Saat Memberikan Arahan Di Sela-Sela Penyerahan.
Dukungan Ini Merupakan Hasil Dari Sinergi Dan Kepercayaan Para Muzakki, Termasuk Para Guru Dan Tenaga Pendidik Di Lingkungan Sekolah Terkait Yang Rutin Menunaikan Zakat Melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi. Dana Yang Terkumpul Dikembalikan Untuk Membantu Siswa-Siswi Yang Membutuhkan Di Lingkungan Sekolah Tersebut.
Adapun 20 Penerima Manfaat Tersebut Tersebar Di Empat Sekolah, Yaitu:
SMPN 1 Banyuwangi: Gita Martin Ariani, Jasmin Felina Putri, M. Rizqi Alfian Fauzi, Muhammad Hoirol Anam, Dan Novi Riski Amalia.
SMPN 2 Banyuwangi: Karasya, Rahmad Sawi Rahmadan, Verren Radinka Dela Nira, Yuda Hari Pamungkas, Dan Zulfa Fatulmayus Zahra.
SMPN 3 Banyuwangi: Ahmad Efendi, Moh Fauzi Khoirullah, Rayyan Al-Zaidan Putra Kurnia, Satria Bintang Pamungkas, Dan Satya Cinta Kalenka.
SMPN 4 Banyuwangi: Jihan Utami, Rama Indah Sanca, Sabilla Azzahra Putri Yanda, Salsa Putri Lestari, Dan Humaidah Sahrotun Nisa.
Setiap Siswa Menerima Bantuan Tunai Sebesar Rp 750 Ribu. Sebagai Bentuk Apresiasi, Para Siswa Bersama-Sama Mengungkapkan Rasa Syukur Atas Perhatian Yang Diberikan. "Terima Kasih Baznas Kabupaten Banyuwangi!" Seru Rizqi Alfian, Salah Satu Penerima Dari SMPN 1 Banyuwangi.
BERITA29/04/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI BANTU PENJEMPUTAN JENAZAH TKW MALAYSIA DARI BANDARA JUANDA
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi membantu kepulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia di Malaysia.
Tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi itu bernama Jumila, usia 53 tahun.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan bahwa TKW tersebut meninggal dunia karena menderita sakit keras.
Jenazah Jumila diterbangkan dari Malaysia pada Senin pagi (27/4) dan tiba di Bandara Juanda Sidoarjo pada Senin siang.
Selanjutnya peti jenazah Jumila diangkut dengan ambulans yang didatangkan dari Banyuwangi.
Ambulans bantuan dari Baznas Kabupaten Banyuwangi inilah yang mengantar kepulangan jenazah Jumila ke rumah duka di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.
Mobil ambulans tiba di depan gang masuk menuju rumah duka pada pukul 17.10 WIB.
Suasana haru langsung pecah ketika peti jenazah dikeluarkan dari mobil ambulans.
Sontak keluarga almarhumah dan warga yang sudah berkumpul menunggu kedatangan mobil ambulans di tepi jalan pun langsung mendekat mengerumuni saat pintu ambulans dibuka.
Hujan deras yang menyambut kedatangan jenazah Jumila pun tak menghalangi warga untuk bahu-membahu menggotong peti jenazah menuju rumah duka melewati gang sempit.
Saat peti jenazah disemayamkan di rumah duka bersamaan terdengar suara adzan maghrib berkumandang dari pengeras suara masjid di dekat rumah tersebut.
Petugas ambulans langsung melakukan serah terima peti jenazah kepada keluarga almarhumah disaksikan pejabat terkait dari perwakilan desa, kecamatan, dan Disnaker.
Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurozik menyerahkan uang duka kepada keluarga almarhumah, yang diwakili oleh M. Ramadhani, putra dari TKW tersebut.
"Kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya almarhum Ibu Jumila, semoga husnul khotimah. Mohon uang duka dari Baznas ini diterima, semoga bisa memberikan manfaat bagi keluarga yang ditinggalkan," kata Nanang saat menyerahkan amplop berwarna putih kepada putra almarhumah.
M. Ramadhani mengaku berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan jenazah ibunya ke Muncar, terutama kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Muncar yang telah membantu ambulans untuk penjemputan di Bandara Juanda Sidoarjo.
"Terima kasih kepada Baznas Banyuwangi dan UPZ Kecamatan Muncar yang telah membantu penjemputan jenazah ibu saya," ucap Ramadhani.
Saat penjemputan jenazah TKW asal Muncar itu, mobil operasional Baznas Kabupaten Banyuwangi sempat mengiringi di belakang mobil ambulans dari pertigaan Pasar Srono hingga Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.
Selain Nanang, rombongan Baznas terdiri dari Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Sekretaris Santi Dewi, dan Staf Bidang Distribusi Muhit.
Beberapa orang pengurus Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Muncar juga hadir di rumah duka.
BERITA28/04/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI SERAHKAN BEASISWA BAGI 32 SISWA SMA SEDERAJAT DAN MAHASISWA
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi membagikan beasiswa pendidikan dari Baznas Provinsi Jawa Timur kepada 32 siswa SMA/SMK/MA dan mahasiswa perguruan tinggi swasta lokal di kantor Baznas Kabupaten Banyuwangi pada Rabu sore (22/4).
Beasiswa pendidikan itu diberikan kepada 20 siswa SMA/SMK/MA dan 12 mahasiswa perguruan tinggi swasta di Banyuwangi.
Wakil Ketua III Baznas Provinsi Jawa Timur Muhammad Zakki, Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat, serta Kasi Zakat dan Wakaf Kemenag Fathurahman hadir dalam acara penyerahan beasiswa tersebut.
Berikut ini daftar 20 siswa SMA/SMK/MA yang menerima beasiswa pendidikan dari Baznas Provinsi Jawa Timur :
1. Faisal Albukhori, SMKS Muhammadiyah 1 Genteng
2.Dicky Ramadhan, SMKS Muhammadiyah 1 Genteng
3. Soni Abdul Hamid, SMKS Muhammadiyah 1 Genteng
4. Anaya Putri Soliha, MAN 1
5. Fiqria Minana, MAN 1
6. Kayla Almira MK, MAN 1
7. Amelia Putri, MAN 2
8. Cicilia Monica Sahra, MAN 2
9.Evelina Saufika Nadzmi, MAN 2
10. Tian Agung Prasetyo, MAN 3
11. Alfin Zamzama NS, MAN 3
12. Karisa Tri Andini, MAN 3
13. Ahmad Chafi Dhonnas, MAN 4
14. Mohammad Reza Fatoni, MAN 4
15. Rayyana Arif Saifitri, MAN 4
16. Muhammad Farhan, SMAN 1 Glagah
17. Moch Khoirun Ni'am, MA Al-Aqsho Cluring
18. Nopita Ayu, MA Nurul Khoiroh Kalipuro
19. Rohman Maulana, SMA Ibrahimy Wongsorejo
20. Safika Qurroti Uyun, SMA, Ibrahimy Wongsorejo.
Ada pun 12 nama mahasiswa penerima beasiswa sebagai berikut:
1. Moh Danil Fatoni, Universitas Islam Ibrahimy Genteng
2. Jamlatus Zuhra, Universitas Bakti Indonesia Cluring
3. Nurul Hadi, Universitas Bakti Indonesia Cluring
4. Rosidatul Aliyah, Universitas Bakti Indonesia Cluring
5. Dwi Novia Rahmawati, Universitas PGRI Banyuwangi
6. Rima Tri Habsari, Universitas PGRI Banyuwangi
7. Pinanggih Kuncoro Jati, Universitas PGRI Banyuwangi
8. Joko Prasetyo, Universitas PGRI Banyuwangi
9. Ulfa Nur Afkarina, Universitas PGRI Banyuwangi
10. Qomariyatul Wardaniya, Universitas Islam Cordoba
11. Moh Wadiqun Najmus, Universitas Islam Cordoba
12. Isma Idrorun Niam, Universitas Islam Cordoba.
Wakil Ketua III Baznas Provinsi Jawa Timur Muhammad Zakki mengatakan, Banyuwangi adalah satu-satunya kabupaten yang penerima beasiswanya terbanyak.
Baznas Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan beasiswa pendidikan kepada siswa SMA/SMK/MA yang kurang mampu secara finansial.
"Untuk mahasiswa diberikan beasiswa dari program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) sampai yang bersangkutan diwisuda," katanya.
Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menambahkan, pada tahun 2026 Kabupaten Banyuwangi mendapatkan jatah beasiswa dari Baznas Provinsi Jawa Timur sebanyak 32 orang.
"Alhamdulillah tahun ini, Baznas Provinsi Jawa Timur melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi menyalurkan beasiswa bagi 20 siswa SMA sederajat dan 12 mahasiswa perguruan tinggi swasta lokal di Banyuwangi," kata Dwi.
Sementara itu, Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat berharap, beasiswa pendidikan dari Baznas itu bisa memacu semangat belajar bagi para penerima manfaatnya.
"Semoga anak-anak yang hari ini menerima beasiswa dari Baznas ini, kelak menjadi orang sukses, sehingga bisa menjadi muzakki yang memberikan beasiswa," ujarnya.
BERITA23/04/2026 | Humas BAZNAS
PISAH KENAL, KOMISIONER BAZNAS BANYUWANGI SIAP MELANJUTKAN PROGRAM PERIODE SEBELUMNYA
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mengadakan acara pisah kenal untuk komisioner periode tahun 2020-2025 dengan komisioner periode tahun 2026-2031 di kantornya Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 108 Banyuwangi pada Rabu (8/4).
Ada tiga personil komisioner lama yang hadir melakukan perpisahan dan perkenalan dengan komisioner baru dan perwakilan Unit Pengumpulan Kecamatan (UPZ) kecamatan.
Ketiga komisioner lama periode tahun 2020-2025 adalah Ketua Lukman Hakim, Wakil Ketua Bidang Administrasi dan Pengumpulan Tommy Anwar, dan Wakil Ketua Bidang Distribusi dan Keuangan Suherman Suyitno. Sedangkan komisioner baru periode tahun 2026-2031 adalah Ketua Dwi Yanto, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Khairurozik, Wakil Ketua Bidang Administrasi Muh Khozin, dan Wakil Ketua Bidang Keuangan Lukman Hadi.
Acara pisah kenal yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh 27 koordinator UPZ, Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat, dan perwakikan Bagian Kesra Setda Banyuwangi.
Dalam kata sambutan perpisahannya, Ketua Baznas periode tahun 2020-2025, Lukman Hakim meminta komisioner Baznas yang baru mau melaksanakan program secara sustainable. "Harus berkelanjutan, meski Baznas berganti komisionernya," kata Rektor Uniib itu.
Hal itu didukung oleh Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat, yang menambahkan, meski melanjutkan program lama, tetapi komisioner Baznas memiliki semangat baru. Terima kasih atas perjuangan komisioner Baznas lama yang akan dikembangkan dan disempurnakan oleh komisioner yang baru. "Kemenag mendukung Baznas 100 persen," tegasnya.
Dalam kata sambutannya, Ketua Baznas periode tahun 2026-2031 Dwi Yanto mengaku siap melanjutkan program komisioner yang lama. "Kami siap melanjutkan program Baznas sebelumnya, bahkan akan mengembangkannya," katanya.
Saat menyampaikan kesan dan pesan, Koordinator UPZ Kecamatan Songgon Suparno berterima kasih kepada komisioner lama atas kerjasama yang baik. "Mudah-mudahan yang baru bisa meneruskan perjuangan," ujarnya.
Di akhir acara pisah kenal, ketua Baznas lama menyerahkan berkas laporan keuangan. Disambut oleh ketua Baznas yang baru dengan memberikan tali asih kepada komisioner lama. Acara pisah kenal diakhiri ramah tamah makan siang bersama dengan penuh keakraban.
BERITA09/04/2026 | Humas BAZNAS
TERAPIS MELAYANI PEMUDIK ARUS BALIK DI MASJID AL HUDA BULUSAN
Banyuwangi, 26 Maret 2026 – Memasuki Masa Arus Balik Lebaran, Masjid Al Huda Bulusan Menjadi Salah Satu Titik Istirahat Strategis Bagi Para Pemudik Yang Melintasi Jalur Banyuwangi. Pada Kamis Siang Sekitar Pukul 12:58 WIB, Suasana Di Area Masjid Tampak Dipadati Oleh Pengendara Yang Melepas Lelah Sebelum Melanjutkan Perjalanan Jauh Keluar Kota.
Salah Satu Layanan Unggulan Yang Menarik Perhatian Adalah Program "Pijat 15 Menit Gratis" Yang Diselenggarakan Oleh Ekspedisi Masjid Indonesia Melalui Program Masjid Ramah Pemudik. Layanan Ini Bertujuan Untuk Membantu Memulihkan Kebugaran Fisik Para Pemudik Agar Tetap Fokus Dan Aman Selama Berkendara Menuju Tujuan Masing-Masing.
Dalam Dokumentasi Tersebut, Terlihat Seorang Terapis Sedang Memberikan Pijatan Relaksasi Kepada Seorang Pemudik Pria Yang Sedang Beristirahat Di Selasar Masjid. Fasilitas Ini Merupakan Bentuk Kepedulian Dari Berbagai Pihak, Termasuk Baznas Dan Kementerian Agama, Untuk Memberikan Kenyamanan Maksimal Bagi Masyarakat Selama Musim Mudik Dan Balik Tahun Ini.
Selain Layanan Pijat Gratis, Masjid Al Huda Bulusan Juga Menyediakan Fasilitas Penunjang Lainnya Seperti Akses Air Minum Dan Area Istirahat Yang Representatif. Para Pemudik Dihimbau Untuk Terus Menjaga Kebersihan Lingkungan Masjid Selama Beristirahat Dan Selalu Mengutamakan Keselamatan Dalam Berkendara.
BERITA27/03/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS DISTRIBUSIKAN 2 TON BERAS ZAKAT FITRAH PNM BANYUWANGI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mendistribusikan 2.052 kg beras zakat fitrah dari Permodalan Nasional Madani (PNM) Banyuwangi.
Untuk pendistribusian 2 ton lebih beras dari PNM itu, Baznas menerjunkan seluruh jajarannya, mulai ketua, komisioner, dan staf Baznas hingga pengurus Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan.
Demi membagikan beras zakat fitrah kepada mustahik yang berhak menerimanya di sejumlah kecamatan, mereka rela bahu-membahu memanggul kantong beras.
Pada Senin siang (16/3), Pimpinan PNM Banyuwangi Sugiyati Nurul Handayani bersama karyawan PNM diantarkan bertemu mustahik untuk membagikan beras zakat fitrah secara langsung kepada janda lansia.
Ada sebelas janda lansia di sekitar Jalan Barong Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah yang menjadi sasaran.
Berikut ini nama sebelas janda lansia penerima zakat fitrah PNM di Kelurahan Bakungan:
1. Saemah
2. Sampir
3. Nakeni
4. Tik Mad
5. Sari
6. Kurniyati
7. Misni
8. Temuk
9. Praptik
10. Sulastri
11. Atim Aria.
Pimpinan PNM dan karyawannya membagikan beras didampingi Ketua Baznas Dwi Yanto, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Sekretaris Baznas Santi Dewi, Staf Distribusi Muhit, dan Staf Administrasi Selly Restinalia.
Arifin, pengurus UPZ Kecamatan Glagah, yang tinggal di Jalan Barong, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, ikut memandu rombongan PNM dan Baznas.
Sugiyati Nurul Handayani, Pimpinan PNM Banyuwangi mengakui, beras zakat fitrah 2 ton, 52 kg itu dikumpulkan dari 684 karyawan dan sedekah dua orang.
"Alhamdulilah terkumpul beras 2 ton lebih, yang kami percayakan pendistribusiannya kepada Baznas," ujar Nurul ketika serahkan zakat fitrah ke kantor Baznas pada Kamis siang (13/3).
Dwi Yanto, ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi mengaku berterima kasih kepada Pimpinan PNM Banyuwangi, karena telah mengamanahkan pendistribusian zakat fitrahnya kepada Baznas.
Sebelumnya, PNM sering mempercayakan sedekahnya melalui Baznas. Ada santunan anak yatim, bantuan operasional pengobatan, bantuan alat kesehatan, bantuan genset untuk musala, bahkan bantuan ambulans madani.
"Semoga kepercayaan PNM kepada Basnas ini juga diikuti oleh perusahaan BUMN dan BUMD di Kabupaten Banyuwangi, termasuk perusahaan swasta lainnya," pungkas Dwi. (*)
BERITA20/03/2026 | Humas BAZNAS
BUPATI BANYUWANGI RESMIKAN PROGRAM MASJID RAMAH PEMUDIK INISIASI BAZNAS DI 13 TITIK STRATEGIS
BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ibu Ipuk Fiestiandani, Secara Resmi Meluncurkan Program "Masjid Ramah Pemudik" Hasil Kolaborasi Antara BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten, Kementerian Agama, Dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Acara Peluncuran Yang Berlangsung Khidmat Ini Menjadi Penanda Dimulainya Pelayanan Prima Bagi Para Musafir Yang Melintasi Bumi Blambangan Selama Masa Mudik Lebaran.
Dalam Sambutannya, Bupati Ipuk Mengapresiasi Inisiatif BAZNAS Yang Terus Berinovasi Dalam Memberikan Layanan Sosial. "Masjid Bukan Hanya Menjadi Tempat Ibadah Secara Ritual, Namun Dengan Program Ini, Masjid Menjadi Etalase Keramahtamahan Banyuwangi Bagi Para Pejuang Keluarga Yang Sedang Menuju Kampung Halaman," Ujar Beliau.
Apresiasi Dari Kementerian Agama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Turut Menyampaikan Kebanggaannya Atas Peluncuran Program Ini. Beliau Menekankan Bahwa Inisiatif Masjid Ramah Pemudik Merupakan Yang Pertama Kalinya Diselenggarakan Secara Terpadu Dengan Melibatkan Berbagai Pihak Secara Luas Di Banyuwangi. Beliau Juga Menegaskan Bahwa Program Ini Akan Mendapatkan Dukungan Penuh Dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Karena Merupakan Program Kolaborasi Strategis Yang Diharapkan Menjadi Standar Baru Dalam Pelayanan Keagamaan Serta Sosial Di Masa Depan.
Layanan Strategis Di Jalur Mudik Program Masjid Ramah Pemudik Tahun Ini Menjangkau 13 Titik Lokasi Strategis Yang Tersebar Dari Jalur Barat Hingga Jalur Utara. BAZNAS Banyuwangi Menyiapkan Fasilitas Titik Singgah (Rest Area) Yang Nyaman, Area Parkir Luas, Serta Kapasitas Masjid Yang Memadai Untuk Menampung Pemudik Yang Ingin Beristirahat Sekaligus Menunaikan Ibadah.
Daftar Titik Lokasi Masjid:
Arah Barat: Masjid Nurul Huda (Kalibaru), Masjid Sabilal Muttaqin (Glenmore), Dan Masjid Baiturrohman (Genteng & Gambiran).
Jalur Tengah: Masjid Jami' Al Falah (Cluring), Masjid Arroyyan (Singojurruh), Masjid Besar Baitrur Rohim (Rogojampi), Serta Masjid Sahat Makkah Dan Masjid Nurul Ummah (Kabat).
Kota Dan Jalur Utara: Masjid Agung Baiturrahman (Banyuwangi Kota), Masjid Al Huda (Kalipuro), Serta Masjid Nurul Karim Dan Masjid Nurul Huda (Wongsorejo).
Sinergi Dan Kepedulian Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Menambahkan Bahwa Program Ini Mengusung Semangat "Tebarkan Senyum Menyambut Kebahagiaan". Pihaknya Memastikan Bahwa Kesiapan Logistik Dan Petugas Di Setiap Masjid Sudah Terkoordinasi Dengan Baik Demi Keamanan Dan Kenyamanan Bersama.
Kegiatan Launching Program Masjid Ramah Pemudik Tersebut Ditutup Dengan Peninjauan Langsung Oleh Bupati Ipuk Fiestiandani Terhadap Kesiapan Fasilitas Rest Area Di Masjid Al-Huda Bulusan, Kecamatan Kalipuro.
Bagi Masyarakat Yang Ingin Turut Serta Berbagi Kebahagiaan Bagi Para Pemudik, BAZNAS Banyuwangi Membuka Kesempatan Donasi Melalui Rekening Resmi:
BSI: 4000-77-888-7
Bank Jatim: 0021-013-499
Diharapkan Dengan Adanya Program Ini, Para Pemudik Dapat Merasakan Kehadiran BAZNAS Dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Dalam Menjaga Kelancaran Serta Keselamatan Perjalanan Mudik Mereka.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS
BANTU LUNASI BIAYA RAWAT INAP, BAZNAS JEMPUT PASIEN DI RSUD BLAMBANGAN
Roimartin, 29 tahun, warga Jalan Ternate RT 003 RW 003 Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, akhirnya bisa tersenyum pada Sabtu siang (14/3).
Pasalnya, selama dua hari anaknya Iliyana Dhelisa Martina, yang baru berumur 1 tahun 3 bulan, harus menjalani rawat inap di ruang perawatan anak, Mas Alit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan. Bapak satu anak yang sehari -hari bekerja sebagai buruh lepas itu mengaku sempat bingung, karena tidak memiliki uang untuk melunasi biaya pengobatan anaknya di rumah sakit.
Untungnya, situasi yang dialami oleh suami dari Nike Rosalinda, 23 tahun ini diketahui oleh pihak Kelurahan Lateng, sehingga dilaporkan kepada Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi. Tak butuh waktu lama, UPZ Kecamatan Banyuwangi menindaklanjuti permohonan bantuan biaya pengobatan itu dengan menghubungi Baznas Kabupaten Banyuwangi.
Walhasil, Sabtu pagi (14/3) ambulans Madani yang merupakan hasil kolaborasi PNM dan Baznas langsung meluncur ke RSUD Blambangan. Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto bersama Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Kairurozik, Sekretaris Santi Dewi, Staf Bidang Distribusi Muhit, dan perwakilan UPZ Kecamatan Banyuwangi turut mendampingi pemulangan Iliyana.
Setelah biaya rawat inap sebesar Rp 3.057.431 dilunasi, pasien Iliyana dengan digendong ibunya Nike Rosalinda, bisa pulang diantar ambulans Madani. Nike pun bisa bernafas lega setelah tiba di rumahnya, apalagi Baznas juga memberikan satu tas berisi paket sembako untuk dimasak.
"Terima kasih Bupati Banyuwangi, Baznas Kabupaten Banyuwangi, dan PNM yang telah membantu biaya pengobatan dan penjemputan anak saya dari rumah sakit," kata Roimartin.
Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menegaskan bahwa Baznas akan membantu dhuafa yang membutuhkan biaya pengobatan di rumah sakit lokal maupun luar kota. "Baznas juga siap melayani penjemputan atau mengantar pasien yang membutuhkan pelayanan ambulans yang merupakan bantuan dari PNM ini," katanya. (*)
BERITA15/03/2026 | Humas BAZNAS
WUJUDKAN KEPEDULIAN KESEHATAN, BAZNAS BANYUWANGI FASILITASI PENGOBATAN WARGA KE MALANG DENGAN AMBULANCE MADANI
BANYUWANGI – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi dalam melayani umat di bidang kesehatan kembali dibuktikan. Pada hari ini, BAZNAS memfasilitasi pemberangkatan Bapak Nur Hayyi, warga Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, untuk menjalani perawatan medis di RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang.
Pemberangkatan ini menggunakan Ambulance Madani BAZNAS, armada khusus yang merupakan hasil kolaborasi bantuan dari PT PNM (Permodalan Nasional Madani). Layanan ini diberikan secara gratis guna meringankan beban masyarakat yang membutuhkan transportasi medis jarak jauh.
Dukungan Pemerintah Daerah Layanan ini sejalan dengan visi Bupati Banyuwangi dalam memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga amil zakat, dan sektor swasta (CSR) menjadi pilar penting dalam penanganan masalah sosial dan kesehatan di Banyuwangi.
Menebar Manfaat dari Dana Zakat Pihak BAZNAS Banyuwangi menyatakan bahwa operasional layanan ambulans ini sepenuhnya didukung oleh dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki.
"Kami berterima kasih kepada para muzakki dan PNM yang telah mempercayakan pengelolaan dana manfaat ini kepada kami. Semoga kehadiran Ambulance Madani ini menjadi wasilah kesembuhan bagi Bapak Nur Hayyi dan banyak warga lainnya," ungkap perwakilan BAZNAS.
Saat ini, armada tersebut tengah menempuh perjalanan menuju Malang. Keluarga besar BAZNAS Banyuwangi mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Bapak Nur Hayyi agar dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat walafiat.
BERITA14/02/2026 | Humas BAZNAS
PERKUAT PENGELOLAAN ZIS BERBASIS MASJID, BAZNAS DAN DMI BANYUWANGI JAJAKI KOLABORASI STRATEGIS
BANYUWANGI – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi melakukan langkah proaktif dalam meningkatkan optimalisasi dana umat. Dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Drs. Dwi Yanto, MAP, jajaran pimpinan menghadiri Rapat Kerja Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Banyuwangi di Ruang Rapat Khusus DPRD Banyuwangi, Sabtu pagi (14/2/2026).
Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS, yakni Wakil Ketua I Bidang Pendistribusian Nanang Khairurozik, SHI, Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, SSos, dan Wakil Ketua IV Bidang Keadministrasian Muh Khozin, MH.
Modernisasi Manajemen Masjid
Dalam forum yang dihadiri pengurus DMI dari 25 kecamatan tersebut, Drs. Dwi Yanto mengajak DMI untuk bersinergi dalam pengumpulan dan pengelolaan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Sebagai langkah konkret, BAZNAS berencana menyelenggarakan pelatihan manajemen masjid dalam waktu dekat.
"Harapannya, angka pengumpulan zakat di Kabupaten Banyuwangi bisa meningkat berkat dukungan masjid-masjid di bawah binaan DMI. Kemudian, pendistribusiannya bisa dilakukan oleh masjid untuk membantu warga sekitar yang membutuhkan," ujar Dwi Yanto.
Sambutan Hangat dari DMI
Ketua DMI Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Fathurahman, SAg, MPdI, menyambut antusias ajakan tersebut. Menurutnya, potensi masjid sebagai pusat pengumpulan ZIS sangat besar jika dikelola dengan sistem yang terintegrasi dengan BAZNAS.
"DMI siap menjadi bagian dari gerakan BAZNAS untuk menggalakkan pengumpulan dana ZIS melalui masjid-masjid. Manfaatnya akan kembali ke jemaah dan masyarakat di sekitar masjid tersebut," ungkap Fathurahman.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi babak baru bagi kemandirian umat, di mana masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat solusi ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.
BERITA14/02/2026 | Humas BAZNAS
RESMI DILANTIK, PIMPINAN BAZNAS BANYUWANGI PERIODE 2026-2031 SIAP AKSELERASI PROGRAM KESEJAHTERAAN UMAT
BANYUWANGI – Pucuk pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi resmi berganti. Bertempat di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, jajaran pimpinan BAZNAS periode 2026-2031 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada Kamis (12/2/2026).
Pelantikan ini menandai dimulainya masa pengabdian lima tahun ke depan dalam mengelola dana umat secara profesional, transparan, dan akuntabel. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta perwakilan organisasi masyarakat di Banyuwangi.
Membawa Visi Baru Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan yang baru dilantik menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kesuksesan program sebelumnya, seperti pemberdayaan ekonomi Z-Mart, sekaligus melakukan inovasi dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat secara digital.
"Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Fokus kami ke depan adalah memastikan zakat tidak hanya sekadar bantuan konsumtif, tetapi menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang mampu mengubah mustahik menjadi muzakki," ujarnya.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap pimpinan BAZNAS yang baru dapat terus bersinergi dalam program penanggulangan kemiskinan ekstrem dan peningkatan taraf hidup masyarakat melalui pendayagunaan zakat produktif.
Dengan semangat kepemimpinan yang baru, BAZNAS Banyuwangi optimis dapat melampaui target penghimpunan dan memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan di seluruh pelosok Bumi Blambangan.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS
RINGANKAN BEBAN IBU SUNIAH, BAZNAS BANYUWANGI SALURKAN BANTUAN OPERASIONAL PENGOBATAN KE SURABAYA
BANYUWANGI – BAZNAS Kabupaten Banyuwangi terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam aspek kesehatan. Kali ini, BAZNAS Banyuwangi bersinergi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Kalipuro menyalurkan bantuan biaya operasional pengobatan untuk Ibu Suniah (56), warga Kecamatan Kalipuro, Senin (19/01).
Ibu Suniah yang lahir pada tahun 1970 ini diketahui sedang berjuang melawan penyakit perut busung yang dideritanya. Mengingat keterbatasan biaya dan kebutuhan pengobatan spesialis yang mengharuskannya dirujuk ke Surabaya, BAZNAS hadir untuk meringankan biaya transportasi dan operasional selama masa perawatan.
"Bantuan ini merupakan bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki yang ditujukan untuk asnaf miskin yang sedang kesulitan dalam biaya kesehatan," ujar perwakilan BAZNAS Banyuwangi.
Melalui bantuan ini, diharapkan Ibu Suniah dapat fokus pada proses pemulihan tanpa harus terbebani biaya keberangkatan dan operasional selama di Surabaya. Pihak keluarga pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian BAZNAS dan UPZ Kalipuro.
BERITA19/01/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI PERCEPAT PEMBANGUNAN MCK DARURAT BAGI KORBAN BANJIR DI PIDIE JAYA
PIDIE JAYA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terdampak bencana, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membangun fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) darurat di Desa Manyang Cut, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Langkah ini diambil untuk mengatasi krisis sanitasi pascabanjir yang melanda wilayah tersebut.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menegaskan bahwa dalam kondisi darurat, ketersediaan sanitasi yang layak adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
“Penyediaan MCK darurat menjadi salah satu prioritas utama kami di Pidie Jaya. Fasilitas ini sangat krusial untuk menjaga standar kesehatan dan kebersihan warga di titik-titik pengungsian,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/1/2026).
Pembangunan Terus Dikebut Saat ini, pembangunan fasilitas tersebut sedang berlangsung dan terus dipercepat oleh tim di lapangan. BAZNAS berkomitmen agar fasilitas sanitasi ini bisa segera diakses oleh warga untuk mencegah munculnya wabah penyakit pascabencana.
Selain fokus pada sanitasi, Saidah menambahkan bahwa penanganan bencana oleh BAZNAS dilakukan secara komprehensif. "Kami tidak bekerja secara parsial. Bersamaan dengan pembangunan MCK, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) juga mendistribusikan makanan siap saji, menyediakan layanan medis, serta bantuan logistik lainnya," jelasnya.
Pendampingan Tim BTB Tim BTB dikerahkan secara khusus untuk melakukan pendampingan langsung kepada warga dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Hal ini dilakukan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan dinamika kebutuhan di lapangan yang terus berkembang.
“Kami akan terus memantau situasi di Pidie Jaya dan memastikan bahwa kehadiran BAZNAS dapat memberikan ketenangan serta solusi nyata bagi masyarakat yang sedang mengungsi,” tutup Saidah.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program bantuan bencana ini, BAZNAS menyediakan kanal donasi melalui rekening resmi kemanusiaan atau melalui situs baznas.go.id.
BERITA03/01/2026 | Humas BAZNAS
RESPONS CEPAT BENCANA SUMATERA, BAZNAS DISTRIBUSIKAN 160.000 LITER AIR BERSIH
ACEH TAMIANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat langkah kemanusiaan di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi dengan mendistribusikan sedikitnya 160.000 liter air bersih bagi warga di Kabupaten Aceh Tamiang dan sekitarnya.
Penyaluran ini dilakukan oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana guna mengantisipasi krisis air bersih yang sering terjadi pascabencana banjir dan tanah longsor. Bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti konsumsi, memasak, dan kebersihan diri bagi warga di posko pengungsian maupun titik pemukiman.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA, menyampaikan bahwa air bersih adalah prioritas utama dalam masa tanggap darurat.
“BAZNAS memprioritaskan distribusi air bersih karena ketersediaannya sangat menentukan kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat terdampak, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia,” ujar Saidah dalam keterangan resminya, Sabtu (3/1/2026).
Distribusi Meluas di Berbagai Titik Sumatera Selain Aceh Tamiang, armada tangki air BAZNAS juga menyisir wilayah terdampak lainnya di Sumatera, meliputi Kota Padang, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, hingga Kabupaten Tapanuli Selatan.
Langkah ini diambil untuk mencegah mewabahnya penyakit akibat penggunaan air yang tidak layak pascabencana. "Kami berkomitmen hadir secara cepat dan tepat. Tim di lapangan juga terus melakukan asesmen untuk bantuan lanjutan berupa layanan kesehatan dan logistik keluarga," tambah Saidah.
Sinergi dan Transparansi Dalam pelaksanaannya, BAZNAS bekerja sama dengan pemerintah daerah dan relawan lokal guna memastikan bantuan tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran. BAZNAS juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para muzaki yang telah menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekahnya.
“Sinergi ini adalah kunci. Kami pastikan seluruh bantuan dikelola secara transparan dan akuntabel demi mendampingi masyarakat hingga mereka benar-benar pulih,” tutup Saidah.
Bagi masyarakat yang ingin turut membantu, BAZNAS membuka pintu donasi melalui laman resmi baznas.go.id/sedekahbencana atau melalui rekening kemanusiaan BAZNAS.
BERITA03/01/2026 | Humas BAZNAS

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.
Lihat Daftar Rekening →