WhatsApp Icon
BAZNAS DISTRIBUSIKAN 2 TON BERAS ZAKAT FITRAH PNM BANYUWANGI

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mendistribusikan 2.052 kg beras zakat fitrah dari Permodalan Nasional Madani (PNM) Banyuwangi.

Untuk pendistribusian 2 ton lebih beras dari PNM itu, Baznas menerjunkan seluruh jajarannya, mulai  ketua, komisioner, dan staf Baznas hingga pengurus Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan.

Demi membagikan beras zakat fitrah kepada mustahik yang berhak menerimanya di sejumlah kecamatan, mereka rela bahu-membahu memanggul kantong beras.

Pada Senin siang (16/3), Pimpinan PNM Banyuwangi Sugiyati Nurul Handayani bersama karyawan PNM  diantarkan bertemu mustahik untuk membagikan beras zakat fitrah secara langsung kepada  janda lansia.

Ada sebelas janda lansia di sekitar Jalan Barong Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah yang menjadi sasaran.

Berikut ini nama sebelas janda lansia penerima zakat fitrah PNM  di Kelurahan Bakungan:

1. Saemah

2. Sampir

3. Nakeni

4. Tik Mad

5. Sari

6. Kurniyati

7. Misni

8. Temuk

9. Praptik

10. Sulastri

11. Atim Aria.

Pimpinan PNM dan karyawannya membagikan beras didampingi Ketua Baznas Dwi Yanto, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Sekretaris Baznas Santi Dewi, Staf Distribusi Muhit, dan Staf Administrasi Selly Restinalia.

Arifin, pengurus UPZ Kecamatan Glagah, yang tinggal di Jalan Barong, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah,  ikut memandu rombongan PNM dan Baznas.

 Sugiyati Nurul Handayani, Pimpinan PNM Banyuwangi mengakui, beras zakat fitrah 2 ton, 52 kg itu dikumpulkan dari 684 karyawan dan sedekah dua orang.

"Alhamdulilah terkumpul beras 2 ton lebih, yang kami percayakan pendistribusiannya kepada Baznas,"  ujar Nurul ketika serahkan zakat fitrah ke kantor Baznas pada Kamis siang (13/3).

Dwi Yanto, ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi mengaku  berterima kasih kepada Pimpinan PNM Banyuwangi, karena telah mengamanahkan pendistribusian zakat fitrahnya kepada Baznas.

 Sebelumnya, PNM  sering mempercayakan sedekahnya melalui Baznas.  Ada santunan anak yatim, bantuan operasional pengobatan, bantuan alat kesehatan, bantuan genset untuk musala, bahkan bantuan ambulans madani.

"Semoga kepercayaan PNM kepada Basnas ini juga diikuti oleh perusahaan BUMN dan BUMD di Kabupaten Banyuwangi, termasuk perusahaan swasta lainnya," pungkas Dwi. (*)

20/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BUPATI BANYUWANGI RESMIKAN PROGRAM MASJID RAMAH PEMUDIK INISIASI BAZNAS DI 13 TITIK STRATEGIS

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ibu Ipuk Fiestiandani, Secara Resmi Meluncurkan Program "Masjid Ramah Pemudik" Hasil Kolaborasi Antara BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten, Kementerian Agama, Dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Acara Peluncuran Yang Berlangsung Khidmat Ini Menjadi Penanda Dimulainya Pelayanan Prima Bagi Para Musafir Yang Melintasi Bumi Blambangan Selama Masa Mudik Lebaran.

Dalam Sambutannya, Bupati Ipuk Mengapresiasi Inisiatif BAZNAS Yang Terus Berinovasi Dalam Memberikan Layanan Sosial. "Masjid Bukan Hanya Menjadi Tempat Ibadah Secara Ritual, Namun Dengan Program Ini, Masjid Menjadi Etalase Keramahtamahan Banyuwangi Bagi Para Pejuang Keluarga Yang Sedang Menuju Kampung Halaman," Ujar Beliau.

Apresiasi Dari Kementerian Agama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Turut Menyampaikan Kebanggaannya Atas Peluncuran Program Ini. Beliau Menekankan Bahwa Inisiatif Masjid Ramah Pemudik Merupakan Yang Pertama Kalinya Diselenggarakan Secara Terpadu Dengan Melibatkan Berbagai Pihak Secara Luas Di Banyuwangi. Beliau Juga Menegaskan Bahwa Program Ini Akan Mendapatkan Dukungan Penuh Dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Karena Merupakan Program Kolaborasi Strategis Yang Diharapkan Menjadi Standar Baru Dalam Pelayanan Keagamaan Serta Sosial Di Masa Depan.

Layanan Strategis Di Jalur Mudik Program Masjid Ramah Pemudik Tahun Ini Menjangkau 13 Titik Lokasi Strategis Yang Tersebar Dari Jalur Barat Hingga Jalur Utara. BAZNAS Banyuwangi Menyiapkan Fasilitas Titik Singgah (Rest Area) Yang Nyaman, Area Parkir Luas, Serta Kapasitas Masjid Yang Memadai Untuk Menampung Pemudik Yang Ingin Beristirahat Sekaligus Menunaikan Ibadah.

Daftar Titik Lokasi Masjid:

  • Arah Barat: Masjid Nurul Huda (Kalibaru), Masjid Sabilal Muttaqin (Glenmore), Dan Masjid Baiturrohman (Genteng & Gambiran).

  • Jalur Tengah: Masjid Jami' Al Falah (Cluring), Masjid Arroyyan (Singojurruh), Masjid Besar Baitrur Rohim (Rogojampi), Serta Masjid Sahat Makkah Dan Masjid Nurul Ummah (Kabat).

  • Kota Dan Jalur Utara: Masjid Agung Baiturrahman (Banyuwangi Kota), Masjid Al Huda (Kalipuro), Serta Masjid Nurul Karim Dan Masjid Nurul Huda (Wongsorejo).

Sinergi Dan Kepedulian Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Menambahkan Bahwa Program Ini Mengusung Semangat "Tebarkan Senyum Menyambut Kebahagiaan". Pihaknya Memastikan Bahwa Kesiapan Logistik Dan Petugas Di Setiap Masjid Sudah Terkoordinasi Dengan Baik Demi Keamanan Dan Kenyamanan Bersama.

Kegiatan Launching Program Masjid Ramah Pemudik Tersebut Ditutup Dengan Peninjauan Langsung Oleh Bupati Ipuk Fiestiandani Terhadap Kesiapan Fasilitas Rest Area Di Masjid Al-Huda Bulusan, Kecamatan Kalipuro.

Bagi Masyarakat Yang Ingin Turut Serta Berbagi Kebahagiaan Bagi Para Pemudik, BAZNAS Banyuwangi Membuka Kesempatan Donasi Melalui Rekening Resmi:

  • BSI: 4000-77-888-7

  • Bank Jatim: 0021-013-499

Diharapkan Dengan Adanya Program Ini, Para Pemudik Dapat Merasakan Kehadiran BAZNAS Dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Dalam Menjaga Kelancaran Serta Keselamatan Perjalanan Mudik Mereka.

19/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BANTU LUNASI BIAYA RAWAT INAP, BAZNAS JEMPUT PASIEN DI RSUD BLAMBANGAN

Roimartin, 29 tahun, warga Jalan Ternate RT 003 RW 003 Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, akhirnya bisa tersenyum pada Sabtu siang (14/3). 

Pasalnya, selama dua hari anaknya Iliyana Dhelisa Martina, yang baru berumur 1 tahun 3 bulan, harus menjalani rawat inap di ruang perawatan  anak, Mas Alit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan. Bapak satu anak yang sehari -hari bekerja sebagai buruh lepas itu mengaku sempat bingung, karena tidak memiliki uang untuk melunasi biaya pengobatan anaknya di rumah sakit. 

Untungnya, situasi yang dialami oleh suami dari Nike Rosalinda, 23 tahun ini diketahui oleh pihak Kelurahan Lateng, sehingga dilaporkan kepada Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi. Tak butuh waktu lama, UPZ Kecamatan Banyuwangi menindaklanjuti permohonan bantuan biaya pengobatan itu dengan menghubungi Baznas Kabupaten Banyuwangi. 

Walhasil, Sabtu pagi (14/3) ambulans Madani yang merupakan hasil kolaborasi PNM dan Baznas langsung meluncur ke RSUD Blambangan. Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto bersama Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Kairurozik, Sekretaris Santi Dewi, Staf Bidang Distribusi Muhit, dan perwakilan UPZ Kecamatan Banyuwangi turut mendampingi pemulangan Iliyana. 

Setelah biaya rawat inap sebesar Rp 3.057.431 dilunasi, pasien Iliyana dengan digendong ibunya Nike Rosalinda, bisa pulang diantar ambulans Madani. Nike pun bisa bernafas lega setelah tiba di rumahnya, apalagi Baznas juga memberikan satu tas berisi paket sembako untuk dimasak. 

"Terima kasih Bupati Banyuwangi, Baznas Kabupaten Banyuwangi, dan PNM yang telah membantu biaya pengobatan dan penjemputan anak saya dari rumah sakit," kata Roimartin. 

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menegaskan bahwa Baznas akan membantu dhuafa yang membutuhkan biaya pengobatan di rumah sakit lokal maupun luar kota. "Baznas juga siap melayani penjemputan atau mengantar pasien yang membutuhkan pelayanan ambulans yang merupakan bantuan dari PNM ini," katanya. (*) 

15/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
WUJUDKAN KEPEDULIAN KESEHATAN, BAZNAS BANYUWANGI FASILITASI PENGOBATAN WARGA KE MALANG DENGAN AMBULANCE MADANI

BANYUWANGI – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi dalam melayani umat di bidang kesehatan kembali dibuktikan. Pada hari ini, BAZNAS memfasilitasi pemberangkatan Bapak Nur Hayyi, warga Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, untuk menjalani perawatan medis di RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang.

Pemberangkatan ini menggunakan Ambulance Madani BAZNAS, armada khusus yang merupakan hasil kolaborasi bantuan dari PT PNM (Permodalan Nasional Madani). Layanan ini diberikan secara gratis guna meringankan beban masyarakat yang membutuhkan transportasi medis jarak jauh.

Dukungan Pemerintah Daerah Layanan ini sejalan dengan visi Bupati Banyuwangi dalam memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga amil zakat, dan sektor swasta (CSR) menjadi pilar penting dalam penanganan masalah sosial dan kesehatan di Banyuwangi.

Menebar Manfaat dari Dana Zakat Pihak BAZNAS Banyuwangi menyatakan bahwa operasional layanan ambulans ini sepenuhnya didukung oleh dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki.

"Kami berterima kasih kepada para muzakki dan PNM yang telah mempercayakan pengelolaan dana manfaat ini kepada kami. Semoga kehadiran Ambulance Madani ini menjadi wasilah kesembuhan bagi Bapak Nur Hayyi dan banyak warga lainnya," ungkap perwakilan BAZNAS.

Saat ini, armada tersebut tengah menempuh perjalanan menuju Malang. Keluarga besar BAZNAS Banyuwangi mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Bapak Nur Hayyi agar dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat walafiat.

14/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
PERKUAT PENGELOLAAN ZIS BERBASIS MASJID, BAZNAS DAN DMI BANYUWANGI JAJAKI KOLABORASI STRATEGIS

BANYUWANGI – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi melakukan langkah proaktif dalam meningkatkan optimalisasi dana umat. Dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Drs. Dwi Yanto, MAP, jajaran pimpinan menghadiri Rapat Kerja Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Banyuwangi di Ruang Rapat Khusus DPRD Banyuwangi, Sabtu pagi (14/2/2026).

Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS, yakni Wakil Ketua I Bidang Pendistribusian Nanang Khairurozik, SHI, Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, SSos, dan Wakil Ketua IV Bidang Keadministrasian Muh Khozin, MH.

Modernisasi Manajemen Masjid

Dalam forum yang dihadiri pengurus DMI dari 25 kecamatan tersebut, Drs. Dwi Yanto mengajak DMI untuk bersinergi dalam pengumpulan dan pengelolaan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Sebagai langkah konkret, BAZNAS berencana menyelenggarakan pelatihan manajemen masjid dalam waktu dekat.

"Harapannya, angka pengumpulan zakat di Kabupaten Banyuwangi bisa meningkat berkat dukungan masjid-masjid di bawah binaan DMI. Kemudian, pendistribusiannya bisa dilakukan oleh masjid untuk membantu warga sekitar yang membutuhkan," ujar Dwi Yanto.

Sambutan Hangat dari DMI

Ketua DMI Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Fathurahman, SAg, MPdI, menyambut antusias ajakan tersebut. Menurutnya, potensi masjid sebagai pusat pengumpulan ZIS sangat besar jika dikelola dengan sistem yang terintegrasi dengan BAZNAS.

"DMI siap menjadi bagian dari gerakan BAZNAS untuk menggalakkan pengumpulan dana ZIS melalui masjid-masjid. Manfaatnya akan kembali ke jemaah dan masyarakat di sekitar masjid tersebut," ungkap Fathurahman.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi babak baru bagi kemandirian umat, di mana masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat solusi ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.

14/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

Bersama UPZ Muncar Memberikan Bantuan Sekolah Untuk Aurel
Bersama UPZ Muncar Memberikan Bantuan Sekolah Untuk Aurel
Siswa MI Al Islamiyah Desa Kumendung yang bernama Aurelia Evitantri adalah salah satu dari sekian anak yang perlu dibantu biaya operasional sekolahnya. Hidup bersama orang tua dengan penghasilan pas-pasan dari upah buruh tani, sehingga tidak cukup untuk biaya sekolah, apalagi ketika awal masuk sekolah. Harapan Aurelia Evitantri tentu seperti anak anak pada umumnya bisa sekolah lanjutan. Alhamdulillah, melalui program Banyuwangi Cerdas, BAZNAS bersama UPZ Muncar mendistribusikan bantuan kepada Ananda Aurellia.
BERITA08/06/2024 | Humas BAZNAS
Bantuan Pengobatan Leukimia
Bantuan Pengobatan Leukimia
Bantuan program Banyuwangi sehat untuk adik Nur Trihapsari di Dusun Selorejo Rt.002/002 Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi
BERITA07/06/2024 | Humas BAZNAS
Beasiswa PT
Beasiswa PT
Ayah bekerja sebagai buruh tani begitu juga ibu. Penghasilan tidak menentu, karena setiap hari belum tentu ada yang menyuruh bekerja. Mempunyai 2 orang anak, anak yang ke 2 masih sekolah dijenjang SD. untuk biaya kuliah sering terlambat kadang berhutang ke saudara2nya. Dan saat ini sudah memasuki semester & dilanjut dengan wisuda membutuhkan biaya Rp. 4.450.000
BERITA06/06/2024 | Humas BAZNAS
Kursi Roda untuk Bapak Misbah
Kursi Roda untuk Bapak Misbah
Penyerahan bantuan kursi roda kepada bpk Misbah Dsn. Krajan Rt 001 Rw 005 Ds. Mangir
BERITA05/06/2024 | Humas BAZNAS
UPZ Kecamatan Genteng Mendistribusikan Bantuan Kesehatan untuk Ibu Yuliana
UPZ Kecamatan Genteng Mendistribusikan Bantuan Kesehatan untuk Ibu Yuliana
Yuliana Suparmi adalah warga kurang mampu di Desa Kaligondo. Beliau saat ini sedang sakit struk dan satu minggu sekali harus kontrol di rumah sakit. Kebetulan saat ini suami juga sedang sakit komplikasi sehingga untuk kebutuhan sehari-sehari maupun kebutuhan biaya kesehatan sangat membutuhkan bantuan. UPZ Kecamatan Genteng bersama kepala Desa Kaligondo melalui program BAZNAS Banyuwangi Sehat mendistribusikan bantuan kesehatan a.n Yuliana Suparmi
BERITA04/06/2024 | Humas BAZNAS
Dengan Bantuan Kursi Roda, Dapat Wujudkan Keinginan Ibu Sarkiya
Dengan Bantuan Kursi Roda, Dapat Wujudkan Keinginan Ibu Sarkiya
Ibu Sarkiya sangat bersyukur karena telah di bantu kursi roda oleh BAZNAS. “Terimakasih sudah dapat bantuan kursi roda untuk berjamaah shalat kemasjid Baitun Naim” kata Bu Sarkiya. Kaki kanan beliau telah di amputasi karena penyakit diabetes yang telah bertahun-tahun dialaminya. Tetapi beliau tidak pernah putus asa dengan keinginannya untuk berjamaah kemasjid. Alhamdulilah, atas ijin Allah melalui dana zakat yang telah muzaki titipkan kepada BAZNAS, akhirnya keinginan Ibu Sarkiyah pun terwujud. Dengan bantuan kursi roda dan ibu Mariam yang siap membantu mendorong menjadikan Ibu Sarkiyah tidak perlu khawatir lagi untuk menempuh perjalanan ke masjid yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya. Ibu Sarkiya beralamat di Dusun Watukebo Desa Bajulmati Kecamatan Wongsorejo yang saat ini berusia 65 Tahun, adalah seorang janda memiliki 2 anak, beliau tinggal seorang diri karena anaknya telah berkeluarga dan tinggal bersama suaminya. Untuk makan sehari-hari beliau sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat.
BERITA03/06/2024 | Humas BAZNAS
UPZ Blimbingsari ajukan Kursi Roda untuk Ibu Aniyah
UPZ Blimbingsari ajukan Kursi Roda untuk Ibu Aniyah
Permohonan Bantuan Kursi Roda yang di ajukan UPZ melalui BAZNAS, di harapkan bisa digunakan untuk keseharian ibu Aniyah. Beliau adalah warga Dusun Gumuk Agung RT 03 RW 01 Desa Watukebo Kecamatan Blimbingsari Aniyah seorang warga yang kondisisnya di kategorikan tidak mampu dan ekonominya sangat memprihatinkan sedangkan yang bersangkutan saat ini mengalami sakit lumpuh.
BERITA02/06/2024 | Humas BAZNAS
UPZ Blimbingsari Ajukan Kursi Roda untuk Bapak Islahi
UPZ Blimbingsari Ajukan Kursi Roda untuk Bapak Islahi
Sejak tahun 2000 Bapak Islahi bekerja sebagai pedagang ikan di pasar rogojampi, alhamdulillah dari pekerjaan itu bisa memenuhi kehidupan sehari-hari. Pada tahun 2023 ketika bangun tidur sekitar jam 02.00 pagi dan mau berangkat ke pasar untuk berdagang seperti biasanya, tiba-tiba badan beliau terasa lemas kemudian terjatuh di kamar mandi dan langsung di bawa ke dokter oleh anak beliau. Bapak Islahi yang beralamat di Desa Blimbingsari ini diagnosa oleh dokter terkena struke ringan, karena kondisi tubuh mati separoh tidak bisa di gerakkan sampai sekarang, dan sampai saat ini kondisi saya tidak bisa berjalan dan tidak bisa beraktivitas lagi seperti biasanya. UPZ setempat dengan tanggap langsung mengajukan bantuan Kursi Roda untuk Bapak Islahi melalui BAZNAS. Alhamdulillah dengan adanya kursi roda diharapkan beliau dapat belajar sedikit demi sedikit untuk aktifitas yang ringan.
BERITA31/05/2024 | Humas BAZNAS
Bantuan Kursi Roda untuk Bapak Rohman yang Sedang Lumpuh
Bantuan Kursi Roda untuk Bapak Rohman yang Sedang Lumpuh
Bantuan Kursi Roda untuk P Abd Rohman, lumpuh sejak setahun yg lalu, karena struk Bapak Abdul Rohman merupakan seorang kepala keluarga dari 2 anak. Beliau tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari dikarenakan kondisi kaki dan tidak bisa jalan. Untuk mencukupi kehidupan sehari- hari pak Abdul Rohman menggantungkan hidupnya kepada istrinya yang mencari nafkah dengan berjualan kerupuk dan merupakan tulang punggung keluarga. Istri Bapak Rohman jualan krupuk hanya buruh menjualkan punya orang dan selebihnya bekerja serabutan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Dengan Kondisi tersebut Bapak Abdul Rohman sangat membutuhkan Kursi Roda untuk kehidupan sehari-hari dan meringankan pekerjaan sang istri.
BERITA30/05/2024 | Humas BAZNAS
Suport Bantuan Rumah Roboh Ibu Tumini
Suport Bantuan Rumah Roboh Ibu Tumini
Rumah roboh yang bertempat di Dsn. Tratas RT.01 RW.05 Desa Kedungringin Kecamatan Muncar, tinggalah Ibu Tumini, 73 Tahun seorang diri. BAZNAS bantu suport perbaikan rumah Ibu Tumini, pastinya dengan keguyupan warga Desa rumah yang roboh berdiri kembali dan lebih nyaman dari sebelumnya. Kondisi awal roboh pada bagian tengah, kemudian menjalar di pinggir. Warga langsung berbondong bondong untuk membantu ibu Tumini yang berada didalam rumah. "Waktu roboh sedang menanak nasi , tiba tiba rumahnya roboh dan atap jatuh menimpa kepala, terus kepala saya dipijit oleh tetangga, alhamdulillah kepala saya sakitnya sudah berkurang, tidak seperti sebelumnya" ujar Bu Tumini.
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS
Kompor Gas untuk Mbah Mini
Kompor Gas untuk Mbah Mini
Kegembiraan Mbah Mini Tegaldlimo yang mendapatkan bantuan kompor Gas dari BAZNAS, beliau belum pernah memasak menggunakan Kompor Gas, beliau selalu masak di belakang rumah menggunakan tungku yg terbuat dari bata yg disusun seadanya. Mbah Mini merupakan Warga Dhuafa berusia 70 tahun yang hidup Bersama anaknya yang terkena gangguan jiwa. Kehidupan sehari-hari sangat kesulitan untuk makan karena suaminya sudah meninggal dan anak satu- satunya terkena gangguan jiwa yang usianya kurang lebih 45 tahun. Kondisi rumahnya sangat berantakan karena anaknya yang terkena gangguan jiwa selalu membawa sampah plastik dan kaleng ke rumah, untuk memasak sehari-hari pun mbah Mini memasak dibelakang rumah karena tidak mempunyai dapur yang layak dan rumahnya banyak sampah. Alhamdulillah melalui UPZ Tegaldlimo BAZNAS dapat mendistribusikan bantuan kompor Gas.
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS
Tiga Siswa MTs. Al Fatah Sragi Mendapatkan Beasiswa Melalui Program Banyuwangi Cerdas.
Tiga Siswa MTs. Al Fatah Sragi Mendapatkan Beasiswa Melalui Program Banyuwangi Cerdas.
Ferdi Yuliyansyah, Mohammad Azmil Faiz dan Muhammad Ardian adalah siswa yang bersekolah di MTs. Al Fatah Sragi. Tiga siswa tersebut sama-sama sama bertempat tinggal di Desa Sragi Kecamatan Songgon, orang tua masing-masing siswa bekerja sebagai buruh yang penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari, sedangkan untuk biaya sekolah tidak mampu mencukupi. Dengan adanya Program Banyuwangi cerdas, BAZNAS memberikan bantuan beasiswa dengan harapan anak-anak tetap bersemangat sekolah tanpa memikirkan tanggungan yang belum terbayarkan.
BERITA28/05/2024 | Humas BAZNAS
Pertemuan Bantuan Modal Mikro Tahap 2
Pertemuan Bantuan Modal Mikro Tahap 2
Penerima bantuan modal usaha mikro warga Kecamatan Kabat mengangsur tanpa kendala. Setalah angsuran tahap 1 selesai, BAZNAS bersama UPZ mengundang para sekelompok penerima bantuan untuk menerima bantuan tahap 2.
BERITA27/05/2024 | Humas BAZNAS
Melalui Program Banyuwangi Cerdas, BAZNAS Bayarkan Sekolah Anisa
Melalui Program Banyuwangi Cerdas, BAZNAS Bayarkan Sekolah Anisa
Anisa adalah Putri dari pasangan Sugianto dan Siti Nasiatin dan masih tercatat sebagai Siswa Madrasa Aliyah Alfatah Sragi yang berlamat di Dsn. Krajan RT. 001 RW.002 Desa Sragi Kecamatan Songgon. Anisa duduk dibangku Kelas XI Madrasah Aliyah, Al Fatah Desa Sragi Kecamatan Songgon. Anisa diasuh oleh Budenya yang saat ini sedang sakit stroke, Ayah Anisa sudah meninggal dunia dan ibunya sudah menikah lagi sehingga untuk biaya pendidikan anisa tidak tercukupi. Dengan program Banyuwangi Cerdas, BAZNAS memberikan bantuan untuk membayar tanggungan sekolah yang belum terbayarkan, dan sekarang Anisa dapat sekolah dengan baik.
BERITA27/05/2024 | Humas BAZNAS
Untung Mariyani, Pedagang Rujak Soto di Kampung Osing Kemiren
Untung Mariyani, Pedagang Rujak Soto di Kampung Osing Kemiren
Untung Mariyani salah satu penerima bantuan modal usaha mikro bergulir dari kelompok UMKM Pasar Osing Kemiren yang berjumlah 25 orang. Untung mariyani mengaku bahwa usahanya sebelum mendapat bantuan terasa sangat sepi karena kekurangan modal, namun setelah mendapatkan bantuan dari BAZNAS Banyuwangi pendapatan pun bertambah. Untung Mariyani merasa sangat beruntung mendapatkan bantuan dari BAZNAS, beliau bersyukur dan berterimakasih kepada muzakki karena telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS, begitupun dengan Rohaniyah penjual Kue khas Banyuwangi. Rohaniyah penjual berbagai macam jenis kue khas Banyuwangi seperti kelemben, bagiak dan keripik pisang. Selain kue, Rohaniyah juga menjual berbagai jenis kopi yang memiliki ciri khas rasa yang berbeda dengan beberapa jenis kopi yang dijual orang lain. Rasa syukur yang diucapkan Rohaniyah pun membuatnya menjadi salah satu muzakki yang saat ini rutin menitipkan zakatnya ke BAZNAS.
BERITA20/05/2024 | Humas BAZNAS
BAZNAS Jatim Undang BANZAS Banyuwangi untuk Mempresentasikan Pengembangan Program Pemberdayaan Ekonomi
BAZNAS Jatim Undang BANZAS Banyuwangi untuk Mempresentasikan Pengembangan Program Pemberdayaan Ekonomi
BAZNAS Banyuwangi penuhi undangan BAZNAS Jatim dalam rangka menjalin silaturahmi dan pengembangan program pemberdayaan ekonomi di Jawa Timur, dengan mempresentasikan terkait program UMKM yang telah di lakukan di Kabupaten Banyuwangi. Selain BAZNAS Banyuwangi, turut hadir juga BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS Kabupaten Ngawi untuk mempresentasikan pogram yang sama. Pada undangan tersebut kita berbagi pengalaman, sistim serta skema yang di terapkan di Kabupaten masing-masing, dengan tujuan untuk pengembangan program pemberdayaan ekonomi di Jawa Timur. Kegiatan itu juga di hadiri ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa MSi, Dr. H. Khusnul Khuluq MSI, dan KH. Ahsanul Haq MPd. Perwakilan BAZNAS Banyuwangi yang di sampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Dr. H. Lukman Hakim, M.HI menjelaskan, ada 3 materi yang di presentasikan, yakni inovasi program UMKM, kendala dan pelaksanaan Program UMKM, dan tingkat keberhasilan dalam pemberdayaan program UMKM. Bahkan, UMKM binaan BAZNAS saat ini berhasil mengubah statusnya dari mustahik menjadi muzakki, selain itu BAZNAS tidak hanya mendistribusikan saja, melainkan juga memberdayakan mustahik agar perekonomiannya meningkat.
BERITA17/05/2024 | Humas BAZNAS
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan merupakan bantuan modal usaha yang dipinjamkan kepada sekelompok mustahik secara bertahap kepada kelompok usaha kecil, seperti pedagang cilok, gorengan, rujak, dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk membantu para pelaku usaha kecil mengembangkan usahanya dan menghindari ketergantungan pada rentenir atau bank plecit. Foto ini menggambarkan pertemuan rutin yang dilakukan oleh kelompok penerima modal mikro bergulir. Dalam pertemuan ini, mereka dapat saling berbagi pengalaman dan membahas perkembangan usaha masing-masing. Skema Modal Mikro Bergulir: Tahap 1Pada tahap pertama, mustahik (penerima bantuan) menerima dana sebesar Rp 750.000 dengan angsuran selama 75 hari atau Rp 10.000 per hari. Tahap 2Setelah lunas, mustahik akan menerima tambahan dana sebesar Rp 250.000, sehingga total dana yang diterima menjadi Rp 1.000.000 dengan angsuran selama 100 hari Tahap 3Pada tahap ketiga, mustahik menerima tambahan dana sebesar Rp 250.000, sehingga total dana yang diterima menjadi Rp 1.250.000 dengan angsuran selama 150 hari.
BERITA17/05/2024 | Humas BAZNAS
Program Unggulan BAZNAS Bantuan Modal Usaha Mikro
Program Unggulan BAZNAS Bantuan Modal Usaha Mikro
Pendistribusian bantuan modal mikro dengan sistim bergulir kepada satu kelompok usaha kecil dalam satu wilayah yang sama. Terdiri dari 25 pelaku usaha kecil seperti pedagang cilok, gorengan, rujak, mlijoan dlsb. Manfaat yang di terima pada Program tersebut agar mustahik mengembangkan usaha kecilnya, memberantas Bank Plecit/ Bank Titil/ Renternir, melatih mustahik agar ada rasa tanggungjawab terhadap pemberian bantuan, ada control pada mustahik karena setiap hari bertemu sehingga bantuan tidak terlepas begitu saja,usaha dari BAZNAS menaikkan status mustahik menjadi muzakki atau mutasadiq melalui bantuan modal usaha yang berkembang, memberi motivasi pada mustahik agar semakin meningkatkan ibadahnya melalui modal mikro bergulir berbasis masjid. 2.
BERITA15/05/2024 | Humas BAZNAS
1.000 Parcel Lebaran untuk 1.000 Mustahik di Kabupaten Banyuwangi
1.000 Parcel Lebaran untuk 1.000 Mustahik di Kabupaten Banyuwangi
Alhamdulillah menjelang berakhirnya ramadhan kemararin BAZNAS Kabupataen Banyuwangi telah membagikan 1000 parcel lebaran untuk dhuafa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi. Penyebaran merata dibantu oleh petugas Unit Pengumpul Zakat dimasing - masing Kantor Urusan Agama dan Kantor Kecamatan.
BERITA26/04/2024 | Humas BAZNAS
BAZNAS Target 1.800 Marbot Masjid Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan.
BAZNAS Target 1.800 Marbot Masjid Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan.
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama Ibu Bupati Banyuwangi memberikan secara simbolis bantuan BPJS Ketenagakerjaan kepada 800 marbot masjid. Turut hadir kepala bidang kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Bpk Moch. Mujibur Rochman. Target peserta marbot ini 1800, namun baru tercover 800 oleh BAZNAS Kab. Banyuwangi. Tujuan program ini utk melindungi para marbot masjid yang bekerja merawat masjid.
BERITA28/03/2024 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat