Berita Terbaru
Bersama UPZ Muncar Memberikan Bantuan Sekolah Untuk Aurel
Siswa MI Al Islamiyah Desa Kumendung yang bernama Aurelia Evitantri adalah salah satu dari sekian anak yang perlu dibantu biaya operasional sekolahnya. Hidup bersama orang tua dengan penghasilan pas-pasan dari upah buruh tani, sehingga tidak cukup untuk biaya sekolah, apalagi ketika awal masuk sekolah. Harapan Aurelia Evitantri tentu seperti anak anak pada umumnya bisa sekolah lanjutan. Alhamdulillah, melalui program Banyuwangi Cerdas, BAZNAS bersama UPZ Muncar mendistribusikan bantuan kepada Ananda Aurellia.
BERITA08/06/2024 | Humas BAZNAS
Bantuan Pengobatan Leukimia
Bantuan program Banyuwangi sehat untuk adik Nur Trihapsari di Dusun Selorejo Rt.002/002 Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi
BERITA07/06/2024 | Humas BAZNAS
Beasiswa PT
Ayah bekerja sebagai buruh tani begitu juga ibu. Penghasilan tidak menentu, karena setiap hari belum tentu ada yang menyuruh bekerja. Mempunyai 2 orang anak, anak yang ke 2 masih sekolah dijenjang SD. untuk biaya kuliah sering terlambat kadang berhutang ke saudara2nya. Dan saat ini sudah memasuki semester & dilanjut dengan wisuda membutuhkan biaya Rp. 4.450.000
BERITA06/06/2024 | Humas BAZNAS
Kursi Roda untuk Bapak Misbah
Penyerahan bantuan kursi roda kepada bpk Misbah Dsn. Krajan Rt 001 Rw 005 Ds. Mangir
BERITA05/06/2024 | Humas BAZNAS
UPZ Kecamatan Genteng Mendistribusikan Bantuan Kesehatan untuk Ibu Yuliana
Yuliana Suparmi adalah warga kurang mampu di Desa Kaligondo. Beliau saat ini sedang sakit struk dan satu minggu sekali harus kontrol di rumah sakit. Kebetulan saat ini suami juga sedang sakit komplikasi sehingga untuk kebutuhan sehari-sehari maupun kebutuhan biaya kesehatan sangat membutuhkan bantuan.
UPZ Kecamatan Genteng bersama kepala Desa Kaligondo melalui program BAZNAS Banyuwangi Sehat mendistribusikan bantuan kesehatan a.n Yuliana Suparmi
BERITA04/06/2024 | Humas BAZNAS
Dengan Bantuan Kursi Roda, Dapat Wujudkan Keinginan Ibu Sarkiya
Ibu Sarkiya sangat bersyukur karena telah di bantu kursi roda oleh BAZNAS. “Terimakasih sudah dapat bantuan kursi roda untuk berjamaah shalat kemasjid Baitun Naim” kata Bu Sarkiya.
Kaki kanan beliau telah di amputasi karena penyakit diabetes yang telah bertahun-tahun dialaminya. Tetapi beliau tidak pernah putus asa dengan keinginannya untuk berjamaah kemasjid. Alhamdulilah, atas ijin Allah melalui dana zakat yang telah muzaki titipkan kepada BAZNAS, akhirnya keinginan Ibu Sarkiyah pun terwujud. Dengan bantuan kursi roda dan ibu Mariam yang siap membantu mendorong menjadikan Ibu Sarkiyah tidak perlu khawatir lagi untuk menempuh perjalanan ke masjid yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya.
Ibu Sarkiya beralamat di Dusun Watukebo Desa Bajulmati Kecamatan Wongsorejo yang saat ini berusia 65 Tahun, adalah seorang janda memiliki 2 anak, beliau tinggal seorang diri karena anaknya telah berkeluarga dan tinggal bersama suaminya. Untuk makan sehari-hari beliau sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat.
BERITA03/06/2024 | Humas BAZNAS
UPZ Blimbingsari ajukan Kursi Roda untuk Ibu Aniyah
Permohonan Bantuan Kursi Roda yang di ajukan UPZ melalui BAZNAS, di harapkan bisa digunakan untuk keseharian ibu Aniyah. Beliau adalah warga Dusun Gumuk Agung RT 03 RW 01 Desa Watukebo Kecamatan Blimbingsari Aniyah seorang warga yang kondisisnya di kategorikan tidak mampu dan ekonominya sangat memprihatinkan sedangkan yang bersangkutan saat ini mengalami sakit lumpuh.
BERITA02/06/2024 | Humas BAZNAS
UPZ Blimbingsari Ajukan Kursi Roda untuk Bapak Islahi
Sejak tahun 2000 Bapak Islahi bekerja sebagai pedagang ikan di pasar rogojampi, alhamdulillah dari pekerjaan itu bisa memenuhi kehidupan sehari-hari.
Pada tahun 2023 ketika bangun tidur sekitar jam 02.00 pagi dan mau berangkat ke pasar untuk berdagang seperti biasanya, tiba-tiba badan beliau terasa lemas kemudian terjatuh di kamar mandi dan langsung di bawa ke dokter oleh anak beliau.
Bapak Islahi yang beralamat di Desa Blimbingsari ini diagnosa oleh dokter terkena struke ringan, karena kondisi tubuh mati separoh tidak bisa di gerakkan sampai sekarang, dan sampai saat ini kondisi saya tidak bisa berjalan dan tidak bisa beraktivitas lagi seperti biasanya. UPZ setempat dengan tanggap langsung mengajukan bantuan Kursi Roda untuk Bapak Islahi melalui BAZNAS. Alhamdulillah dengan adanya kursi roda diharapkan beliau dapat belajar sedikit demi sedikit untuk aktifitas yang ringan.
BERITA31/05/2024 | Humas BAZNAS
Bantuan Kursi Roda untuk Bapak Rohman yang Sedang Lumpuh
Bantuan Kursi Roda untuk P Abd Rohman, lumpuh sejak setahun yg lalu, karena struk
Bapak Abdul Rohman merupakan seorang kepala keluarga dari 2 anak. Beliau tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari dikarenakan kondisi kaki dan tidak bisa jalan. Untuk mencukupi kehidupan sehari- hari pak Abdul Rohman menggantungkan hidupnya kepada istrinya yang mencari nafkah dengan berjualan kerupuk dan merupakan tulang punggung keluarga. Istri Bapak Rohman jualan krupuk hanya buruh menjualkan punya orang dan selebihnya bekerja serabutan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Dengan Kondisi tersebut Bapak Abdul Rohman sangat membutuhkan Kursi Roda untuk kehidupan sehari-hari dan meringankan pekerjaan sang istri.
BERITA30/05/2024 | Humas BAZNAS
Suport Bantuan Rumah Roboh Ibu Tumini
Rumah roboh yang bertempat di Dsn. Tratas RT.01 RW.05 Desa Kedungringin Kecamatan Muncar, tinggalah Ibu Tumini, 73 Tahun seorang diri. BAZNAS bantu suport perbaikan rumah Ibu Tumini, pastinya dengan keguyupan warga Desa rumah yang roboh berdiri kembali dan lebih nyaman dari sebelumnya. Kondisi awal roboh pada bagian tengah, kemudian menjalar di pinggir. Warga langsung berbondong bondong untuk membantu ibu Tumini yang berada didalam rumah. "Waktu roboh sedang menanak nasi , tiba tiba rumahnya roboh dan atap jatuh menimpa kepala, terus kepala saya dipijit oleh tetangga, alhamdulillah kepala saya sakitnya sudah berkurang, tidak seperti sebelumnya" ujar Bu Tumini.
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS
Kompor Gas untuk Mbah Mini
Kegembiraan Mbah Mini Tegaldlimo yang mendapatkan bantuan kompor Gas dari BAZNAS, beliau belum pernah memasak menggunakan Kompor Gas, beliau selalu masak di belakang rumah menggunakan tungku yg terbuat dari bata yg disusun seadanya.
Mbah Mini merupakan Warga Dhuafa berusia 70 tahun yang hidup Bersama anaknya yang terkena gangguan jiwa. Kehidupan sehari-hari sangat kesulitan untuk makan karena suaminya sudah meninggal dan anak satu- satunya terkena gangguan jiwa yang usianya kurang lebih 45 tahun. Kondisi rumahnya sangat berantakan karena anaknya yang terkena gangguan jiwa selalu membawa sampah plastik dan kaleng ke rumah, untuk memasak sehari-hari pun mbah Mini memasak dibelakang rumah karena tidak mempunyai dapur yang layak dan rumahnya banyak sampah. Alhamdulillah melalui UPZ Tegaldlimo BAZNAS dapat mendistribusikan bantuan kompor Gas.
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS
Tiga Siswa MTs. Al Fatah Sragi Mendapatkan Beasiswa Melalui Program Banyuwangi Cerdas.
Ferdi Yuliyansyah, Mohammad Azmil Faiz dan Muhammad Ardian adalah siswa yang bersekolah di MTs. Al Fatah Sragi. Tiga siswa tersebut sama-sama sama bertempat tinggal di Desa Sragi Kecamatan Songgon, orang tua masing-masing siswa bekerja sebagai buruh yang penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari, sedangkan untuk biaya sekolah tidak mampu mencukupi. Dengan adanya Program Banyuwangi cerdas, BAZNAS memberikan bantuan beasiswa dengan harapan anak-anak tetap bersemangat sekolah tanpa memikirkan tanggungan yang belum terbayarkan.
BERITA28/05/2024 | Humas BAZNAS
Pertemuan Bantuan Modal Mikro Tahap 2
Penerima bantuan modal usaha mikro warga Kecamatan Kabat mengangsur tanpa kendala. Setalah angsuran tahap 1 selesai, BAZNAS bersama UPZ mengundang para sekelompok penerima bantuan untuk menerima bantuan tahap 2.
BERITA27/05/2024 | Humas BAZNAS
Melalui Program Banyuwangi Cerdas, BAZNAS Bayarkan Sekolah Anisa
Anisa adalah Putri dari pasangan Sugianto dan Siti Nasiatin dan masih tercatat sebagai Siswa Madrasa Aliyah Alfatah Sragi yang berlamat di Dsn. Krajan RT. 001 RW.002 Desa Sragi Kecamatan Songgon. Anisa duduk dibangku Kelas XI Madrasah Aliyah, Al Fatah Desa Sragi Kecamatan Songgon.
Anisa diasuh oleh Budenya yang saat ini sedang sakit stroke, Ayah Anisa sudah meninggal dunia dan ibunya sudah menikah lagi sehingga untuk biaya pendidikan anisa tidak tercukupi. Dengan program Banyuwangi Cerdas, BAZNAS memberikan bantuan untuk membayar tanggungan sekolah yang belum terbayarkan, dan sekarang Anisa dapat sekolah dengan baik.
BERITA27/05/2024 | Humas BAZNAS
Untung Mariyani, Pedagang Rujak Soto di Kampung Osing Kemiren
Untung Mariyani salah satu penerima bantuan modal usaha mikro bergulir dari kelompok UMKM Pasar Osing Kemiren yang berjumlah 25 orang.
Untung mariyani mengaku bahwa usahanya sebelum mendapat bantuan terasa sangat sepi karena kekurangan modal, namun setelah mendapatkan bantuan dari BAZNAS Banyuwangi pendapatan pun bertambah.
Untung Mariyani merasa sangat beruntung mendapatkan bantuan dari BAZNAS, beliau bersyukur dan berterimakasih kepada muzakki karena telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS, begitupun dengan Rohaniyah penjual Kue khas Banyuwangi. Rohaniyah penjual berbagai macam jenis kue khas Banyuwangi seperti kelemben, bagiak dan keripik pisang. Selain kue, Rohaniyah juga menjual berbagai jenis kopi yang memiliki ciri khas rasa yang berbeda dengan beberapa jenis kopi yang dijual orang lain. Rasa syukur yang diucapkan Rohaniyah pun membuatnya menjadi salah satu muzakki yang saat ini rutin menitipkan zakatnya ke BAZNAS.
BERITA20/05/2024 | Humas BAZNAS
BAZNAS Jatim Undang BANZAS Banyuwangi untuk Mempresentasikan Pengembangan Program Pemberdayaan Ekonomi
BAZNAS Banyuwangi penuhi undangan BAZNAS Jatim dalam rangka menjalin silaturahmi dan pengembangan program pemberdayaan ekonomi di Jawa Timur, dengan mempresentasikan terkait program UMKM yang telah di lakukan di Kabupaten Banyuwangi.
Selain BAZNAS Banyuwangi, turut hadir juga BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS Kabupaten Ngawi untuk mempresentasikan pogram yang sama. Pada undangan tersebut kita berbagi pengalaman, sistim serta skema yang di terapkan di Kabupaten masing-masing, dengan tujuan untuk pengembangan program pemberdayaan ekonomi di Jawa Timur. Kegiatan itu juga di hadiri ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa MSi, Dr. H. Khusnul Khuluq MSI, dan KH. Ahsanul Haq MPd.
Perwakilan BAZNAS Banyuwangi yang di sampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Dr. H. Lukman Hakim, M.HI menjelaskan, ada 3 materi yang di presentasikan, yakni inovasi program UMKM, kendala dan pelaksanaan Program UMKM, dan tingkat keberhasilan dalam pemberdayaan program UMKM. Bahkan, UMKM binaan BAZNAS saat ini berhasil mengubah statusnya dari mustahik menjadi muzakki, selain itu BAZNAS tidak hanya mendistribusikan saja, melainkan juga memberdayakan mustahik agar perekonomiannya meningkat.
BERITA17/05/2024 | Humas BAZNAS
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan merupakan bantuan modal usaha yang dipinjamkan kepada sekelompok mustahik secara bertahap kepada kelompok usaha kecil, seperti pedagang cilok, gorengan, rujak, dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk membantu para pelaku usaha kecil mengembangkan usahanya dan menghindari ketergantungan pada rentenir atau bank plecit. Foto ini menggambarkan pertemuan rutin yang dilakukan oleh kelompok penerima modal mikro bergulir. Dalam pertemuan ini, mereka dapat saling berbagi pengalaman dan membahas perkembangan usaha masing-masing.
Skema Modal Mikro Bergulir:
Tahap 1Pada tahap pertama, mustahik (penerima bantuan) menerima dana sebesar Rp 750.000 dengan angsuran selama 75 hari atau Rp 10.000 per hari.
Tahap 2Setelah lunas, mustahik akan menerima tambahan dana sebesar Rp 250.000, sehingga total dana yang diterima menjadi Rp 1.000.000 dengan angsuran selama 100 hari
Tahap 3Pada tahap ketiga, mustahik menerima tambahan dana sebesar Rp 250.000, sehingga total dana yang diterima menjadi Rp 1.250.000 dengan angsuran selama 150 hari.
BERITA17/05/2024 | Humas BAZNAS
Program Unggulan BAZNAS Bantuan Modal Usaha Mikro
Pendistribusian bantuan modal mikro dengan sistim bergulir kepada satu kelompok usaha kecil dalam satu wilayah yang sama. Terdiri dari 25 pelaku usaha kecil seperti pedagang cilok, gorengan, rujak, mlijoan dlsb.
Manfaat yang di terima pada Program tersebut agar mustahik mengembangkan usaha kecilnya, memberantas Bank Plecit/ Bank Titil/ Renternir, melatih mustahik agar ada rasa tanggungjawab terhadap pemberian bantuan, ada control pada mustahik karena setiap hari bertemu sehingga bantuan tidak terlepas begitu saja,usaha dari BAZNAS menaikkan status mustahik menjadi muzakki atau mutasadiq melalui bantuan modal usaha yang berkembang, memberi motivasi pada mustahik agar semakin meningkatkan ibadahnya melalui modal mikro bergulir berbasis masjid.
2.
BERITA15/05/2024 | Humas BAZNAS
1.000 Parcel Lebaran untuk 1.000 Mustahik di Kabupaten Banyuwangi
Alhamdulillah menjelang berakhirnya ramadhan kemararin BAZNAS Kabupataen Banyuwangi telah membagikan 1000 parcel lebaran untuk dhuafa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi. Penyebaran merata dibantu oleh petugas Unit Pengumpul Zakat dimasing - masing Kantor Urusan Agama dan Kantor Kecamatan.
BERITA26/04/2024 | Humas BAZNAS

BAZNAS Target 1.800 Marbot Masjid Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan.
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama Ibu Bupati Banyuwangi memberikan secara simbolis bantuan BPJS Ketenagakerjaan kepada 800 marbot masjid. Turut hadir kepala bidang kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Bpk Moch. Mujibur Rochman. Target peserta marbot ini 1800, namun baru tercover 800 oleh BAZNAS Kab. Banyuwangi. Tujuan program ini utk melindungi para marbot masjid yang bekerja merawat masjid.
BERITA28/03/2024 | Humas BAZNAS

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
