WhatsApp Icon
BAZNAS Banyuwangi Gandeng Kemenag, Serahkan Bantuan Program PEU

BANYUWANGI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi bersinergi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf dalam penyerahan bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) KUA Gambiran Tahun 2026 secara simbolis di Aula Kemenag Banyuwangi, pada Kamis (17/9/2026).

Penyerahan bantuan itu adalah bagian dari pelaksanaan Program PEU secara serentak di berbagai daerah dan terhubung secara hybrid dengan kegiatan Impact & Collaboration Forum di Semarang. Di Banyuwangi, kegiatan dihadiri jajaran Kemenag Banyuwangi, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, KUA Gambiran, dan para penerima manfaat.

Program PEU adalah salah satu bentuk sinergi dalam rangka mengoptimalkan dana zakat untuk pemberdayaan masyarakat. Bantuan tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi diarahkan sebagai dukungan modal usaha agar penerima manfaat dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

Kepala Kemenag Banyuwangi, Chaironi Hidayat memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Chaironi juga berterima kasih kepada BAZNAS Banyuwangi dan seluruh pihak yang telah mendukung program tersebut. "Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi penerima manfaat. Yang terpenting, bagaimana bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan,” tuturnya.

Chaironi berharap, bantuan PEU dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi bagian dari proses penguatan ekonomi penerima manfaat.

“Harapan kami, program ini tidak berhenti pada pemberian bantuan. Semoga bantuan yang diterima dapat menjadi jalan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kemandirian, dan menjadikan penerima manfaat semakin berdaya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan, BAZNAS berkomitmen untuk terus mengembangkan pendayagunaan zakat yang berorientasi pada pemberdayaan dan kemandirian mustahik. "Bantuan usaha diharapkan dapat memberikan multiplier effect, sehingga penerima manfaat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi secara bertahap dapat meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usahanya," imbuhnya.

Selain penyerahan bantuan Program PEU, pada kesempatan yang sama Kemenag Banyuwangi bersama BAZNAS Kabupaten Banyuwangi juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang siswi Madrasah Aliyah (MA)  Muhammadiyah di Pakis Duren, Kecamatan Banyuwangi.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pendayagunaan dana zakat untuk mendukung kebutuhan penyandang disabilitas, khususnya dalam menunjang aktivitas pendidikan. Dengan adanya bantuan kursi roda, penerima manfaat diharapkan memperoleh kemudahan dalam mobilitas serta dapat mengikuti kegiatan pembelajaran di madrasah dengan lebih nyaman dan mandiri.

Melalui sinergi tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama Kemenag Banyuwangi terus mendorong agar zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Zakat tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga dikembangkan menjadi instrumen pemberdayaan yang membuka peluang kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mustahik.

Penyerahan bantuan secara simbolis di Banyuwangi berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan penyerahan bantuan Program PEU di sejumlah daerah di Indonesia sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui kolaborasi lintas lembaga.(*)

17/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Banyuwangi
BAZNAS Banyuwangi Siap Luncurkan  Z-Mart Wangi, Berdayakan Ekonomi Mustahik

BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat. Salah satu program yang tengah dipersiapkan adalah Z-Mart Wangi, yang direncanakan akan diluncurkan pada Oktober 2026.

Menjelang peluncuran tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi saat ini mulai melakukan tahapan penjaringan dan verifikasi calon penerima manfaat. Proses ini dilakukan bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi.

Z-Mart Wangi merupakan program pemberdayaan ekonomi yang ditujukan bagi mustahik dengan tujuan membantu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat kurang mampu. Dalam pelaksanaannya, setiap kecamatan di Kabupaten Banyuwangi mendapatkan alokasi dua titik Z-Mart Wangi.

Saat ini, Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan diminta mengusulkan dua orang calon mustahik sebagai calon penerima manfaat. Calon yang diusulkan harus memenuhi kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Ketua BAZNAS Nomor KP.BAZNAS/BWI/070/IX/2026 tentang Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis Bantuan Program Pendayagunaan Zakat BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.

Tidak hanya mengusulkan, UPZ Kecamatan juga memiliki peran untuk melakukan verifikasi awal dan memastikan calon penerima manfaat yang diajukan benar-benar memenuhi persyaratan. Data serta dokumen pendukung calon mustahik kemudian dilengkapi sesuai ketentuan untuk selanjutnya disampaikan kepada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.

Data yang masuk nantinya akan melalui proses verifikasi dan seleksi oleh BAZNAS Kabupaten Banyuwangi sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program Z-Mart Wangi.

Menurut Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto, program ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara langsung. Tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan mustahik agar memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

"Dengan adanya Z-Mart Wangi, dana zakat yang dihimpun BAZNAS diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat penerima, sekaligus mendorong penguatan ekonomi mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Banyuwangi," katanya

Peluncuran Z-Mart Wangi  direncanakan akan dilakukan pada bulan Oktober 2026. "Setelah seluruh tahapan penjaringan, verifikasi, dan seleksi calon penerima manfaat diselesaikan," pungkasnya.(*)

17/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Banyuwangi
Genjot Pencapaian UPZ, Camat Singojuruh Gandeng Kasek SD dan SMP

SINGOJURUH-Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, S.Sos., M.Si. melakukan gebrakan untuk menggenjot kinerja pencapaian Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Singojuruh. Pada Selasa (15/9/2026),  Iwan menghadirkan kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kecamatan Singojuruh di Pendapa Kecamatan Singojuruh. Kegiatan itu dalam rangka  silaturahmi sekaligus sosialisasi prosedur autodebet Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) ke rekening Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Camat Singojuruh mengajak para kepala sekolah  untuk mendukung program Singojuruh Sadar Bersih (SIDARSIH) dan Singojuruh Cinta Zakat (SI-CAT) yang menjadi inovasi terbaru di tahun 2026. Melalui program SIDARSIH, para siswa dapat diajak untuk mengumpulkan botol plastik yang sudah tidak terpakai untuk  dikumpulkan pada setiap hari Jumat. Demikian juga dengan program SI-CAT, para ASN di sekolah bisa berpartisipasi mengikuti imbauan Bupati Banyuwangi untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui Baznas, " katanya.

 Iwan  berharap,  sinergi antara Pemerintah Kecamatan Singojuruh dan sektor pendidikan bisa dikuatkan lagi. "Misalnya, dengan melibatkan siswa pada momen Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Kecamatan Singojuruh," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keuangan Baznas Kabupaten Banyuwangi Lukman Hadi, S.Pd. yang hadir dalam acara sosialisasi itu menyampaikan permohonan maaf kepada para peserta yang hadir. Pasalnya, UPZ Kecamatan Singojuruh aktif  mencari banyak cara untuk mengajak berzakat,  berinfaq, dan bersedekah. Hal itu terus dilakukan, karena berdasarkan data, ternyata mustahik di Kabupaten Banyuwangi masih banyak jumlahnya. "Andai kondisinya sudah seperti Brunai Darussalam atau Dubai, mungkin tugas Baznas dan UPZ selesai," tutur Lukman.

Oleh karena itu, Ketua UPZ Kecamatan Singojuruh, Azizah mengetuk hati para kepala sekolah yang hadir untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui Baznas. Para kepala sekolah juga diminta mengajak ASN yang ada di lembaganya masing-masing turut serta memajukan ikhtiar bersama menyukseskan program SI-CAT. "Zakat, infaq, dan sedekah, yang Bapak dan Ibu salurkan akan kembali kepada saudara-saudara kita, anak-anak didik kita, dan kaum dhuafa di Singojuruh yang membutuhkan. Jadi jangan ragu bergandengan tangan bersama kami untuk kemajuan Singojuruh," kata Azizah di akhir acara sosialisasi.(*)

15/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Bantu Perbaikan Rumah  Tertimpa Pohon

BANYUWANGI-Raut muka Nurudin, warga Dusun Cawang, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi tampak sumringah, pada hari  Jumat (11/9). Pasalnya,  pria lanjut usia itu menerima bantuan biaya perbaikan rumah layak huni.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh tim Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Singojuruh bersama Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, perwakilan Polsek, dan perangkat Desa Benelan Kidul. "Kali ini, kami hadir untuk menyampaikan bantuan  rumah layak huni dari Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Banyuwangi agar Pak Nurudin dapat memenuhi kebutuhannya membangun rumah yang nyaris sudah tak berbentuk,"kata Azizah, ketua UPZ Kecamatan Singojuruh.

Beberapa waktu lalu, rumah Nurudin yang terletak di samping hutan jati tertimpa pohon yang tumbang akibat diterpa angin kencang dan hujan deras. Beruntung, saat itu Nurudin dan keluarganya selamat.

Atas inisiatif perangkat  desa dan Baznas melalui UPZ Singojuruh, dilakukan  pengumpulan dana bantuan perbaikan rumah secara gotong royong. Penggalangan dana itu juga dibantu dana Corporate Social Responsibility (CSR) pabrik Aqua. Walhasil, bantuan terkumpul sesuai target, sehingga bisa diwujudkan bahan bangunan. Ada yang berupa genteng, kayu-kayu lonjor,  kayu reng dan usuk, semen, pasir, serta batu bata. Bangunan  didirikan mulai dari pondasi hingga pemasangan rangka bangunan. Pembangunan yang kini sedang berlangsung akan terus berlanjut hingga tahap akhir.

Camat Singojuruh, Iwan Yos Sugiharto berharap supaya bantuan yang diberikan bisa digunakan dengan baik dan bijak, sehingga bisa memberikan manfaat. "Semoga dengan perubahan yang dilakukan ini, bisa meningkatkan taraf hidup Bapak Nurudin beserta keluarga," ujar Yos.

Ketua UPZ Kecamatan Singojuruh, Azizah mengakui, kerjasama yang erat dan baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, semacam ini memang sangat dibutuhkan di era sekarang ini. "Semoga Baznas Kabupaten Banyuwangi dapat menjadi pelopor dan tetap mempertahankan perannya yang menonjol dan terdepan," harapnya. (*)

12/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Bantuan Sembako Baznas dari Charity Baperun 2026

Sepuluh paket sembako dari Baznas Kabupaten Banyuwangi dibagikan kepada warga tidak mampu oleh Wakil Bupati Mujiono dan Forkopimda dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Pendapa Sabha Swagata Blambangan pada Kamis siang (10/6/2026). Sebelumnya puluhan paket sembako juga telah disalurkan oleh tim Baznas kepada para dhuafa. Bantuan sembako itu berasal dari charity Baperun 2026 yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi.

11/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

UPZ Blimbingsari Ajukan Kursi Roda untuk Bapak Islahi
UPZ Blimbingsari Ajukan Kursi Roda untuk Bapak Islahi
Sejak tahun 2000 Bapak Islahi bekerja sebagai pedagang ikan di pasar rogojampi, alhamdulillah dari pekerjaan itu bisa memenuhi kehidupan sehari-hari. Pada tahun 2023 ketika bangun tidur sekitar jam 02.00 pagi dan mau berangkat ke pasar untuk berdagang seperti biasanya, tiba-tiba badan beliau terasa lemas kemudian terjatuh di kamar mandi dan langsung di bawa ke dokter oleh anak beliau. Bapak Islahi yang beralamat di Desa Blimbingsari ini diagnosa oleh dokter terkena struke ringan, karena kondisi tubuh mati separoh tidak bisa di gerakkan sampai sekarang, dan sampai saat ini kondisi saya tidak bisa berjalan dan tidak bisa beraktivitas lagi seperti biasanya. UPZ setempat dengan tanggap langsung mengajukan bantuan Kursi Roda untuk Bapak Islahi melalui BAZNAS. Alhamdulillah dengan adanya kursi roda diharapkan beliau dapat belajar sedikit demi sedikit untuk aktifitas yang ringan.
BERITA31/05/2024 | Humas BAZNAS
Bantuan Kursi Roda untuk Bapak Rohman yang Sedang Lumpuh
Bantuan Kursi Roda untuk Bapak Rohman yang Sedang Lumpuh
Bantuan Kursi Roda untuk P Abd Rohman, lumpuh sejak setahun yg lalu, karena struk Bapak Abdul Rohman merupakan seorang kepala keluarga dari 2 anak. Beliau tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari dikarenakan kondisi kaki dan tidak bisa jalan. Untuk mencukupi kehidupan sehari- hari pak Abdul Rohman menggantungkan hidupnya kepada istrinya yang mencari nafkah dengan berjualan kerupuk dan merupakan tulang punggung keluarga. Istri Bapak Rohman jualan krupuk hanya buruh menjualkan punya orang dan selebihnya bekerja serabutan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Dengan Kondisi tersebut Bapak Abdul Rohman sangat membutuhkan Kursi Roda untuk kehidupan sehari-hari dan meringankan pekerjaan sang istri.
BERITA30/05/2024 | Humas BAZNAS
Suport Bantuan Rumah Roboh Ibu Tumini
Suport Bantuan Rumah Roboh Ibu Tumini
Rumah roboh yang bertempat di Dsn. Tratas RT.01 RW.05 Desa Kedungringin Kecamatan Muncar, tinggalah Ibu Tumini, 73 Tahun seorang diri. BAZNAS bantu suport perbaikan rumah Ibu Tumini, pastinya dengan keguyupan warga Desa rumah yang roboh berdiri kembali dan lebih nyaman dari sebelumnya. Kondisi awal roboh pada bagian tengah, kemudian menjalar di pinggir. Warga langsung berbondong bondong untuk membantu ibu Tumini yang berada didalam rumah. "Waktu roboh sedang menanak nasi , tiba tiba rumahnya roboh dan atap jatuh menimpa kepala, terus kepala saya dipijit oleh tetangga, alhamdulillah kepala saya sakitnya sudah berkurang, tidak seperti sebelumnya" ujar Bu Tumini.
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS
Kompor Gas untuk Mbah Mini
Kompor Gas untuk Mbah Mini
Kegembiraan Mbah Mini Tegaldlimo yang mendapatkan bantuan kompor Gas dari BAZNAS, beliau belum pernah memasak menggunakan Kompor Gas, beliau selalu masak di belakang rumah menggunakan tungku yg terbuat dari bata yg disusun seadanya. Mbah Mini merupakan Warga Dhuafa berusia 70 tahun yang hidup Bersama anaknya yang terkena gangguan jiwa. Kehidupan sehari-hari sangat kesulitan untuk makan karena suaminya sudah meninggal dan anak satu- satunya terkena gangguan jiwa yang usianya kurang lebih 45 tahun. Kondisi rumahnya sangat berantakan karena anaknya yang terkena gangguan jiwa selalu membawa sampah plastik dan kaleng ke rumah, untuk memasak sehari-hari pun mbah Mini memasak dibelakang rumah karena tidak mempunyai dapur yang layak dan rumahnya banyak sampah. Alhamdulillah melalui UPZ Tegaldlimo BAZNAS dapat mendistribusikan bantuan kompor Gas.
BERITA29/05/2024 | Humas BAZNAS
Tiga Siswa MTs. Al Fatah Sragi Mendapatkan Beasiswa Melalui Program Banyuwangi Cerdas.
Tiga Siswa MTs. Al Fatah Sragi Mendapatkan Beasiswa Melalui Program Banyuwangi Cerdas.
Ferdi Yuliyansyah, Mohammad Azmil Faiz dan Muhammad Ardian adalah siswa yang bersekolah di MTs. Al Fatah Sragi. Tiga siswa tersebut sama-sama sama bertempat tinggal di Desa Sragi Kecamatan Songgon, orang tua masing-masing siswa bekerja sebagai buruh yang penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari, sedangkan untuk biaya sekolah tidak mampu mencukupi. Dengan adanya Program Banyuwangi cerdas, BAZNAS memberikan bantuan beasiswa dengan harapan anak-anak tetap bersemangat sekolah tanpa memikirkan tanggungan yang belum terbayarkan.
BERITA28/05/2024 | Humas BAZNAS
Pertemuan Bantuan Modal Mikro Tahap 2
Pertemuan Bantuan Modal Mikro Tahap 2
Penerima bantuan modal usaha mikro warga Kecamatan Kabat mengangsur tanpa kendala. Setalah angsuran tahap 1 selesai, BAZNAS bersama UPZ mengundang para sekelompok penerima bantuan untuk menerima bantuan tahap 2.
BERITA27/05/2024 | Humas BAZNAS
Melalui Program Banyuwangi Cerdas, BAZNAS Bayarkan Sekolah Anisa
Melalui Program Banyuwangi Cerdas, BAZNAS Bayarkan Sekolah Anisa
Anisa adalah Putri dari pasangan Sugianto dan Siti Nasiatin dan masih tercatat sebagai Siswa Madrasa Aliyah Alfatah Sragi yang berlamat di Dsn. Krajan RT. 001 RW.002 Desa Sragi Kecamatan Songgon. Anisa duduk dibangku Kelas XI Madrasah Aliyah, Al Fatah Desa Sragi Kecamatan Songgon. Anisa diasuh oleh Budenya yang saat ini sedang sakit stroke, Ayah Anisa sudah meninggal dunia dan ibunya sudah menikah lagi sehingga untuk biaya pendidikan anisa tidak tercukupi. Dengan program Banyuwangi Cerdas, BAZNAS memberikan bantuan untuk membayar tanggungan sekolah yang belum terbayarkan, dan sekarang Anisa dapat sekolah dengan baik.
BERITA27/05/2024 | Humas BAZNAS
Untung Mariyani, Pedagang Rujak Soto di Kampung Osing Kemiren
Untung Mariyani, Pedagang Rujak Soto di Kampung Osing Kemiren
Untung Mariyani salah satu penerima bantuan modal usaha mikro bergulir dari kelompok UMKM Pasar Osing Kemiren yang berjumlah 25 orang. Untung mariyani mengaku bahwa usahanya sebelum mendapat bantuan terasa sangat sepi karena kekurangan modal, namun setelah mendapatkan bantuan dari BAZNAS Banyuwangi pendapatan pun bertambah. Untung Mariyani merasa sangat beruntung mendapatkan bantuan dari BAZNAS, beliau bersyukur dan berterimakasih kepada muzakki karena telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS, begitupun dengan Rohaniyah penjual Kue khas Banyuwangi. Rohaniyah penjual berbagai macam jenis kue khas Banyuwangi seperti kelemben, bagiak dan keripik pisang. Selain kue, Rohaniyah juga menjual berbagai jenis kopi yang memiliki ciri khas rasa yang berbeda dengan beberapa jenis kopi yang dijual orang lain. Rasa syukur yang diucapkan Rohaniyah pun membuatnya menjadi salah satu muzakki yang saat ini rutin menitipkan zakatnya ke BAZNAS.
BERITA20/05/2024 | Humas BAZNAS
BAZNAS Jatim Undang BANZAS Banyuwangi untuk Mempresentasikan Pengembangan Program Pemberdayaan Ekonomi
BAZNAS Jatim Undang BANZAS Banyuwangi untuk Mempresentasikan Pengembangan Program Pemberdayaan Ekonomi
BAZNAS Banyuwangi penuhi undangan BAZNAS Jatim dalam rangka menjalin silaturahmi dan pengembangan program pemberdayaan ekonomi di Jawa Timur, dengan mempresentasikan terkait program UMKM yang telah di lakukan di Kabupaten Banyuwangi. Selain BAZNAS Banyuwangi, turut hadir juga BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS Kabupaten Ngawi untuk mempresentasikan pogram yang sama. Pada undangan tersebut kita berbagi pengalaman, sistim serta skema yang di terapkan di Kabupaten masing-masing, dengan tujuan untuk pengembangan program pemberdayaan ekonomi di Jawa Timur. Kegiatan itu juga di hadiri ketua BAZNAS Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa MSi, Dr. H. Khusnul Khuluq MSI, dan KH. Ahsanul Haq MPd. Perwakilan BAZNAS Banyuwangi yang di sampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Dr. H. Lukman Hakim, M.HI menjelaskan, ada 3 materi yang di presentasikan, yakni inovasi program UMKM, kendala dan pelaksanaan Program UMKM, dan tingkat keberhasilan dalam pemberdayaan program UMKM. Bahkan, UMKM binaan BAZNAS saat ini berhasil mengubah statusnya dari mustahik menjadi muzakki, selain itu BAZNAS tidak hanya mendistribusikan saja, melainkan juga memberdayakan mustahik agar perekonomiannya meningkat.
BERITA17/05/2024 | Humas BAZNAS
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan merupakan bantuan modal usaha yang dipinjamkan kepada sekelompok mustahik secara bertahap kepada kelompok usaha kecil, seperti pedagang cilok, gorengan, rujak, dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk membantu para pelaku usaha kecil mengembangkan usahanya dan menghindari ketergantungan pada rentenir atau bank plecit. Foto ini menggambarkan pertemuan rutin yang dilakukan oleh kelompok penerima modal mikro bergulir. Dalam pertemuan ini, mereka dapat saling berbagi pengalaman dan membahas perkembangan usaha masing-masing. Skema Modal Mikro Bergulir: Tahap 1Pada tahap pertama, mustahik (penerima bantuan) menerima dana sebesar Rp 750.000 dengan angsuran selama 75 hari atau Rp 10.000 per hari. Tahap 2Setelah lunas, mustahik akan menerima tambahan dana sebesar Rp 250.000, sehingga total dana yang diterima menjadi Rp 1.000.000 dengan angsuran selama 100 hari Tahap 3Pada tahap ketiga, mustahik menerima tambahan dana sebesar Rp 250.000, sehingga total dana yang diterima menjadi Rp 1.250.000 dengan angsuran selama 150 hari.
BERITA17/05/2024 | Humas BAZNAS
Program Unggulan BAZNAS Bantuan Modal Usaha Mikro
Program Unggulan BAZNAS Bantuan Modal Usaha Mikro
Pendistribusian bantuan modal mikro dengan sistim bergulir kepada satu kelompok usaha kecil dalam satu wilayah yang sama. Terdiri dari 25 pelaku usaha kecil seperti pedagang cilok, gorengan, rujak, mlijoan dlsb. Manfaat yang di terima pada Program tersebut agar mustahik mengembangkan usaha kecilnya, memberantas Bank Plecit/ Bank Titil/ Renternir, melatih mustahik agar ada rasa tanggungjawab terhadap pemberian bantuan, ada control pada mustahik karena setiap hari bertemu sehingga bantuan tidak terlepas begitu saja,usaha dari BAZNAS menaikkan status mustahik menjadi muzakki atau mutasadiq melalui bantuan modal usaha yang berkembang, memberi motivasi pada mustahik agar semakin meningkatkan ibadahnya melalui modal mikro bergulir berbasis masjid. 2.
BERITA15/05/2024 | Humas BAZNAS
1.000 Parcel Lebaran untuk 1.000 Mustahik di Kabupaten Banyuwangi
1.000 Parcel Lebaran untuk 1.000 Mustahik di Kabupaten Banyuwangi
Alhamdulillah menjelang berakhirnya ramadhan kemararin BAZNAS Kabupataen Banyuwangi telah membagikan 1000 parcel lebaran untuk dhuafa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi. Penyebaran merata dibantu oleh petugas Unit Pengumpul Zakat dimasing - masing Kantor Urusan Agama dan Kantor Kecamatan.
BERITA26/04/2024 | Humas BAZNAS
BAZNAS Target 1.800 Marbot Masjid Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan.
BAZNAS Target 1.800 Marbot Masjid Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan.
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama Ibu Bupati Banyuwangi memberikan secara simbolis bantuan BPJS Ketenagakerjaan kepada 800 marbot masjid. Turut hadir kepala bidang kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Bpk Moch. Mujibur Rochman. Target peserta marbot ini 1800, namun baru tercover 800 oleh BAZNAS Kab. Banyuwangi. Tujuan program ini utk melindungi para marbot masjid yang bekerja merawat masjid.
BERITA28/03/2024 | Humas BAZNAS
Pimpinan BAZNAS RI, Dirut Capital Life dan Ibu Bupati Resmikan 18 Bedah Rumah
Pimpinan BAZNAS RI, Dirut Capital Life dan Ibu Bupati Resmikan 18 Bedah Rumah
Alhamdulillah seremonial bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) rumah ibu Sutiah berjalan dengan sangat haru. Senyum ibu Sutiah tiada henti mewakili rasa syukur karena bisa tidur dengan sangat nyaman. Peresmian bantuan RLHB secara langsung dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI, Bapak Kol. (CAJ) Purn. Drs. Nur Chamdani, dan Direktur Utama PT Capital Life Syariah, Ibu Fitri Hartati, SE, AAIJ, AIIS, AAAK, QIP, CPLHI,. Turut hadir dan menyaksikan langsung peresmian rumah layak huni tersebut oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kepala BAZNAS Banyuwangi H. Lukman Hakim, Ketua UPZ BAZNAS Kecamatan Kabat, serta pejabat terkait Pemkab Banyuwangi.
BERITA04/03/2024 | Humas BAZNAS
Pelantikan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
Pelantikan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
Dalam melaksanakan tugas dan fungsi BAZNAS dalam mengumpulkan zakat, infaq, shodaqah para Pegawai di kabupaten Banyuwangi maka sangat perlu untuk dibentuk UPZ di setiap wilayah/Instansi/SKPD/BUMN/BUMD. Adapun tugas-tugas UPZ yang meliputi : 1. Melaksanakan koordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dalam mengumpulkan dan mendistribusikan zakat, infaq dan shodaqah. 2.Mengumpulkan zakat, infaq dan shodaqah dari para muzakki / aghniya di wilayah masing masing kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi. 3.Menyetorkan seluruh hasil pengumpulan ZIS ke BAZNAS Banyuwangi, untuk kemudian akan dikirimkan bagian hak amilnya ke rekening UPZ. 4.Mengusulkan pengajuan distribusi mustahiq yang telash di survey oleh Kecamatan diwilayahnya sesuai dengan program BAZNAS Banyuwangi.
BERITA29/01/2024 | Humas BAZNAS
Serahkan Beasiswa untuk Siswi SMK
Serahkan Beasiswa untuk Siswi SMK
Penyerahan bantuan beasiswa SMA atas nama Halimatul Wahida warga Dusun Kapelaan, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi. Bantuan beasiswa di serahkan oleh koordinator UPZ Rogojampi bertempat di gedung SMK NU Mangir Rogojampi
BERITA10/08/2023 | Humas BAZNAS
Bayar Zakat, Bantu Tuntaskan Kemiskinan
Bayar Zakat, Bantu Tuntaskan Kemiskinan
BAZNAS terus berupaya membangun kesadaran masyarakat mem bayar zakat maal. Salah satunya melalui "Gerakan Zakat Bersama Pemkab Banyuwangi" yang digelar di Ruang Rempeg. Membayar zakat melalui Baznas berarti ikut serta membantu program daerah dalam menuntaskan kemiskinan. Mengingat, perputaran zakat akan kembali untuk para masyarakat Banyuwangi, baik untuk aspek sosial, kesehatan, ataupun pendidikan. "Karena dalam harta kita terdapat hak orang lain sebesar 2,5 persen. Zakat yang kita bayarkan dapat dikembalikan lagi untuk membantu masyarakat yang Terdapat empat poin plus membayar zakat melalui Baznas. Selain dipastikan aman, penyaluran zakat tersebut dipastikan tepat sasaran, pengelolaannya akuntabel dan transparan, serta terdapat aspek pemberdayaan. Bupati Ipuk Fiestiandani hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Sugirah dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono beserta jajarannya. Selain itu, hadir pula para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda). Sementara itu, Bupati Ipuk menjelaskan bahwa zakat memiliki peran penting sebagai salah satu pendukung dana pembangunan di Banyuwangi. Lewat Baznas, zakat maupun sedekah dari muzaki juga disalurkan untuk berbagai program pengentasan kemiskinan. Mulai dari membantu renovasi rumah warga miskin, bantuan usaha untuk pengusaha kecil, anak putus sekolah, hingga bantuan untuk kesehatan. "Saya minta semua ASN, TNI/Polri, lintas instansi, mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah lewat Baznas. Dalam penyalurannya, Baznas telah memanfaatkan data-data kemiskinan dari pemkab. Jadi, insya Allah tepat sasaran," ujarnya. Bupati Ipuk menegaskan, sinergi dan kolaborasi yang dilakukan pemkab bersama Baznas merupakan salah satu upaya dalam pengentasan kemiskinan dan beberapa permasalahan sosial lainnya. "Karena tidak semua hal bisa langsung ditangani pemkab karena terbatas regulasi. Di sinilah Baznas mengambil peran, langsung mereka eksekusi,"pungkasnya.
BERITA03/04/2023 | Humas BAZNAS
Baznas Siapkan 2.000 Makanan Siap Saji untuk Pengungsi Gempa Turki
Baznas Siapkan 2.000 Makanan Siap Saji untuk Pengungsi Gempa Turki
Tim Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI terus berupaya membantu para korban bencana gempa di Turki. Pada hari kedua respon bencana, tim yang beranggotakan empat orang personel itu dibagi menjadi dua tim. Ada yang berangkat ke Kota Antakya bersama anggota BNPB untuk melakukan asesmen dan memetakan kondisi di lapangan untuk memudahkan proses layanan kemanusiaan. Sedangkan tim kedua, ditugaskan untuk menyiapkan 2.000 makanan siap saji dan hygiene kit bersama mitra lokal serta relawan. Pasalnya, kebutuhan mendesak makanan siap saji sangat diperlukan saat ini, karena banyaknya penyintas bencana di tempat pengungsian. "Cuaca dingin yang melanda, membuat kami harus bergerak cepat menyiapkan segala kebutuhan dasar para pengungsi. Utamanya tentu makanan, kebutuhan pokok, selimut, dan lainnya. Hal itu terus kami upayakan sebagai amanah dari muzaki yang telah mempercayakan kepada kami," kata Direktur Pendistribusian Baznas RI, Ahmad Fikri, di Antakya, Turki, Senin (13/2/2023), seperti dalam siaran pers. Fikri melanjutkan, 2.000 paket makanan siap saji nantinya akan disalurkan ke satu titik pengungsian di Hatay. Nantinya, Baznas juga akan bergerak ke lokasi pengungsian lain yang membutuhkan bantuan. Selain itu, untuk memudahkan proses penyaluran bantuan, Baznas juga terus menjalin komunikasi dengan KBRI setempat, BNPB, Basarnas, relawan, dan mitra lokal setempat. "Proses koordinasi jadi sangat penting dalam membantu korban terdampak bencana. Hal itu dimaksudkan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, dan jatuh di tangan orang yang tepat. Prinsip 3A, aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI terus kita terapkan di mana pun, termasuk di Turki," katanya. Sebelumnya, tim Baznas yang beranggotakan Ahmad Fikri, Budi Margono, Taufiq Hidayat, dan dr Reza Ramdhoni telah tiba di Kota Adanan, Turki, Ahad (12/2/2023) siang. Kedatangan tim yang diterjunkan fokus untuk memberikan bantuan dan proses pencarian korban. Tim Baznas yang tiba di kota Adanan diterima langsung oleh Dubes Indonesia untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal. Tim yang tiba langsung menggelar rapat koordinasi untuk proses pemberian bantuan kepada korban.
BERITA17/02/2023 | Humas BAZNAS
Grebek Surau Nurul Huda Pringgondani
Grebek Surau Nurul Huda Pringgondani
Baznas Banyuwangi kembali melakukan Grebek Surau. Kali ini sasarannya adalah Musala Nurul Huda di Dusun Pringgodani, Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo. Peresmian hasil renovasi dilakukan oleh BupatiIpuk Fiestiandani dan disaksikan Wakil Ketua Baznas H Herman Suyitno dan Edi Saiful Anwar.
BERITA01/02/2023 | Humas BAZNAS
Festival Mustahik Dalam Rangka HUT-22 BAZNAS
Festival Mustahik Dalam Rangka HUT-22 BAZNAS
BAZNAS Banyuwangi mempunyai cara tersendiri untuk memperingati HUT Ke-22. Peringattan HUT di pusatkan di halaman depan kantor BAZNAS. Dalam gerakan festival ini, BAZNAS Banyuwangi membagikan 22 paket sembako untuk dhuafa dan anak yatim dari perwakilan masing-masing unit pengumpul zakat di Kabupaten Banyuwangi. Yang menrik, para mustahik alisan penerima Zakat dan setiap warga yang datang bisa menyamntap makanan dan minuman yang disajikan pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan BAZNAS secara gratis. Gelaran Festifal Mustahik ini merupakan bagian kerja sosial dan berkolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Selain mengundang mustahik, dalam mkesempatan itu BAZNAS Banyuwangi juga mengundang perwakilan muzakki untuk ikut menyaksikan dan mendengarkan testimoni dari sejumlah mustahik yang telah dibantu dan di bina oleh BAZNAS Banyuwangi. Sejumlah muzakki yang hadir diantaranya Samsudin Adlawi, Pengusaha Kadapi Kadiso, Serta beberapa muzakki lainnya. Festifal ini juga dihadiri Kabag Kesra Pemkab Banyuwangi M.Luqman.
BERITA17/01/2023 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.

Lihat Daftar Rekening →