WhatsApp Icon
Bantu Mutasi Sekolah 2 Siswa dari Demak

BANYUWANGI-Zahida Ihya Musyaffa, umur 11 tahun, siswa kelas V SDN 8 Wonosobo, Kecamatan Srono dan adiknya Ahmad Muwwafiqul Musthofa, umur 9 tahun, kelas IV di sekolah yang sama, kini bisa belajar dengan tenang. Pasalnya, nama keduanya sudah tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai siswa SDN 8 Wonosobo. 

Sebelumnya nama keduanya belum tercatat di Dapodik Kabupaten Banyuwangi karena masih belum dilakukan mutasi dari sekolah asal di Demak, Jawa Tengah. Zahida dan Ahmad sempat bersekolah sambil mondok di MI Al Mubarok Al Arbain Desa Tlogorejo, Kecamatan Wonosalam, Demak. Namun karena suatu hal memaksa keduanya pindah ke Banyuwangi ikut kedua orang tuanya, Sugiran dan Wulan Ari Astiandani. 

Nah, karena masih memiliki tunggakan di sekolah lama, maka berkas data-data akademisnya tertahan di Demak. Padahal, data tersebut dibutuhkan sebagai persyaratan mutasi sekaligus dicatatkan di Dapodik di sekolah baru. 

Walhasil, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi turun tangan membantu pembiayaan mutasi dua siswa tidak mampu itu dari Demak ke Banyuwangi. Butuh proses panjang untuk mengurus mutasi kedua siswa SD itu, karena Sugiran, ayahnya harus datang ke madrasah di Demak untuk mengambil berkas-berkasnya. Perjalanan Sugiran itu dibantu biayanya oleh Baznas. Begitu juga pelunasan tunggakan kedua anaknya di MI tersebut. 

Akhirnya pada Senin (3/8), berkas-berkas mutasi dari sekolah lama diserahkan kepada Kepala SDN 8 Wonosobo. Penyerahan itu dilakukan oleh Sugiran didampingi Kepala Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto. Camat Srono Ahmad Subhan turut menyaksikan bersama Ketua KUA Srono dan Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Srono Badrul. 

"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi yang telah membantu proses mutasi sekolah kedua anak saya dari Demak ke Srono, Banyuwangi," ucap Sugiran. 

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan bahwa bantuan pendidikan dari Baznas ini masuk dalam program Banyuwangi Cerdas. Dengan bantuan pembiayaan pengurusan mutasi sekolah ini diharapkan tidak ada anak putus sekolah akibat belum bisa masuk Dapodik. "Prinsipnya, Baznas akan selalu siap memberikan bantuan selama memenuhi persyaratan delapan asnaf dan benar-benar tidak mampu," pungkasnya.(*) 

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Penandatanganan MoA BAZNAS Kabupaten Banyuwangi & UIMSYA

Sabtu, 08 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum Wisuda UIMSYA, telah dilaksanakan Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dan Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung.

Kerja sama ini menjadi langkah bersama dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam berbagai bidang, sebagai ikhtiar menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat serta mendukung pengembangan pendidikan dan pemberdayaan umat.

Selamat dan sukses atas terselenggaranya Wisuda UIMSYA.

Semoga para wisudawan dan wisudawati dapat menjadi generasi yang berilmu, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Terima kasih UIMSYA atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin bersama BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.

Semoga kerja sama ini menjadi awal dari berbagai kolaborasi kebaikan yang terus tumbuh dan memberikan kebermanfaatan bagi umat. 

Bersinergi dalam kebaikan, bersama membangun kebermanfaatan.

08/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS JATIM DAN CABDIN BANYUWANGI SANTUNI 100 SISWA SEKALIGUS SALURKAN MODAL USAHA DAN 5 ROMBONG LEWAT SMA-SMK

BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan Lebaran Yatim 1448 Hijriyah di aula SMKN 1 Banyuwangi pada Kamis (6/8/2026). Tidak tanggung-tanggung, sebanyak seratus siswa SMA dan SMK yang merupakan anak yatim mendapatkan santunan.

Tak hanya itu, Baznas Provinsi Jawa Timur juga menyerahkan lima bantuan modal kerja masing-masing senilai Rp 2 juta. Bantuan peralatan kerja berupa rombong senilai Rp 3,5 juta juga diberikan kepada lima orang.  Yang menarik, bantuan modal usaha dan bantuan peralatan kerja itu disalurkan melalui sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi.

Pelaksana Tugas (PLT)  Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi Iwan Triyono menyampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi Jawa Timur. Santunan bagi seratus siswa yatim di SMA dan SMK merupakan bentuk perhatian dan kepedulian sosial yang sangat membantu bagi penerima manfaat. Apalagi, lima bantuan modal usaha dan lima bantuan peralatan kerja berupa rombong disalurkan melalui sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi. "Selama ini, guru-guru SMA/SMK dan pegawai Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur memang menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas Provinsi Jawa Timur, sehingga pada hari ini santunan yatim dan bantuan modal usaha maupun peralatan kerja berupa rombong ini disalurkan melalui SMA dan SMK di Banyuwangi," katanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menyambut baik penyelenggaraan Lebaran Yatim di aula SMKN 1 Banyuwangi tersebut. Apalagi selain penyerahan  santunan kepada seratus anak yatim, Baznas Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan dari program pemberdayaan ekonomi. "Nilai bantuan yang disalurkan oleh Baznas Jatim hari ini mencapai Rp 37,5 juta," sebutnya.

Selama ini, Baznas Kabupaten Banyuwangi juga telah melaksanakan program serupa. Selain santunan yatim secara rutin, beasiswa juga diberikan kepada siswa SD/MI dan SMP/MTs. "Beasiswa bagi siswa SMA dan SMK memang masuk program dari Baznas Provinsi Jawa Timur, tetapi Baznas Kabupaten Banyuwangi juga tetap melayani ketika ada pengajuan bantuan biaya pendidikan yang sifatnya mendesak," kata Dwi.

Kegiatan Lebaran Yatim di aula SMKN 1 Banyuwangi itu dihadiri seluruh kepala sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi. Dari Baznas Provinsi Jawa Timur diwakili oleh empat orang pelaksana, diantaranya koordinator pelaksana bidang keuangan dan koordinator pelaksana bidang pengumpulan. (*) 

07/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
DONGKRAK PEROLEHAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH, BAZNAS GANDENG DPD LDII BANYUWANGI

BANYUWANGI-Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi Drs Dwi Yanto, MAP didampingi Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto bersilaturahmi ke kantor Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII)  Kabupaten Banyuwangi di Jalan Kemuning, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah pada Rabu siang (5/8/2026). Keduanya ditemui oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Ir Heri Sujatmiko, MT didampingi Sekretaris Andreas, Bendahara Andi Tribakti, Bidang Pendidikan dan Dakwah Sumadi, dan Senkom H. Ali Affan.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, Ketua Baznas Dwi Yanto mengajak jajaran LDII untuk turut meningkatkan perolehan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga amil, seperti Baznas. Ada beberapa skema kerjasama yang ditawarkan untuk penyaluran zakat, infak, dan sedekat melalui Baznas, baik secara organisatoris maupun pribadi. LDII juga diminta untuk melaporkan perolehan zakat fitrah menjelang Idul Fitri dan perolehan hewan kurban pada hari raya Idul Adha.  "Pencatatan zakat fitrah dan hewan kurban akan dilaporkan kepada Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Pusat sebagai catatan keuangan secara off balance dari Kabupaten Banyuwangi," kata Dwi.

Ketua Baznas memberikan apresiasi kepada LDII di tingkat cabang, karena sudah berkontribusi dalam penyetoran zakat, infak, dan sedekah melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan di bawah binaan Baznas. "Semoga kerjasama yang sudah berjalan di tingkat kecamatan atau cabang ini,  bisa ditingkatkan di level kabupaten antara Baznas dan DPD LDII," harapnya.

Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Heri Sujatmiko menyambut baik ajakan kerjasama dari Baznas tersebut.  Pengurus DPD LDII akan bermusyawarah dengan cabang-cabang untuk memilih skema kerjasama yang ditawarkan oleh Baznas. Selama ini, zakat, infak, dan sedekah telah dihimpun oleh takmir masjid, bahkan pengurus tingkat cabang sudah ada yang menyalurkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekahnya melalui UPZ kecamatan secara rutin. "Pada prinsipnya, LDII terbuka untuk menjalin kerjasama dengan Baznas, apalagi ini menyangkut kemaslahatan ummat dalam urusan sosial keagamaan," tegas Heri.(*)

06/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
RUMAH KORBAN ANGIN KENCANG KINI BERDIRI KEMBALI

TEGALDLIMO- Imam Mahmudi, 55 tahun, warga Dusun Sumberejo,  RT 56 RW 09, Desa/Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi kini bisa menjalani hidup dengan tenang.  Rumah yang sempat  rusak berat setelah diterjang angin kencang itu, kini telah dibangun  kembali. Meski sederhana, namun bangunan rumah itu sangat layak untuk ditinggali bersama keluarganya.

Imam mengaku senang karena rumahnya yang dilanda bencana angin kencang pada 2 Maret 2026 lalu, kini telah dibangun kembali. Berkat bantuan gotong-royong dari banyak pihak, kini Imam dan keluarganya memiliki tempat tinggal yang layak. "Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu perbaikan rumah saya, terima kasih kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Tegaldlimo," kata pria yang sehari-hari berprofesi sebagai petani itu.

Pada Selasa (28/7/2026), dana bantuan perbaikan rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi disalurkan melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)  Kecamatan Tegaldlimo. Ketua UPZ Kecamatan Tegaldlimo Fazza Rouzi bersama jajaran menyerahkan bantuan senilai Rp 5 juta. Penyerahan simbolis kepada penerima manfaat disaksikan Kepala Desa Tegaldlimo Harianto, Camat Tegaldlimo Trisetya Supriyanto, dan Kepala KUA Tegaldlimo Lukman Hakim.

Ketua UPZ Kecamatan Tegaldlimo Fazza Rouzi mengatakan bahwa UPZ menyalurkan dana bantuan untuk perbaikan rumah kepada Imam. Sedangkan bedah rumahnya dibantu secara gotong-royong oleh banyak pihak, seperti pemerintah desa dan warga sekitar. Bahkan pihak swasta, seperti KSP Milan pun turut membantu. "Semoga bantuan yang diserahkan UPZ Kecamatan  Tegaldlimo ini bisa membantu biaya perbaikan rumah Pak Imam," pungkasnya. (*) 

31/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan
Bantuan Modal Usaha dengan pola Qordl Al Hasan merupakan bantuan modal usaha yang dipinjamkan kepada sekelompok mustahik secara bertahap kepada kelompok usaha kecil, seperti pedagang cilok, gorengan, rujak, dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk membantu para pelaku usaha kecil mengembangkan usahanya dan menghindari ketergantungan pada rentenir atau bank plecit. Foto ini menggambarkan pertemuan rutin yang dilakukan oleh kelompok penerima modal mikro bergulir. Dalam pertemuan ini, mereka dapat saling berbagi pengalaman dan membahas perkembangan usaha masing-masing. Skema Modal Mikro Bergulir: Tahap 1Pada tahap pertama, mustahik (penerima bantuan) menerima dana sebesar Rp 750.000 dengan angsuran selama 75 hari atau Rp 10.000 per hari. Tahap 2Setelah lunas, mustahik akan menerima tambahan dana sebesar Rp 250.000, sehingga total dana yang diterima menjadi Rp 1.000.000 dengan angsuran selama 100 hari Tahap 3Pada tahap ketiga, mustahik menerima tambahan dana sebesar Rp 250.000, sehingga total dana yang diterima menjadi Rp 1.250.000 dengan angsuran selama 150 hari.
BERITA17/05/2024 | Humas BAZNAS
Program Unggulan BAZNAS Bantuan Modal Usaha Mikro
Program Unggulan BAZNAS Bantuan Modal Usaha Mikro
Pendistribusian bantuan modal mikro dengan sistim bergulir kepada satu kelompok usaha kecil dalam satu wilayah yang sama. Terdiri dari 25 pelaku usaha kecil seperti pedagang cilok, gorengan, rujak, mlijoan dlsb. Manfaat yang di terima pada Program tersebut agar mustahik mengembangkan usaha kecilnya, memberantas Bank Plecit/ Bank Titil/ Renternir, melatih mustahik agar ada rasa tanggungjawab terhadap pemberian bantuan, ada control pada mustahik karena setiap hari bertemu sehingga bantuan tidak terlepas begitu saja,usaha dari BAZNAS menaikkan status mustahik menjadi muzakki atau mutasadiq melalui bantuan modal usaha yang berkembang, memberi motivasi pada mustahik agar semakin meningkatkan ibadahnya melalui modal mikro bergulir berbasis masjid. 2.
BERITA15/05/2024 | Humas BAZNAS
1.000 Parcel Lebaran untuk 1.000 Mustahik di Kabupaten Banyuwangi
1.000 Parcel Lebaran untuk 1.000 Mustahik di Kabupaten Banyuwangi
Alhamdulillah menjelang berakhirnya ramadhan kemararin BAZNAS Kabupataen Banyuwangi telah membagikan 1000 parcel lebaran untuk dhuafa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi. Penyebaran merata dibantu oleh petugas Unit Pengumpul Zakat dimasing - masing Kantor Urusan Agama dan Kantor Kecamatan.
BERITA26/04/2024 | Humas BAZNAS
BAZNAS Target 1.800 Marbot Masjid Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan.
BAZNAS Target 1.800 Marbot Masjid Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan.
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama Ibu Bupati Banyuwangi memberikan secara simbolis bantuan BPJS Ketenagakerjaan kepada 800 marbot masjid. Turut hadir kepala bidang kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Bpk Moch. Mujibur Rochman. Target peserta marbot ini 1800, namun baru tercover 800 oleh BAZNAS Kab. Banyuwangi. Tujuan program ini utk melindungi para marbot masjid yang bekerja merawat masjid.
BERITA28/03/2024 | Humas BAZNAS
Pimpinan BAZNAS RI, Dirut Capital Life dan Ibu Bupati Resmikan 18 Bedah Rumah
Pimpinan BAZNAS RI, Dirut Capital Life dan Ibu Bupati Resmikan 18 Bedah Rumah
Alhamdulillah seremonial bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) rumah ibu Sutiah berjalan dengan sangat haru. Senyum ibu Sutiah tiada henti mewakili rasa syukur karena bisa tidur dengan sangat nyaman. Peresmian bantuan RLHB secara langsung dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI, Bapak Kol. (CAJ) Purn. Drs. Nur Chamdani, dan Direktur Utama PT Capital Life Syariah, Ibu Fitri Hartati, SE, AAIJ, AIIS, AAAK, QIP, CPLHI,. Turut hadir dan menyaksikan langsung peresmian rumah layak huni tersebut oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kepala BAZNAS Banyuwangi H. Lukman Hakim, Ketua UPZ BAZNAS Kecamatan Kabat, serta pejabat terkait Pemkab Banyuwangi.
BERITA04/03/2024 | Humas BAZNAS
Pelantikan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
Pelantikan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
Dalam melaksanakan tugas dan fungsi BAZNAS dalam mengumpulkan zakat, infaq, shodaqah para Pegawai di kabupaten Banyuwangi maka sangat perlu untuk dibentuk UPZ di setiap wilayah/Instansi/SKPD/BUMN/BUMD. Adapun tugas-tugas UPZ yang meliputi : 1. Melaksanakan koordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dalam mengumpulkan dan mendistribusikan zakat, infaq dan shodaqah. 2.Mengumpulkan zakat, infaq dan shodaqah dari para muzakki / aghniya di wilayah masing masing kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi. 3.Menyetorkan seluruh hasil pengumpulan ZIS ke BAZNAS Banyuwangi, untuk kemudian akan dikirimkan bagian hak amilnya ke rekening UPZ. 4.Mengusulkan pengajuan distribusi mustahiq yang telash di survey oleh Kecamatan diwilayahnya sesuai dengan program BAZNAS Banyuwangi.
BERITA29/01/2024 | Humas BAZNAS
Serahkan Beasiswa untuk Siswi SMK
Serahkan Beasiswa untuk Siswi SMK
Penyerahan bantuan beasiswa SMA atas nama Halimatul Wahida warga Dusun Kapelaan, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi. Bantuan beasiswa di serahkan oleh koordinator UPZ Rogojampi bertempat di gedung SMK NU Mangir Rogojampi
BERITA10/08/2023 | Humas BAZNAS
Bayar Zakat, Bantu Tuntaskan Kemiskinan
Bayar Zakat, Bantu Tuntaskan Kemiskinan
BAZNAS terus berupaya membangun kesadaran masyarakat mem bayar zakat maal. Salah satunya melalui "Gerakan Zakat Bersama Pemkab Banyuwangi" yang digelar di Ruang Rempeg. Membayar zakat melalui Baznas berarti ikut serta membantu program daerah dalam menuntaskan kemiskinan. Mengingat, perputaran zakat akan kembali untuk para masyarakat Banyuwangi, baik untuk aspek sosial, kesehatan, ataupun pendidikan. "Karena dalam harta kita terdapat hak orang lain sebesar 2,5 persen. Zakat yang kita bayarkan dapat dikembalikan lagi untuk membantu masyarakat yang Terdapat empat poin plus membayar zakat melalui Baznas. Selain dipastikan aman, penyaluran zakat tersebut dipastikan tepat sasaran, pengelolaannya akuntabel dan transparan, serta terdapat aspek pemberdayaan. Bupati Ipuk Fiestiandani hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Sugirah dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono beserta jajarannya. Selain itu, hadir pula para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda). Sementara itu, Bupati Ipuk menjelaskan bahwa zakat memiliki peran penting sebagai salah satu pendukung dana pembangunan di Banyuwangi. Lewat Baznas, zakat maupun sedekah dari muzaki juga disalurkan untuk berbagai program pengentasan kemiskinan. Mulai dari membantu renovasi rumah warga miskin, bantuan usaha untuk pengusaha kecil, anak putus sekolah, hingga bantuan untuk kesehatan. "Saya minta semua ASN, TNI/Polri, lintas instansi, mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah lewat Baznas. Dalam penyalurannya, Baznas telah memanfaatkan data-data kemiskinan dari pemkab. Jadi, insya Allah tepat sasaran," ujarnya. Bupati Ipuk menegaskan, sinergi dan kolaborasi yang dilakukan pemkab bersama Baznas merupakan salah satu upaya dalam pengentasan kemiskinan dan beberapa permasalahan sosial lainnya. "Karena tidak semua hal bisa langsung ditangani pemkab karena terbatas regulasi. Di sinilah Baznas mengambil peran, langsung mereka eksekusi,"pungkasnya.
BERITA03/04/2023 | Humas BAZNAS
Baznas Siapkan 2.000 Makanan Siap Saji untuk Pengungsi Gempa Turki
Baznas Siapkan 2.000 Makanan Siap Saji untuk Pengungsi Gempa Turki
Tim Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI terus berupaya membantu para korban bencana gempa di Turki. Pada hari kedua respon bencana, tim yang beranggotakan empat orang personel itu dibagi menjadi dua tim. Ada yang berangkat ke Kota Antakya bersama anggota BNPB untuk melakukan asesmen dan memetakan kondisi di lapangan untuk memudahkan proses layanan kemanusiaan. Sedangkan tim kedua, ditugaskan untuk menyiapkan 2.000 makanan siap saji dan hygiene kit bersama mitra lokal serta relawan. Pasalnya, kebutuhan mendesak makanan siap saji sangat diperlukan saat ini, karena banyaknya penyintas bencana di tempat pengungsian. "Cuaca dingin yang melanda, membuat kami harus bergerak cepat menyiapkan segala kebutuhan dasar para pengungsi. Utamanya tentu makanan, kebutuhan pokok, selimut, dan lainnya. Hal itu terus kami upayakan sebagai amanah dari muzaki yang telah mempercayakan kepada kami," kata Direktur Pendistribusian Baznas RI, Ahmad Fikri, di Antakya, Turki, Senin (13/2/2023), seperti dalam siaran pers. Fikri melanjutkan, 2.000 paket makanan siap saji nantinya akan disalurkan ke satu titik pengungsian di Hatay. Nantinya, Baznas juga akan bergerak ke lokasi pengungsian lain yang membutuhkan bantuan. Selain itu, untuk memudahkan proses penyaluran bantuan, Baznas juga terus menjalin komunikasi dengan KBRI setempat, BNPB, Basarnas, relawan, dan mitra lokal setempat. "Proses koordinasi jadi sangat penting dalam membantu korban terdampak bencana. Hal itu dimaksudkan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, dan jatuh di tangan orang yang tepat. Prinsip 3A, aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI terus kita terapkan di mana pun, termasuk di Turki," katanya. Sebelumnya, tim Baznas yang beranggotakan Ahmad Fikri, Budi Margono, Taufiq Hidayat, dan dr Reza Ramdhoni telah tiba di Kota Adanan, Turki, Ahad (12/2/2023) siang. Kedatangan tim yang diterjunkan fokus untuk memberikan bantuan dan proses pencarian korban. Tim Baznas yang tiba di kota Adanan diterima langsung oleh Dubes Indonesia untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal. Tim yang tiba langsung menggelar rapat koordinasi untuk proses pemberian bantuan kepada korban.
BERITA17/02/2023 | Humas BAZNAS
Grebek Surau Nurul Huda Pringgondani
Grebek Surau Nurul Huda Pringgondani
Baznas Banyuwangi kembali melakukan Grebek Surau. Kali ini sasarannya adalah Musala Nurul Huda di Dusun Pringgodani, Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo. Peresmian hasil renovasi dilakukan oleh BupatiIpuk Fiestiandani dan disaksikan Wakil Ketua Baznas H Herman Suyitno dan Edi Saiful Anwar.
BERITA01/02/2023 | Humas BAZNAS
Festival Mustahik Dalam Rangka HUT-22 BAZNAS
Festival Mustahik Dalam Rangka HUT-22 BAZNAS
BAZNAS Banyuwangi mempunyai cara tersendiri untuk memperingati HUT Ke-22. Peringattan HUT di pusatkan di halaman depan kantor BAZNAS. Dalam gerakan festival ini, BAZNAS Banyuwangi membagikan 22 paket sembako untuk dhuafa dan anak yatim dari perwakilan masing-masing unit pengumpul zakat di Kabupaten Banyuwangi. Yang menrik, para mustahik alisan penerima Zakat dan setiap warga yang datang bisa menyamntap makanan dan minuman yang disajikan pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan BAZNAS secara gratis. Gelaran Festifal Mustahik ini merupakan bagian kerja sosial dan berkolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Selain mengundang mustahik, dalam mkesempatan itu BAZNAS Banyuwangi juga mengundang perwakilan muzakki untuk ikut menyaksikan dan mendengarkan testimoni dari sejumlah mustahik yang telah dibantu dan di bina oleh BAZNAS Banyuwangi. Sejumlah muzakki yang hadir diantaranya Samsudin Adlawi, Pengusaha Kadapi Kadiso, Serta beberapa muzakki lainnya. Festifal ini juga dihadiri Kabag Kesra Pemkab Banyuwangi M.Luqman.
BERITA17/01/2023 | Humas BAZNAS
Donasi untuk Korban Terdampak Bencana Alam Gempa Cianjur Dalam Acara HAB
Donasi untuk Korban Terdampak Bencana Alam Gempa Cianjur Dalam Acara HAB
BAZNAS bersama kemenag menggalang donasi untuk korban bencana alam gempa Cianjur dalam acara Hari Amal Bakti HAB di pantai booom sabtu 10 Desember 2022. Donasi yang terkumpul sebanyak Rp. 3.777.000,- .
BERITA10/12/2022 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.

Lihat Daftar Rekening →