WhatsApp Icon
Bantu Mutasi Sekolah 2 Siswa dari Demak

BANYUWANGI-Zahida Ihya Musyaffa, umur 11 tahun, siswa kelas V SDN 8 Wonosobo, Kecamatan Srono dan adiknya Ahmad Muwwafiqul Musthofa, umur 9 tahun, kelas IV di sekolah yang sama, kini bisa belajar dengan tenang. Pasalnya, nama keduanya sudah tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai siswa SDN 8 Wonosobo. 

Sebelumnya nama keduanya belum tercatat di Dapodik Kabupaten Banyuwangi karena masih belum dilakukan mutasi dari sekolah asal di Demak, Jawa Tengah. Zahida dan Ahmad sempat bersekolah sambil mondok di MI Al Mubarok Al Arbain Desa Tlogorejo, Kecamatan Wonosalam, Demak. Namun karena suatu hal memaksa keduanya pindah ke Banyuwangi ikut kedua orang tuanya, Sugiran dan Wulan Ari Astiandani. 

Nah, karena masih memiliki tunggakan di sekolah lama, maka berkas data-data akademisnya tertahan di Demak. Padahal, data tersebut dibutuhkan sebagai persyaratan mutasi sekaligus dicatatkan di Dapodik di sekolah baru. 

Walhasil, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi turun tangan membantu pembiayaan mutasi dua siswa tidak mampu itu dari Demak ke Banyuwangi. Butuh proses panjang untuk mengurus mutasi kedua siswa SD itu, karena Sugiran, ayahnya harus datang ke madrasah di Demak untuk mengambil berkas-berkasnya. Perjalanan Sugiran itu dibantu biayanya oleh Baznas. Begitu juga pelunasan tunggakan kedua anaknya di MI tersebut. 

Akhirnya pada Senin (3/8), berkas-berkas mutasi dari sekolah lama diserahkan kepada Kepala SDN 8 Wonosobo. Penyerahan itu dilakukan oleh Sugiran didampingi Kepala Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto. Camat Srono Ahmad Subhan turut menyaksikan bersama Ketua KUA Srono dan Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Srono Badrul. 

"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi yang telah membantu proses mutasi sekolah kedua anak saya dari Demak ke Srono, Banyuwangi," ucap Sugiran. 

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan bahwa bantuan pendidikan dari Baznas ini masuk dalam program Banyuwangi Cerdas. Dengan bantuan pembiayaan pengurusan mutasi sekolah ini diharapkan tidak ada anak putus sekolah akibat belum bisa masuk Dapodik. "Prinsipnya, Baznas akan selalu siap memberikan bantuan selama memenuhi persyaratan delapan asnaf dan benar-benar tidak mampu," pungkasnya.(*) 

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Penandatanganan MoA BAZNAS Kabupaten Banyuwangi & UIMSYA

Sabtu, 08 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum Wisuda UIMSYA, telah dilaksanakan Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dan Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung.

Kerja sama ini menjadi langkah bersama dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam berbagai bidang, sebagai ikhtiar menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat serta mendukung pengembangan pendidikan dan pemberdayaan umat.

Selamat dan sukses atas terselenggaranya Wisuda UIMSYA.

Semoga para wisudawan dan wisudawati dapat menjadi generasi yang berilmu, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Terima kasih UIMSYA atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin bersama BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.

Semoga kerja sama ini menjadi awal dari berbagai kolaborasi kebaikan yang terus tumbuh dan memberikan kebermanfaatan bagi umat. 

Bersinergi dalam kebaikan, bersama membangun kebermanfaatan.

08/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS JATIM DAN CABDIN BANYUWANGI SANTUNI 100 SISWA SEKALIGUS SALURKAN MODAL USAHA DAN 5 ROMBONG LEWAT SMA-SMK

BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan Lebaran Yatim 1448 Hijriyah di aula SMKN 1 Banyuwangi pada Kamis (6/8/2026). Tidak tanggung-tanggung, sebanyak seratus siswa SMA dan SMK yang merupakan anak yatim mendapatkan santunan.

Tak hanya itu, Baznas Provinsi Jawa Timur juga menyerahkan lima bantuan modal kerja masing-masing senilai Rp 2 juta. Bantuan peralatan kerja berupa rombong senilai Rp 3,5 juta juga diberikan kepada lima orang.  Yang menarik, bantuan modal usaha dan bantuan peralatan kerja itu disalurkan melalui sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi.

Pelaksana Tugas (PLT)  Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi Iwan Triyono menyampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi Jawa Timur. Santunan bagi seratus siswa yatim di SMA dan SMK merupakan bentuk perhatian dan kepedulian sosial yang sangat membantu bagi penerima manfaat. Apalagi, lima bantuan modal usaha dan lima bantuan peralatan kerja berupa rombong disalurkan melalui sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi. "Selama ini, guru-guru SMA/SMK dan pegawai Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur memang menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas Provinsi Jawa Timur, sehingga pada hari ini santunan yatim dan bantuan modal usaha maupun peralatan kerja berupa rombong ini disalurkan melalui SMA dan SMK di Banyuwangi," katanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menyambut baik penyelenggaraan Lebaran Yatim di aula SMKN 1 Banyuwangi tersebut. Apalagi selain penyerahan  santunan kepada seratus anak yatim, Baznas Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan dari program pemberdayaan ekonomi. "Nilai bantuan yang disalurkan oleh Baznas Jatim hari ini mencapai Rp 37,5 juta," sebutnya.

Selama ini, Baznas Kabupaten Banyuwangi juga telah melaksanakan program serupa. Selain santunan yatim secara rutin, beasiswa juga diberikan kepada siswa SD/MI dan SMP/MTs. "Beasiswa bagi siswa SMA dan SMK memang masuk program dari Baznas Provinsi Jawa Timur, tetapi Baznas Kabupaten Banyuwangi juga tetap melayani ketika ada pengajuan bantuan biaya pendidikan yang sifatnya mendesak," kata Dwi.

Kegiatan Lebaran Yatim di aula SMKN 1 Banyuwangi itu dihadiri seluruh kepala sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi. Dari Baznas Provinsi Jawa Timur diwakili oleh empat orang pelaksana, diantaranya koordinator pelaksana bidang keuangan dan koordinator pelaksana bidang pengumpulan. (*) 

07/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
DONGKRAK PEROLEHAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH, BAZNAS GANDENG DPD LDII BANYUWANGI

BANYUWANGI-Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi Drs Dwi Yanto, MAP didampingi Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto bersilaturahmi ke kantor Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII)  Kabupaten Banyuwangi di Jalan Kemuning, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah pada Rabu siang (5/8/2026). Keduanya ditemui oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Ir Heri Sujatmiko, MT didampingi Sekretaris Andreas, Bendahara Andi Tribakti, Bidang Pendidikan dan Dakwah Sumadi, dan Senkom H. Ali Affan.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, Ketua Baznas Dwi Yanto mengajak jajaran LDII untuk turut meningkatkan perolehan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga amil, seperti Baznas. Ada beberapa skema kerjasama yang ditawarkan untuk penyaluran zakat, infak, dan sedekat melalui Baznas, baik secara organisatoris maupun pribadi. LDII juga diminta untuk melaporkan perolehan zakat fitrah menjelang Idul Fitri dan perolehan hewan kurban pada hari raya Idul Adha.  "Pencatatan zakat fitrah dan hewan kurban akan dilaporkan kepada Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Pusat sebagai catatan keuangan secara off balance dari Kabupaten Banyuwangi," kata Dwi.

Ketua Baznas memberikan apresiasi kepada LDII di tingkat cabang, karena sudah berkontribusi dalam penyetoran zakat, infak, dan sedekah melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan di bawah binaan Baznas. "Semoga kerjasama yang sudah berjalan di tingkat kecamatan atau cabang ini,  bisa ditingkatkan di level kabupaten antara Baznas dan DPD LDII," harapnya.

Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Heri Sujatmiko menyambut baik ajakan kerjasama dari Baznas tersebut.  Pengurus DPD LDII akan bermusyawarah dengan cabang-cabang untuk memilih skema kerjasama yang ditawarkan oleh Baznas. Selama ini, zakat, infak, dan sedekah telah dihimpun oleh takmir masjid, bahkan pengurus tingkat cabang sudah ada yang menyalurkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekahnya melalui UPZ kecamatan secara rutin. "Pada prinsipnya, LDII terbuka untuk menjalin kerjasama dengan Baznas, apalagi ini menyangkut kemaslahatan ummat dalam urusan sosial keagamaan," tegas Heri.(*)

06/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
RUMAH KORBAN ANGIN KENCANG KINI BERDIRI KEMBALI

TEGALDLIMO- Imam Mahmudi, 55 tahun, warga Dusun Sumberejo,  RT 56 RW 09, Desa/Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi kini bisa menjalani hidup dengan tenang.  Rumah yang sempat  rusak berat setelah diterjang angin kencang itu, kini telah dibangun  kembali. Meski sederhana, namun bangunan rumah itu sangat layak untuk ditinggali bersama keluarganya.

Imam mengaku senang karena rumahnya yang dilanda bencana angin kencang pada 2 Maret 2026 lalu, kini telah dibangun kembali. Berkat bantuan gotong-royong dari banyak pihak, kini Imam dan keluarganya memiliki tempat tinggal yang layak. "Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu perbaikan rumah saya, terima kasih kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Tegaldlimo," kata pria yang sehari-hari berprofesi sebagai petani itu.

Pada Selasa (28/7/2026), dana bantuan perbaikan rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi disalurkan melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)  Kecamatan Tegaldlimo. Ketua UPZ Kecamatan Tegaldlimo Fazza Rouzi bersama jajaran menyerahkan bantuan senilai Rp 5 juta. Penyerahan simbolis kepada penerima manfaat disaksikan Kepala Desa Tegaldlimo Harianto, Camat Tegaldlimo Trisetya Supriyanto, dan Kepala KUA Tegaldlimo Lukman Hakim.

Ketua UPZ Kecamatan Tegaldlimo Fazza Rouzi mengatakan bahwa UPZ menyalurkan dana bantuan untuk perbaikan rumah kepada Imam. Sedangkan bedah rumahnya dibantu secara gotong-royong oleh banyak pihak, seperti pemerintah desa dan warga sekitar. Bahkan pihak swasta, seperti KSP Milan pun turut membantu. "Semoga bantuan yang diserahkan UPZ Kecamatan  Tegaldlimo ini bisa membantu biaya perbaikan rumah Pak Imam," pungkasnya. (*) 

31/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

LATIHAN DASAR KELOMPOK MENGELOLA WARUNG KELONTONG SECARA PROFESIONAL
LATIHAN DASAR KELOMPOK MENGELOLA WARUNG KELONTONG SECARA PROFESIONAL
Banyuwangi – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program unggulan Zmart. Sebanyak puluhan mustahik penerima manfaat program ini mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) Mengelola Warung Kelontong Secara Profesional yang bertempat di Aula BAZNAS Banyuwangi. Kegiatan LDK ini merupakan bagian integral dari program Zmart, yang tidak hanya memberikan bantuan permodalan, renovasi, dan branding warung, tetapi juga fokus pada peningkatan kapasitas dan keterampilan pengelolaan bisnis bagi para mustahik. Materi yang disampaikan meliputi manajemen stok, pembukuan sederhana, pelayanan prima, hingga strategi pemasaran digital, dengan tujuan utama agar warung kelontong mustahik dapat berdaya saing dan mandiri secara ekonomi. Kata Mereka: Pentingnya Profesionalisme dan Pendampingan Wakil Ketua II BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Bapak Haji Herman Suyitno, S.Ag, M.Pd.I, menekankan pentingnya pengelolaan warung secara profesional untuk mencapai kemandirian. "Kami berharap para mustahik ini tidak hanya menerima bantuan modal, tapi juga bertransformasi menjadi wirausaha ulung. LDK ini adalah bekal awal untuk mengubah pola pikir dari sekadar berjualan menjadi mengelola bisnis yang profesional. Zakat harus mampu membawa mustahik naik kelas, bahkan kelak menjadi muzaki," ujarnya. Pendamping Zmart, Bapak Subayil, menyoroti peran pendampingan secara berkelanjutan. "Peran kami bukan hanya mendampingi, tetapi memastikan ilmu yang didapat di LDK ini diterapkan secara konsisten di warung masing-masing. Mulai dari penataan yang rapi, pencatatan yang akurat, hingga pelayanan yang ramah. Kedisiplinan adalah kunci sukses warung Zmart," jelasnya. Sementara itu, pemateri dari PT Sumber Trijaya Lestari (Aksesmu), Bapak Dani Saputra yang memberikan materi tentang digitalisasi rantai pasok dan manajemen bisnis ritel, mengungkapkan antusiasmenya. "Kolaborasi dengan BAZNAS ini sangat strategis. Melalui platform digital dan pelatihan yang terstruktur, mustahik Zmart memiliki peluang besar untuk bersaing dengan ritel modern. Kami melihat semangat tinggi dari para peserta untuk mengadopsi teknologi dan mengaplikasikan standar operasional yang profesional," pungkasnya. Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak warung-warung kelontong Zmart di Banyuwangi yang tidak hanya menjadi penyedia kebutuhan pokok masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi ikon kemandirian ekonomi umat berkat pengelolaan yang profesional dan modern.
BERITA29/10/2025 | Humas BAZNAS
PENDISTRUBUSIAN BALAI TERNAK, AMBULANCE DAN ZMART
PENDISTRUBUSIAN BALAI TERNAK, AMBULANCE DAN ZMART
Alhamduluillah, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi menerima 3 program unggulan dari BAZNAS RI. Yaitu, balai ternak Al-Hikmah, ambulace yang dipersiapkan gratis untuk masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan darurat dan Zmart. Adapun penerima manfaat balai ternak untuk 20 orang dengan pendampingan yang maksimal, dan penerima manfaat Zmart sebanyak 50 warung dengan dukungan modal, branding, dan digitalisasi rantai pasok. Program ini juga merupakan kolaborasi dengan beberapa mitra seperti PT. PNM dan PT. Sumber Trijaya Lestari (aksesmu) sebagai langkah memperkuat kemandirian perekonomian mustahik dan layanan sosial kemanusiaan. Diharapkan dengan bantuan ini bisa membawa manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Banyuwangi.
BERITA24/09/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
RAKORNAS 2025, SAIDAH SAKWAN: PROGRAM BAZNAS SEJALAN DENGAN RPJMN 2025-2029
RAKORNAS 2025, SAIDAH SAKWAN: PROGRAM BAZNAS SEJALAN DENGAN RPJMN 2025-2029
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, menegaskan program BAZNAS sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2025-2029. Menurutnya, dana sosial syariah, termasuk zakat, telah diturunkan menjadi arah kebijakan tingkat menengah. "Untuk itu kita arahkan semua ekosistem binaan kita bisa diseleraskan untuk memenuhi kebutuhan penyuksesan program prioritas pemerintah," ujar Saidah. Saidah mengatakan, dana keagamaan seperti zakat, diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah dan mendukung penanganan masalah sosial serta bencana. Pemanfaatan dana keagamaan Islam dilaksanakan sejalan dengan kebijakan pengembangan ekonomi syariah serta berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini disampaikan Saidah dalam Plenary Session “Capaian Kinerja 2020-2025 dan Isu Strategis Renstra Kedepan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan” yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (27/8/2025). Saidah juga menegaskan pentingnya membangun model pemberdayaan yang berkelanjutan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam paparannya, Saidah menyampaikan capaian BAZNAS dalam kurun 2020–2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan baik dari sisi penghimpunan maupun pendistribusian ZIS. “Zakat telah menjadi instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan dan kesenjangan. Namun, lebih dari itu, zakat harus mampu menghadirkan model pemberdayaan yang berkelanjutan agar mustahik bisa naik kelas menjadi muzaki,” ungkapnya. Saidah menjelaskan, selama periode pandemi 2021–2022, BAZNAS fokus pada program pemulihan mustahik melalui bantuan langsung, ketahanan pangan, hingga penguatan modal produktif. Sementara sejak 2023 hingga 2024, fokus diarahkan pada penguatan program pengentasan kemiskinan struktural melalui desa zakat, pengembangan ekonomi mustahik, serta dukungan kepada UMKM. “Dari pengalaman lima tahun terakhir, kita belajar bahwa distribusi konsumtif memang penting untuk kondisi darurat, tetapi pendayagunaan produktif adalah kunci bagi kemandirian mustahik. Inilah yang kita maksud dengan pemberdayaan berkelanjutan,” lanjutnya. Menurut Saidah, BAZNAS telah menargetkan proporsi ideal 50:50 antara pendistribusian konsumtif dan pendayagunaan produktif pada tahun 2026, dengan minimal 28% dana dialokasikan khusus untuk program pemberdayaan. Hal ini sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden serta RPJMN 2025–2029 yang menekankan penguatan dana sosial syariah dalam pembangunan nasional. Capaian kinerja juga menunjukkan perkembangan positif. Pada 2024, penyaluran zakat secara nasional mencapai Rp39,48 triliun, dan pada 2025 ditargetkan menembus Rp45,5 triliun. Peningkatan ini mencerminkan tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap zakat sebagai instrumen keuangan sosial yang efektif . Di sisi lain, Saidah juga menekankan pentingnya menyelaraskan seluruh gerakan zakat dengan prioritas pembangunan pemerintah. "Apa yang kita lakukan harus sejalan dengan apa yang diprioritaskan oleh Pemerintah. Alhamdulillah zakat sudah masuk dalam kebijakan nasional," jelasnya. Menurutnya, ini bukan hanya tentang kebijakan, tetapi juga tentang kontribusi terhadap target angka yang telah ditetapkan negara. Zakat, menurutnya, dipandang sangat strategis karena keterkaitannya yang erat dengan berbagai aspek pembangunan, yaitu pengentasan kemiskinan, pengembangan wilayah, pendanaan pembangunan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Posisi strategis ini mendapatkan apresiasi dari negara. "Ini membuktikan bahwa negara atau pemerintah menghargai kehadiran para amil zakat di pusat maupun di daerah," ungkap Saidah. Peran amil zakat diakui sebagai mitra pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
BERITA28/08/2025 | Humas BAZNAS Banyuwangi
BERSAMA POLRESTA BANYUWANGI, BAZNAS MENDISTRIBUSIKAN BEASISWA ANAK YATIM PIATU
BERSAMA POLRESTA BANYUWANGI, BAZNAS MENDISTRIBUSIKAN BEASISWA ANAK YATIM PIATU
Polresta Banyuwangi adalah salah satu muzakki BAZNAS yang mengajukan bantuan sekolah adik kakak yang bernama Gendis dan Genta. Gendis berusia 16 Tahun yang saat ini menduduki kelas 1 di SMAN 1 Rogojampi, sedangkan adiknya Genta berusia 14 Tahun yang saat ini menduduki kelas 1 di SMPN 1 Srono. Gendis dan Genta adalah anak yatim piatu, ayahnya meninggal pada tahun 2018 sedangkan sang ibu meninggal 7 tahun kemudian tepat di bulan ramadhan 2025. Alhamdulillah BAZNAS bersama Polresta telah mendistribusikan bantuan tersebut pada hari Jumat 23 Mei. “Kami dari BAZNAS Banyuwangi yang di titipi zakat oleh masyarakat Banyuwangi untuk mendistribusikan kepada yang berhak, salah satunya dalam program Banyuwangi Cerdas. Tidak hanya sampai disini, jika prestasi terus di pertahankan, bantuan akan terus berlanjut hingga perguruan tinggi” Ujar pimpinan bidang distribusi H.Herman Suyitno.
BERITA26/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BANTUAN SEPERANGKAT PERALATAN KERJA UNTUK BAPAK KATIMIN
BANTUAN SEPERANGKAT PERALATAN KERJA UNTUK BAPAK KATIMIN
Bantuan seperangkat peralatan kerja telah di distribusikan kepada Bapak Katimin, salah satu warga disabilitas kurang mampu di Kecamatan Genteng. Pekerjaan beliau sehari-hari tukang sol sepatu."Semoga bantuan peralatan kerja ini dapat menamnah penghasilan Bapak Katimin". ujar Wakil Ketua II Bidang Distribusi H. Herman Suyitno.
BERITA22/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
PENDISTRIBUSIAN BANTUAN AKOMODASI PENGOBATAN KANKER
PENDISTRIBUSIAN BANTUAN AKOMODASI PENGOBATAN KANKER
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan. Kali ini bantuan diberikan kepada Arofah yang berusia 51 Tahun, warga Desa Laharasem, Kecamatan Kabat. Sejak dua tahun terakhir Arofah harus rutin menjalan kemoterapi di Jember akibat penyakit kanker yang dideritanya. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II Bidang Distribusi H Herman Suyitno dan Wakil Ketua IV Bidang Administrasi H Tommy Anwar. Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban biaya transportasi dan akomodasi selama proses pengobatan Arofah. "Kami berharap bantuan ini dapat membantu Ibu Arofah agar tetap semangat dalam menjalani pengobatan. Ini adalah amanah dari para muzaki yang harus disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ujar H Herman.
BERITA15/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BANTUAN AKOMODASI ADIK BAYI DALAM PROGRAM BAZNAS BANYUWANGI SEHAT
BANTUAN AKOMODASI ADIK BAYI DALAM PROGRAM BAZNAS BANYUWANGI SEHAT
Baznas Banyuwangi menyalurkan bantuan kepada bayi yang tengah berjuang melawan penyakit hepatitis. Bayi dimaksud adalah putri dari warga Bulusan, Kecamatan Kalipuro. Bayi berusia 6 bulan tersebut dirujuk ke RSUD Dr Sutomo, Surabaya, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Menyadari kebutuhan mendesak atas biaya akomodasi, Baznas Banyuwangi segera memberikan bantuan kepada keluarga pasien sebagai bentuk kepedulian sosial. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II Baznas Banyuwangi Bidang Distribusi H Herman Suyitno. Dalam kesempatan tersebut, Herman menyampaikan bahwa kehadiran Baznas bukan hanya sebagai lembaga penyalur zakat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mendampingi masyarakat yang sedang menghadapi ujian, terutama dalam program Banyuwangi Sehat. "Ini adalah bentuk nyata kehadiran zakat dalam membantu sesama. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga bayi" pungkasnya.
BERITA08/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU AKOMODASI EKI, PENDERITA KELAINAN GENETIK YANG BEROBAT KE SOETOMO SURABAYA
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU AKOMODASI EKI, PENDERITA KELAINAN GENETIK YANG BEROBAT KE SOETOMO SURABAYA
18 Februari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama UPZ Kecamatan, serta petugas puskesmas silaturahmi ke salah satu warga kurang mampu di Kecamatan Glagah.Dalam kasus kelainan genetik yang di alami oleh Eki Febriant yang sebelumnya bernama Nur Laili Eka Febrianti, sudah dirasakan sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Eki membutuhkan pengobatan lebih lanjut untuk permasalahan genetik yang di alaminya. Kesulitan ekonomi yang di alami membuat keluarga kerap ragu untuk menjalankan pengobatan lebih lanjut di RS. Soetomo Surabaya dengan pertimbangan biaya yang harus di keluarkan untuk perjalanan dan makan saat di Surabaya. BAZNAS Banyuwangi berperan untuk menjalankan amanah para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya ke BAZNAS dengan membantu akomodasi pengobatan Eki.Semoga bantuan tersebut bermanfaat. Aamiin Yaa Rabbal Alamin ????
BERITA20/02/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ACARA TASYAKURAN DALAM MEMPERINGATI HUT BAZNAS KE-24
ACARA TASYAKURAN DALAM MEMPERINGATI HUT BAZNAS KE-24
Alhamdulillah 17 Januari 2024 BAZNAS Kabupaten Banyuwangi memperingati acara HUT BAZNAS ke-24. Acara tersebut di hadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi , Bapak Dr. H. Lukman Hakim, M.HI, Seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, perwakilan Kantor Kementrian Agama, Bapak Drs.Moh. Jali M.Pd.I, Perwakilan Kesra Pemkab Banyuwangi. Acara tasyakuran ini dibuka langsung oleh ketua BAZNAS, Bapak H. Lukman Hakim M.HI, yang diawali dengan Sholawat Nabi dan doa bersama yang khidmat untuk memohon keberkahan atas perjalanan BAZNAS selama ini. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi “Harapannya semoga BAZNAS ke depan jauh lebih baik dan kita juga bersyukur karena BAZNAS Banyuwangi kesekian kalinya sudah memperoleh penghargaan baik dari provinsi maupun RI,”. dalam sambutannya. Sementara itu perwakilan dari kementrian agama Bapak Drs. Moh. Jali M.Pd.I Juga turut memberikan apresiasi kepada BAZNAS. “Selamat hari ulang tahun BAZNAS ke-24 semoga BAZNAS Kabupaten Banyuwangi terus semakin bermanfaat, Jaya, dan memberikan berkah pada kehidupan masyarakat Banyuwangi. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS atas kerjasamanya yang sangat bermanfaat terutama untuk siswa madrasah yang orang tuanya mempunyai keterbatasan ekonomi,” Ujarnya
BERITA18/01/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN MODAL USAHA KEPADA USWATUN HASANAH AGAR DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA YAITU ROTI BOLU
BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN MODAL USAHA KEPADA USWATUN HASANAH AGAR DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA YAITU ROTI BOLU
Hidup sendiri setelah ditinggal mati oleh suaminya, Ibu Uswatun Hasanah menanggung 2 anak yang masih TK dan SMA. Penghasilan beliau selama ini masih kurang dari cukup untuk tanggungan sekolah dan di tambah lagi merawat orang tuanya yang saat ini menderita sakit saraf. Tentu saja dengan hasil survey UPZ yang sesuai dengan keadaan sebenarnya BAZNAS Banyuwangi memberikan modal usaha agar dapat mengembangkan usahanya dan tentu menambah penghasilan setiap bulannya yaitu roti Bolu.
BERITA30/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MOHAMMAD AYYUN FIRDAUS MAULANA SISWA MTS MUNCAR YANG DI BANTU BAZNAS DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS
MOHAMMAD AYYUN FIRDAUS MAULANA SISWA MTS MUNCAR YANG DI BANTU BAZNAS DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS
Mohammad Ayyun Firdaus Maulana siswa MTs Muncar yang di bantu BAZNAS Dalam program Banyuwangi Cerdas. Warga Dusun Muncar Baru Rt. 02 Rw. 05 Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar ini hidup bersama orang tuanya yang bekerja sebagai buruh nelayan dengan penghasilan yang tidak menentu. Semangat untuk tetap menuntut ilmu selalu ada pada diri Ayyun, Namun , dengan penghasilan orang tua yang hanya dapat mecukupi makan sehari-hari sehingga tidak dapat mengcover kebutuhan perlengkapan sekolah anaknya.
BERITA30/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
DENGAN BANTUAN MODAL TAMBAHAN DARI BAZNAS BERHARAP IBU MUJIATI DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA BERJUALAN MAKANAN RINGAN DAN RUJAK
DENGAN BANTUAN MODAL TAMBAHAN DARI BAZNAS BERHARAP IBU MUJIATI DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA BERJUALAN MAKANAN RINGAN DAN RUJAK
Mujiati, warga Dusun Krajan RT.01 RW.02 Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar adalah salah satu warga yang di bantu Oleh BAZNAS Banyuwangi dalam program Banyuwangi Makmur. Dengan bantuan modal tambahan dari BAZNAS berharap Ibu Mujiati dapat mengembangkan usahanya berjualan makanan ringan dan rujak. Beliau sehari-hari hidup dengan menumpang di tanah persil yang sekarang menjadi lingkungan beliau untuk berjualan. Dengan penghasilan yang tidak menentu, beliau berusaha mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan 3 orang anaknya tentu sangat berat.
BERITA30/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MARIATUN SEORANG PEDAGANG KELILING MAKANAN RINGAN/SNACK YANG DI BANTU ROMBONG  OLEH BAZNAS BANYUWANGI.
MARIATUN SEORANG PEDAGANG KELILING MAKANAN RINGAN/SNACK YANG DI BANTU ROMBONG OLEH BAZNAS BANYUWANGI.
Mariatun seorang pedagang keliling makanan ringan/snack yang di bantu peralatan usaha oleh BAZNAS Banyuwangi. Mariatun tinggal seorang diri di Dusun Krajan Desa Yosomulyo Kecamatan Gambiran. BAZNAS Banyuwangi membantu sebuah rombong karena rombong yang saat ini di gunakan sudah tidak layak lagi untuk dipakai. Sebelumnya beliau juga di bantu oleh BAZNAS sebagai penerima manfaat UMKM binaan BAZNAS.
BERITA27/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN PERLENGKAPAN SEKOLAH UNTUK DREY
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN PERLENGKAPAN SEKOLAH UNTUK DREY
Drey Septiani bersama kedua oragtuanya tinggal numpang di rumah warga di Dusun Bulusari RT.05 RW.02 Desa Jajag Kecamatan Gambiran. BAZNAS Kabupaten Banyuwangi membantu Drey dalam program Banyuwangi Cerdas sesuai dengan hasil survey UPZ memang layak untuk di bantu berupa perlengkapan sekolah karena saat ini perlengkapan yang di pakai sudah tidak layak di gunakan. Penghasilan orang tua yang didapat dari pekerjaan sebagai buruh serabutan dan pendapatannya hanya cukup untuk makan setiap harinya.
BERITA24/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SISWA YANG LAYAK DI BANTU OLEH BAZNAS SELANJUTNYA ADALAH JUAN PUTRA FIRMANSYAH SISWA KELAS 3 SDN 5 JAJAG
SISWA YANG LAYAK DI BANTU OLEH BAZNAS SELANJUTNYA ADALAH JUAN PUTRA FIRMANSYAH SISWA KELAS 3 SDN 5 JAJAG
Siswa yang layak di bantu oleh BAZNAS selanjutnya adalah Juan Putra Firmansyah siswa kelas 3 SDN 5 Jajag. Juan tinggal bersama kedua orangtua dan seorang kakak di Dusun Bulusari RT.05 RW.02 Desa Jajag Kecamatan Gambiran. hasil dari pengamatan UPZ BAZNAS, sang ayah bekerja serabutan yang gajinya hanya dapat mencukupi kebutuhan makan sehari-hari, sedangkan ibunya hanya ibu rumahtangga.
BERITA24/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
TIDAK TAHU KEBERADAAN ORANG TUA, BAZNAS BANYUWANGI BANTU SISWA KELAS 3 SD YANG HIDUP BERSAMA KAKEKNYA YANG HANYA BEKERJA SEBAGAI BURUH
TIDAK TAHU KEBERADAAN ORANG TUA, BAZNAS BANYUWANGI BANTU SISWA KELAS 3 SD YANG HIDUP BERSAMA KAKEKNYA YANG HANYA BEKERJA SEBAGAI BURUH
Bapak dan ibunya tidak di ketahui keberadaannya, Siswa yang duduk di kelas 3 SDN 5 jajag ini dirawat oleh kakeknya. Kakeknya hanya bekerja sebagai buruh serabutan yang penghasilannya tidak menetap. Dengan hasil survey yang telah dilakukan oleh UPZ Gambiran Adam Julio membutuhkan bantuan peralatan sekolah, sang kakeh tidak dapat memenuhi kebutuhan cucunya karena penghasilan yang beliau dapat hanya cukup di gunakan untuk makan sehari-harinya. BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Gambiran terjun langsung kesekolahan adam untuk mendistribusikan perlengkapan sekolah yang di butuhkan.
BERITA24/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MELALUI UPZ GAMBIRAN BAZNAS BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN PERALATAN SEKOLAH UNTUK SISWA SDN 5 JAJAG
MELALUI UPZ GAMBIRAN BAZNAS BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN PERALATAN SEKOLAH UNTUK SISWA SDN 5 JAJAG
Melalui UPZ Gambiran BAZNAS Banyuwangi mendistriibusikan bantuan peralatan sekolah untuk sisw yang bernama Dewi Sulami Dewantri. Saat ini Dewi duduk di kelas 1 SDN 5 Jajag Kecamatan Gambiran. Tinggal bersama kedua orang tua dengan tempat tinggal masih menumpang, tidak membuat Dewi patah semangat untuk tetap sekolah. Begitupun dengan kedua orang tua yang selalu memberikan yang terbaik agar anaknya dapat sekolah walau hanya bekerja sebagai buruh serabutan.
BERITA23/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SISWA KELAS 5 SDN 5 JAJAG MENDAPATKAN BANTUAN DARI BAZNAS BANYUWANGI
SISWA KELAS 5 SDN 5 JAJAG MENDAPATKAN BANTUAN DARI BAZNAS BANYUWANGI
Muhammad Fadil Akbar adalah siswa yang kini duduk di kelas 1 SDN 5 Jajag Kecamatan Gambiran. Fadil tinggal bersama ke dua orang tua di Dusun BUlusari RT.01 RW.02 Desa Jajag Kecamatan gambiran dan bekerja sebagai buruh serabutan dengan gaji yang tidak tetap. penghasilan yang didapat dari sang ayah hanya cukup untuk makan sehari hari. Alhamdulillah dengan dana zakat yang dititipkan muzaki melalui BAZNAS Banyuwangi, Muhammad Fadil dapat sekolah dengan nyaman anpa kekawatiran orang tua dalam masalah biaya.
BERITA23/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MELALUI UPZ KECAMATAN LICIN MEMBAGI 8 SEMBAKO KEPADA JANDA DHUAFA DI MASING MASING DAERAH
BAZNAS BANYUWANGI MELALUI UPZ KECAMATAN LICIN MEMBAGI 8 SEMBAKO KEPADA JANDA DHUAFA DI MASING MASING DAERAH
BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Kecamatan Licin membagi 8 sembako kepada janda dhuafa di masing masing daerah. Sembako tersebut berisi beras, minyak, gula, teh, kopi, mie dan berbagai macam bahan sembako lainnya.
BERITA20/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
PENERIMA MANFAAT BAZNAS MELALUI PROGRAM SEMBAKO DHUAFA SELANJUTNYA ADALAH SIAMAH PENDERITA STROKE
PENERIMA MANFAAT BAZNAS MELALUI PROGRAM SEMBAKO DHUAFA SELANJUTNYA ADALAH SIAMAH PENDERITA STROKE
Penerima manfaat BAZNAS melalui program sembako dhuafa selanjutnya adalah Siamah warga Dusun Krajan RT.04/06 Desa Wringin Putih Kecamatan Muncar. Dari hasil survey yang telah dilakukan oleh tim Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS, bahwa kondisi siamah yang sudah tua harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ibu yang berumur 60 Tahun ini juga menderita sakit sroke, sehingga kebutuhan makan sehari-hari kurang. Alhamdulillah melalui UPZ Muncar, BAZNAS mendistribusikan bantuan sembako dhuafa untuk beliau, semoga bisa bermanfaat. Aamiin yaa rabbal alamin
BERITA20/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.

Lihat Daftar Rekening →