WhatsApp Icon
RINGANKAN BEBAN IBU SUNIAH, BAZNAS BANYUWANGI SALURKAN BANTUAN OPERASIONAL PENGOBATAN KE SURABAYA

BANYUWANGI – BAZNAS Kabupaten Banyuwangi terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam aspek kesehatan. Kali ini, BAZNAS Banyuwangi bersinergi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Kalipuro menyalurkan bantuan biaya operasional pengobatan untuk Ibu Suniah (56), warga Kecamatan Kalipuro, Senin (19/01).

Ibu Suniah yang lahir pada tahun 1970 ini diketahui sedang berjuang melawan penyakit perut busung yang dideritanya. Mengingat keterbatasan biaya dan kebutuhan pengobatan spesialis yang mengharuskannya dirujuk ke Surabaya, BAZNAS hadir untuk meringankan biaya transportasi dan operasional selama masa perawatan.

"Bantuan ini merupakan bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki yang ditujukan untuk asnaf miskin yang sedang kesulitan dalam biaya kesehatan," ujar perwakilan BAZNAS Banyuwangi.

Melalui bantuan ini, diharapkan Ibu Suniah dapat fokus pada proses pemulihan tanpa harus terbebani biaya keberangkatan dan operasional selama di Surabaya. Pihak keluarga pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian BAZNAS dan UPZ Kalipuro.

19/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS RI PERCEPAT PEMBANGUNAN MCK DARURAT BAGI KORBAN BANJIR DI PIDIE JAYA

PIDIE JAYA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terdampak bencana, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membangun fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) darurat di Desa Manyang Cut, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Langkah ini diambil untuk mengatasi krisis sanitasi pascabanjir yang melanda wilayah tersebut.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menegaskan bahwa dalam kondisi darurat, ketersediaan sanitasi yang layak adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

“Penyediaan MCK darurat menjadi salah satu prioritas utama kami di Pidie Jaya. Fasilitas ini sangat krusial untuk menjaga standar kesehatan dan kebersihan warga di titik-titik pengungsian,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/1/2026).

Pembangunan Terus Dikebut Saat ini, pembangunan fasilitas tersebut sedang berlangsung dan terus dipercepat oleh tim di lapangan. BAZNAS berkomitmen agar fasilitas sanitasi ini bisa segera diakses oleh warga untuk mencegah munculnya wabah penyakit pascabencana.

Selain fokus pada sanitasi, Saidah menambahkan bahwa penanganan bencana oleh BAZNAS dilakukan secara komprehensif. "Kami tidak bekerja secara parsial. Bersamaan dengan pembangunan MCK, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) juga mendistribusikan makanan siap saji, menyediakan layanan medis, serta bantuan logistik lainnya," jelasnya.

Pendampingan Tim BTB Tim BTB dikerahkan secara khusus untuk melakukan pendampingan langsung kepada warga dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Hal ini dilakukan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan dinamika kebutuhan di lapangan yang terus berkembang.

“Kami akan terus memantau situasi di Pidie Jaya dan memastikan bahwa kehadiran BAZNAS dapat memberikan ketenangan serta solusi nyata bagi masyarakat yang sedang mengungsi,” tutup Saidah.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program bantuan bencana ini, BAZNAS menyediakan kanal donasi melalui rekening resmi kemanusiaan atau melalui situs baznas.go.id.

03/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
RESPONS CEPAT BENCANA SUMATERA, BAZNAS DISTRIBUSIKAN 160.000 LITER AIR BERSIH

ACEH TAMIANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat langkah kemanusiaan di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi dengan mendistribusikan sedikitnya 160.000 liter air bersih bagi warga di Kabupaten Aceh Tamiang dan sekitarnya.

Penyaluran ini dilakukan oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana guna mengantisipasi krisis air bersih yang sering terjadi pascabencana banjir dan tanah longsor. Bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti konsumsi, memasak, dan kebersihan diri bagi warga di posko pengungsian maupun titik pemukiman.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA, menyampaikan bahwa air bersih adalah prioritas utama dalam masa tanggap darurat.

“BAZNAS memprioritaskan distribusi air bersih karena ketersediaannya sangat menentukan kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat terdampak, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia,” ujar Saidah dalam keterangan resminya, Sabtu (3/1/2026).

Distribusi Meluas di Berbagai Titik Sumatera Selain Aceh Tamiang, armada tangki air BAZNAS juga menyisir wilayah terdampak lainnya di Sumatera, meliputi Kota Padang, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, hingga Kabupaten Tapanuli Selatan.

Langkah ini diambil untuk mencegah mewabahnya penyakit akibat penggunaan air yang tidak layak pascabencana. "Kami berkomitmen hadir secara cepat dan tepat. Tim di lapangan juga terus melakukan asesmen untuk bantuan lanjutan berupa layanan kesehatan dan logistik keluarga," tambah Saidah.

Sinergi dan Transparansi Dalam pelaksanaannya, BAZNAS bekerja sama dengan pemerintah daerah dan relawan lokal guna memastikan bantuan tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran. BAZNAS juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para muzaki yang telah menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekahnya.

“Sinergi ini adalah kunci. Kami pastikan seluruh bantuan dikelola secara transparan dan akuntabel demi mendampingi masyarakat hingga mereka benar-benar pulih,” tutup Saidah.

Bagi masyarakat yang ingin turut membantu, BAZNAS membuka pintu donasi melalui laman resmi baznas.go.id/sedekahbencana atau melalui rekening kemanusiaan BAZNAS.

03/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS RI TUNTASKAN PERBAIKAN 1.240 RUMAH LAYAK HUNI BAGI MUSTAHIK SEPANJANG 2025

JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mencatatkan capaian gemilang dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui sektor hunian. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS berhasil merampungkan perbaikan sebanyak 1.240 unit rumah milik mustahik melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Program ini merupakan komitmen berkelanjutan BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu, terutama dalam menyediakan tempat tinggal yang aman, sehat, dan memenuhi standar kelayakan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara BAZNAS RI, BAZNAS daerah, serta dukungan teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Alhamdulillah, sepanjang 2025 kami telah menjangkau mustahik di 36 provinsi, mulai dari Provinsi Aceh hingga Papua. Fokus kami adalah memastikan bantuan ini tepat sasaran bagi keluarga yang tinggal di rumah dengan kondisi fisik yang membahayakan," ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Menjangkau Wilayah Terpencil dan Terdampak Bencana

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek geografis dan ketahanan bangunan terhadap cuaca ekstrem.

Salah satu potret keberhasilan program ini terlihat di Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. BAZNAS berhasil mengubah hunian Bapak Muhyidin yang sebelumnya hanya berbahan papan kayu menjadi rumah tembok yang permanen dan kokoh.

Sementara itu, di wilayah Aceh, BAZNAS tetap berhasil menyelesaikan perbaikan 27 unit rumah meski sempat terkendala oleh bencana banjir bandang dan tanah longsor. "Meskipun akses sempat terputus, koordinasi yang kuat dengan pihak terkait memastikan proses pembangunan tetap berjalan hingga selesai," tambah Saidah.

Keberlanjutan Program di Tahun 2026

Menutup laporan tahun 2025, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program RLHB pada tahun 2026. Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna memperluas jangkauan bantuan.

"Kami berharap rumah yang telah diperbaiki ini tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga memberikan ketenangan batin bagi para mustahik sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan produktif," pungkasnya.

Program RLHB ini didanai melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki yang mempercayakan amanahnya melalui BAZNAS sebagai lembaga utama menyejahterakan umat.


Kontak Media: Humas BAZNAS RI Email: [email protected] Website: www.baznas.go.id

03/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
SINERGI KEMANUSIAAN: UI CORDOBA DAN YAYASAN MABADIUL IHSAN SALURKAN BANTUAN BANJIR SUMATERA MELALUI BAZNAS BANYUWANGI

BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi kembali menerima amanah donasi kemanusiaan dari masyarakat. Kali ini, kepedulian datang dari civitas akademika Universitas Islam (UI) Cordoba bersama Yayasan Mabadiul Ihsan untuk saudara-saudara kita yang terdampak musibah banjir di wilayah Sumatera.

Total donasi yang diserahkan sebesar Rp 11.830.000 (Sebelas Juta Delapan Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah). Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis di Kantor BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.

Hadir dalam penyerahan tersebut, Gus Sukron Ma'mum Hidayat, selaku Ketua Yayasan Mabadiul Ihsan, Tegalsari, Banyuwangi. Beliau mewakili para donatur menyerahkan bantuan tersebut kepada pimpinan BAZNAS Banyuwangi, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama anak bangsa yang sedang diuji bencana.

Pimpinan BAZNAS Banyuwangi menyambut hangat inisiatif mulia ini. Dalam keterangannya, BAZNAS menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh UI Cordoba dan Yayasan Mabadiul Ihsan.

"Terima kasih atas kepedulian dan kepercayaan UI Cordoba serta Yayasan Mabadiul Ihsan. Insya Allah, amanah ini akan segera kami salurkan kepada yang berhak. Semoga donasi ini menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur dan memberikan manfaat yang besar untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera," ujar perwakilan BAZNAS Banyuwangi.

Aksi solidaritas ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk terus bergandengan tangan, saling membantu, dan menguatkan satu sama lain dalam menghadapi bencana.

Mari kita teruskan semangat gotong royong ini untuk kemanusiaan.

16/12/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

BAZNAS BANYUWANGI DISTRIBUSIKAN BIAYA SEKOLAH DEVAN DI MTSN 1 BANYUWANGI
BAZNAS BANYUWANGI DISTRIBUSIKAN BIAYA SEKOLAH DEVAN DI MTSN 1 BANYUWANGI
Moh. Haris Ashari adalah seorang ayah yang bekerja hanya sebagai buruh harian dan penghasilannya hanya bisa untuk makan sehari-hari. Sedangkan istrinya Fitria sekarang sudah tidak bekerja lagi karena kehabisan modal, sebelum itu beliau jualan kue di sekolah-sekolah. Beliau memiliki anak bernama Devan Alfaro yang sekarang duduk di bangku kelas 1 MTsN 1 Banyuwangi. Hasil dari survey UPZ Kecamatan Banyuwangi Devan sangat bersemangat untuk sekolah, dan ada beberapa tanggungan yang belum terbayarkan karena penghasilan kedua orang tuanya tidak mencukupi. BAZNAS Mendistribusikan bantuan sekolah melalui UPZ Banyuwangi dan langsung di bayarkan ke sekolah Devan.
BERITA16/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MELALUI UPZ KECAMATAN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEPEDA GUNUNG KEPADA MOCH. MAHRUS AMRULLOH.
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MELALUI UPZ KECAMATAN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEPEDA GUNUNG KEPADA MOCH. MAHRUS AMRULLOH.
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi melalui UPZ Kecamatan Banyuwangi mendistribusikan bantuan sepeda gunung kepada Moch. Mahrus Amrulloh. Sebelumnya ananda Mahrus selalu numpang transportasi kepada temannya kesekolah dengan jarak tempuh kurang lebih 2 KM dari rumahya. Keluarganya sementara ini hanya bergantung hidup pada ibunya yang bekerja sebagai pegawai loundry.
BERITA16/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEMBAKO KEPADA FIRDHA ELLYANA
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEMBAKO KEPADA FIRDHA ELLYANA
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi mendistribusikan bantuan sembako kepada Firdha Ellyana seorang janda warga Dsn. Cangaan RT.01/05 Genteng Wetan Kecamatan Genteng. Firdha bekerja sebagai penjahit, walaupun begitu sangatlah jarang orang yang menjahit baju ke beliau. hasil survey dari UPZ BAZNAS, beliau membutuhkan sembako untuk bisa makan sehari-harinya. Dengan melihat keadaan yang seperti itu, BAZNAS melalui UPZ Kecamatan Genteng mendistribusikan paket sembako kepada ibu Faridha.
BERITA15/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERSAMA DENGAN UPZ MENYALURKAN BANTUAN PEMBUATAN KAMAR MANDI BESERTA MCK
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERSAMA DENGAN UPZ MENYALURKAN BANTUAN PEMBUATAN KAMAR MANDI BESERTA MCK
Mbah Mariman dan istri merupakan pasangan lanjut usia yang tidak mampu dan membutuhkan adanya perlengkapan kamar mandi/MCK. Untuk kebutuhan mandi dan buang air sepasang lansia ini harus menempuh jarak menuju sungai terdekat. Keseharian mbah Mariman merupakan buruh tani yang tidak tetap dan kadang penghasilannya pun tidak bisa mencukupi untuk makan sehari-hari. BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama dengan UPZ menyalurkan bantuan pembuatan kamar mandi beserta MCK.
BERITA15/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ATHA SEORANG ANAK YATIM MEMBUTUHKAN BIAYA AKOMODASI UNTUK SAKIT YANG DISERITANYA
ATHA SEORANG ANAK YATIM MEMBUTUHKAN BIAYA AKOMODASI UNTUK SAKIT YANG DISERITANYA
Atha Hafizh Alfarezi warga Dusun Cangaan RT.04 RW.05 Desa Genteng Wetan Kecamatan Genteng membutuhkan biaya akomodasi pengobatan. Atha adalah anak yatim piatu berusia 7 tahun yang sekarang diasuh oleh keluarga pamannya yang juga dari keluarga kurang mampu di Desa Genteng Wetan. Atha saat ini menderita sakit Hernia dan di jadwalkan untuk operasi pada hari Kamis di RSUD Genteng. BAZNAS Kabupaten Banyuwangi memberikan bantuan pengobatan berupa biaya akomodasi selama pengobatan.
BERITA14/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BIAYA AKOMODASI ORANG SAKIT YANG DALAM KEADAAN LUMPUH TOTAL
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BIAYA AKOMODASI ORANG SAKIT YANG DALAM KEADAAN LUMPUH TOTAL
BAZNAS Banyuwangi bantu biaya akomodasi orang sakit yang dalam Keadaan lumpuh total. Nur Hayati warga Genteng Wetan RT. 01 RW.05 Dusun Cangakan ini lumpuh akibat jatuh terpeleset di depan rumah, dan selama 1 tahun itu tidak pernah periksa kerumah sakit karena takut di operasi. Sebelumnya beliau di rawat di rumah dengan pengobatan seadanya karena suami hanya bekerja serabutan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
BERITA14/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BERHARAP SEMBUH DARI PENYAKITNYA, BAZNAS BANTU BIAYA AKOMODASI PENGOBATAN IBU SUDARMI
BERHARAP SEMBUH DARI PENYAKITNYA, BAZNAS BANTU BIAYA AKOMODASI PENGOBATAN IBU SUDARMI
Sudarmi hidup dengan keadaan yang kurang mampu hanya bekerja sebagai pedagang buah-buahan. Keterangan dari survey yang di lakukan oleh UPZ Kecamatan Muncar, Warga Dusun Sidomulyo RT.03 RW.09 Desa Sumberberas Kecamatan muncar ini menderita penyakit kanker paru-paru yang ganas dan harus rutin kontrol di salah satu rumah sakit yang berada di Kabupaten Jember. Sudarmi merasa kesusahan biaya transportasi dan kebutuhan saat disana, beliau menceritakan harapannya kepada UPZ Muncar untuk di bantu biaya akomodasi. Karena hasil Survey Ibu Sudarmi tergolong mustahik yang sangat membutuhkan BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Muncar mendistribusikan bantuan pengobatan dengan harapan Bu Sudarmi semangat untuk sembuh dari penyakitnya.
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
AGAR LEBIH MUDAH BERAKTIFITAS, BAZNAS BANYUWANGI MEMDISTRIBUSIKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK IBU SRI UTAMI
AGAR LEBIH MUDAH BERAKTIFITAS, BAZNAS BANYUWANGI MEMDISTRIBUSIKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK IBU SRI UTAMI
Ibu Sri Utami membutukan kursiroda untuk pekerjaannya sehari-hari sebagai buruh. Warga Dusun Muncar RT.01 RW.02 Desa Kedungrejo menderita sakit setroke, menurut hasil survey yang di lakukan oleh UPZ Muncar beliau memenuhi kehidupan sehari-hari selain bekerja sebagai buruh juga hanya bisa mengharapkan bantuan kepada tetangga sekitar. BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Muncar mendistribusikan bantuan kursi roda dengan harapan agar Ibu Sri Utami lebih mudah menjalankan aktifitas sehari-harinya.
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI PENGOBATAN MBAH MARYAM DENGAN KONDISI YANG SERING SAKIT-SAKITAN
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI PENGOBATAN MBAH MARYAM DENGAN KONDISI YANG SERING SAKIT-SAKITAN
Warga Dusun Muncar Rt. 01 RW.05 Desa Kedungrejo bernama Maryam sangat layak untuk di bantu karena kondisi yang sudah tua membuat beliau tidak dapat bekerja, ditambah lagi hasil survey dari UPZ kondisi badan mbah Maryam sering sakit-sakitan. Menurut petugas kesehatan beliau harus dirawat di rumah sakit dan dengan kondisi beliau yang tidak memungkinkan untuk memikirkan akomodasi pengobatan, BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Muncar memberikan bantuan akomodasi selama pengobatan yang di lakukan mbah Maryam.
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BUTUH BIAYA AKOMODASI UNTUK PENGOBATAN DISURABAYA, BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA UPZ KALIPURO BERGEGAS MEMBERIKAN BANTUAN
BUTUH BIAYA AKOMODASI UNTUK PENGOBATAN DISURABAYA, BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA UPZ KALIPURO BERGEGAS MEMBERIKAN BANTUAN
Mohammad Arka Alif Al Fatih, bayi dari warga Dusun Gunung Remuk RT.02 RW.02 Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro butuh biaya akomodasi untuk pengobatan di rumah sakit DR. Soetomo. Arka mengidap penyakit Hydrocephalus sedangkan kondisi orang tua yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan merasa kesusahan untuk biaya transportasi dan kebutuhan lainnya. Mengetahui kabar ini tim UPZ Kecamatan kalipuro bergegas survey lokasi mustahik, dan hasilnya memang sangat layak untuk di bantu. Dengan itu BAZNAS Banyuwangi bersama UPZ memberikan bantuan operasional pengobatan Arka dengan harapan orang tua Arka tidak kesulitan dalam transportasi selama di Surabaya.
BERITA10/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH TIO ADI GUNTORO
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH TIO ADI GUNTORO
Tio Ade Gunturo adalah siswa SMKN Glagah jurusan pelayaran. Anak usia 16 tahun ini seorang anak yatim, ia di tinggal meninggal oleh ayahnya sejak dari kecil. Saat ini hanya ibunya yang menjadi tulang punggung, sehari-hari ibunya bekerja sebagai buruh dan penghasilan yang didapat hanya mencukupi untuk makan sehari-hari. Saat ini ibunya tidak ada biaya untuk sekolah Tio yang baru mengikuti ajaran baru. banyak yang harus di bayar termasuk seragam dan sarana lainnya. Atas laporan UPZ yang mengajukan bantuan kepada BAZNAS, sekarang Tio bisa memakai seragam yang sesuai dengan peraturan sekolah.
BERITA09/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH RIO DWI ANDIKA
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH RIO DWI ANDIKA
Rio Dwi Andika usia 16 Tahun adalah seorang anak yatim piatu yang saat ini hidup dengan neneknya. Rio sekolah di SMKN Glagah jurusan pelayaran, sebagai siswa baru Rio membutuhkan banyak biaya untuk sekolah. Salah satunya adalah seragam sekolah, saat ini BAZNAS baru membantu untuk pembayaran biaya seragam sekolah dan ongkos jahitnya.
BERITA08/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
KAMPUS UBI BANYUWANGI SIAP BEKERJASAMA UNTUK MENYALURKAN ZAKAT, INFAQ DAN SEDEKAH MELALUI BAZNAS
KAMPUS UBI BANYUWANGI SIAP BEKERJASAMA UNTUK MENYALURKAN ZAKAT, INFAQ DAN SEDEKAH MELALUI BAZNAS
Kampus UBI adalah salah satu kampus yang mahasiswanya mendapatkan bantuan beasiswa SKSS dari BAZNAS Jawa Timur. "Program SKSS ini sangat membantu, saya mewakili kampus UBI mengucapkan banyak terimakasih karna kami bisa masuk bagian dari program BAZNAS, semoga dengan adanya bantuan ini mahasiswa yang di bantu dapat memberikan timbal balik dengan prestasi yang membanggakan". sambutan dari DR. Haya, SHI., M.Pd.I."Dana yang di keluarkan adalah amanah dari muzakki yang telah mempercayakan dalam pengelolaan zakat mereka ke BAZNAS, mohon agar bisa di manfaatkan dengan baik, dan di tingkatkan semangat belajarnya" ungkap komisioner BAZNAS H. Herman Suyitno M.Pd.I
BERITA04/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
JAMILATUZ ZUHRA PENERIMA BANTUAN SKSS (SATU KELUARGA SATU SARJANA) BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR
JAMILATUZ ZUHRA PENERIMA BANTUAN SKSS (SATU KELUARGA SATU SARJANA) BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR
Jamilatuz Zuhra adalah mahasiswa penerima bantuan SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Jamilatus adalah anak pertama dari 2 bersaudara, Ayahnya bekerja sebagai kuli bangunan dan Ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga.
BERITA03/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ROSIDATUL ALIYAH MAHASISWA UNIVERSITAS BHAKTI INDONESIA YANG TERPILIH MENERIMA BANTUAN SKSS
ROSIDATUL ALIYAH MAHASISWA UNIVERSITAS BHAKTI INDONESIA YANG TERPILIH MENERIMA BANTUAN SKSS
Rosidatul Aliyah seorang mahasiswa Universitas Bhakti Indonesia semester 3 yang telah terpilih menerima bantuan SKSS dari sekian banyak mahasiswa yang membutuhkan. BAZNAS Provinsi Jawa Timur memberikan kesempatan kepada mahasiswa-mahasiswa yang berada di Kabupaten Banyuwangi untuk meneruskan cita-cita mereka. Ayah Rosidatul bekerja sebagai kuli bangunan dan sang ibu bekerja sebagai penjahit, tetapi dengan latar belakang ekonomi yang kurang baik tidak membuat Rosidatul patah semangat dalam meraih cita-cita.
BERITA03/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
URUL HADI SEORANG MAHASISWA DARI UNIVERSITAS BHAKTI INDONESIA YANG MENDAPATKAN BEASISWA RUTIN SKSS BAZNAS  PROVINSI JAWA TIMUR
URUL HADI SEORANG MAHASISWA DARI UNIVERSITAS BHAKTI INDONESIA YANG MENDAPATKAN BEASISWA RUTIN SKSS BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR
Penerima beasiswa SKSS dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur selanjutnya adalah Nurul Hadi seorang mahasiswa dari Universitas Bhakti Indonesia yang merupakan anak dari seorang buruh. Nurul Hadi sangat semangat dalam hal menuntut ilmu, maka dari itu ia menjadi salah satu penerima manfaat BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dalam program SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana).
BERITA03/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU IBNU SABIL ATAS NAMA JONO PULANG KERUMAH
BAZNAS BANTU IBNU SABIL ATAS NAMA JONO PULANG KERUMAH
Bapak Jono kehabisan bekal saat di bali dan ingin pulang ke kampung halamannya di Jakarta. BAZNAS Banyuwangi memberikan tiket untuk ibnusabil untuk perjalnan ke Kota selanjutnya.
BERITA30/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERKESEMPATAN MEMAPARKAN PROGRAM UNGGULAN YAITU PROGRAM BANTUAN USAHA MIKRO BERGULIR DALAM ACARA RAPAT KOORDINASI NASIONAL BAZNAS DI IBUKOTA NUSANTARA (IKN)
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERKESEMPATAN MEMAPARKAN PROGRAM UNGGULAN YAITU PROGRAM BANTUAN USAHA MIKRO BERGULIR DALAM ACARA RAPAT KOORDINASI NASIONAL BAZNAS DI IBUKOTA NUSANTARA (IKN)
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi hadir dalam undangan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS dengan tema sinergi pengelolaan zakat inklusif untuk penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan dalam rangka sukses astacita. Rapat yang bertujuan memperkuat sinergi pengelolaan dan pengumpulan zakat di tanah air ini diselenggarankan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam rapat ini BAZNAS Banyuwangi di beri kesempatan untuk memaparkan program unggulan yaitu program usaha mikro bergulir. “Banyuwangi mendampingi dengan memberikan haknya yaitu memberikan modal usaha dan alat kerja, pinjaman sebesar Rp.750.000 dan mengangsur selama 75 hari dan setelah lunas pinjaman tersebut akan di tambah menjadi Rp.1.000.000 dan akan mengangsur Rp.10.000 setiap harinya. Setelah lunas, akan ditambah lagi sampai sebesar Rp.1.500.000 dan bagi yang berhasil tanpa kendala akan di beri reward bantuan modal tanpa mengangsur”. ungkap wakil Ketua bidang distribusi H. Herman Suyitno. Alhamdulillah program mikro bergulir di Banyuwangi bisa dikatakan 90% berhasil, sisanya terkendala karena macet dalam mengangsur setiap harinya. Bahkan saat ini beberapa kelompok yang dibantu sudah bisa bersedekah ke BAZNAS Banyuwangi setiap Bulannya.
BERITA25/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
WAKIL KETUA BIDANG PENDISTRIBUSIAN H.HERMAN SUYITNO MENDISTRIBUSIKAN MODAL USAHA MIKRO TAHAP 3
WAKIL KETUA BIDANG PENDISTRIBUSIAN H.HERMAN SUYITNO MENDISTRIBUSIKAN MODAL USAHA MIKRO TAHAP 3
Setelah melalui modal usaha bergulir tahap 1 dan 2 dengan lancar, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama dengan UPZ Kabupaten Banyuwangi lanjut mendistribusikan modal usaha bergulir tahap 3 . Modal bergulir tahap 3 ini di berikan dengan total pinjaman sejumlah Rp.1.000.000. "Kemudian nanti akan ada tahap 4 yaitu sebagai reward karena berhasil menjalankan modal bergulir tahap1,2 dan 3" penjelasan dari Wakil Ketua bidang distribusi H.Herman Suyitno". Selain memberikan bantuan tahap 3 , H.Herman juga memberikan penjelasan bawahwa dana distribusi yang di bagikan murni dari Muzakki yang rutin berzakat ke BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
BERITA24/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MONITORING SAI BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR KEPADA MBAH USAIAH
MONITORING SAI BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR KEPADA MBAH USAIAH
Mbah Usaiah memiliki satu orang anak, anak beliau tergolong kurang mampu. saat ini mbah Usaiah di bantu oleh BAZNAS Provinsi santunan rutin sebesar Rp.600.000 per Bulan.
BERITA21/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat