WhatsApp Icon
BAZNAS Banyuwangi Gandeng Kemenag, Serahkan Bantuan Program PEU

BANYUWANGI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi bersinergi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf dalam penyerahan bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) KUA Gambiran Tahun 2026 secara simbolis di Aula Kemenag Banyuwangi, pada Kamis (17/9/2026).

Penyerahan bantuan itu adalah bagian dari pelaksanaan Program PEU secara serentak di berbagai daerah dan terhubung secara hybrid dengan kegiatan Impact & Collaboration Forum di Semarang. Di Banyuwangi, kegiatan dihadiri jajaran Kemenag Banyuwangi, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, KUA Gambiran, dan para penerima manfaat.

Program PEU adalah salah satu bentuk sinergi dalam rangka mengoptimalkan dana zakat untuk pemberdayaan masyarakat. Bantuan tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi diarahkan sebagai dukungan modal usaha agar penerima manfaat dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

Kepala Kemenag Banyuwangi, Chaironi Hidayat memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Chaironi juga berterima kasih kepada BAZNAS Banyuwangi dan seluruh pihak yang telah mendukung program tersebut. "Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi penerima manfaat. Yang terpenting, bagaimana bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan,” tuturnya.

Chaironi berharap, bantuan PEU dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi bagian dari proses penguatan ekonomi penerima manfaat.

“Harapan kami, program ini tidak berhenti pada pemberian bantuan. Semoga bantuan yang diterima dapat menjadi jalan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kemandirian, dan menjadikan penerima manfaat semakin berdaya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan, BAZNAS berkomitmen untuk terus mengembangkan pendayagunaan zakat yang berorientasi pada pemberdayaan dan kemandirian mustahik. "Bantuan usaha diharapkan dapat memberikan multiplier effect, sehingga penerima manfaat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi secara bertahap dapat meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usahanya," imbuhnya.

Selain penyerahan bantuan Program PEU, pada kesempatan yang sama Kemenag Banyuwangi bersama BAZNAS Kabupaten Banyuwangi juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang siswi Madrasah Aliyah (MA)  Muhammadiyah di Pakis Duren, Kecamatan Banyuwangi.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pendayagunaan dana zakat untuk mendukung kebutuhan penyandang disabilitas, khususnya dalam menunjang aktivitas pendidikan. Dengan adanya bantuan kursi roda, penerima manfaat diharapkan memperoleh kemudahan dalam mobilitas serta dapat mengikuti kegiatan pembelajaran di madrasah dengan lebih nyaman dan mandiri.

Melalui sinergi tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama Kemenag Banyuwangi terus mendorong agar zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Zakat tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga dikembangkan menjadi instrumen pemberdayaan yang membuka peluang kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mustahik.

Penyerahan bantuan secara simbolis di Banyuwangi berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan penyerahan bantuan Program PEU di sejumlah daerah di Indonesia sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui kolaborasi lintas lembaga.(*)

17/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Banyuwangi
BAZNAS Banyuwangi Siap Luncurkan  Z-Mart Wangi, Berdayakan Ekonomi Mustahik

BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat. Salah satu program yang tengah dipersiapkan adalah Z-Mart Wangi, yang direncanakan akan diluncurkan pada Oktober 2026.

Menjelang peluncuran tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi saat ini mulai melakukan tahapan penjaringan dan verifikasi calon penerima manfaat. Proses ini dilakukan bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi.

Z-Mart Wangi merupakan program pemberdayaan ekonomi yang ditujukan bagi mustahik dengan tujuan membantu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat kurang mampu. Dalam pelaksanaannya, setiap kecamatan di Kabupaten Banyuwangi mendapatkan alokasi dua titik Z-Mart Wangi.

Saat ini, Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan diminta mengusulkan dua orang calon mustahik sebagai calon penerima manfaat. Calon yang diusulkan harus memenuhi kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Ketua BAZNAS Nomor KP.BAZNAS/BWI/070/IX/2026 tentang Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis Bantuan Program Pendayagunaan Zakat BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.

Tidak hanya mengusulkan, UPZ Kecamatan juga memiliki peran untuk melakukan verifikasi awal dan memastikan calon penerima manfaat yang diajukan benar-benar memenuhi persyaratan. Data serta dokumen pendukung calon mustahik kemudian dilengkapi sesuai ketentuan untuk selanjutnya disampaikan kepada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.

Data yang masuk nantinya akan melalui proses verifikasi dan seleksi oleh BAZNAS Kabupaten Banyuwangi sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program Z-Mart Wangi.

Menurut Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto, program ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara langsung. Tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan mustahik agar memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

"Dengan adanya Z-Mart Wangi, dana zakat yang dihimpun BAZNAS diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat penerima, sekaligus mendorong penguatan ekonomi mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Banyuwangi," katanya

Peluncuran Z-Mart Wangi  direncanakan akan dilakukan pada bulan Oktober 2026. "Setelah seluruh tahapan penjaringan, verifikasi, dan seleksi calon penerima manfaat diselesaikan," pungkasnya.(*)

17/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Banyuwangi
Genjot Pencapaian UPZ, Camat Singojuruh Gandeng Kasek SD dan SMP

SINGOJURUH-Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, S.Sos., M.Si. melakukan gebrakan untuk menggenjot kinerja pencapaian Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Singojuruh. Pada Selasa (15/9/2026),  Iwan menghadirkan kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kecamatan Singojuruh di Pendapa Kecamatan Singojuruh. Kegiatan itu dalam rangka  silaturahmi sekaligus sosialisasi prosedur autodebet Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) ke rekening Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Camat Singojuruh mengajak para kepala sekolah  untuk mendukung program Singojuruh Sadar Bersih (SIDARSIH) dan Singojuruh Cinta Zakat (SI-CAT) yang menjadi inovasi terbaru di tahun 2026. Melalui program SIDARSIH, para siswa dapat diajak untuk mengumpulkan botol plastik yang sudah tidak terpakai untuk  dikumpulkan pada setiap hari Jumat. Demikian juga dengan program SI-CAT, para ASN di sekolah bisa berpartisipasi mengikuti imbauan Bupati Banyuwangi untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui Baznas, " katanya.

 Iwan  berharap,  sinergi antara Pemerintah Kecamatan Singojuruh dan sektor pendidikan bisa dikuatkan lagi. "Misalnya, dengan melibatkan siswa pada momen Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Kecamatan Singojuruh," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keuangan Baznas Kabupaten Banyuwangi Lukman Hadi, S.Pd. yang hadir dalam acara sosialisasi itu menyampaikan permohonan maaf kepada para peserta yang hadir. Pasalnya, UPZ Kecamatan Singojuruh aktif  mencari banyak cara untuk mengajak berzakat,  berinfaq, dan bersedekah. Hal itu terus dilakukan, karena berdasarkan data, ternyata mustahik di Kabupaten Banyuwangi masih banyak jumlahnya. "Andai kondisinya sudah seperti Brunai Darussalam atau Dubai, mungkin tugas Baznas dan UPZ selesai," tutur Lukman.

Oleh karena itu, Ketua UPZ Kecamatan Singojuruh, Azizah mengetuk hati para kepala sekolah yang hadir untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui Baznas. Para kepala sekolah juga diminta mengajak ASN yang ada di lembaganya masing-masing turut serta memajukan ikhtiar bersama menyukseskan program SI-CAT. "Zakat, infaq, dan sedekah, yang Bapak dan Ibu salurkan akan kembali kepada saudara-saudara kita, anak-anak didik kita, dan kaum dhuafa di Singojuruh yang membutuhkan. Jadi jangan ragu bergandengan tangan bersama kami untuk kemajuan Singojuruh," kata Azizah di akhir acara sosialisasi.(*)

15/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Bantu Perbaikan Rumah  Tertimpa Pohon

BANYUWANGI-Raut muka Nurudin, warga Dusun Cawang, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi tampak sumringah, pada hari  Jumat (11/9). Pasalnya,  pria lanjut usia itu menerima bantuan biaya perbaikan rumah layak huni.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh tim Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Singojuruh bersama Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, perwakilan Polsek, dan perangkat Desa Benelan Kidul. "Kali ini, kami hadir untuk menyampaikan bantuan  rumah layak huni dari Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Banyuwangi agar Pak Nurudin dapat memenuhi kebutuhannya membangun rumah yang nyaris sudah tak berbentuk,"kata Azizah, ketua UPZ Kecamatan Singojuruh.

Beberapa waktu lalu, rumah Nurudin yang terletak di samping hutan jati tertimpa pohon yang tumbang akibat diterpa angin kencang dan hujan deras. Beruntung, saat itu Nurudin dan keluarganya selamat.

Atas inisiatif perangkat  desa dan Baznas melalui UPZ Singojuruh, dilakukan  pengumpulan dana bantuan perbaikan rumah secara gotong royong. Penggalangan dana itu juga dibantu dana Corporate Social Responsibility (CSR) pabrik Aqua. Walhasil, bantuan terkumpul sesuai target, sehingga bisa diwujudkan bahan bangunan. Ada yang berupa genteng, kayu-kayu lonjor,  kayu reng dan usuk, semen, pasir, serta batu bata. Bangunan  didirikan mulai dari pondasi hingga pemasangan rangka bangunan. Pembangunan yang kini sedang berlangsung akan terus berlanjut hingga tahap akhir.

Camat Singojuruh, Iwan Yos Sugiharto berharap supaya bantuan yang diberikan bisa digunakan dengan baik dan bijak, sehingga bisa memberikan manfaat. "Semoga dengan perubahan yang dilakukan ini, bisa meningkatkan taraf hidup Bapak Nurudin beserta keluarga," ujar Yos.

Ketua UPZ Kecamatan Singojuruh, Azizah mengakui, kerjasama yang erat dan baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, semacam ini memang sangat dibutuhkan di era sekarang ini. "Semoga Baznas Kabupaten Banyuwangi dapat menjadi pelopor dan tetap mempertahankan perannya yang menonjol dan terdepan," harapnya. (*)

12/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Bantuan Sembako Baznas dari Charity Baperun 2026

Sepuluh paket sembako dari Baznas Kabupaten Banyuwangi dibagikan kepada warga tidak mampu oleh Wakil Bupati Mujiono dan Forkopimda dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Pendapa Sabha Swagata Blambangan pada Kamis siang (10/6/2026). Sebelumnya puluhan paket sembako juga telah disalurkan oleh tim Baznas kepada para dhuafa. Bantuan sembako itu berasal dari charity Baperun 2026 yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi.

11/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

BANTUAN MODAL USAHA DARI BAZNAS UNTUK FEBRIYANTI SEORANG JANDA ANAK 4
BANTUAN MODAL USAHA DARI BAZNAS UNTUK FEBRIYANTI SEORANG JANDA ANAK 4
Febriyanti warga dari Dusun Paras Putih RT.02 RW.02 Desa Bangsring Kecamatan Banyuwangi terah menerima bantuan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dalam program Banyuwangi makmur. Febrianti adalah seorang janda dan memiliki 4 orang anak, sehari-hari Febriyanti berjualan minuman dan makanan ringan dengan penghasilan yang tidak menentu, sehingga beliau kurang memenuhi kebutuhan sehari hari-hari dan biaya sekolah anak-anaknya. untuk meningkatkan penjualannya, Febriyanti mengajukan modal usaha ke BAZNAS. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk Febrianti dan keluarga.
BERITA12/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU MODAL USAHA DI WILAYAH WONGSOREJO, TEPATNYA DI DUSUN CURAHSAWO RT.01 RW.02 DESA SIDODADI
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU MODAL USAHA DI WILAYAH WONGSOREJO, TEPATNYA DI DUSUN CURAHSAWO RT.01 RW.02 DESA SIDODADI
BAZNAS Banyuwangi membantu modal usaha di wilayah wongsorejo, tepatnya di Dusun Curahsawo RT.01 RW.02 Desa Sidodadi. Bantuan ini berupa tambahan beragam makanan yang akan di jual oleh ibu Nafsiyah. Sebelum itu Nafsiyah telah berjualan , dan pekerjaan itulah yang selama ini membuat nafsiyah memenuhi kebutuhannya. Beliau adalah seorang janda yang memiliki 2 orang anak.
BERITA12/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
TASYA KHAILA TABINA SISWA MTS ALFATAH TERUS SEMANGAT DALAM PENDIDIKANNYA BERSAMA BAZNAS
TASYA KHAILA TABINA SISWA MTS ALFATAH TERUS SEMANGAT DALAM PENDIDIKANNYA BERSAMA BAZNAS
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi kembali membantu siswi di Kecamatan Songgon. Tasya Khaila Tabina adalah putri dari pasangan Nurhadi dan Titin Sriwahyuni yang beralamat di Dusun Kencono RT.01 RW.01 Desa Sragi Kecamatan Songgon. Saat ini Tasya duduk di kelas 9 MTs Alfatah Sragi, kedua orangtua bekerja sebagai buruh tani yang penghasilannya tidak menentu dan harus menyekolahkan ke tiga anaknya, sehingga penghasilan yang mereka dapatkan hanya cukup untuk makan sehari-harinya.
BERITA09/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BASISWA ATASNAMA NOVITA ANGGRAINI DI MTS ALFATAH DESA SRAGI KECAMATAN SONGGON
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BASISWA ATASNAMA NOVITA ANGGRAINI DI MTS ALFATAH DESA SRAGI KECAMATAN SONGGON
BAZNAS Banyuwangi bantu basiswa atasnama Novita Anggraini yang saat ini duduk dibangku kelas 9 MTs Alfatah Desa Sragi Kecamatan Songgon. Kedua orang tua Novita bernama Bapak Asmadi dan Ibu Eny Sulistyowati, yang bekerja sebagai buruh tani. Dengan penghasilan bapak Yasmadi yang sangat minim, beliau tidak bisa membayarkan tanggungan Novita di sekolah karena penghasilan hanya bisa di pakai untuk kebutuhan pangan sehari-hari.
BERITA09/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ELFIRA LAILATUL MAGHFIROH MENDAPATKAN BEASISWA DARI BAZNAS
ELFIRA LAILATUL MAGHFIROH MENDAPATKAN BEASISWA DARI BAZNAS
Seorang pelajar dari keluarga dhuafa yang bernama Elfira Lailatul Maghfiroh, kedua orangtuanya hanya seorang buruh tani dan memiliki 4 anak yang saat ini berada di pesantren. BAZNAS Banyuwangi membantu membiayai pendidikan karena kedua orang tua berpenghasilan yang hanya bisa untuk makan sehari-hari.
BERITA09/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SAROJI ADALAH WARGA LINGKUNGAN KRAJAN RT.002 RW.001 KELURAHAN BANJARSARI KECAMATAN GLAGAH YANG MENERIMA MANFAAT DARI BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI.
SAROJI ADALAH WARGA LINGKUNGAN KRAJAN RT.002 RW.001 KELURAHAN BANJARSARI KECAMATAN GLAGAH YANG MENERIMA MANFAAT DARI BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI.
Saroji adalah warga Lingkungan Krajan RT.002 RW.001 Kelurahan Banjarsari Kecamatan Glagah yang menerima manfaat dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Program BAZNAS yang diterima adalah Banyuwangi Peduli dengan sub program perbaikan rumah. Akibat terjadinya konsleting listrik, rumah Pak Saroji mengalami kebakaran yang menghabisakan seluruh atap rumahnya dan alhamdulillah tidak ada korban pada kejadian ini. Untuk sementara saat ini beliau menempati rumah belakang/dapur untuk istirahat dan berkegiatan.
BERITA29/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SANTUNAN ANAK YATIM PADA ACARA NGOPI SEPULUH EWU DI DESA KEMIREN KECAMATAN GLAGAH
SANTUNAN ANAK YATIM PADA ACARA NGOPI SEPULUH EWU DI DESA KEMIREN KECAMATAN GLAGAH
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi berikan santunan anak yatim pada acara Bupati ngantor di Desa Kemiren Kecamatan Glagah
BERITA29/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU SEORANG JANDA MEMPERBAIKI RUMAHNYA YANG SUDAH TIDAK LAYAK HUNI
BAZNAS BANYUWANGI BANTU SEORANG JANDA MEMPERBAIKI RUMAHNYA YANG SUDAH TIDAK LAYAK HUNI
Ibu Ponijah adalah penerima manfaat BAZNAS dalam program perbaikan rumah. Beliau adalah seorang janda yang di tinggal meninggal dunia dan bekerja sebagai buruh bersih-bersih di tempat jualan bakso tetangganya. Kondisi rumah Ibu Poniah sangat memprihatinkan, berkat kepeduliah dari saudara dan tetangga, rumah beliau di renovasi. Namun siapa sangka ternyata renovasinya tidak tuntas, karena tidak ada biaya untuk meneruskannya. BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ BAZNAS yang ada di Kecamatan Tegaldlimo mendistribusikan bantuan tersebut.
BERITA29/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU INDRI UNTUK MENEBUS IJAZAH MTS SUPAYA DAPAT MENGIKUTI UJIAN SMKN
BAZNAS BANYUWANGI BANTU INDRI UNTUK MENEBUS IJAZAH MTS SUPAYA DAPAT MENGIKUTI UJIAN SMKN
Indri Saputri adalah warga lingk. Kampung Baru RT.02 RW.01 yang saat ini tidak mampu untuk menebus ijazah MTS. Indri Saputri merupakan seorang putri dari keluarga yang tidak mampu, kedua orang tua bekerja di luarkota sebagai buruh serabutan dan indri hanya tinggal bersama dengan nenek dan saudaranya. dengan hasil survey yang dinyatakan layak untuk dibantu, BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Kalipuro mendistribusikan bantuan sebesar Rp.1.000.000,- untuk menebus ijazak Indri.
BERITA28/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
PENGAJUAN UNTUK MENDAPATKAN BANTUAN PEMENUHAN NUTRISI DAN PEMULIHAN GIZI ATAS NAMA VITA AURA SEPTIA WARGA DESA KETAPANG KECAMATAN KALIPURO SUDAH TERDISTRIBUSI OLEH BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI
PENGAJUAN UNTUK MENDAPATKAN BANTUAN PEMENUHAN NUTRISI DAN PEMULIHAN GIZI ATAS NAMA VITA AURA SEPTIA WARGA DESA KETAPANG KECAMATAN KALIPURO SUDAH TERDISTRIBUSI OLEH BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI
Pengajuan untuk mendapatkan bantuan pemenuhan nutrisi dan pemulihan gizi atas nama Vita Aura Septia warga Dusun Selogoro RT.03 RW.01 Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro sudah terdistribusi oleh BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Hasil survey mengatakan bahwa yang bersangkutan sangat layak untuk di bantu, Vita berasal dari keluarga yang tidak mampu, ibunya telah meninggal dunia dan Ayahnya bekerja sebagai buruh.
BERITA28/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU IBU JUMAATI YANG  6 BULAN MENDERITA SAKIT TUMOR DAN SUDAH MENJALAR KESELURUH TUBUHNYA
BAZNAS BANYUWANGI BANTU IBU JUMAATI YANG 6 BULAN MENDERITA SAKIT TUMOR DAN SUDAH MENJALAR KESELURUH TUBUHNYA
BAZNAS Banyuwangi bantu Ibu Jumaati warga Dusun Stoplas RT.01 RW.04 Desa Kedungrejo Muncar yang 6 Bulan menderita sakit tumor dan sudah menjalar keseluruh tubuhnya. Sebelum sakit Ibu Jumaati berpenghasilan melalui jualan rujak yang beliau tekuni. Sekarang dengan kondisi beliau yang sakit, hanya bisa mengandalkan pemberian anaknya yang hanya buruh pekerja membuat estalase. Dengan hasil survey dari UPZ Kecamatan Muncar, yang Ibu Jumaati butuhkan adalah biaya akomodasi untuk pengobatan rutin yang memang harus beliau jalani.
BERITA22/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SALAH SATU WARGA MUNCAR YANG DI BANTU OLEH BAZNAS SELANJUTNYA ADALAH IBU ARBAIYAH WARGA DUSUN STOPLAS RT.03 RW.03 DESA KEDUNGREJO MUNCAR
SALAH SATU WARGA MUNCAR YANG DI BANTU OLEH BAZNAS SELANJUTNYA ADALAH IBU ARBAIYAH WARGA DUSUN STOPLAS RT.03 RW.03 DESA KEDUNGREJO MUNCAR
Salah satu warga muncar yang di bantu oleh BAZNAS selanjutnya adalah Ibu Arbaiyah warga Dusun Stoplas RT.03 RW.03 Desa Kedungrejo Muncar. Keluarga satu ini pernah memiliki anak, namun telah meninggal dunia. Sebelumnya Ibu Arbiyam menderita sakit lambung dan selama 3 bulan kemudian menjadi sakit sroke. Sang suami hanya seorang nelayan dengan penghasilan yang tidak menentu.
BERITA22/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS FASILITASI DANA SANTUNAN JAMINAN KEMATIAN MARBOT MASJID
BAZNAS FASILITASI DANA SANTUNAN JAMINAN KEMATIAN MARBOT MASJID
Pimpinan Baznas Banyuwangi bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan dana santunan jaminan kematian marbot masjid di salah satu warga Kecamatan Muncar. Dengan program BAZNAS Banyuwangi yaitu membayarkan iuran jaminan kematian kepada marbot masjid, kami menyalurkan hak kepada warga marbot masjid yang telah meninggal sejumlah Rp.42.000.000,-. "Sudah 889 marbot yang setiap bulan dibayarkan iuran santunannya oleh Baznas Kabupaten Banyuwangi. Santunan kematian ini merupakan wujud support Baznas Banyuwangi kepada para marbot atau pejuang agama Allah di masjid yang notabene mereka adalah warga duafa. Terimakasih kepada Muzakki yang selama ini sudah mempercayakan BAZNAS Banyuwangi sebagai lembaga pengelola zakat, infaq dan sedekah." Ungkap pimpinan BAZNAS bidang distribusi H. Herman Suyitno.
BERITA22/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
5 SISWA-SISWI DARI SD NEGERI 4 SERAGI DI BIAYAI OLEH BAZNAS BANYUWANGI
5 SISWA-SISWI DARI SD NEGERI 4 SERAGI DI BIAYAI OLEH BAZNAS BANYUWANGI
BAZNAS Banyuwangi membantu 5 siswa di SDN 4 Sragi di Kecamatan Songgon. Siswa-siswi yang di bantu merupakan keluarga yang kurang mampu dan penghasilan orang tua mereka hanya cukup untuk makan, bahkan orang tuanya ada yang sakit. Salah satunya adalah orang tua Muhammad Alvi Fahmi, Ayah Alvi yaitu Boyong Albiyanto, tidak dapat bekerja di karenakan limpuh total akibat terjatuh dari pohon. sedangkan ibunya hanya kerja sebagai buruh dengan penghasilan yang tidak menentu, sehingga biaya untuk anaknya sekolah tidak dapat di tanggungnya.
BERITA21/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU DINI AMINATUL RIZKA SISWI SDN III SUMBERARUM KECAMATAN SONGGON DENGAN KONDISI LUMPUH KAKI
BAZNAS BANYUWANGI BANTU DINI AMINATUL RIZKA SISWI SDN III SUMBERARUM KECAMATAN SONGGON DENGAN KONDISI LUMPUH KAKI
Dini Aminatul Rizka adalah siswi SDN III Sumberarum Kecamatan Songgon dengan kondisi lumpuh kaki. Warga yang beralamat di Dusun Sumberasih RT. 04 RW 01 Desa Sumberarum kecamatan songgon ini lahir secara prematur, sehingga kondisinya tidak seperti anak-anak pada umumnya. Walaupun dengan kondisi yang kurang beruntung, Dini tetap semangat kesekolah. Orangtua Dini bekerja sebagai buruh tani, karena penghasilan yang pas-pasan sehingga tidak bisa membelikan anaknya alat bantu berdiri. BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Songgon mendistribusikan alat bantu berdiri (egrang) untuk Dini agar bisa beraktifitas lebih nyaman dari biasanya.
BERITA21/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
HIDUP DENGAN ORANG TUA YANG BEKERJA SEBAGAI BURUH NELAYAN, TENTU JAUH DARI KECUKUPAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SEKOLAH SEAN. BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU BIAYA SEKOLAH DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS.
HIDUP DENGAN ORANG TUA YANG BEKERJA SEBAGAI BURUH NELAYAN, TENTU JAUH DARI KECUKUPAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SEKOLAH SEAN. BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU BIAYA SEKOLAH DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS.
Hidup dengan orang tua yang bekerja sebagai buruh nelayan, tentu jauh dari kecukupan untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya. Sean merupakan siswa MI Unggulan Al Islah yang beralamat di Dusun Krajan RT.01 RW.18 muncar yang hasil surveynya sungguh layak untuk di bantu. BAZNAS Banyuwangi membantu biaya sekolah yang tidak bisa di tanggung oleh keluarga, karena upah hasil kerja kedua orang tua hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari.
BERITA19/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ORANG TUA ZULFA KESUSAHAN UNTUK MEMBAYAR TANGGUNGAN SEKOLAH KARENA PENGHASILAN ORANG TUA HANYA BISA MENCUKUPI MKAN SEHARI-HARI
ORANG TUA ZULFA KESUSAHAN UNTUK MEMBAYAR TANGGUNGAN SEKOLAH KARENA PENGHASILAN ORANG TUA HANYA BISA MENCUKUPI MKAN SEHARI-HARI
BAZNAS Banyuwangi mendistribusikan bantuan biaya sekolah putri dari seorang ayah yang berpenghasilan tidak menentu, menjadi masalah tersendiri ketika di hadapkan dengan biaya sekolah anaknya. warga Dusun Stoplas RT.01 RW.02 Desa Kedung rejo Muncar memiliki seorang putri yang bernama Zulfa Tazkiyah dan saat ini bersekolah di MI Al Aislah. Orang tua Zulfa kesusahan untuk membayar tanggungan sekolah karena penghasilan orang tua hanya bisa mencukupi mkan sehari-hari.
BERITA19/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI AHMAD NASHRULLOH YANG MENGALAMI KECELAKAAN KERJA DAN MENGAKIBATKAN KAKINYA PATAH
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI AHMAD NASHRULLOH YANG MENGALAMI KECELAKAAN KERJA DAN MENGAKIBATKAN KAKINYA PATAH
BAZNAS Kabupaten bantu salah satu warga kurang mampu di Dusun Krajan I RT.003 RW.005 Desa Stail Kecamatan Genteng. Beliau adalah Ahmad Nashrulloh yang saat ini kedua kakinya patah akibat kecelakaan kerja. Ahmad bekerja sebagai supir ternak dan selama ini beliau tinggal di rumah kontrakan. Dalam kondisi kaki yang patah beliau di haruskan bolak balik ke RS Soetomo Surabaya untuk menjalani pengobatan dan di saat kontrol selanjutnya Bapak Ahmad memilih untuk tidak berangkat karena tidak memiliki biaya akomodasi. Mendengar hal ini, tim UPZ genteng melakukan survey langsung kelokasi beliau dan melihat keadaan yang sangat membutuhkan BAZNAS Banyuwangi memberikan bantuan dalam program bantuan akomodasi.
BERITA18/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU SURAPIK YANG SAAT INI MEMBUTUHKAN BANTUAN BIAYA PENGOBATAN AKIBAT SAKIT SARAF YANG DIDERITANYA
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU SURAPIK YANG SAAT INI MEMBUTUHKAN BANTUAN BIAYA PENGOBATAN AKIBAT SAKIT SARAF YANG DIDERITANYA
Surapik membutuhkan bantuan biaya pengobatan akibat sakit saraf yang dideritanya. Beliau sakit saraf sehingga tubuhnya lumpuh sebelah yang mengakibatkan tidak dapat bekerja lagi. Warga Dusun Wadungdolah RT.001 RW.001 Desa Kaligondo Kecamatan Genteng ini di bantu oleh BAZNAS berupa biaya akomodasi pengobatan karena sudah tidak memiliki uang untuk berobat lagi.
BERITA18/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU MODAL USAHA IBU SEBATANGKARA SATU INI DI ALAMAI OLEH TAMAMI WARGA DUSUN JALEN DARUNGAN
BAZNAS BANYUWANGI BANTU MODAL USAHA IBU SEBATANGKARA SATU INI DI ALAMAI OLEH TAMAMI WARGA DUSUN JALEN DARUNGAN
BAZNAS Banyuwangi bantu modal usaha Ibu sebatangkara satu ini di alamai oleh Tamami warga Dusun Jalen Darungan RT.02 RW.10 Desa Genteng Wetan Kecamatan Genteng. Saat ini beliau membutuhkan bantuan modal usaha untuk mengambangkan usaha yang sudah di jalaninya yaitu usaha kios bensin dan jualan nangka muda (tewel). Kondidi fisik beliau memiliki 1 tangan sehingga bekertapun tidak bisa maksimal.
BERITA18/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.

Lihat Daftar Rekening →