WhatsApp Icon
BAZNAS DISTRIBUSIKAN 2 TON BERAS ZAKAT FITRAH PNM BANYUWANGI

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mendistribusikan 2.052 kg beras zakat fitrah dari Permodalan Nasional Madani (PNM) Banyuwangi.

Untuk pendistribusian 2 ton lebih beras dari PNM itu, Baznas menerjunkan seluruh jajarannya, mulai  ketua, komisioner, dan staf Baznas hingga pengurus Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan.

Demi membagikan beras zakat fitrah kepada mustahik yang berhak menerimanya di sejumlah kecamatan, mereka rela bahu-membahu memanggul kantong beras.

Pada Senin siang (16/3), Pimpinan PNM Banyuwangi Sugiyati Nurul Handayani bersama karyawan PNM  diantarkan bertemu mustahik untuk membagikan beras zakat fitrah secara langsung kepada  janda lansia.

Ada sebelas janda lansia di sekitar Jalan Barong Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah yang menjadi sasaran.

Berikut ini nama sebelas janda lansia penerima zakat fitrah PNM  di Kelurahan Bakungan:

1. Saemah

2. Sampir

3. Nakeni

4. Tik Mad

5. Sari

6. Kurniyati

7. Misni

8. Temuk

9. Praptik

10. Sulastri

11. Atim Aria.

Pimpinan PNM dan karyawannya membagikan beras didampingi Ketua Baznas Dwi Yanto, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Sekretaris Baznas Santi Dewi, Staf Distribusi Muhit, dan Staf Administrasi Selly Restinalia.

Arifin, pengurus UPZ Kecamatan Glagah, yang tinggal di Jalan Barong, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah,  ikut memandu rombongan PNM dan Baznas.

 Sugiyati Nurul Handayani, Pimpinan PNM Banyuwangi mengakui, beras zakat fitrah 2 ton, 52 kg itu dikumpulkan dari 684 karyawan dan sedekah dua orang.

"Alhamdulilah terkumpul beras 2 ton lebih, yang kami percayakan pendistribusiannya kepada Baznas,"  ujar Nurul ketika serahkan zakat fitrah ke kantor Baznas pada Kamis siang (13/3).

Dwi Yanto, ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi mengaku  berterima kasih kepada Pimpinan PNM Banyuwangi, karena telah mengamanahkan pendistribusian zakat fitrahnya kepada Baznas.

 Sebelumnya, PNM  sering mempercayakan sedekahnya melalui Baznas.  Ada santunan anak yatim, bantuan operasional pengobatan, bantuan alat kesehatan, bantuan genset untuk musala, bahkan bantuan ambulans madani.

"Semoga kepercayaan PNM kepada Basnas ini juga diikuti oleh perusahaan BUMN dan BUMD di Kabupaten Banyuwangi, termasuk perusahaan swasta lainnya," pungkas Dwi. (*)

20/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BUPATI BANYUWANGI RESMIKAN PROGRAM MASJID RAMAH PEMUDIK INISIASI BAZNAS DI 13 TITIK STRATEGIS

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ibu Ipuk Fiestiandani, Secara Resmi Meluncurkan Program "Masjid Ramah Pemudik" Hasil Kolaborasi Antara BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten, Kementerian Agama, Dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Acara Peluncuran Yang Berlangsung Khidmat Ini Menjadi Penanda Dimulainya Pelayanan Prima Bagi Para Musafir Yang Melintasi Bumi Blambangan Selama Masa Mudik Lebaran.

Dalam Sambutannya, Bupati Ipuk Mengapresiasi Inisiatif BAZNAS Yang Terus Berinovasi Dalam Memberikan Layanan Sosial. "Masjid Bukan Hanya Menjadi Tempat Ibadah Secara Ritual, Namun Dengan Program Ini, Masjid Menjadi Etalase Keramahtamahan Banyuwangi Bagi Para Pejuang Keluarga Yang Sedang Menuju Kampung Halaman," Ujar Beliau.

Apresiasi Dari Kementerian Agama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Turut Menyampaikan Kebanggaannya Atas Peluncuran Program Ini. Beliau Menekankan Bahwa Inisiatif Masjid Ramah Pemudik Merupakan Yang Pertama Kalinya Diselenggarakan Secara Terpadu Dengan Melibatkan Berbagai Pihak Secara Luas Di Banyuwangi. Beliau Juga Menegaskan Bahwa Program Ini Akan Mendapatkan Dukungan Penuh Dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Karena Merupakan Program Kolaborasi Strategis Yang Diharapkan Menjadi Standar Baru Dalam Pelayanan Keagamaan Serta Sosial Di Masa Depan.

Layanan Strategis Di Jalur Mudik Program Masjid Ramah Pemudik Tahun Ini Menjangkau 13 Titik Lokasi Strategis Yang Tersebar Dari Jalur Barat Hingga Jalur Utara. BAZNAS Banyuwangi Menyiapkan Fasilitas Titik Singgah (Rest Area) Yang Nyaman, Area Parkir Luas, Serta Kapasitas Masjid Yang Memadai Untuk Menampung Pemudik Yang Ingin Beristirahat Sekaligus Menunaikan Ibadah.

Daftar Titik Lokasi Masjid:

  • Arah Barat: Masjid Nurul Huda (Kalibaru), Masjid Sabilal Muttaqin (Glenmore), Dan Masjid Baiturrohman (Genteng & Gambiran).

  • Jalur Tengah: Masjid Jami' Al Falah (Cluring), Masjid Arroyyan (Singojurruh), Masjid Besar Baitrur Rohim (Rogojampi), Serta Masjid Sahat Makkah Dan Masjid Nurul Ummah (Kabat).

  • Kota Dan Jalur Utara: Masjid Agung Baiturrahman (Banyuwangi Kota), Masjid Al Huda (Kalipuro), Serta Masjid Nurul Karim Dan Masjid Nurul Huda (Wongsorejo).

Sinergi Dan Kepedulian Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Menambahkan Bahwa Program Ini Mengusung Semangat "Tebarkan Senyum Menyambut Kebahagiaan". Pihaknya Memastikan Bahwa Kesiapan Logistik Dan Petugas Di Setiap Masjid Sudah Terkoordinasi Dengan Baik Demi Keamanan Dan Kenyamanan Bersama.

Kegiatan Launching Program Masjid Ramah Pemudik Tersebut Ditutup Dengan Peninjauan Langsung Oleh Bupati Ipuk Fiestiandani Terhadap Kesiapan Fasilitas Rest Area Di Masjid Al-Huda Bulusan, Kecamatan Kalipuro.

Bagi Masyarakat Yang Ingin Turut Serta Berbagi Kebahagiaan Bagi Para Pemudik, BAZNAS Banyuwangi Membuka Kesempatan Donasi Melalui Rekening Resmi:

  • BSI: 4000-77-888-7

  • Bank Jatim: 0021-013-499

Diharapkan Dengan Adanya Program Ini, Para Pemudik Dapat Merasakan Kehadiran BAZNAS Dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Dalam Menjaga Kelancaran Serta Keselamatan Perjalanan Mudik Mereka.

19/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BANTU LUNASI BIAYA RAWAT INAP, BAZNAS JEMPUT PASIEN DI RSUD BLAMBANGAN

Roimartin, 29 tahun, warga Jalan Ternate RT 003 RW 003 Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, akhirnya bisa tersenyum pada Sabtu siang (14/3). 

Pasalnya, selama dua hari anaknya Iliyana Dhelisa Martina, yang baru berumur 1 tahun 3 bulan, harus menjalani rawat inap di ruang perawatan  anak, Mas Alit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan. Bapak satu anak yang sehari -hari bekerja sebagai buruh lepas itu mengaku sempat bingung, karena tidak memiliki uang untuk melunasi biaya pengobatan anaknya di rumah sakit. 

Untungnya, situasi yang dialami oleh suami dari Nike Rosalinda, 23 tahun ini diketahui oleh pihak Kelurahan Lateng, sehingga dilaporkan kepada Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi. Tak butuh waktu lama, UPZ Kecamatan Banyuwangi menindaklanjuti permohonan bantuan biaya pengobatan itu dengan menghubungi Baznas Kabupaten Banyuwangi. 

Walhasil, Sabtu pagi (14/3) ambulans Madani yang merupakan hasil kolaborasi PNM dan Baznas langsung meluncur ke RSUD Blambangan. Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto bersama Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Kairurozik, Sekretaris Santi Dewi, Staf Bidang Distribusi Muhit, dan perwakilan UPZ Kecamatan Banyuwangi turut mendampingi pemulangan Iliyana. 

Setelah biaya rawat inap sebesar Rp 3.057.431 dilunasi, pasien Iliyana dengan digendong ibunya Nike Rosalinda, bisa pulang diantar ambulans Madani. Nike pun bisa bernafas lega setelah tiba di rumahnya, apalagi Baznas juga memberikan satu tas berisi paket sembako untuk dimasak. 

"Terima kasih Bupati Banyuwangi, Baznas Kabupaten Banyuwangi, dan PNM yang telah membantu biaya pengobatan dan penjemputan anak saya dari rumah sakit," kata Roimartin. 

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menegaskan bahwa Baznas akan membantu dhuafa yang membutuhkan biaya pengobatan di rumah sakit lokal maupun luar kota. "Baznas juga siap melayani penjemputan atau mengantar pasien yang membutuhkan pelayanan ambulans yang merupakan bantuan dari PNM ini," katanya. (*) 

15/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
WUJUDKAN KEPEDULIAN KESEHATAN, BAZNAS BANYUWANGI FASILITASI PENGOBATAN WARGA KE MALANG DENGAN AMBULANCE MADANI

BANYUWANGI – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi dalam melayani umat di bidang kesehatan kembali dibuktikan. Pada hari ini, BAZNAS memfasilitasi pemberangkatan Bapak Nur Hayyi, warga Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, untuk menjalani perawatan medis di RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang.

Pemberangkatan ini menggunakan Ambulance Madani BAZNAS, armada khusus yang merupakan hasil kolaborasi bantuan dari PT PNM (Permodalan Nasional Madani). Layanan ini diberikan secara gratis guna meringankan beban masyarakat yang membutuhkan transportasi medis jarak jauh.

Dukungan Pemerintah Daerah Layanan ini sejalan dengan visi Bupati Banyuwangi dalam memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga amil zakat, dan sektor swasta (CSR) menjadi pilar penting dalam penanganan masalah sosial dan kesehatan di Banyuwangi.

Menebar Manfaat dari Dana Zakat Pihak BAZNAS Banyuwangi menyatakan bahwa operasional layanan ambulans ini sepenuhnya didukung oleh dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki.

"Kami berterima kasih kepada para muzakki dan PNM yang telah mempercayakan pengelolaan dana manfaat ini kepada kami. Semoga kehadiran Ambulance Madani ini menjadi wasilah kesembuhan bagi Bapak Nur Hayyi dan banyak warga lainnya," ungkap perwakilan BAZNAS.

Saat ini, armada tersebut tengah menempuh perjalanan menuju Malang. Keluarga besar BAZNAS Banyuwangi mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Bapak Nur Hayyi agar dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat walafiat.

14/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
PERKUAT PENGELOLAAN ZIS BERBASIS MASJID, BAZNAS DAN DMI BANYUWANGI JAJAKI KOLABORASI STRATEGIS

BANYUWANGI – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi melakukan langkah proaktif dalam meningkatkan optimalisasi dana umat. Dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Drs. Dwi Yanto, MAP, jajaran pimpinan menghadiri Rapat Kerja Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Banyuwangi di Ruang Rapat Khusus DPRD Banyuwangi, Sabtu pagi (14/2/2026).

Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS, yakni Wakil Ketua I Bidang Pendistribusian Nanang Khairurozik, SHI, Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, SSos, dan Wakil Ketua IV Bidang Keadministrasian Muh Khozin, MH.

Modernisasi Manajemen Masjid

Dalam forum yang dihadiri pengurus DMI dari 25 kecamatan tersebut, Drs. Dwi Yanto mengajak DMI untuk bersinergi dalam pengumpulan dan pengelolaan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Sebagai langkah konkret, BAZNAS berencana menyelenggarakan pelatihan manajemen masjid dalam waktu dekat.

"Harapannya, angka pengumpulan zakat di Kabupaten Banyuwangi bisa meningkat berkat dukungan masjid-masjid di bawah binaan DMI. Kemudian, pendistribusiannya bisa dilakukan oleh masjid untuk membantu warga sekitar yang membutuhkan," ujar Dwi Yanto.

Sambutan Hangat dari DMI

Ketua DMI Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Fathurahman, SAg, MPdI, menyambut antusias ajakan tersebut. Menurutnya, potensi masjid sebagai pusat pengumpulan ZIS sangat besar jika dikelola dengan sistem yang terintegrasi dengan BAZNAS.

"DMI siap menjadi bagian dari gerakan BAZNAS untuk menggalakkan pengumpulan dana ZIS melalui masjid-masjid. Manfaatnya akan kembali ke jemaah dan masyarakat di sekitar masjid tersebut," ungkap Fathurahman.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi babak baru bagi kemandirian umat, di mana masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat solusi ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.

14/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MENDAPAT PENGHARGAAN KATEGORI BAZNAS KABUPATEN/KOTA DENGAN PROGRAM PENGUATAN MODAL UMKM TERBAIK
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MENDAPAT PENGHARGAAN KATEGORI BAZNAS KABUPATEN/KOTA DENGAN PROGRAM PENGUATAN MODAL UMKM TERBAIK
Dalam rangka memperkuat pengelolaan zakat di Jawa Timur, BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Rakorda dan BAZNAS Jatim award tahun 2024. Undangan dalam acara ini di hadiri oleh ketua BAZNAS Kabupaten/kota Se Jawa Timur. Rakorda yang di adakan pada tanggal 23 Oktober di Hotel Golden Tulip Halland Ressort Batu ini juga diisi dengan pemberian BAZNAS Jatim Awards, penghargaan bagi BAZNAS Kabupaten/Kota berprestasi. Alhamdulillah BAZNAS Kabupaten Banyuwangi mendapat penghargaan kategori BAZNAS Kabupaten/Kota dengan Program Penguatan Modal UMKM Terbaik. Terimakasih Muzakki BAZNAS Banyuwangi yang telah menyalurkan zakat, infaq dan shodaqoh nya untuk mustahik UMKM.
BERITA24/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BANTUAN SEPEDA GAYUH UNTUK ILHAM
BANTUAN SEPEDA GAYUH UNTUK ILHAM
Siswa SDN 03 Wringinputih Kecamatan Muncar bernama Muhammad Ilham Muhtar, Ia adalah salah satu siswa yang mendapatkan bantuan sepeda gayuh dari sekian anak yang telah mendapatkan bantuan BAZNAS Banyuwangi. Ilham hidup bersama orang tua dengan penghasilan yang tidak menentu, untuk makan sehari-haripun dengan makannan yang seadaya sesuai dengan penghasilan yang didapat dan harus dibebani dengan biaya pendidikan. Melihat jarak tempuh sekolah dari rumah yang cukup jauh, Ilham pun menginginkan sepeda gayuh dan berharap orang tua dapat memenuhi keinginannya. Dengan kemampuan orang tuanya tentu saja tidak bisa mewujudkan keinginan anaknya. BAZNAS Banyuwangi pun memberikan bantuan sepeda gayuh kepada Ilham, dengan harapan kedua orang tua tidak perlu memikirkan transportasi untuk anaknya kesekolah, dan Ilham pun bisa sekolah dengan semangat.
BERITA23/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BEASISWA ELFIRA YANG SEDANG MENEMPUH PENDIDIKAN DI MTSN AL AMIRIYYAH
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BEASISWA ELFIRA YANG SEDANG MENEMPUH PENDIDIKAN DI MTSN AL AMIRIYYAH
Elfira Lailatul Magfiroh anak dari sepasang suami istri dari Moh. Taroji dan Robiatin warga Dusun Krajan RT.03 RW.02 Desa Tamansari Kecamatan Tegalsari. Elfira saat ini sedang menempuh pendidikan di MTs Al Amiriyyah Blokagung Karangdoro, Elfira memiliki 4 saudara, keluarga mereka tergolong keluarga kurang mampu, Ia membutuhkan bantuan untuk membiayai pendidikannya. Kedua orang tua Elfira hanya seorang buruh tani dan penghasilan yang didapat tidak cukup untuk membayar biaya sekolah. Dari hasil survey yang telah dilakukan oleh UPZ BAZNAS Kecamatan Tegalsari, Elfira termasuk anak yang layak di bantu. Dengan itu BAZNAS membantu untuk melunasi tanggungan yang belum terbayarkan.
BERITA22/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS PROVINSI JATIM BANTU BEASISWA MOH. NIAM
BAZNAS PROVINSI JATIM BANTU BEASISWA MOH. NIAM
Pemberian beasiswa SMA sederajat kepada saudara Moh. Niam yang beralamat di dusun angkrik Desa Pesucen Kecamatan Kalipuro Banyuwangi. Saat ini Moh. Niam menempuh pendidikan di salah satu pondok pesantren yang berada di Kabupaten Banyuwangi yaitu pondok pesantren Al-Aqsho beralamat di Dusun Cemetuk Desa Benculuk Kecamatan Cluring. Pekerjaan orangtua sebagai petani yang penghasilannya hanya bisa untuk makan sehari-hari, sedangkan untuk pendidikan masih belum bisa mencukupi. Semoga dengan adanya bantuan beasiswa dari para muzakki melalui BAZNAS Provinsi Jawa Timur tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga dan Mohammad Niam dapat belajar dengan tenang.
BERITA21/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU MELUNASI TUNGGAKAN SMP NABILA
BAZNAS BANYUWANGI BANTU MELUNASI TUNGGAKAN SMP NABILA
Nabila Nur Fazrina 16 Tahun adalah anak yang memilik prestasi dan sering mewakili sekolah dalam lomba pidato. Saat ini Pondok Pesantren Muchtar dimana tempat Nabila menimba ilmu sudah menggratiskan biaya pendidikan. Siswa kelas 2 ini sebelumnya bersekolah/mondok di SMP Al Anwari tepatnya di Kelurahan Kertosari, saat itu ibu Nabila sudah meninggal dunia sedangkan ayahnya tidak bekerja dan sering sakit-sakitan. Karena kondisi ekonomi yang kurang mampu, Ijazah SMP Al Anwari pun ditahan oleh pihak sekolah karena beberapa tunggakan belum terbayar. Setelah UPZ Kabat melakukan survey dengan hasil kondisi Nabila dan keluarga benar adanya, BAZNAS memberikan bantuan dalam program Banyuwangi Cerdas untuk membiayai tunggakan yang ada di SMP AL Anwari.
BERITA18/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BANTU KEKURANGAN  BIAYA PERBAIKAN RUMAH BAPAK NURUL
BANTU KEKURANGAN BIAYA PERBAIKAN RUMAH BAPAK NURUL
Bapak Nurul Huda merukapan warga yang kurang mampu dengan kondisi sedang sakit. Beliau tinggal seorang diri/sebatangkara dan untuk pekerjaan sehari-hari bapak Nurul hanya sebahai buruh harian. Kondisi tempat tinggal beliau sangat memprihatinkan. Warga sekitar membantu perbaikan rumah Bapak Nurul dan BAZNAS Banyuwangi membantu untuk kekurangannya.
BERITA17/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI DISTRIBUSIKAN BIAYA SEKOLAH DEVAN DI MTSN 1 BANYUWANGI
BAZNAS BANYUWANGI DISTRIBUSIKAN BIAYA SEKOLAH DEVAN DI MTSN 1 BANYUWANGI
Moh. Haris Ashari adalah seorang ayah yang bekerja hanya sebagai buruh harian dan penghasilannya hanya bisa untuk makan sehari-hari. Sedangkan istrinya Fitria sekarang sudah tidak bekerja lagi karena kehabisan modal, sebelum itu beliau jualan kue di sekolah-sekolah. Beliau memiliki anak bernama Devan Alfaro yang sekarang duduk di bangku kelas 1 MTsN 1 Banyuwangi. Hasil dari survey UPZ Kecamatan Banyuwangi Devan sangat bersemangat untuk sekolah, dan ada beberapa tanggungan yang belum terbayarkan karena penghasilan kedua orang tuanya tidak mencukupi. BAZNAS Mendistribusikan bantuan sekolah melalui UPZ Banyuwangi dan langsung di bayarkan ke sekolah Devan.
BERITA16/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MELALUI UPZ KECAMATAN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEPEDA GUNUNG KEPADA MOCH. MAHRUS AMRULLOH.
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MELALUI UPZ KECAMATAN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEPEDA GUNUNG KEPADA MOCH. MAHRUS AMRULLOH.
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi melalui UPZ Kecamatan Banyuwangi mendistribusikan bantuan sepeda gunung kepada Moch. Mahrus Amrulloh. Sebelumnya ananda Mahrus selalu numpang transportasi kepada temannya kesekolah dengan jarak tempuh kurang lebih 2 KM dari rumahya. Keluarganya sementara ini hanya bergantung hidup pada ibunya yang bekerja sebagai pegawai loundry.
BERITA16/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEMBAKO KEPADA FIRDHA ELLYANA
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEMBAKO KEPADA FIRDHA ELLYANA
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi mendistribusikan bantuan sembako kepada Firdha Ellyana seorang janda warga Dsn. Cangaan RT.01/05 Genteng Wetan Kecamatan Genteng. Firdha bekerja sebagai penjahit, walaupun begitu sangatlah jarang orang yang menjahit baju ke beliau. hasil survey dari UPZ BAZNAS, beliau membutuhkan sembako untuk bisa makan sehari-harinya. Dengan melihat keadaan yang seperti itu, BAZNAS melalui UPZ Kecamatan Genteng mendistribusikan paket sembako kepada ibu Faridha.
BERITA15/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERSAMA DENGAN UPZ MENYALURKAN BANTUAN PEMBUATAN KAMAR MANDI BESERTA MCK
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERSAMA DENGAN UPZ MENYALURKAN BANTUAN PEMBUATAN KAMAR MANDI BESERTA MCK
Mbah Mariman dan istri merupakan pasangan lanjut usia yang tidak mampu dan membutuhkan adanya perlengkapan kamar mandi/MCK. Untuk kebutuhan mandi dan buang air sepasang lansia ini harus menempuh jarak menuju sungai terdekat. Keseharian mbah Mariman merupakan buruh tani yang tidak tetap dan kadang penghasilannya pun tidak bisa mencukupi untuk makan sehari-hari. BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama dengan UPZ menyalurkan bantuan pembuatan kamar mandi beserta MCK.
BERITA15/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ATHA SEORANG ANAK YATIM MEMBUTUHKAN BIAYA AKOMODASI UNTUK SAKIT YANG DISERITANYA
ATHA SEORANG ANAK YATIM MEMBUTUHKAN BIAYA AKOMODASI UNTUK SAKIT YANG DISERITANYA
Atha Hafizh Alfarezi warga Dusun Cangaan RT.04 RW.05 Desa Genteng Wetan Kecamatan Genteng membutuhkan biaya akomodasi pengobatan. Atha adalah anak yatim piatu berusia 7 tahun yang sekarang diasuh oleh keluarga pamannya yang juga dari keluarga kurang mampu di Desa Genteng Wetan. Atha saat ini menderita sakit Hernia dan di jadwalkan untuk operasi pada hari Kamis di RSUD Genteng. BAZNAS Kabupaten Banyuwangi memberikan bantuan pengobatan berupa biaya akomodasi selama pengobatan.
BERITA14/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BIAYA AKOMODASI ORANG SAKIT YANG DALAM KEADAAN LUMPUH TOTAL
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BIAYA AKOMODASI ORANG SAKIT YANG DALAM KEADAAN LUMPUH TOTAL
BAZNAS Banyuwangi bantu biaya akomodasi orang sakit yang dalam Keadaan lumpuh total. Nur Hayati warga Genteng Wetan RT. 01 RW.05 Dusun Cangakan ini lumpuh akibat jatuh terpeleset di depan rumah, dan selama 1 tahun itu tidak pernah periksa kerumah sakit karena takut di operasi. Sebelumnya beliau di rawat di rumah dengan pengobatan seadanya karena suami hanya bekerja serabutan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
BERITA14/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BERHARAP SEMBUH DARI PENYAKITNYA, BAZNAS BANTU BIAYA AKOMODASI PENGOBATAN IBU SUDARMI
BERHARAP SEMBUH DARI PENYAKITNYA, BAZNAS BANTU BIAYA AKOMODASI PENGOBATAN IBU SUDARMI
Sudarmi hidup dengan keadaan yang kurang mampu hanya bekerja sebagai pedagang buah-buahan. Keterangan dari survey yang di lakukan oleh UPZ Kecamatan Muncar, Warga Dusun Sidomulyo RT.03 RW.09 Desa Sumberberas Kecamatan muncar ini menderita penyakit kanker paru-paru yang ganas dan harus rutin kontrol di salah satu rumah sakit yang berada di Kabupaten Jember. Sudarmi merasa kesusahan biaya transportasi dan kebutuhan saat disana, beliau menceritakan harapannya kepada UPZ Muncar untuk di bantu biaya akomodasi. Karena hasil Survey Ibu Sudarmi tergolong mustahik yang sangat membutuhkan BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Muncar mendistribusikan bantuan pengobatan dengan harapan Bu Sudarmi semangat untuk sembuh dari penyakitnya.
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
AGAR LEBIH MUDAH BERAKTIFITAS, BAZNAS BANYUWANGI MEMDISTRIBUSIKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK IBU SRI UTAMI
AGAR LEBIH MUDAH BERAKTIFITAS, BAZNAS BANYUWANGI MEMDISTRIBUSIKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK IBU SRI UTAMI
Ibu Sri Utami membutukan kursiroda untuk pekerjaannya sehari-hari sebagai buruh. Warga Dusun Muncar RT.01 RW.02 Desa Kedungrejo menderita sakit setroke, menurut hasil survey yang di lakukan oleh UPZ Muncar beliau memenuhi kehidupan sehari-hari selain bekerja sebagai buruh juga hanya bisa mengharapkan bantuan kepada tetangga sekitar. BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Muncar mendistribusikan bantuan kursi roda dengan harapan agar Ibu Sri Utami lebih mudah menjalankan aktifitas sehari-harinya.
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI PENGOBATAN MBAH MARYAM DENGAN KONDISI YANG SERING SAKIT-SAKITAN
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI PENGOBATAN MBAH MARYAM DENGAN KONDISI YANG SERING SAKIT-SAKITAN
Warga Dusun Muncar Rt. 01 RW.05 Desa Kedungrejo bernama Maryam sangat layak untuk di bantu karena kondisi yang sudah tua membuat beliau tidak dapat bekerja, ditambah lagi hasil survey dari UPZ kondisi badan mbah Maryam sering sakit-sakitan. Menurut petugas kesehatan beliau harus dirawat di rumah sakit dan dengan kondisi beliau yang tidak memungkinkan untuk memikirkan akomodasi pengobatan, BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Muncar memberikan bantuan akomodasi selama pengobatan yang di lakukan mbah Maryam.
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BUTUH BIAYA AKOMODASI UNTUK PENGOBATAN DISURABAYA, BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA UPZ KALIPURO BERGEGAS MEMBERIKAN BANTUAN
BUTUH BIAYA AKOMODASI UNTUK PENGOBATAN DISURABAYA, BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA UPZ KALIPURO BERGEGAS MEMBERIKAN BANTUAN
Mohammad Arka Alif Al Fatih, bayi dari warga Dusun Gunung Remuk RT.02 RW.02 Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro butuh biaya akomodasi untuk pengobatan di rumah sakit DR. Soetomo. Arka mengidap penyakit Hydrocephalus sedangkan kondisi orang tua yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan merasa kesusahan untuk biaya transportasi dan kebutuhan lainnya. Mengetahui kabar ini tim UPZ Kecamatan kalipuro bergegas survey lokasi mustahik, dan hasilnya memang sangat layak untuk di bantu. Dengan itu BAZNAS Banyuwangi bersama UPZ memberikan bantuan operasional pengobatan Arka dengan harapan orang tua Arka tidak kesulitan dalam transportasi selama di Surabaya.
BERITA10/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH TIO ADI GUNTORO
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH TIO ADI GUNTORO
Tio Ade Gunturo adalah siswa SMKN Glagah jurusan pelayaran. Anak usia 16 tahun ini seorang anak yatim, ia di tinggal meninggal oleh ayahnya sejak dari kecil. Saat ini hanya ibunya yang menjadi tulang punggung, sehari-hari ibunya bekerja sebagai buruh dan penghasilan yang didapat hanya mencukupi untuk makan sehari-hari. Saat ini ibunya tidak ada biaya untuk sekolah Tio yang baru mengikuti ajaran baru. banyak yang harus di bayar termasuk seragam dan sarana lainnya. Atas laporan UPZ yang mengajukan bantuan kepada BAZNAS, sekarang Tio bisa memakai seragam yang sesuai dengan peraturan sekolah.
BERITA09/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH RIO DWI ANDIKA
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH RIO DWI ANDIKA
Rio Dwi Andika usia 16 Tahun adalah seorang anak yatim piatu yang saat ini hidup dengan neneknya. Rio sekolah di SMKN Glagah jurusan pelayaran, sebagai siswa baru Rio membutuhkan banyak biaya untuk sekolah. Salah satunya adalah seragam sekolah, saat ini BAZNAS baru membantu untuk pembayaran biaya seragam sekolah dan ongkos jahitnya.
BERITA08/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
KAMPUS UBI BANYUWANGI SIAP BEKERJASAMA UNTUK MENYALURKAN ZAKAT, INFAQ DAN SEDEKAH MELALUI BAZNAS
KAMPUS UBI BANYUWANGI SIAP BEKERJASAMA UNTUK MENYALURKAN ZAKAT, INFAQ DAN SEDEKAH MELALUI BAZNAS
Kampus UBI adalah salah satu kampus yang mahasiswanya mendapatkan bantuan beasiswa SKSS dari BAZNAS Jawa Timur. "Program SKSS ini sangat membantu, saya mewakili kampus UBI mengucapkan banyak terimakasih karna kami bisa masuk bagian dari program BAZNAS, semoga dengan adanya bantuan ini mahasiswa yang di bantu dapat memberikan timbal balik dengan prestasi yang membanggakan". sambutan dari DR. Haya, SHI., M.Pd.I."Dana yang di keluarkan adalah amanah dari muzakki yang telah mempercayakan dalam pengelolaan zakat mereka ke BAZNAS, mohon agar bisa di manfaatkan dengan baik, dan di tingkatkan semangat belajarnya" ungkap komisioner BAZNAS H. Herman Suyitno M.Pd.I
BERITA04/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
JAMILATUZ ZUHRA PENERIMA BANTUAN SKSS (SATU KELUARGA SATU SARJANA) BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR
JAMILATUZ ZUHRA PENERIMA BANTUAN SKSS (SATU KELUARGA SATU SARJANA) BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR
Jamilatuz Zuhra adalah mahasiswa penerima bantuan SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Jamilatus adalah anak pertama dari 2 bersaudara, Ayahnya bekerja sebagai kuli bangunan dan Ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga.
BERITA03/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat