WhatsApp Icon
Bantu Mutasi Sekolah 2 Siswa dari Demak

BANYUWANGI-Zahida Ihya Musyaffa, umur 11 tahun, siswa kelas V SDN 8 Wonosobo, Kecamatan Srono dan adiknya Ahmad Muwwafiqul Musthofa, umur 9 tahun, kelas IV di sekolah yang sama, kini bisa belajar dengan tenang. Pasalnya, nama keduanya sudah tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai siswa SDN 8 Wonosobo. 

Sebelumnya nama keduanya belum tercatat di Dapodik Kabupaten Banyuwangi karena masih belum dilakukan mutasi dari sekolah asal di Demak, Jawa Tengah. Zahida dan Ahmad sempat bersekolah sambil mondok di MI Al Mubarok Al Arbain Desa Tlogorejo, Kecamatan Wonosalam, Demak. Namun karena suatu hal memaksa keduanya pindah ke Banyuwangi ikut kedua orang tuanya, Sugiran dan Wulan Ari Astiandani. 

Nah, karena masih memiliki tunggakan di sekolah lama, maka berkas data-data akademisnya tertahan di Demak. Padahal, data tersebut dibutuhkan sebagai persyaratan mutasi sekaligus dicatatkan di Dapodik di sekolah baru. 

Walhasil, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi turun tangan membantu pembiayaan mutasi dua siswa tidak mampu itu dari Demak ke Banyuwangi. Butuh proses panjang untuk mengurus mutasi kedua siswa SD itu, karena Sugiran, ayahnya harus datang ke madrasah di Demak untuk mengambil berkas-berkasnya. Perjalanan Sugiran itu dibantu biayanya oleh Baznas. Begitu juga pelunasan tunggakan kedua anaknya di MI tersebut. 

Akhirnya pada Senin (3/8), berkas-berkas mutasi dari sekolah lama diserahkan kepada Kepala SDN 8 Wonosobo. Penyerahan itu dilakukan oleh Sugiran didampingi Kepala Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto. Camat Srono Ahmad Subhan turut menyaksikan bersama Ketua KUA Srono dan Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Srono Badrul. 

"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi yang telah membantu proses mutasi sekolah kedua anak saya dari Demak ke Srono, Banyuwangi," ucap Sugiran. 

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan bahwa bantuan pendidikan dari Baznas ini masuk dalam program Banyuwangi Cerdas. Dengan bantuan pembiayaan pengurusan mutasi sekolah ini diharapkan tidak ada anak putus sekolah akibat belum bisa masuk Dapodik. "Prinsipnya, Baznas akan selalu siap memberikan bantuan selama memenuhi persyaratan delapan asnaf dan benar-benar tidak mampu," pungkasnya.(*) 

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Penandatanganan MoA BAZNAS Kabupaten Banyuwangi & UIMSYA

Sabtu, 08 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum Wisuda UIMSYA, telah dilaksanakan Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dan Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung.

Kerja sama ini menjadi langkah bersama dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam berbagai bidang, sebagai ikhtiar menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat serta mendukung pengembangan pendidikan dan pemberdayaan umat.

Selamat dan sukses atas terselenggaranya Wisuda UIMSYA.

Semoga para wisudawan dan wisudawati dapat menjadi generasi yang berilmu, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Terima kasih UIMSYA atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin bersama BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.

Semoga kerja sama ini menjadi awal dari berbagai kolaborasi kebaikan yang terus tumbuh dan memberikan kebermanfaatan bagi umat. 

Bersinergi dalam kebaikan, bersama membangun kebermanfaatan.

08/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS JATIM DAN CABDIN BANYUWANGI SANTUNI 100 SISWA SEKALIGUS SALURKAN MODAL USAHA DAN 5 ROMBONG LEWAT SMA-SMK

BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan Lebaran Yatim 1448 Hijriyah di aula SMKN 1 Banyuwangi pada Kamis (6/8/2026). Tidak tanggung-tanggung, sebanyak seratus siswa SMA dan SMK yang merupakan anak yatim mendapatkan santunan.

Tak hanya itu, Baznas Provinsi Jawa Timur juga menyerahkan lima bantuan modal kerja masing-masing senilai Rp 2 juta. Bantuan peralatan kerja berupa rombong senilai Rp 3,5 juta juga diberikan kepada lima orang.  Yang menarik, bantuan modal usaha dan bantuan peralatan kerja itu disalurkan melalui sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi.

Pelaksana Tugas (PLT)  Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi Iwan Triyono menyampaikan terima kasih kepada Baznas Provinsi Jawa Timur. Santunan bagi seratus siswa yatim di SMA dan SMK merupakan bentuk perhatian dan kepedulian sosial yang sangat membantu bagi penerima manfaat. Apalagi, lima bantuan modal usaha dan lima bantuan peralatan kerja berupa rombong disalurkan melalui sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi. "Selama ini, guru-guru SMA/SMK dan pegawai Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur memang menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas Provinsi Jawa Timur, sehingga pada hari ini santunan yatim dan bantuan modal usaha maupun peralatan kerja berupa rombong ini disalurkan melalui SMA dan SMK di Banyuwangi," katanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menyambut baik penyelenggaraan Lebaran Yatim di aula SMKN 1 Banyuwangi tersebut. Apalagi selain penyerahan  santunan kepada seratus anak yatim, Baznas Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan dari program pemberdayaan ekonomi. "Nilai bantuan yang disalurkan oleh Baznas Jatim hari ini mencapai Rp 37,5 juta," sebutnya.

Selama ini, Baznas Kabupaten Banyuwangi juga telah melaksanakan program serupa. Selain santunan yatim secara rutin, beasiswa juga diberikan kepada siswa SD/MI dan SMP/MTs. "Beasiswa bagi siswa SMA dan SMK memang masuk program dari Baznas Provinsi Jawa Timur, tetapi Baznas Kabupaten Banyuwangi juga tetap melayani ketika ada pengajuan bantuan biaya pendidikan yang sifatnya mendesak," kata Dwi.

Kegiatan Lebaran Yatim di aula SMKN 1 Banyuwangi itu dihadiri seluruh kepala sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Banyuwangi. Dari Baznas Provinsi Jawa Timur diwakili oleh empat orang pelaksana, diantaranya koordinator pelaksana bidang keuangan dan koordinator pelaksana bidang pengumpulan. (*) 

07/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
DONGKRAK PEROLEHAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH, BAZNAS GANDENG DPD LDII BANYUWANGI

BANYUWANGI-Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi Drs Dwi Yanto, MAP didampingi Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto bersilaturahmi ke kantor Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII)  Kabupaten Banyuwangi di Jalan Kemuning, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah pada Rabu siang (5/8/2026). Keduanya ditemui oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Ir Heri Sujatmiko, MT didampingi Sekretaris Andreas, Bendahara Andi Tribakti, Bidang Pendidikan dan Dakwah Sumadi, dan Senkom H. Ali Affan.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, Ketua Baznas Dwi Yanto mengajak jajaran LDII untuk turut meningkatkan perolehan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga amil, seperti Baznas. Ada beberapa skema kerjasama yang ditawarkan untuk penyaluran zakat, infak, dan sedekat melalui Baznas, baik secara organisatoris maupun pribadi. LDII juga diminta untuk melaporkan perolehan zakat fitrah menjelang Idul Fitri dan perolehan hewan kurban pada hari raya Idul Adha.  "Pencatatan zakat fitrah dan hewan kurban akan dilaporkan kepada Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Pusat sebagai catatan keuangan secara off balance dari Kabupaten Banyuwangi," kata Dwi.

Ketua Baznas memberikan apresiasi kepada LDII di tingkat cabang, karena sudah berkontribusi dalam penyetoran zakat, infak, dan sedekah melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan di bawah binaan Baznas. "Semoga kerjasama yang sudah berjalan di tingkat kecamatan atau cabang ini,  bisa ditingkatkan di level kabupaten antara Baznas dan DPD LDII," harapnya.

Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Heri Sujatmiko menyambut baik ajakan kerjasama dari Baznas tersebut.  Pengurus DPD LDII akan bermusyawarah dengan cabang-cabang untuk memilih skema kerjasama yang ditawarkan oleh Baznas. Selama ini, zakat, infak, dan sedekah telah dihimpun oleh takmir masjid, bahkan pengurus tingkat cabang sudah ada yang menyalurkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekahnya melalui UPZ kecamatan secara rutin. "Pada prinsipnya, LDII terbuka untuk menjalin kerjasama dengan Baznas, apalagi ini menyangkut kemaslahatan ummat dalam urusan sosial keagamaan," tegas Heri.(*)

06/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
RUMAH KORBAN ANGIN KENCANG KINI BERDIRI KEMBALI

TEGALDLIMO- Imam Mahmudi, 55 tahun, warga Dusun Sumberejo,  RT 56 RW 09, Desa/Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi kini bisa menjalani hidup dengan tenang.  Rumah yang sempat  rusak berat setelah diterjang angin kencang itu, kini telah dibangun  kembali. Meski sederhana, namun bangunan rumah itu sangat layak untuk ditinggali bersama keluarganya.

Imam mengaku senang karena rumahnya yang dilanda bencana angin kencang pada 2 Maret 2026 lalu, kini telah dibangun kembali. Berkat bantuan gotong-royong dari banyak pihak, kini Imam dan keluarganya memiliki tempat tinggal yang layak. "Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu perbaikan rumah saya, terima kasih kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Tegaldlimo," kata pria yang sehari-hari berprofesi sebagai petani itu.

Pada Selasa (28/7/2026), dana bantuan perbaikan rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi disalurkan melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)  Kecamatan Tegaldlimo. Ketua UPZ Kecamatan Tegaldlimo Fazza Rouzi bersama jajaran menyerahkan bantuan senilai Rp 5 juta. Penyerahan simbolis kepada penerima manfaat disaksikan Kepala Desa Tegaldlimo Harianto, Camat Tegaldlimo Trisetya Supriyanto, dan Kepala KUA Tegaldlimo Lukman Hakim.

Ketua UPZ Kecamatan Tegaldlimo Fazza Rouzi mengatakan bahwa UPZ menyalurkan dana bantuan untuk perbaikan rumah kepada Imam. Sedangkan bedah rumahnya dibantu secara gotong-royong oleh banyak pihak, seperti pemerintah desa dan warga sekitar. Bahkan pihak swasta, seperti KSP Milan pun turut membantu. "Semoga bantuan yang diserahkan UPZ Kecamatan  Tegaldlimo ini bisa membantu biaya perbaikan rumah Pak Imam," pungkasnya. (*) 

31/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

BAZNAS BANYUWANGI BANTU PENJEMPUTAN JENAZAH TKW MALAYSIA DARI BANDARA JUANDA
BAZNAS BANYUWANGI BANTU PENJEMPUTAN JENAZAH TKW MALAYSIA DARI BANDARA JUANDA
BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi membantu kepulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia di Malaysia. Tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi itu bernama Jumila, usia 53 tahun. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan bahwa TKW tersebut meninggal dunia karena menderita sakit keras. Jenazah Jumila diterbangkan dari Malaysia pada Senin pagi (27/4) dan tiba di Bandara Juanda Sidoarjo pada Senin siang. Selanjutnya peti jenazah Jumila diangkut dengan ambulans yang didatangkan dari Banyuwangi. Ambulans bantuan dari Baznas Kabupaten Banyuwangi inilah yang mengantar kepulangan jenazah Jumila ke rumah duka di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Mobil ambulans tiba di depan gang masuk menuju rumah duka pada pukul 17.10 WIB. Suasana haru langsung pecah ketika peti jenazah dikeluarkan dari mobil ambulans. Sontak keluarga almarhumah dan warga yang sudah berkumpul menunggu kedatangan mobil ambulans di tepi jalan pun langsung mendekat mengerumuni saat pintu ambulans dibuka. Hujan deras yang menyambut kedatangan jenazah Jumila pun tak menghalangi warga untuk bahu-membahu menggotong peti jenazah menuju rumah duka melewati gang sempit. Saat peti jenazah disemayamkan di rumah duka bersamaan terdengar suara adzan maghrib berkumandang dari pengeras suara masjid di dekat rumah tersebut. Petugas ambulans langsung melakukan serah terima peti jenazah kepada keluarga almarhumah disaksikan pejabat terkait dari perwakilan desa, kecamatan, dan Disnaker. Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurozik menyerahkan uang duka kepada keluarga almarhumah, yang diwakili oleh M. Ramadhani, putra dari TKW tersebut. "Kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya almarhum Ibu Jumila, semoga husnul khotimah. Mohon uang duka dari Baznas ini diterima, semoga bisa memberikan manfaat bagi keluarga yang ditinggalkan," kata Nanang saat menyerahkan amplop berwarna putih kepada putra almarhumah. M. Ramadhani mengaku berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan jenazah ibunya ke Muncar, terutama kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Muncar yang telah membantu ambulans untuk penjemputan di Bandara Juanda Sidoarjo. "Terima kasih kepada Baznas Banyuwangi dan UPZ Kecamatan Muncar yang telah membantu penjemputan jenazah ibu saya," ucap Ramadhani. Saat penjemputan jenazah TKW asal Muncar itu, mobil operasional Baznas Kabupaten Banyuwangi sempat mengiringi di belakang mobil ambulans dari pertigaan Pasar Srono hingga Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Selain Nanang, rombongan Baznas terdiri dari Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Sekretaris Santi Dewi, dan Staf Bidang Distribusi Muhit. Beberapa orang pengurus Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Muncar juga hadir di rumah duka.
BERITA28/04/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI SERAHKAN BEASISWA BAGI 32 SISWA SMA SEDERAJAT DAN MAHASISWA
BAZNAS BANYUWANGI SERAHKAN BEASISWA BAGI 32 SISWA SMA SEDERAJAT DAN MAHASISWA
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi membagikan beasiswa pendidikan dari Baznas Provinsi Jawa Timur kepada 32 siswa SMA/SMK/MA dan mahasiswa perguruan tinggi swasta lokal di kantor Baznas Kabupaten Banyuwangi pada Rabu sore (22/4). Beasiswa pendidikan itu diberikan kepada 20 siswa SMA/SMK/MA dan 12 mahasiswa perguruan tinggi swasta di Banyuwangi. Wakil Ketua III Baznas Provinsi Jawa Timur Muhammad Zakki, Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat, serta Kasi Zakat dan Wakaf Kemenag Fathurahman hadir dalam acara penyerahan beasiswa tersebut. Berikut ini daftar 20 siswa SMA/SMK/MA yang menerima beasiswa pendidikan dari Baznas Provinsi Jawa Timur : 1. Faisal Albukhori, SMKS Muhammadiyah 1 Genteng 2.Dicky Ramadhan, SMKS Muhammadiyah 1 Genteng 3. Soni Abdul Hamid, SMKS Muhammadiyah 1 Genteng 4. Anaya Putri Soliha, MAN 1 5. Fiqria Minana, MAN 1 6. Kayla Almira MK, MAN 1 7. Amelia Putri, MAN 2 8. Cicilia Monica Sahra, MAN 2 9.Evelina Saufika Nadzmi, MAN 2 10. Tian Agung Prasetyo, MAN 3 11. Alfin Zamzama NS, MAN 3 12. Karisa Tri Andini, MAN 3 13. Ahmad Chafi Dhonnas, MAN 4 14. Mohammad Reza Fatoni, MAN 4 15. Rayyana Arif Saifitri, MAN 4 16. Muhammad Farhan, SMAN 1 Glagah 17. Moch Khoirun Ni'am, MA Al-Aqsho Cluring 18. Nopita Ayu, MA Nurul Khoiroh Kalipuro 19. Rohman Maulana, SMA Ibrahimy Wongsorejo 20. Safika Qurroti Uyun, SMA, Ibrahimy Wongsorejo. Ada pun 12 nama mahasiswa penerima beasiswa sebagai berikut: 1. Moh Danil Fatoni, Universitas Islam Ibrahimy Genteng 2. Jamlatus Zuhra, Universitas Bakti Indonesia Cluring 3. Nurul Hadi, Universitas Bakti Indonesia Cluring 4. Rosidatul Aliyah, Universitas Bakti Indonesia Cluring 5. Dwi Novia Rahmawati, Universitas PGRI Banyuwangi 6. Rima Tri Habsari, Universitas PGRI Banyuwangi 7. Pinanggih Kuncoro Jati, Universitas PGRI Banyuwangi 8. Joko Prasetyo, Universitas PGRI Banyuwangi 9. Ulfa Nur Afkarina, Universitas PGRI Banyuwangi 10. Qomariyatul Wardaniya, Universitas Islam Cordoba 11. Moh Wadiqun Najmus, Universitas Islam Cordoba 12. Isma Idrorun Niam, Universitas Islam Cordoba. Wakil Ketua III Baznas Provinsi Jawa Timur Muhammad Zakki mengatakan, Banyuwangi adalah satu-satunya kabupaten yang penerima beasiswanya terbanyak. Baznas Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan beasiswa pendidikan kepada siswa SMA/SMK/MA yang kurang mampu secara finansial. "Untuk mahasiswa diberikan beasiswa dari program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) sampai yang bersangkutan diwisuda," katanya. Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menambahkan, pada tahun 2026 Kabupaten Banyuwangi mendapatkan jatah beasiswa dari Baznas Provinsi Jawa Timur sebanyak 32 orang. "Alhamdulillah tahun ini, Baznas Provinsi Jawa Timur melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi menyalurkan beasiswa bagi 20 siswa SMA sederajat dan 12 mahasiswa perguruan tinggi swasta lokal di Banyuwangi," kata Dwi. Sementara itu, Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat berharap, beasiswa pendidikan dari Baznas itu bisa memacu semangat belajar bagi para penerima manfaatnya. "Semoga anak-anak yang hari ini menerima beasiswa dari Baznas ini, kelak menjadi orang sukses, sehingga bisa menjadi muzakki yang memberikan beasiswa," ujarnya.
BERITA23/04/2026 | Humas BAZNAS
PISAH KENAL, KOMISIONER BAZNAS BANYUWANGI SIAP MELANJUTKAN PROGRAM PERIODE SEBELUMNYA
PISAH KENAL, KOMISIONER BAZNAS BANYUWANGI SIAP MELANJUTKAN PROGRAM PERIODE SEBELUMNYA
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mengadakan acara pisah kenal untuk komisioner periode tahun 2020-2025 dengan komisioner periode tahun 2026-2031 di kantornya Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 108 Banyuwangi pada Rabu (8/4). Ada tiga personil komisioner lama yang hadir melakukan perpisahan dan perkenalan dengan komisioner baru dan perwakilan Unit Pengumpulan Kecamatan (UPZ) kecamatan. Ketiga komisioner lama periode tahun 2020-2025 adalah Ketua Lukman Hakim, Wakil Ketua Bidang Administrasi dan Pengumpulan Tommy Anwar, dan Wakil Ketua Bidang Distribusi dan Keuangan Suherman Suyitno. Sedangkan komisioner baru periode tahun 2026-2031 adalah Ketua Dwi Yanto, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Khairurozik, Wakil Ketua Bidang Administrasi Muh Khozin, dan Wakil Ketua Bidang Keuangan Lukman Hadi. Acara pisah kenal yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh 27 koordinator UPZ, Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat, dan perwakikan Bagian Kesra Setda Banyuwangi. Dalam kata sambutan perpisahannya, Ketua Baznas periode tahun 2020-2025, Lukman Hakim meminta komisioner Baznas yang baru mau melaksanakan program secara sustainable. "Harus berkelanjutan, meski Baznas berganti komisionernya," kata Rektor Uniib itu. Hal itu didukung oleh Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat, yang menambahkan, meski melanjutkan program lama, tetapi komisioner Baznas memiliki semangat baru. Terima kasih atas perjuangan komisioner Baznas lama yang akan dikembangkan dan disempurnakan oleh komisioner yang baru. "Kemenag mendukung Baznas 100 persen," tegasnya. Dalam kata sambutannya, Ketua Baznas periode tahun 2026-2031 Dwi Yanto mengaku siap melanjutkan program komisioner yang lama. "Kami siap melanjutkan program Baznas sebelumnya, bahkan akan mengembangkannya," katanya. Saat menyampaikan kesan dan pesan, Koordinator UPZ Kecamatan Songgon Suparno berterima kasih kepada komisioner lama atas kerjasama yang baik. "Mudah-mudahan yang baru bisa meneruskan perjuangan," ujarnya. Di akhir acara pisah kenal, ketua Baznas lama menyerahkan berkas laporan keuangan. Disambut oleh ketua Baznas yang baru dengan memberikan tali asih kepada komisioner lama. Acara pisah kenal diakhiri ramah tamah makan siang bersama dengan penuh keakraban.
BERITA09/04/2026 | Humas BAZNAS
TERAPIS MELAYANI PEMUDIK ARUS BALIK DI MASJID AL HUDA BULUSAN
TERAPIS MELAYANI PEMUDIK ARUS BALIK DI MASJID AL HUDA BULUSAN
Banyuwangi, 26 Maret 2026 – Memasuki Masa Arus Balik Lebaran, Masjid Al Huda Bulusan Menjadi Salah Satu Titik Istirahat Strategis Bagi Para Pemudik Yang Melintasi Jalur Banyuwangi. Pada Kamis Siang Sekitar Pukul 12:58 WIB, Suasana Di Area Masjid Tampak Dipadati Oleh Pengendara Yang Melepas Lelah Sebelum Melanjutkan Perjalanan Jauh Keluar Kota. Salah Satu Layanan Unggulan Yang Menarik Perhatian Adalah Program "Pijat 15 Menit Gratis" Yang Diselenggarakan Oleh Ekspedisi Masjid Indonesia Melalui Program Masjid Ramah Pemudik. Layanan Ini Bertujuan Untuk Membantu Memulihkan Kebugaran Fisik Para Pemudik Agar Tetap Fokus Dan Aman Selama Berkendara Menuju Tujuan Masing-Masing. Dalam Dokumentasi Tersebut, Terlihat Seorang Terapis Sedang Memberikan Pijatan Relaksasi Kepada Seorang Pemudik Pria Yang Sedang Beristirahat Di Selasar Masjid. Fasilitas Ini Merupakan Bentuk Kepedulian Dari Berbagai Pihak, Termasuk Baznas Dan Kementerian Agama, Untuk Memberikan Kenyamanan Maksimal Bagi Masyarakat Selama Musim Mudik Dan Balik Tahun Ini. Selain Layanan Pijat Gratis, Masjid Al Huda Bulusan Juga Menyediakan Fasilitas Penunjang Lainnya Seperti Akses Air Minum Dan Area Istirahat Yang Representatif. Para Pemudik Dihimbau Untuk Terus Menjaga Kebersihan Lingkungan Masjid Selama Beristirahat Dan Selalu Mengutamakan Keselamatan Dalam Berkendara.
BERITA27/03/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS DISTRIBUSIKAN 2 TON BERAS ZAKAT FITRAH PNM BANYUWANGI
BAZNAS DISTRIBUSIKAN 2 TON BERAS ZAKAT FITRAH PNM BANYUWANGI
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mendistribusikan 2.052 kg beras zakat fitrah dari Permodalan Nasional Madani (PNM) Banyuwangi. Untuk pendistribusian 2 ton lebih beras dari PNM itu, Baznas menerjunkan seluruh jajarannya, mulai ketua, komisioner, dan staf Baznas hingga pengurus Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan. Demi membagikan beras zakat fitrah kepada mustahik yang berhak menerimanya di sejumlah kecamatan, mereka rela bahu-membahu memanggul kantong beras. Pada Senin siang (16/3), Pimpinan PNM Banyuwangi Sugiyati Nurul Handayani bersama karyawan PNM diantarkan bertemu mustahik untuk membagikan beras zakat fitrah secara langsung kepada janda lansia. Ada sebelas janda lansia di sekitar Jalan Barong Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah yang menjadi sasaran. Berikut ini nama sebelas janda lansia penerima zakat fitrah PNM di Kelurahan Bakungan: 1. Saemah 2. Sampir 3. Nakeni 4. Tik Mad 5. Sari 6. Kurniyati 7. Misni 8. Temuk 9. Praptik 10. Sulastri 11. Atim Aria. Pimpinan PNM dan karyawannya membagikan beras didampingi Ketua Baznas Dwi Yanto, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Sekretaris Baznas Santi Dewi, Staf Distribusi Muhit, dan Staf Administrasi Selly Restinalia. Arifin, pengurus UPZ Kecamatan Glagah, yang tinggal di Jalan Barong, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, ikut memandu rombongan PNM dan Baznas. Sugiyati Nurul Handayani, Pimpinan PNM Banyuwangi mengakui, beras zakat fitrah 2 ton, 52 kg itu dikumpulkan dari 684 karyawan dan sedekah dua orang. "Alhamdulilah terkumpul beras 2 ton lebih, yang kami percayakan pendistribusiannya kepada Baznas," ujar Nurul ketika serahkan zakat fitrah ke kantor Baznas pada Kamis siang (13/3). Dwi Yanto, ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi mengaku berterima kasih kepada Pimpinan PNM Banyuwangi, karena telah mengamanahkan pendistribusian zakat fitrahnya kepada Baznas. Sebelumnya, PNM sering mempercayakan sedekahnya melalui Baznas. Ada santunan anak yatim, bantuan operasional pengobatan, bantuan alat kesehatan, bantuan genset untuk musala, bahkan bantuan ambulans madani. "Semoga kepercayaan PNM kepada Basnas ini juga diikuti oleh perusahaan BUMN dan BUMD di Kabupaten Banyuwangi, termasuk perusahaan swasta lainnya," pungkas Dwi. (*)
BERITA20/03/2026 | Humas BAZNAS
BUPATI BANYUWANGI RESMIKAN PROGRAM MASJID RAMAH PEMUDIK INISIASI BAZNAS DI 13 TITIK STRATEGIS
BUPATI BANYUWANGI RESMIKAN PROGRAM MASJID RAMAH PEMUDIK INISIASI BAZNAS DI 13 TITIK STRATEGIS
BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ibu Ipuk Fiestiandani, Secara Resmi Meluncurkan Program "Masjid Ramah Pemudik" Hasil Kolaborasi Antara BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten, Kementerian Agama, Dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Acara Peluncuran Yang Berlangsung Khidmat Ini Menjadi Penanda Dimulainya Pelayanan Prima Bagi Para Musafir Yang Melintasi Bumi Blambangan Selama Masa Mudik Lebaran. Dalam Sambutannya, Bupati Ipuk Mengapresiasi Inisiatif BAZNAS Yang Terus Berinovasi Dalam Memberikan Layanan Sosial. "Masjid Bukan Hanya Menjadi Tempat Ibadah Secara Ritual, Namun Dengan Program Ini, Masjid Menjadi Etalase Keramahtamahan Banyuwangi Bagi Para Pejuang Keluarga Yang Sedang Menuju Kampung Halaman," Ujar Beliau. Apresiasi Dari Kementerian Agama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Turut Menyampaikan Kebanggaannya Atas Peluncuran Program Ini. Beliau Menekankan Bahwa Inisiatif Masjid Ramah Pemudik Merupakan Yang Pertama Kalinya Diselenggarakan Secara Terpadu Dengan Melibatkan Berbagai Pihak Secara Luas Di Banyuwangi. Beliau Juga Menegaskan Bahwa Program Ini Akan Mendapatkan Dukungan Penuh Dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Karena Merupakan Program Kolaborasi Strategis Yang Diharapkan Menjadi Standar Baru Dalam Pelayanan Keagamaan Serta Sosial Di Masa Depan. Layanan Strategis Di Jalur Mudik Program Masjid Ramah Pemudik Tahun Ini Menjangkau 13 Titik Lokasi Strategis Yang Tersebar Dari Jalur Barat Hingga Jalur Utara. BAZNAS Banyuwangi Menyiapkan Fasilitas Titik Singgah (Rest Area) Yang Nyaman, Area Parkir Luas, Serta Kapasitas Masjid Yang Memadai Untuk Menampung Pemudik Yang Ingin Beristirahat Sekaligus Menunaikan Ibadah. Daftar Titik Lokasi Masjid: Arah Barat: Masjid Nurul Huda (Kalibaru), Masjid Sabilal Muttaqin (Glenmore), Dan Masjid Baiturrohman (Genteng & Gambiran). Jalur Tengah: Masjid Jami' Al Falah (Cluring), Masjid Arroyyan (Singojurruh), Masjid Besar Baitrur Rohim (Rogojampi), Serta Masjid Sahat Makkah Dan Masjid Nurul Ummah (Kabat). Kota Dan Jalur Utara: Masjid Agung Baiturrahman (Banyuwangi Kota), Masjid Al Huda (Kalipuro), Serta Masjid Nurul Karim Dan Masjid Nurul Huda (Wongsorejo). Sinergi Dan Kepedulian Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Menambahkan Bahwa Program Ini Mengusung Semangat "Tebarkan Senyum Menyambut Kebahagiaan". Pihaknya Memastikan Bahwa Kesiapan Logistik Dan Petugas Di Setiap Masjid Sudah Terkoordinasi Dengan Baik Demi Keamanan Dan Kenyamanan Bersama. Kegiatan Launching Program Masjid Ramah Pemudik Tersebut Ditutup Dengan Peninjauan Langsung Oleh Bupati Ipuk Fiestiandani Terhadap Kesiapan Fasilitas Rest Area Di Masjid Al-Huda Bulusan, Kecamatan Kalipuro. Bagi Masyarakat Yang Ingin Turut Serta Berbagi Kebahagiaan Bagi Para Pemudik, BAZNAS Banyuwangi Membuka Kesempatan Donasi Melalui Rekening Resmi: BSI: 4000-77-888-7 Bank Jatim: 0021-013-499 Diharapkan Dengan Adanya Program Ini, Para Pemudik Dapat Merasakan Kehadiran BAZNAS Dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Dalam Menjaga Kelancaran Serta Keselamatan Perjalanan Mudik Mereka.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS
BANTU LUNASI BIAYA RAWAT INAP, BAZNAS JEMPUT PASIEN DI RSUD BLAMBANGAN
BANTU LUNASI BIAYA RAWAT INAP, BAZNAS JEMPUT PASIEN DI RSUD BLAMBANGAN
Roimartin, 29 tahun, warga Jalan Ternate RT 003 RW 003 Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, akhirnya bisa tersenyum pada Sabtu siang (14/3). Pasalnya, selama dua hari anaknya Iliyana Dhelisa Martina, yang baru berumur 1 tahun 3 bulan, harus menjalani rawat inap di ruang perawatan anak, Mas Alit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan. Bapak satu anak yang sehari -hari bekerja sebagai buruh lepas itu mengaku sempat bingung, karena tidak memiliki uang untuk melunasi biaya pengobatan anaknya di rumah sakit. Untungnya, situasi yang dialami oleh suami dari Nike Rosalinda, 23 tahun ini diketahui oleh pihak Kelurahan Lateng, sehingga dilaporkan kepada Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi. Tak butuh waktu lama, UPZ Kecamatan Banyuwangi menindaklanjuti permohonan bantuan biaya pengobatan itu dengan menghubungi Baznas Kabupaten Banyuwangi. Walhasil, Sabtu pagi (14/3) ambulans Madani yang merupakan hasil kolaborasi PNM dan Baznas langsung meluncur ke RSUD Blambangan. Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto bersama Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Kairurozik, Sekretaris Santi Dewi, Staf Bidang Distribusi Muhit, dan perwakilan UPZ Kecamatan Banyuwangi turut mendampingi pemulangan Iliyana. Setelah biaya rawat inap sebesar Rp 3.057.431 dilunasi, pasien Iliyana dengan digendong ibunya Nike Rosalinda, bisa pulang diantar ambulans Madani. Nike pun bisa bernafas lega setelah tiba di rumahnya, apalagi Baznas juga memberikan satu tas berisi paket sembako untuk dimasak. "Terima kasih Bupati Banyuwangi, Baznas Kabupaten Banyuwangi, dan PNM yang telah membantu biaya pengobatan dan penjemputan anak saya dari rumah sakit," kata Roimartin. Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menegaskan bahwa Baznas akan membantu dhuafa yang membutuhkan biaya pengobatan di rumah sakit lokal maupun luar kota. "Baznas juga siap melayani penjemputan atau mengantar pasien yang membutuhkan pelayanan ambulans yang merupakan bantuan dari PNM ini," katanya. (*)
BERITA15/03/2026 | Humas BAZNAS
WUJUDKAN KEPEDULIAN KESEHATAN, BAZNAS BANYUWANGI FASILITASI PENGOBATAN WARGA KE MALANG DENGAN AMBULANCE MADANI
WUJUDKAN KEPEDULIAN KESEHATAN, BAZNAS BANYUWANGI FASILITASI PENGOBATAN WARGA KE MALANG DENGAN AMBULANCE MADANI
BANYUWANGI – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi dalam melayani umat di bidang kesehatan kembali dibuktikan. Pada hari ini, BAZNAS memfasilitasi pemberangkatan Bapak Nur Hayyi, warga Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, untuk menjalani perawatan medis di RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang. Pemberangkatan ini menggunakan Ambulance Madani BAZNAS, armada khusus yang merupakan hasil kolaborasi bantuan dari PT PNM (Permodalan Nasional Madani). Layanan ini diberikan secara gratis guna meringankan beban masyarakat yang membutuhkan transportasi medis jarak jauh. Dukungan Pemerintah Daerah Layanan ini sejalan dengan visi Bupati Banyuwangi dalam memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga amil zakat, dan sektor swasta (CSR) menjadi pilar penting dalam penanganan masalah sosial dan kesehatan di Banyuwangi. Menebar Manfaat dari Dana Zakat Pihak BAZNAS Banyuwangi menyatakan bahwa operasional layanan ambulans ini sepenuhnya didukung oleh dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki. "Kami berterima kasih kepada para muzakki dan PNM yang telah mempercayakan pengelolaan dana manfaat ini kepada kami. Semoga kehadiran Ambulance Madani ini menjadi wasilah kesembuhan bagi Bapak Nur Hayyi dan banyak warga lainnya," ungkap perwakilan BAZNAS. Saat ini, armada tersebut tengah menempuh perjalanan menuju Malang. Keluarga besar BAZNAS Banyuwangi mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Bapak Nur Hayyi agar dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat walafiat.
BERITA14/02/2026 | Humas BAZNAS
PERKUAT PENGELOLAAN ZIS BERBASIS MASJID, BAZNAS DAN DMI BANYUWANGI JAJAKI KOLABORASI STRATEGIS
PERKUAT PENGELOLAAN ZIS BERBASIS MASJID, BAZNAS DAN DMI BANYUWANGI JAJAKI KOLABORASI STRATEGIS
BANYUWANGI – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi melakukan langkah proaktif dalam meningkatkan optimalisasi dana umat. Dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Drs. Dwi Yanto, MAP, jajaran pimpinan menghadiri Rapat Kerja Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Banyuwangi di Ruang Rapat Khusus DPRD Banyuwangi, Sabtu pagi (14/2/2026). Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS, yakni Wakil Ketua I Bidang Pendistribusian Nanang Khairurozik, SHI, Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, SSos, dan Wakil Ketua IV Bidang Keadministrasian Muh Khozin, MH. Modernisasi Manajemen Masjid Dalam forum yang dihadiri pengurus DMI dari 25 kecamatan tersebut, Drs. Dwi Yanto mengajak DMI untuk bersinergi dalam pengumpulan dan pengelolaan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Sebagai langkah konkret, BAZNAS berencana menyelenggarakan pelatihan manajemen masjid dalam waktu dekat. "Harapannya, angka pengumpulan zakat di Kabupaten Banyuwangi bisa meningkat berkat dukungan masjid-masjid di bawah binaan DMI. Kemudian, pendistribusiannya bisa dilakukan oleh masjid untuk membantu warga sekitar yang membutuhkan," ujar Dwi Yanto. Sambutan Hangat dari DMI Ketua DMI Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Fathurahman, SAg, MPdI, menyambut antusias ajakan tersebut. Menurutnya, potensi masjid sebagai pusat pengumpulan ZIS sangat besar jika dikelola dengan sistem yang terintegrasi dengan BAZNAS. "DMI siap menjadi bagian dari gerakan BAZNAS untuk menggalakkan pengumpulan dana ZIS melalui masjid-masjid. Manfaatnya akan kembali ke jemaah dan masyarakat di sekitar masjid tersebut," ungkap Fathurahman. Kolaborasi ini diharapkan menjadi babak baru bagi kemandirian umat, di mana masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat solusi ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.
BERITA14/02/2026 | Humas BAZNAS
RESMI DILANTIK, PIMPINAN BAZNAS BANYUWANGI PERIODE 2026-2031 SIAP AKSELERASI PROGRAM KESEJAHTERAAN UMAT
RESMI DILANTIK, PIMPINAN BAZNAS BANYUWANGI PERIODE 2026-2031 SIAP AKSELERASI PROGRAM KESEJAHTERAAN UMAT
BANYUWANGI – Pucuk pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi resmi berganti. Bertempat di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, jajaran pimpinan BAZNAS periode 2026-2031 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada Kamis (12/2/2026). Pelantikan ini menandai dimulainya masa pengabdian lima tahun ke depan dalam mengelola dana umat secara profesional, transparan, dan akuntabel. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta perwakilan organisasi masyarakat di Banyuwangi. Membawa Visi Baru Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan yang baru dilantik menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kesuksesan program sebelumnya, seperti pemberdayaan ekonomi Z-Mart, sekaligus melakukan inovasi dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat secara digital. "Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Fokus kami ke depan adalah memastikan zakat tidak hanya sekadar bantuan konsumtif, tetapi menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang mampu mengubah mustahik menjadi muzakki," ujarnya. Sinergi dengan Pemerintah Daerah Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap pimpinan BAZNAS yang baru dapat terus bersinergi dalam program penanggulangan kemiskinan ekstrem dan peningkatan taraf hidup masyarakat melalui pendayagunaan zakat produktif. Dengan semangat kepemimpinan yang baru, BAZNAS Banyuwangi optimis dapat melampaui target penghimpunan dan memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan di seluruh pelosok Bumi Blambangan.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS
RINGANKAN BEBAN IBU SUNIAH, BAZNAS BANYUWANGI SALURKAN BANTUAN OPERASIONAL PENGOBATAN KE SURABAYA
RINGANKAN BEBAN IBU SUNIAH, BAZNAS BANYUWANGI SALURKAN BANTUAN OPERASIONAL PENGOBATAN KE SURABAYA
BANYUWANGI – BAZNAS Kabupaten Banyuwangi terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam aspek kesehatan. Kali ini, BAZNAS Banyuwangi bersinergi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Kalipuro menyalurkan bantuan biaya operasional pengobatan untuk Ibu Suniah (56), warga Kecamatan Kalipuro, Senin (19/01). Ibu Suniah yang lahir pada tahun 1970 ini diketahui sedang berjuang melawan penyakit perut busung yang dideritanya. Mengingat keterbatasan biaya dan kebutuhan pengobatan spesialis yang mengharuskannya dirujuk ke Surabaya, BAZNAS hadir untuk meringankan biaya transportasi dan operasional selama masa perawatan. "Bantuan ini merupakan bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki yang ditujukan untuk asnaf miskin yang sedang kesulitan dalam biaya kesehatan," ujar perwakilan BAZNAS Banyuwangi. Melalui bantuan ini, diharapkan Ibu Suniah dapat fokus pada proses pemulihan tanpa harus terbebani biaya keberangkatan dan operasional selama di Surabaya. Pihak keluarga pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian BAZNAS dan UPZ Kalipuro.
BERITA19/01/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI PERCEPAT PEMBANGUNAN MCK DARURAT BAGI KORBAN BANJIR DI PIDIE JAYA
BAZNAS RI PERCEPAT PEMBANGUNAN MCK DARURAT BAGI KORBAN BANJIR DI PIDIE JAYA
PIDIE JAYA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terdampak bencana, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membangun fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) darurat di Desa Manyang Cut, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Langkah ini diambil untuk mengatasi krisis sanitasi pascabanjir yang melanda wilayah tersebut. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menegaskan bahwa dalam kondisi darurat, ketersediaan sanitasi yang layak adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda. “Penyediaan MCK darurat menjadi salah satu prioritas utama kami di Pidie Jaya. Fasilitas ini sangat krusial untuk menjaga standar kesehatan dan kebersihan warga di titik-titik pengungsian,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/1/2026). Pembangunan Terus Dikebut Saat ini, pembangunan fasilitas tersebut sedang berlangsung dan terus dipercepat oleh tim di lapangan. BAZNAS berkomitmen agar fasilitas sanitasi ini bisa segera diakses oleh warga untuk mencegah munculnya wabah penyakit pascabencana. Selain fokus pada sanitasi, Saidah menambahkan bahwa penanganan bencana oleh BAZNAS dilakukan secara komprehensif. "Kami tidak bekerja secara parsial. Bersamaan dengan pembangunan MCK, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) juga mendistribusikan makanan siap saji, menyediakan layanan medis, serta bantuan logistik lainnya," jelasnya. Pendampingan Tim BTB Tim BTB dikerahkan secara khusus untuk melakukan pendampingan langsung kepada warga dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Hal ini dilakukan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan dinamika kebutuhan di lapangan yang terus berkembang. “Kami akan terus memantau situasi di Pidie Jaya dan memastikan bahwa kehadiran BAZNAS dapat memberikan ketenangan serta solusi nyata bagi masyarakat yang sedang mengungsi,” tutup Saidah. Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program bantuan bencana ini, BAZNAS menyediakan kanal donasi melalui rekening resmi kemanusiaan atau melalui situs baznas.go.id.
BERITA03/01/2026 | Humas BAZNAS
RESPONS CEPAT BENCANA SUMATERA, BAZNAS DISTRIBUSIKAN 160.000 LITER AIR BERSIH
RESPONS CEPAT BENCANA SUMATERA, BAZNAS DISTRIBUSIKAN 160.000 LITER AIR BERSIH
ACEH TAMIANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat langkah kemanusiaan di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi dengan mendistribusikan sedikitnya 160.000 liter air bersih bagi warga di Kabupaten Aceh Tamiang dan sekitarnya. Penyaluran ini dilakukan oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana guna mengantisipasi krisis air bersih yang sering terjadi pascabencana banjir dan tanah longsor. Bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti konsumsi, memasak, dan kebersihan diri bagi warga di posko pengungsian maupun titik pemukiman. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA, menyampaikan bahwa air bersih adalah prioritas utama dalam masa tanggap darurat. “BAZNAS memprioritaskan distribusi air bersih karena ketersediaannya sangat menentukan kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat terdampak, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia,” ujar Saidah dalam keterangan resminya, Sabtu (3/1/2026). Distribusi Meluas di Berbagai Titik Sumatera Selain Aceh Tamiang, armada tangki air BAZNAS juga menyisir wilayah terdampak lainnya di Sumatera, meliputi Kota Padang, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, hingga Kabupaten Tapanuli Selatan. Langkah ini diambil untuk mencegah mewabahnya penyakit akibat penggunaan air yang tidak layak pascabencana. "Kami berkomitmen hadir secara cepat dan tepat. Tim di lapangan juga terus melakukan asesmen untuk bantuan lanjutan berupa layanan kesehatan dan logistik keluarga," tambah Saidah. Sinergi dan Transparansi Dalam pelaksanaannya, BAZNAS bekerja sama dengan pemerintah daerah dan relawan lokal guna memastikan bantuan tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran. BAZNAS juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para muzaki yang telah menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekahnya. “Sinergi ini adalah kunci. Kami pastikan seluruh bantuan dikelola secara transparan dan akuntabel demi mendampingi masyarakat hingga mereka benar-benar pulih,” tutup Saidah. Bagi masyarakat yang ingin turut membantu, BAZNAS membuka pintu donasi melalui laman resmi baznas.go.id/sedekahbencana atau melalui rekening kemanusiaan BAZNAS.
BERITA03/01/2026 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI TUNTASKAN PERBAIKAN 1.240 RUMAH LAYAK HUNI BAGI MUSTAHIK SEPANJANG 2025
BAZNAS RI TUNTASKAN PERBAIKAN 1.240 RUMAH LAYAK HUNI BAGI MUSTAHIK SEPANJANG 2025
JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mencatatkan capaian gemilang dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui sektor hunian. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS berhasil merampungkan perbaikan sebanyak 1.240 unit rumah milik mustahik melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program ini merupakan komitmen berkelanjutan BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu, terutama dalam menyediakan tempat tinggal yang aman, sehat, dan memenuhi standar kelayakan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara BAZNAS RI, BAZNAS daerah, serta dukungan teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). "Alhamdulillah, sepanjang 2025 kami telah menjangkau mustahik di 36 provinsi, mulai dari Provinsi Aceh hingga Papua. Fokus kami adalah memastikan bantuan ini tepat sasaran bagi keluarga yang tinggal di rumah dengan kondisi fisik yang membahayakan," ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (2/1/2026). Menjangkau Wilayah Terpencil dan Terdampak Bencana Dalam pelaksanaannya, BAZNAS tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek geografis dan ketahanan bangunan terhadap cuaca ekstrem. Salah satu potret keberhasilan program ini terlihat di Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. BAZNAS berhasil mengubah hunian Bapak Muhyidin yang sebelumnya hanya berbahan papan kayu menjadi rumah tembok yang permanen dan kokoh. Sementara itu, di wilayah Aceh, BAZNAS tetap berhasil menyelesaikan perbaikan 27 unit rumah meski sempat terkendala oleh bencana banjir bandang dan tanah longsor. "Meskipun akses sempat terputus, koordinasi yang kuat dengan pihak terkait memastikan proses pembangunan tetap berjalan hingga selesai," tambah Saidah. Keberlanjutan Program di Tahun 2026 Menutup laporan tahun 2025, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program RLHB pada tahun 2026. Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna memperluas jangkauan bantuan. "Kami berharap rumah yang telah diperbaiki ini tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga memberikan ketenangan batin bagi para mustahik sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan produktif," pungkasnya. Program RLHB ini didanai melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki yang mempercayakan amanahnya melalui BAZNAS sebagai lembaga utama menyejahterakan umat. Kontak Media: Humas BAZNAS RI Email: [email protected] Website: www.baznas.go.id
BERITA03/01/2026 | Humas BAZNAS
SINERGI KEMANUSIAAN: UI CORDOBA DAN YAYASAN MABADIUL IHSAN SALURKAN BANTUAN BANJIR SUMATERA MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
SINERGI KEMANUSIAAN: UI CORDOBA DAN YAYASAN MABADIUL IHSAN SALURKAN BANTUAN BANJIR SUMATERA MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi kembali menerima amanah donasi kemanusiaan dari masyarakat. Kali ini, kepedulian datang dari civitas akademika Universitas Islam (UI) Cordoba bersama Yayasan Mabadiul Ihsan untuk saudara-saudara kita yang terdampak musibah banjir di wilayah Sumatera. Total donasi yang diserahkan sebesar Rp 11.830.000 (Sebelas Juta Delapan Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah). Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis di Kantor BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Hadir dalam penyerahan tersebut, Gus Sukron Ma'mum Hidayat, selaku Ketua Yayasan Mabadiul Ihsan, Tegalsari, Banyuwangi. Beliau mewakili para donatur menyerahkan bantuan tersebut kepada pimpinan BAZNAS Banyuwangi, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama anak bangsa yang sedang diuji bencana. Pimpinan BAZNAS Banyuwangi menyambut hangat inisiatif mulia ini. Dalam keterangannya, BAZNAS menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh UI Cordoba dan Yayasan Mabadiul Ihsan. "Terima kasih atas kepedulian dan kepercayaan UI Cordoba serta Yayasan Mabadiul Ihsan. Insya Allah, amanah ini akan segera kami salurkan kepada yang berhak. Semoga donasi ini menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur dan memberikan manfaat yang besar untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera," ujar perwakilan BAZNAS Banyuwangi. Aksi solidaritas ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk terus bergandengan tangan, saling membantu, dan menguatkan satu sama lain dalam menghadapi bencana. Mari kita teruskan semangat gotong royong ini untuk kemanusiaan.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS
PEDULI BENCANA SUMATERA, PEGAWAI HOTEL KOKOON PERCAYAKAN PENYALURAN DONASI MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
PEDULI BENCANA SUMATERA, PEGAWAI HOTEL KOKOON PERCAYAKAN PENYALURAN DONASI MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
BANYUWANGI – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terus mengalir dari masyarakat Banyuwangi. Kali ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi menerima penyaluran donasi kemanusiaan dari para pegawai Hotel Kokoon Banyuwangi. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Banyuwangi pada Hari Jum'at, 12 Desember 2025. Rombongan perwakilan manajemen dan pegawai Hotel Kokoon disambut langsung oleh jajaran petugas BAZNAS Banyuwangi. Dalam kesempatan tersebut, para pegawai Hotel Kokoon menyerahkan bantuan logistik berupa barang yang dikemas dalam 14 box (kardus). Bantuan ini ditujukan khusus untuk membantu para korban yang terdampak musibah bencana alam di wilayah Sumatera. Bantuan logistik tersebut meliputi kebutuhan mendesak seperti makanan, peralatan mandi, dan obat - obatan. Salah satu perwakilan dari Hotel Kokoon mengungkapkan bahwa donasi ini merupakan inisiatif murni dari para pegawai yang tergerak hatinya melihat kondisi saudara-saudara yang terdampak bencana. "Kami dari keluarga besar Hotel Kokoon Banyuwangi turut merasakan duka yang dialami saudara kita di Sumatera. Bantuan ini adalah wujud kecil solidaritas dan kasih sayang kami. Harapan kami, logistik yang kami kirimkan ini bisa sedikit meringankan beban mereka dan menjadi penyemangat untuk segera bangkit," ungkap perwakilan Hotel Kokoon di sela-sela penyerahan bantuan. Pihak BAZNAS Banyuwangi menyambut hangat kedatangan dan niat mulia tersebut. Sinergi antara dunia usaha dan lembaga sosial dinilai sangat penting dalam percepatan penanganan pascabencana. "Kami sangat mengapresiasi kepedulian rekan-rekan dari Hotel Kokoon. Amanah berupa 14 box logistik ini akan segera kami proses penyalurannya agar tepat sasaran kepada mereka yang berhak," ujar perwakilan BAZNAS Banyuwangi. Melalui aksi ini, diharapkan dapat memantik semangat instansi dan masyarakat luas untuk turut serta mengulurkan tangan bagi sesama yang membutuhkan. Bagi masyarakat yang ingin turut serta membantu korban bencana atau menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, dapat langsung mengunjungi kantor BAZNAS Banyuwangi atau melalui layanan digital yang tersedia. Mari kuatkan kembali semangat para penyintas dengan berbagi melalui rekening dibawah ini : Bank JATIM : 0021025666 (a.n BAZNAS INFAQ KAB BANYUWANGI) Konfirmasi Donasi : 0811-3025-789
BERITA12/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS SIAP 24 JAM UNTUK PROGRAM BANYUWANGI SEHAT: WUJUDKAN KOMITMEN LAYANAN KESEHATAN BAGI DHUAFA
BAZNAS SIAP 24 JAM UNTUK PROGRAM BANYUWANGI SEHAT: WUJUDKAN KOMITMEN LAYANAN KESEHATAN BAGI DHUAFA
BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus melayani masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan, melalui program unggulan "Banyuwangi Sehat." Komitmen ini disampaikan dalam sebuah pertemuan dengan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi baru-baru ini. Dalam acara sosialisasi dan koordinasi yang dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan dan jajaran BAZNAS, ditegaskan bahwa BAZNAS siap siaga selama 24 jam untuk mendukung kelancaran program ini. Layanan 24 Jam untuk Pasien Tidak Mampu Ketua BAZNAS Banyuwangi, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa Program Banyuwangi Sehat merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap kesehatan kaum dhuafa. "Salah satu program unggulan BAZNAS adalah Program Banyuwangi Sehat. Distribusi program ini terutama berupa akomodasi selama perawatan pasien tidak mampu," ujar beliau. "Kami siapkan tim dan layanan 24 jam. Ini adalah janji BAZNAS untuk memastikan bahwa tidak ada masyarakat Banyuwangi yang terhalang mendapatkan hak sehatnya hanya karena keterbatasan biaya." Bantuan akomodasi ini sangat vital untuk meringankan beban keluarga pasien yang harus mendampingi selama proses pengobatan di rumah sakit. BAZNAS Telah Membantu Ribuan Pengobatan Sejak diluncurkan, Program Banyuwangi Sehat telah memberikan manfaat signifikan dan membantu ribuan pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dukungan yang diberikan BAZNAS mencakup berbagai kebutuhan non-medis yang seringkali menjadi kendala besar bagi keluarga miskin. Kerja sama yang erat dengan Dinas Kesehatan dan fasilitas pelayanan publik diharapkan dapat mempermudah akses dan validasi data penerima bantuan, sehingga penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) menjadi tepat sasaran. Ajakan Peningkatan Zakat untuk Dampak Lebih Luas Mengingat tingginya kebutuhan akan layanan kesehatan dan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu, BAZNAS Banyuwangi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pengusaha, dan masyarakat umum untuk meningkatkan penyaluran ZIS mereka. Semakin besar dana ZIS yang terkumpul, semakin luas pula jangkauan dan dampak positif yang dapat diberikan BAZNAS. Kontribusi Anda melalui Zakat memiliki peran langsung dalam menyelamatkan nyawa dan menjamin kesehatan saudara-saudara kita di Banyuwangi. Masyarakat yang ingin menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah dapat mengakses informasi dan layanan melalui website resmi BAZNAS Banyuwangi atau melalui kontak resmi yang tertera. Informasi Kontak BAZNAS Banyuwangi: Telp/WA: 0811 3025 789 Website: https://kabbanyuwangi.baznas.go.id/ Media Sosial: @baznasbanyuwangi
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI TANGGUNG BIAYA DAN FASILITASI PENGOBATAN MUSTAHIK PENDERITA AMBIGUOUS GENITALIA
BAZNAS BANYUWANGI TANGGUNG BIAYA DAN FASILITASI PENGOBATAN MUSTAHIK PENDERITA AMBIGUOUS GENITALIA
Banyuwangi, 18 November 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi mustahik melalui penyerahan bantuan kesehatan yang komprehensif. Kali ini, bantuan disalurkan kepada seorang mustahik berinisial DN (15 tahun), warga dari Kecamatan Songgon, yang menderita kondisi Ambiguous Genitalia. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Kantor BAZNAS Banyuwangi, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting sebagai bentuk sinergi antarlembaga. Bantuan Mencakup Biaya Medis dan Administrasi Wakil Ketua II BAZNAS Banyuwangi Bidang Pendistribusian, Bapak H. Herman Suyitno, M.Pd.I., secara simbolis menyerahkan bantuan yang mencakup dua aspek vital: Biaya Penentuan Kromosom: Dana ini dialokasikan untuk memfasilitasi pemeriksaan genetik yang krusial dalam penentuan jenis kelamin DN sebelum tindakan medis lebih lanjut. Pelunasan Tunggakan BPJS Kesehatan: BAZNAS melunasi seluruh tunggakan iuran BPJS Kesehatan keluarga DN, memastikan kartu BPJS aktif dan dapat digunakan sebagai jaminan untuk operasi dan perawatan lanjutan. Bapak Herman Suyitno menekankan bahwa bantuan ini merupakan implementasi nyata dari dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan umat kepada BAZNAS. "Ini adalah bagian dari tugas kami untuk membantu mustahik yang membutuhkan penanganan kesehatan mendesak. Kami berharap dukungan ini memberikan harapan baru bagi DN dan keluarga. Dengan sinergi yang baik, insyaAllah DN akan mendapatkan pelayanan medis terbaik," ujar H. Herman Suyitno. Sinergi Lintas Lembaga untuk Pelayanan Maksimal Penyerahan bantuan ini disaksikan oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan dan RSUD Blambangan, menunjukkan kuatnya kolaborasi antara BAZNAS dan sektor kesehatan di Banyuwangi. Bapak Faiz Fadholi, KABID Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Banyuwangi, yang turut hadir dalam penyerahan, memberikan apresiasi. "Kami sangat menghargai gerak cepat BAZNAS Banyuwangi dalam merespons kasus ini. Kolaborasi antara Dinas Kesehatan, RSUD Blambangan, dan BAZNAS sangat penting untuk memastikan warga kurang mampu tidak terhambat mendapatkan akses kesehatan, terutama untuk kasus spesialis yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit provinsi," kata Faiz Fadholi. Sementara itu, dr. Ayyub dari RSUD Blambangan yang juga hadir, memberikan dukungan penuh terhadap rencana rujukan tersebut. BAZNAS juga melibatkan Koordinator Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Songgon dalam proses pendampingan keluarga mustahik. Rujukan ke RSUD dr. Soetomo Surabaya DN dan keluarga dijadwalkan akan diberangkatkan menuju RSUD dr. Soetomo Surabaya pada Rabu, 19 November 2025. Pemberangkatan dan mobilisasi DN ke rumah sakit rujukan di Surabaya akan difasilitasi penuh menggunakan ambulans dan pendampingan dari BAZNAS Banyuwangi. BAZNAS Banyuwangi mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan melalui penyaluran ZIS. Dengan ZIS, BAZNAS dapat terus memberikan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi bagi mustahik di Banyuwangi.
BERITA18/11/2025 | Humas BAZNAS
PENGAWASAN KINERJA, BAZNAS JATIM MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM PENDISTRIBUSIAN DI BANYUWANGI
PENGAWASAN KINERJA, BAZNAS JATIM MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM PENDISTRIBUSIAN DI BANYUWANGI
Tim Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dipimpin langsung oleh Kepala SAI, Drs. H. Slamet Hariyono, M.Si., mengadakan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu (15/11/2025). Kedatangan Tim SAI BAZNAS JATIM ini diterima hangat oleh jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Banyuwangi sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi dalam memastikan akuntabilitas penyaluran dana zakat. Kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ini bertujuan untuk memastikan bahwa program-program pendistribusian BAZNAS Provinsi Jawa Timur telah diterima oleh mustahiq dan tepat sasaran di wilayah Banyuwangi. BAZNAS Banyuwangi bersama Tim SAI BAZNAS JATIM meninjau beberapa program, meliputi: Kunjungan pertama ke Balai Ternak Wongsorejo, meninjau kelompok penerima bantuan program ternak produktif. Selanjutnya, Monev meninjau dua orang penerima Santunan Rutin Provinsi dan Santunan Dhuafa di Kecamatan Banyuwangi. Pengecekan lapangan juga dilakukan untuk program Bedah Rumah di dua lokasi berbeda: satu penerima di Rogojampi dan satu penerima di Gambiran. "Sinergi antara BAZNAS JATIM dan BAZNAS Banyuwangi ini sangat penting. Bantuan yang sudah disalurkan harus dimonev secara menyeluruh untuk mewujudkan aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI," ungkap Kepala SAI BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam pengantarnya. "Kami memastikan bahwa yang menerima bantuan ini sudah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh regulasi zakat." Beliau juga menegaskan komitmen BAZNAS JATIM untuk melakukan Monev secara merata di seluruh Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur, termasuk di daerah terpencil. "Monev kita mulai lebih awal untuk memastikan semua merata. Biarpun yang di pelosok Banyuwangi akan tetap kami datangi," tambahnya. Hasil dari Monev bersama BAZNAS Banyuwangi ini selanjutnya akan dijadikan sebagai bahan laporan untuk ditindaklanjuti dan perbaikan berkelanjutan, menjamin bahwa setiap program pendistribusian memberikan dampak maksimal kepada masyarakat Banyuwangi.
BERITA17/11/2025 | Humas BAZNAS
GIZI MUSTAHIK PULIH: 225 DAGING DAM HAJI BAZNAS RI DISALURKAN BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA DINKES & PPNI UNTUK IBU MENYUSUI, LANSIA, & STUNTING (HKN 2025)
GIZI MUSTAHIK PULIH: 225 DAGING DAM HAJI BAZNAS RI DISALURKAN BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA DINKES & PPNI UNTUK IBU MENYUSUI, LANSIA, & STUNTING (HKN 2025)
Banyuwangi – Dalam semangat kepedulian sosial dan momentum Hari Kesehatan Nasional, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu, 01 November 2025, sukses menyalurkan amanah daging olahan DAM Haji tahun 2025 dari BAZNAS RI. Sebanyak 225 paket daging olahan didistribusikan kepada para mustahik di Kecamatan Wongsorejo, menegaskan komitmen BAZNAS dalam pendistribusian zakat yang efektif dan merata. Kegiatan penyaluran ini merupakan wujud nyata sinergi program nasional dan daerah yang diperkuat dengan kolaborasi strategis bersama Dinas Kesehatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Banyuwangi. Selain daging olahan DAM Haji, mustahik juga menerima bantuan tambahan berupa minyak, telur, dan beras sebagai upaya peningkatan gizi dan ketahanan pangan keluarga. Pimpinan BAZNAS Banyuwangi Wakil 2 Bidang Pendistribusian menyatakan, "Penyaluran DAM Haji ini adalah implementasi dari Bidang Pendistribusian kami untuk memastikan amanah umat dari Tanah Suci sampai ke tangan yang berhak di Banyuwangi. Kami berharap, daging olahan yang kaya protein ini, khususnya bagi ibu menyusui dan penerima bantuan stunting, dapat menjadi asupan gizi yang sangat berarti." Sasaran utama penerima bantuan ini difokuskan pada kelompok rentan yang membutuhkan dukungan gizi dan kesehatan, meliputi ibu-ibu menyusui, penderita TBC, sasaran intervensi stunting, lansia, dan kelompok RESTI (Risiko Tinggi). Acara penyerahan dilakukan secara simbolis kepada 5 orang mustahik, dihadiri oleh: Pimpinan BAZNAS Banyuwangi Wakil 2 Bidang Pendistribusian Perwakilan Dinas Kesehatan Ketua PPNI Banyuwangi Perwakilan Kementerian Agama (KEMENAG) Banyuwangi Perwakilan Dinas Kesehatan menambahkan, "Kolaborasi ini sangat penting dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Bantuan pangan bergizi ini selaras dengan upaya kami di Bidang Kesehatan untuk menekan angka stunting, TBC, dan meningkatkan kualitas hidup kelompok RESTI di Wongsorejo. Terima kasih BAZNAS RI dan BAZNAS Banyuwangi atas peran aktifnya." Sementara itu, Perwakilan PPNI Banyuwangi menekankan, "Sebagai mitra di Bidang Keperawatan, kami mengapresiasi bantuan protein tinggi ini. Nutrisi yang baik adalah kunci pencegahan penyakit. PPNI siap mendampingi dan memberikan edukasi kesehatan kepada mustahik, terutama dalam program peningkatan gizi bagi ibu dan anak." Perwakilan KEMENAG Banyuwangi menutup, "Kegiatan ini mencerminkan fungsi zakat dan DAM sebagai instrumen syariat yang memiliki dampak sosial-ekonomi yang besar. KEMENAG di Bidang Keagamaan mendukung penuh BAZNAS dalam mengelola amanah ibadah ini secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat luas bagi umat." Melalui kegiatan ini, BAZNAS Banyuwangi berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan dan sinergi antarlembaga demi terwujudnya masyarakat Banyuwangi yang sejahtera dan sehat.
BERITA01/11/2025 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.

Lihat Daftar Rekening →