Berita Terbaru
PENGAWASAN KINERJA, BAZNAS JATIM MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM PENDISTRIBUSIAN DI BANYUWANGI
Tim Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dipimpin langsung oleh Kepala SAI, Drs. H. Slamet Hariyono, M.Si., mengadakan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu (15/11/2025).
Kedatangan Tim SAI BAZNAS JATIM ini diterima hangat oleh jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Banyuwangi sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi dalam memastikan akuntabilitas penyaluran dana zakat. Kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ini bertujuan untuk memastikan bahwa program-program pendistribusian BAZNAS Provinsi Jawa Timur telah diterima oleh mustahiq dan tepat sasaran di wilayah Banyuwangi.
BAZNAS Banyuwangi bersama Tim SAI BAZNAS JATIM meninjau beberapa program, meliputi:
Kunjungan pertama ke Balai Ternak Wongsorejo, meninjau kelompok penerima bantuan program ternak produktif.
Selanjutnya, Monev meninjau dua orang penerima Santunan Rutin Provinsi dan Santunan Dhuafa di Kecamatan Banyuwangi.
Pengecekan lapangan juga dilakukan untuk program Bedah Rumah di dua lokasi berbeda: satu penerima di Rogojampi dan satu penerima di Gambiran.
"Sinergi antara BAZNAS JATIM dan BAZNAS Banyuwangi ini sangat penting. Bantuan yang sudah disalurkan harus dimonev secara menyeluruh untuk mewujudkan aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI," ungkap Kepala SAI BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam pengantarnya. "Kami memastikan bahwa yang menerima bantuan ini sudah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh regulasi zakat."
Beliau juga menegaskan komitmen BAZNAS JATIM untuk melakukan Monev secara merata di seluruh Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur, termasuk di daerah terpencil. "Monev kita mulai lebih awal untuk memastikan semua merata. Biarpun yang di pelosok Banyuwangi akan tetap kami datangi," tambahnya.
Hasil dari Monev bersama BAZNAS Banyuwangi ini selanjutnya akan dijadikan sebagai bahan laporan untuk ditindaklanjuti dan perbaikan berkelanjutan, menjamin bahwa setiap program pendistribusian memberikan dampak maksimal kepada masyarakat Banyuwangi.
BERITA17/11/2025 | Humas BAZNAS
GIZI MUSTAHIK PULIH: 225 DAGING DAM HAJI BAZNAS RI DISALURKAN BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA DINKES & PPNI UNTUK IBU MENYUSUI, LANSIA, & STUNTING (HKN 2025)
Banyuwangi – Dalam semangat kepedulian sosial dan momentum Hari Kesehatan Nasional, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu, 01 November 2025, sukses menyalurkan amanah daging olahan DAM Haji tahun 2025 dari BAZNAS RI. Sebanyak 225 paket daging olahan didistribusikan kepada para mustahik di Kecamatan Wongsorejo, menegaskan komitmen BAZNAS dalam pendistribusian zakat yang efektif dan merata.
Kegiatan penyaluran ini merupakan wujud nyata sinergi program nasional dan daerah yang diperkuat dengan kolaborasi strategis bersama Dinas Kesehatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Banyuwangi. Selain daging olahan DAM Haji, mustahik juga menerima bantuan tambahan berupa minyak, telur, dan beras sebagai upaya peningkatan gizi dan ketahanan pangan keluarga.
Pimpinan BAZNAS Banyuwangi Wakil 2 Bidang Pendistribusian menyatakan, "Penyaluran DAM Haji ini adalah implementasi dari Bidang Pendistribusian kami untuk memastikan amanah umat dari Tanah Suci sampai ke tangan yang berhak di Banyuwangi. Kami berharap, daging olahan yang kaya protein ini, khususnya bagi ibu menyusui dan penerima bantuan stunting, dapat menjadi asupan gizi yang sangat berarti."
Sasaran utama penerima bantuan ini difokuskan pada kelompok rentan yang membutuhkan dukungan gizi dan kesehatan, meliputi ibu-ibu menyusui, penderita TBC, sasaran intervensi stunting, lansia, dan kelompok RESTI (Risiko Tinggi).
Acara penyerahan dilakukan secara simbolis kepada 5 orang mustahik, dihadiri oleh:
Pimpinan BAZNAS Banyuwangi Wakil 2 Bidang Pendistribusian
Perwakilan Dinas Kesehatan
Ketua PPNI Banyuwangi
Perwakilan Kementerian Agama (KEMENAG) Banyuwangi
Perwakilan Dinas Kesehatan menambahkan, "Kolaborasi ini sangat penting dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Bantuan pangan bergizi ini selaras dengan upaya kami di Bidang Kesehatan untuk menekan angka stunting, TBC, dan meningkatkan kualitas hidup kelompok RESTI di Wongsorejo. Terima kasih BAZNAS RI dan BAZNAS Banyuwangi atas peran aktifnya."
Sementara itu, Perwakilan PPNI Banyuwangi menekankan, "Sebagai mitra di Bidang Keperawatan, kami mengapresiasi bantuan protein tinggi ini. Nutrisi yang baik adalah kunci pencegahan penyakit. PPNI siap mendampingi dan memberikan edukasi kesehatan kepada mustahik, terutama dalam program peningkatan gizi bagi ibu dan anak."
Perwakilan KEMENAG Banyuwangi menutup, "Kegiatan ini mencerminkan fungsi zakat dan DAM sebagai instrumen syariat yang memiliki dampak sosial-ekonomi yang besar. KEMENAG di Bidang Keagamaan mendukung penuh BAZNAS dalam mengelola amanah ibadah ini secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat luas bagi umat."
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Banyuwangi berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan dan sinergi antarlembaga demi terwujudnya masyarakat Banyuwangi yang sejahtera dan sehat.
BERITA01/11/2025 | Humas BAZNAS
LATIHAN DASAR KELOMPOK MENGELOLA WARUNG KELONTONG SECARA PROFESIONAL
Banyuwangi – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program unggulan Zmart. Sebanyak puluhan mustahik penerima manfaat program ini mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) Mengelola Warung Kelontong Secara Profesional yang bertempat di Aula BAZNAS Banyuwangi.
Kegiatan LDK ini merupakan bagian integral dari program Zmart, yang tidak hanya memberikan bantuan permodalan, renovasi, dan branding warung, tetapi juga fokus pada peningkatan kapasitas dan keterampilan pengelolaan bisnis bagi para mustahik. Materi yang disampaikan meliputi manajemen stok, pembukuan sederhana, pelayanan prima, hingga strategi pemasaran digital, dengan tujuan utama agar warung kelontong mustahik dapat berdaya saing dan mandiri secara ekonomi.
Kata Mereka: Pentingnya Profesionalisme dan Pendampingan
Wakil Ketua II BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Bapak Haji Herman Suyitno, S.Ag, M.Pd.I, menekankan pentingnya pengelolaan warung secara profesional untuk mencapai kemandirian.
"Kami berharap para mustahik ini tidak hanya menerima bantuan modal, tapi juga bertransformasi menjadi wirausaha ulung. LDK ini adalah bekal awal untuk mengubah pola pikir dari sekadar berjualan menjadi mengelola bisnis yang profesional. Zakat harus mampu membawa mustahik naik kelas, bahkan kelak menjadi muzaki," ujarnya.
Pendamping Zmart, Bapak Subayil, menyoroti peran pendampingan secara berkelanjutan.
"Peran kami bukan hanya mendampingi, tetapi memastikan ilmu yang didapat di LDK ini diterapkan secara konsisten di warung masing-masing. Mulai dari penataan yang rapi, pencatatan yang akurat, hingga pelayanan yang ramah. Kedisiplinan adalah kunci sukses warung Zmart," jelasnya.
Sementara itu, pemateri dari PT Sumber Trijaya Lestari (Aksesmu), Bapak Dani Saputra yang memberikan materi tentang digitalisasi rantai pasok dan manajemen bisnis ritel, mengungkapkan antusiasmenya.
"Kolaborasi dengan BAZNAS ini sangat strategis. Melalui platform digital dan pelatihan yang terstruktur, mustahik Zmart memiliki peluang besar untuk bersaing dengan ritel modern. Kami melihat semangat tinggi dari para peserta untuk mengadopsi teknologi dan mengaplikasikan standar operasional yang profesional," pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak warung-warung kelontong Zmart di Banyuwangi yang tidak hanya menjadi penyedia kebutuhan pokok masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi ikon kemandirian ekonomi umat berkat pengelolaan yang profesional dan modern.
BERITA29/10/2025 | Humas BAZNAS
PENDISTRUBUSIAN BALAI TERNAK, AMBULANCE DAN ZMART
Alhamduluillah, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi menerima 3 program unggulan dari BAZNAS RI. Yaitu, balai ternak Al-Hikmah, ambulace yang dipersiapkan gratis untuk masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan darurat dan Zmart. Adapun penerima manfaat balai ternak untuk 20 orang dengan pendampingan yang maksimal, dan penerima manfaat Zmart sebanyak 50 warung dengan dukungan modal, branding, dan digitalisasi rantai pasok.
Program ini juga merupakan kolaborasi dengan beberapa mitra seperti PT. PNM dan PT. Sumber Trijaya Lestari (aksesmu) sebagai langkah memperkuat kemandirian perekonomian mustahik dan layanan sosial kemanusiaan. Diharapkan dengan bantuan ini bisa membawa manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Banyuwangi.
BERITA24/09/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
RAKORNAS 2025, SAIDAH SAKWAN: PROGRAM BAZNAS SEJALAN DENGAN RPJMN 2025-2029
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, menegaskan program BAZNAS sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2025-2029. Menurutnya, dana sosial syariah, termasuk zakat, telah diturunkan menjadi arah kebijakan tingkat menengah.
"Untuk itu kita arahkan semua ekosistem binaan kita bisa diseleraskan untuk memenuhi kebutuhan penyuksesan program prioritas pemerintah," ujar Saidah.
Saidah mengatakan, dana keagamaan seperti zakat, diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah dan mendukung penanganan masalah sosial serta bencana. Pemanfaatan dana keagamaan Islam dilaksanakan sejalan dengan kebijakan pengembangan ekonomi syariah serta berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Hal ini disampaikan Saidah dalam Plenary Session “Capaian Kinerja 2020-2025 dan Isu Strategis Renstra Kedepan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan” yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Saidah juga menegaskan pentingnya membangun model pemberdayaan yang berkelanjutan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam paparannya, Saidah menyampaikan capaian BAZNAS dalam kurun 2020–2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan baik dari sisi penghimpunan maupun pendistribusian ZIS. “Zakat telah menjadi instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan dan kesenjangan. Namun, lebih dari itu, zakat harus mampu menghadirkan model pemberdayaan yang berkelanjutan agar mustahik bisa naik kelas menjadi muzaki,” ungkapnya.
Saidah menjelaskan, selama periode pandemi 2021–2022, BAZNAS fokus pada program pemulihan mustahik melalui bantuan langsung, ketahanan pangan, hingga penguatan modal produktif. Sementara sejak 2023 hingga 2024, fokus diarahkan pada penguatan program pengentasan kemiskinan struktural melalui desa zakat, pengembangan ekonomi mustahik, serta dukungan kepada UMKM.
“Dari pengalaman lima tahun terakhir, kita belajar bahwa distribusi konsumtif memang penting untuk kondisi darurat, tetapi pendayagunaan produktif adalah kunci bagi kemandirian mustahik. Inilah yang kita maksud dengan pemberdayaan berkelanjutan,” lanjutnya.
Menurut Saidah, BAZNAS telah menargetkan proporsi ideal 50:50 antara pendistribusian konsumtif dan pendayagunaan produktif pada tahun 2026, dengan minimal 28% dana dialokasikan khusus untuk program pemberdayaan. Hal ini sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden serta RPJMN 2025–2029 yang menekankan penguatan dana sosial syariah dalam pembangunan nasional.
Capaian kinerja juga menunjukkan perkembangan positif. Pada 2024, penyaluran zakat secara nasional mencapai Rp39,48 triliun, dan pada 2025 ditargetkan menembus Rp45,5 triliun. Peningkatan ini mencerminkan tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap zakat sebagai instrumen keuangan sosial yang efektif .
Di sisi lain, Saidah juga menekankan pentingnya menyelaraskan seluruh gerakan zakat dengan prioritas pembangunan pemerintah. "Apa yang kita lakukan harus sejalan dengan apa yang diprioritaskan oleh Pemerintah. Alhamdulillah zakat sudah masuk dalam kebijakan nasional," jelasnya.
Menurutnya, ini bukan hanya tentang kebijakan, tetapi juga tentang kontribusi terhadap target angka yang telah ditetapkan negara.
Zakat, menurutnya, dipandang sangat strategis karena keterkaitannya yang erat dengan berbagai aspek pembangunan, yaitu pengentasan kemiskinan, pengembangan wilayah, pendanaan pembangunan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Posisi strategis ini mendapatkan apresiasi dari negara.
"Ini membuktikan bahwa negara atau pemerintah menghargai kehadiran para amil zakat di pusat maupun di daerah," ungkap Saidah.
Peran amil zakat diakui sebagai mitra pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
BERITA28/08/2025 | Humas BAZNAS Banyuwangi
BERSAMA POLRESTA BANYUWANGI, BAZNAS MENDISTRIBUSIKAN BEASISWA ANAK YATIM PIATU
Polresta Banyuwangi adalah salah satu muzakki BAZNAS yang mengajukan bantuan sekolah adik kakak yang bernama Gendis dan Genta. Gendis berusia 16 Tahun yang saat ini menduduki kelas 1 di SMAN 1 Rogojampi, sedangkan adiknya Genta berusia 14 Tahun yang saat ini menduduki kelas 1 di SMPN 1 Srono.
Gendis dan Genta adalah anak yatim piatu, ayahnya meninggal pada tahun 2018 sedangkan sang ibu meninggal 7 tahun kemudian tepat di bulan ramadhan 2025. Alhamdulillah BAZNAS bersama Polresta telah mendistribusikan bantuan tersebut pada hari Jumat 23 Mei.
“Kami dari BAZNAS Banyuwangi yang di titipi zakat oleh masyarakat Banyuwangi untuk mendistribusikan kepada yang berhak, salah satunya dalam program Banyuwangi Cerdas. Tidak hanya sampai disini, jika prestasi terus di pertahankan, bantuan akan terus berlanjut hingga perguruan tinggi” Ujar pimpinan bidang distribusi H.Herman Suyitno.
BERITA26/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BANTUAN SEPERANGKAT PERALATAN KERJA UNTUK BAPAK KATIMIN
Bantuan seperangkat peralatan kerja telah di distribusikan kepada Bapak Katimin, salah satu warga disabilitas kurang mampu di Kecamatan Genteng. Pekerjaan beliau sehari-hari tukang sol sepatu."Semoga bantuan peralatan kerja ini dapat menamnah penghasilan Bapak Katimin". ujar Wakil Ketua II Bidang Distribusi H. Herman Suyitno.
BERITA22/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
PENDISTRIBUSIAN BANTUAN AKOMODASI PENGOBATAN KANKER
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan. Kali ini bantuan diberikan kepada Arofah yang berusia 51 Tahun, warga Desa Laharasem, Kecamatan Kabat. Sejak dua tahun terakhir Arofah harus rutin menjalan kemoterapi di Jember akibat penyakit kanker yang dideritanya. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II Bidang Distribusi H Herman Suyitno dan Wakil Ketua IV Bidang Administrasi H Tommy Anwar. Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban biaya transportasi dan akomodasi selama proses pengobatan Arofah. "Kami berharap bantuan ini dapat membantu Ibu Arofah agar tetap semangat dalam menjalani pengobatan. Ini adalah amanah dari para muzaki yang harus disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ujar H Herman.
BERITA15/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BANTUAN AKOMODASI ADIK BAYI DALAM PROGRAM BAZNAS BANYUWANGI SEHAT
Baznas Banyuwangi menyalurkan bantuan kepada bayi yang tengah berjuang melawan penyakit hepatitis. Bayi dimaksud adalah putri dari warga Bulusan, Kecamatan Kalipuro. Bayi berusia 6 bulan tersebut dirujuk ke RSUD Dr Sutomo, Surabaya, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Menyadari kebutuhan mendesak atas biaya akomodasi, Baznas Banyuwangi segera memberikan bantuan kepada keluarga pasien sebagai bentuk kepedulian sosial. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II Baznas Banyuwangi Bidang Distribusi H Herman Suyitno.
Dalam kesempatan tersebut, Herman menyampaikan bahwa kehadiran Baznas bukan hanya sebagai lembaga penyalur zakat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mendampingi masyarakat yang sedang menghadapi ujian, terutama dalam program Banyuwangi Sehat. "Ini adalah bentuk nyata kehadiran zakat dalam membantu sesama. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga bayi" pungkasnya.
BERITA08/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU AKOMODASI EKI, PENDERITA KELAINAN GENETIK YANG BEROBAT KE SOETOMO SURABAYA
18 Februari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama UPZ Kecamatan, serta petugas puskesmas silaturahmi ke salah satu warga kurang mampu di Kecamatan Glagah.Dalam kasus kelainan genetik yang di alami oleh Eki Febriant yang sebelumnya bernama Nur Laili Eka Febrianti, sudah dirasakan sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Eki membutuhkan pengobatan lebih lanjut untuk permasalahan genetik yang di alaminya. Kesulitan ekonomi yang di alami membuat keluarga kerap ragu untuk menjalankan pengobatan lebih lanjut di RS. Soetomo Surabaya dengan pertimbangan biaya yang harus di keluarkan untuk perjalanan dan makan saat di Surabaya. BAZNAS Banyuwangi berperan untuk menjalankan amanah para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya ke BAZNAS dengan membantu akomodasi pengobatan Eki.Semoga bantuan tersebut bermanfaat. Aamiin Yaa Rabbal Alamin ????
BERITA20/02/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ACARA TASYAKURAN DALAM MEMPERINGATI HUT BAZNAS KE-24
Alhamdulillah 17 Januari 2024 BAZNAS Kabupaten Banyuwangi memperingati acara HUT BAZNAS ke-24. Acara tersebut di hadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi , Bapak Dr. H. Lukman Hakim, M.HI, Seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, perwakilan Kantor Kementrian Agama, Bapak Drs.Moh. Jali M.Pd.I, Perwakilan Kesra Pemkab Banyuwangi.
Acara tasyakuran ini dibuka langsung oleh ketua BAZNAS, Bapak H. Lukman Hakim M.HI, yang diawali dengan Sholawat Nabi dan doa bersama yang khidmat untuk memohon keberkahan atas perjalanan BAZNAS selama ini. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi “Harapannya semoga BAZNAS ke depan jauh lebih baik dan kita juga bersyukur karena BAZNAS Banyuwangi kesekian kalinya sudah memperoleh penghargaan baik dari provinsi maupun RI,”. dalam sambutannya.
Sementara itu perwakilan dari kementrian agama Bapak Drs. Moh. Jali M.Pd.I Juga turut memberikan apresiasi kepada BAZNAS. “Selamat hari ulang tahun BAZNAS ke-24 semoga BAZNAS Kabupaten Banyuwangi terus semakin bermanfaat, Jaya, dan memberikan berkah pada kehidupan masyarakat Banyuwangi. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS atas kerjasamanya yang sangat bermanfaat terutama untuk siswa madrasah yang orang tuanya mempunyai keterbatasan ekonomi,” Ujarnya
BERITA18/01/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MOHAMMAD AYYUN FIRDAUS MAULANA SISWA MTS MUNCAR YANG DI BANTU BAZNAS DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS
Mohammad Ayyun Firdaus Maulana siswa MTs Muncar yang di bantu BAZNAS Dalam program Banyuwangi Cerdas. Warga Dusun Muncar Baru Rt. 02 Rw. 05 Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar ini hidup bersama orang tuanya yang bekerja sebagai buruh nelayan dengan penghasilan yang tidak menentu. Semangat untuk tetap menuntut ilmu selalu ada pada diri Ayyun, Namun , dengan penghasilan orang tua yang hanya dapat mecukupi makan sehari-hari sehingga tidak dapat mengcover kebutuhan perlengkapan sekolah anaknya.
BERITA30/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN MODAL USAHA KEPADA USWATUN HASANAH AGAR DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA YAITU ROTI BOLU
Hidup sendiri setelah ditinggal mati oleh suaminya, Ibu Uswatun Hasanah menanggung 2 anak yang masih TK dan SMA. Penghasilan beliau selama ini masih kurang dari cukup untuk tanggungan sekolah dan di tambah lagi merawat orang tuanya yang saat ini menderita sakit saraf. Tentu saja dengan hasil survey UPZ yang sesuai dengan keadaan sebenarnya BAZNAS Banyuwangi memberikan modal usaha agar dapat mengembangkan usahanya dan tentu menambah penghasilan setiap bulannya yaitu roti Bolu.
BERITA30/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
DENGAN BANTUAN MODAL TAMBAHAN DARI BAZNAS BERHARAP IBU MUJIATI DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA BERJUALAN MAKANAN RINGAN DAN RUJAK
Mujiati, warga Dusun Krajan RT.01 RW.02 Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar adalah salah satu warga yang di bantu Oleh BAZNAS Banyuwangi dalam program Banyuwangi Makmur. Dengan bantuan modal tambahan dari BAZNAS berharap Ibu Mujiati dapat mengembangkan usahanya berjualan makanan ringan dan rujak. Beliau sehari-hari hidup dengan menumpang di tanah persil yang sekarang menjadi lingkungan beliau untuk berjualan. Dengan penghasilan yang tidak menentu, beliau berusaha mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan 3 orang anaknya tentu sangat berat.
BERITA30/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MARIATUN SEORANG PEDAGANG KELILING MAKANAN RINGAN/SNACK YANG DI BANTU ROMBONG OLEH BAZNAS BANYUWANGI.
Mariatun seorang pedagang keliling makanan ringan/snack yang di bantu peralatan usaha oleh BAZNAS Banyuwangi. Mariatun tinggal seorang diri di Dusun Krajan Desa Yosomulyo Kecamatan Gambiran. BAZNAS Banyuwangi membantu sebuah rombong karena rombong yang saat ini di gunakan sudah tidak layak lagi untuk dipakai. Sebelumnya beliau juga di bantu oleh BAZNAS sebagai penerima manfaat UMKM binaan BAZNAS.
BERITA27/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN PERLENGKAPAN SEKOLAH UNTUK DREY
Drey Septiani bersama kedua oragtuanya tinggal numpang di rumah warga di Dusun Bulusari RT.05 RW.02 Desa Jajag Kecamatan Gambiran. BAZNAS Kabupaten Banyuwangi membantu Drey dalam program Banyuwangi Cerdas sesuai dengan hasil survey UPZ memang layak untuk di bantu berupa perlengkapan sekolah karena saat ini perlengkapan yang di pakai sudah tidak layak di gunakan. Penghasilan orang tua yang didapat dari pekerjaan sebagai buruh serabutan dan pendapatannya hanya cukup untuk makan setiap harinya.
BERITA24/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SISWA YANG LAYAK DI BANTU OLEH BAZNAS SELANJUTNYA ADALAH JUAN PUTRA FIRMANSYAH SISWA KELAS 3 SDN 5 JAJAG
Siswa yang layak di bantu oleh BAZNAS selanjutnya adalah Juan Putra Firmansyah siswa kelas 3 SDN 5 Jajag. Juan tinggal bersama kedua orangtua dan seorang kakak di Dusun Bulusari RT.05 RW.02 Desa Jajag Kecamatan Gambiran. hasil dari pengamatan UPZ BAZNAS, sang ayah bekerja serabutan yang gajinya hanya dapat mencukupi kebutuhan makan sehari-hari, sedangkan ibunya hanya ibu rumahtangga.
BERITA24/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
TIDAK TAHU KEBERADAAN ORANG TUA, BAZNAS BANYUWANGI BANTU SISWA KELAS 3 SD YANG HIDUP BERSAMA KAKEKNYA YANG HANYA BEKERJA SEBAGAI BURUH
Bapak dan ibunya tidak di ketahui keberadaannya, Siswa yang duduk di kelas 3 SDN 5 jajag ini dirawat oleh kakeknya. Kakeknya hanya bekerja sebagai buruh serabutan yang penghasilannya tidak menetap. Dengan hasil survey yang telah dilakukan oleh UPZ Gambiran Adam Julio membutuhkan bantuan peralatan sekolah, sang kakeh tidak dapat memenuhi kebutuhan cucunya karena penghasilan yang beliau dapat hanya cukup di gunakan untuk makan sehari-harinya. BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Gambiran terjun langsung kesekolahan adam untuk mendistribusikan perlengkapan sekolah yang di butuhkan.
BERITA24/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MELALUI UPZ GAMBIRAN BAZNAS BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN PERALATAN SEKOLAH UNTUK SISWA SDN 5 JAJAG
Melalui UPZ Gambiran BAZNAS Banyuwangi mendistriibusikan bantuan peralatan sekolah untuk sisw yang bernama Dewi Sulami Dewantri. Saat ini Dewi duduk di kelas 1 SDN 5 Jajag Kecamatan Gambiran. Tinggal bersama kedua orang tua dengan tempat tinggal masih menumpang, tidak membuat Dewi patah semangat untuk tetap sekolah. Begitupun dengan kedua orang tua yang selalu memberikan yang terbaik agar anaknya dapat sekolah walau hanya bekerja sebagai buruh serabutan.
BERITA23/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SISWA KELAS 5 SDN 5 JAJAG MENDAPATKAN BANTUAN DARI BAZNAS BANYUWANGI
Muhammad Fadil Akbar adalah siswa yang kini duduk di kelas 1 SDN 5 Jajag Kecamatan Gambiran. Fadil tinggal bersama ke dua orang tua di Dusun BUlusari RT.01 RW.02 Desa Jajag Kecamatan gambiran dan bekerja sebagai buruh serabutan dengan gaji yang tidak tetap. penghasilan yang didapat dari sang ayah hanya cukup untuk makan sehari hari. Alhamdulillah dengan dana zakat yang dititipkan muzaki melalui BAZNAS Banyuwangi, Muhammad Fadil dapat sekolah dengan nyaman anpa kekawatiran orang tua dalam masalah biaya.
BERITA23/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.
Lihat Daftar Rekening →