WhatsApp Icon
PERINGATI HARI KESADARAN NASIONAL, BAZNAS BANTU KURSI RODA, PENGOBATAN, MODAL, DAN BEASISWA

BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi menyerahkan sejumlah bantuan usai pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Pemkab Banyuwangi pada Rabu pagi (17/6) . Secara bergiliran, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, Kapolres Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila,  perwakilan Kodim 0825, dan pejabat Forkopimda lainnya, menyerahkan bantuan tersebut.

Secara simbolis, Bupati Ipuk menyerahkan bantuan kursi roda bagi warga binaan Lapas Banyuwangi Agus Purwanto. Kursi roda itu diserahterimakan kepada Sugeng Sayogo, Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Banyuwangi. Tak berapa lama kemudian, tim Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi mengantarkan kursi roda baru ke Lapas untuk diberikan  langsung kepada Agus, yang merupakan penyandang disabilitas.

Sementara itu, Wabup Mujiono menyerahkan bantuan biaya pengobatan operasi tulang kaki dan penjemputan ambulans bagi Fatimatuz Zahra, warga Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat,  yang akan menjalani operasi tulang kaki di Solo. Sedangkan Kapolresta Rofiq menyerahkan bantuan modal kerja kepada Maya Eva Mahardika, warga Kecamatan Rogojampi.

Selain itu, tiga pelajar asal Kecamatan Rogojampi  menerima bantuan beasiswa dari Baznas. Mereka adalah Zulfa Frida yang mau masuk MTsN 10 Rogojampi; Ali Yusuf, siswa MTsN 10 Rogojampi;  dan Hasyim Azari, siswa SMPN 3 Rogojampi. Beasiswa tersebut diserahkan oleh anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila, perwakilan Kodim 0825, dan pejabat Forkopimda lainnya.

Bupati berharap, bantuan dari Baznas itu bisa bermanfaat bagi para penerimanya.

"Terima kasih kepada Baznas yang telah memberikan sejumlah bantuan pada hari ini," kata Bupati Ipuk usai menyerahkan bantuan.

Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Banyuwangi Elly Irwan Suryanto, yang mendampingi penyerahan bantuan  mengatakan, bantuan dari Baznas itu merupakan bagian dari Program Zakat Menguatkan Indonesia dan Banyuwangi. Bantuan yang diberikan ada Program Banyuwangi Sehat, yakni membantu kursi roda baru untuk warga binaan di Lapas yang kursi rodanya rusak dan bantuan biaya pengobatan. Program Banyuwangi Makmur yang  bertujuan pemberdayaan ekonomi dengan membantu modal kerja. Selain itu, Program Banyuwangi Cerdas membantu beasiswa pelajar SMP/MTs.  "Bantuan beasiswa ini diharapkan bisa membantu untuk membayar biaya sekolah," katanya. (*)

17/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANTU SANTRIWATI LUNASI BIAYA RUMAH SAKIT

BANYUWANGI-Dyva Ayu Wandira, 18 tahun, santriwati Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari bisa bernafas lega.  Pasalnya, warga Lingkungan Jajang Penatu, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi itu bisa pulang pada Kamis siang (4/6) setelah menjalani rawat inap di RSUD Blambangan.

Rombongan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi yang dipimpin ketuanya Dwi Yanto bersama Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, staf bidang distribusi Muhit, dan Ridho mendatangi RSUD Blambangan dengan membawa ambulans Madani. Bersama perwakilan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)  Kecamatan Banyuwangi Latipah, Camat Banyuwangi Andik Basuki, Sekcam Fatah Hidayat, dan Lurah Kampung Melayu Aris, tim Baznas menjemput Dyva dari ruangan rawat inapnya.

Seluruh biaya rawat inap tanggungan Dyva langsung dilunasi oleh Tim Baznas bersama UPZ Kecamatan Banyuwangi. Walhasil, Dyva bersama dua kakaknya bisa pulang ke rumahnya di Kampung Melayu.

Awalnya, Vany Ayu, kakak pasien Dyva menulis surat kepada Camat Banyuwangi dan Baznas. Pada  secarik kertas  itu, Vany dengan tulisan tangannya meminta bantuan, karena tidak mampu melunasi biaya pengobatan rawat inap adiknya di RSUD Blambangan.

Vany mengisahkan, dia menjemput adiknya dari Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari sudah dalam kondisi sakit.  Kemudian, Dyva diantarkan berobat ke RSUD Blambangan hingga terpaksa harus menjalani rawat inap.  "Ibu kami telah tiada, sedangkan ayah sudah menikah lagi dan kini tinggal di tempat lain," tuturnya.

Saat ini, lanjut Vany, Dyva memilih tinggal bersamanya ketika pulang dari pondok pesantren. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Baznas, UPZ  Kecamatan Banyuwangi,  Pak Camat dan Pak Lurah yang telah membantu kepulangan adik saya," ucapnya terbata-bata.

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan bahwa bantuan biaya pengobatan bagi Dyva itu berasal dari para muzakki yang membayarkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas. Sedangkan ambulans Madani yang dipakai menjemput Dyva adalah bantuan dari Permodalan Nasional Madani (PNM). "Berkat kepercayaan para muzakki membayarkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas,  pasien seperti Dyva bisa terbantu biaya pengobatannya yang cukup besar," katanya.

Camat Banyuwangi Andik Basuki berterima kasih kepada Baznas yang telah membantu biaya pengobatan warganya. Selanjutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk memantau kondisi kesehatan Dyva selama di rumah. "Terima kasih Baznas, warga kami bisa terbantu hari ini, tanggungan biaya rumah sakit dilunasi dan anaknya dijemput dengan ambulans Baznas," kata Andik. 

Camat Banyuwangi juga menyerahkan bantuan dua paket   sembako untuk keluarga Dyva. Bantuan spontanitas itu langsung diterima oleh kakak lelakinya saat hendak masuk  ke mobil ambulans.

04/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA CAMAT KABAT DAN KADES BARENG SALURKAN BANTUAN PENGOBATAN WARGA SAKIT KRONIS

BANYUWANGIBAZNAS Banyuwangi bergerak cepat menyalurkan bantuan biaya operasional pengobatan serta paket sembako kepada warga kurang mampu yang sedang berjuang melawan sakit kronis. Pendistribusian bantuan ini dilaksanakan secara sinergis bersama Camat Kabat dan Kepala Desa (Kades) Bareng langsung di kediaman penerima manfaat.

Langkah respons cepat ini merupakan tindak lanjut atas surat permohonan bantuan operasional berobat yang diajukan oleh Kantor Desa Bareng kepada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Pihak desa melaporkan adanya salah seorang warga dari keluarga pra-sejahtera yang sangat membutuhkan dukungan biaya akomodasi dan operasional medis.

Adapun penerima manfaat bantuan kali ini adalah Ibu Madiya (60), warga yang berdomisili di Dusun Krajan RT 003 RW 001, Desa Bareng, Kecamatan Kabat. Melalui program penanganan sosial ini, BAZNAS Banyuwangi menyerahkan bantuan dana tunai untuk operasional berobat serta paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok harian keluarganya.

Kepala Desa Bareng yang mendampingi langsung jalannya pendistribusian menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam atas kepedulian dari BAZNAS Banyuwangi.

"Puji syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Kami atas nama Pemerintah Desa Bareng dan keluarga Ibu Madiya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas respons cepat dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dan dukungan Bapak Camat Kabat. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan meringankan beban operasional berobat," ujar Kades Bareng.

Melalui program pendistribusian ini, BAZNAS Banyuwangi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi kemaslahatan umat, khususnya dalam membantu jaminan kesehatan bagi warga miskin di seluruh pelosok Kabupaten Banyuwangi. Semoga kesehatan dan keberkahan selalu menyertai para muzaki dan mustahik. Aamiin.

26/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI SALURKAN BANTUAN SEPEDA BARU UNTUK TIGA SISWA MI DI MUNCAR

BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan. Berkolaborasi dengan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Muncar, BAZNAS Banyuwangi menyalurkan bantuan berupa tiga unit sepeda baru kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Huda 1 Dusun Tegalpare, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi BAZNAS Banyuwangi, Nanang Khairurrozik, bersama Ketua UPZ Kecamatan Muncar, Anang Ma’ruf Masyhuri, serta didampingi oleh Kepala KUA Kecamatan Muncar, H. Amin Maki, di halaman madrasah.

Suasana haru sekaligus bahagia mewarnai penyerahan bantuan tersebut. Tiga siswa penerima manfaat, yaitu Gozi, Andi, dan Zahra, tidak dapat menyembunyikan rasa gembiranya saat menerima dan langsung memeluk sepeda baru yang selama ini mereka impikan.

Ringankan Beban Jarak ke Sekolah

Ketua UPZ Muncar, Anang Ma’ruf Masyhuri, menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan khusus bagi siswa yang memiliki kendala jarak tempuh dari rumah ke sekolah.

"Bantuan sepeda bagi tiga siswa yang membutuhkan ini akan meringankan beban ketika harus menempuh jarak yang jauh ke sekolah. Sepeda baru ini akan menambah semangat bagi tiga siswa penerimanya ketika berangkat sekolah," ujar Anang.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Distribusi BAZNAS Banyuwangi, Nanang Khairurrozik, memberikan apresiasi yang tinggi kepada UPZ Kecamatan Muncar atas gerak cepatnya dalam mendeteksi siswa yang membutuhkan bantuan di wilayahnya.

"BAZNAS sangat peduli kepada pelajar yang membutuhkan bantuan sepeda untuk bersekolah. Ajukan kepada BAZNAS ketika ada anak usia sekolah yang membutuhkan sepeda baru," tegas Nanang.

Ajakan Menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah

Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata bagaimana dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS dapat memberikan dampak langsung dan mengubah kehidupan mereka yang membutuhkan. Senyum bahagia dari para siswa tersebut tercipta berkat kepedulian dari para muzakki dan munfik.

Mari bersama-sama kita bentangkan lebih luas lagi jembatan kebaikan untuk anak-anak penerus bangsa. BAZNAS Banyuwangi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah terbaiknya secara resmi melalui BAZNAS. Setiap rupiah yang Anda tunaikan akan dikelola secara amanah untuk memotong rantai kemiskinan dan mendukung pendidikan anak-anak di Banyuwangi.

Bagi masyarakat yang mengetahui adanya anak usia sekolah dengan kondisi serupa di lingkungannya, dapat segera berkoordinasi dengan UPZ setempat atau langsung mengajukannya ke kantor BAZNAS Banyuwangi.

22/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI ANTARKAN LAGI RANTANG DHUAFA

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi kembali menjalankan program Rantang Dhuafa yang sempat vakum beberapa bulan. Program itu dilaunching ulang dengan menyerahkan rantang berisi makanan kepada Budi Margo Santoso, warga Dusun Sukorojo, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah pada Senin siang (4/5).

Rantang Dhuafa itu diserahkan oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurrozik didampingi Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Glagah Mohammad Arifin dan Lurah Banjarsari Sabardianto SAP.

Pria lanjut usia (Lansia) berumur 73 tahun yang menerima manfaat dari program Rantang Dhuafa itu mengaku senang mendapatkan perhatian dari Baznas Kabupaten Banyuwangi.

Penderita disabilitas sejak lahir karena penyakit folio mendera kedua kakinya itu sangat terbantu dengan adanya kiriman makanan yang dimasakkan oleh tetangganya setiap hari.

"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi dan UPZ Kecamatan Glagah yang telah membantu makanan untuk saya setiap hari melalui Program Rantang Dhuafa ini," ucap Margo dengan penuh haru.

Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurrozik mengatakan bahwa Rantang Dhuafa adalah program yang sudah lama dijalankan oleh Baznas yang kini diaktifkan kembali. Sebab, banyak dhuafa lansia yang membutuhkan bantuan makanan karena hidup seorang diri. "Semoga bantuan Rantang Dhuafa ini bisa meringankan beban hidup para dhuafa lansia di Banyuwangi. Mari para muzakki bisa ambil bagian dalam program Rantang Dhuafa ini," kata Nanang.

Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Glagah Mohammad Arifin menyatakan setuju Program Rantang Dhuafa dijalankan kembali, karena banyak dhuafa yang hidupnya bergantung kepada pemberian makanan dari tetangga atau saudaranya. Mereka adalah dhuafa yang hidupnya seorang diri, berusia lansia, dan kadang juga disabilitas.

"Program ini sangat membantu para dhuafa lansia yang hidup seorang diri di kampung-kampung dan desa-desa, seperti di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah ini," kata Arifin.

Apresiasi disampaikan  oleh Lurah Banjarsari Sabardianto terhadap Program Rantang Dhuafa yang kembali dijalankan oleh Baznas tersebut. "Terima kasih Baznas dan UPZ Kecamatan Glagah, yang kembali menghidupkan Program  Rantang Dhuafa, karena program ini menjadi wujud nyata kehadiran kita di tengah-tengah warga yang membutuhkan uluran tangan kita," kata pejabat asal Kecamatan Cluring itu.

04/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

BAZNAS RI TUNTASKAN PERBAIKAN 1.240 RUMAH LAYAK HUNI BAGI MUSTAHIK SEPANJANG 2025
BAZNAS RI TUNTASKAN PERBAIKAN 1.240 RUMAH LAYAK HUNI BAGI MUSTAHIK SEPANJANG 2025
JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mencatatkan capaian gemilang dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui sektor hunian. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS berhasil merampungkan perbaikan sebanyak 1.240 unit rumah milik mustahik melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program ini merupakan komitmen berkelanjutan BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu, terutama dalam menyediakan tempat tinggal yang aman, sehat, dan memenuhi standar kelayakan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara BAZNAS RI, BAZNAS daerah, serta dukungan teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). "Alhamdulillah, sepanjang 2025 kami telah menjangkau mustahik di 36 provinsi, mulai dari Provinsi Aceh hingga Papua. Fokus kami adalah memastikan bantuan ini tepat sasaran bagi keluarga yang tinggal di rumah dengan kondisi fisik yang membahayakan," ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (2/1/2026). Menjangkau Wilayah Terpencil dan Terdampak Bencana Dalam pelaksanaannya, BAZNAS tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek geografis dan ketahanan bangunan terhadap cuaca ekstrem. Salah satu potret keberhasilan program ini terlihat di Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. BAZNAS berhasil mengubah hunian Bapak Muhyidin yang sebelumnya hanya berbahan papan kayu menjadi rumah tembok yang permanen dan kokoh. Sementara itu, di wilayah Aceh, BAZNAS tetap berhasil menyelesaikan perbaikan 27 unit rumah meski sempat terkendala oleh bencana banjir bandang dan tanah longsor. "Meskipun akses sempat terputus, koordinasi yang kuat dengan pihak terkait memastikan proses pembangunan tetap berjalan hingga selesai," tambah Saidah. Keberlanjutan Program di Tahun 2026 Menutup laporan tahun 2025, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program RLHB pada tahun 2026. Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna memperluas jangkauan bantuan. "Kami berharap rumah yang telah diperbaiki ini tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga memberikan ketenangan batin bagi para mustahik sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan produktif," pungkasnya. Program RLHB ini didanai melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki yang mempercayakan amanahnya melalui BAZNAS sebagai lembaga utama menyejahterakan umat. Kontak Media: Humas BAZNAS RI Email: [email protected] Website: www.baznas.go.id
BERITA03/01/2026 | Humas BAZNAS
SINERGI KEMANUSIAAN: UI CORDOBA DAN YAYASAN MABADIUL IHSAN SALURKAN BANTUAN BANJIR SUMATERA MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
SINERGI KEMANUSIAAN: UI CORDOBA DAN YAYASAN MABADIUL IHSAN SALURKAN BANTUAN BANJIR SUMATERA MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi kembali menerima amanah donasi kemanusiaan dari masyarakat. Kali ini, kepedulian datang dari civitas akademika Universitas Islam (UI) Cordoba bersama Yayasan Mabadiul Ihsan untuk saudara-saudara kita yang terdampak musibah banjir di wilayah Sumatera. Total donasi yang diserahkan sebesar Rp 11.830.000 (Sebelas Juta Delapan Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah). Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis di Kantor BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Hadir dalam penyerahan tersebut, Gus Sukron Ma'mum Hidayat, selaku Ketua Yayasan Mabadiul Ihsan, Tegalsari, Banyuwangi. Beliau mewakili para donatur menyerahkan bantuan tersebut kepada pimpinan BAZNAS Banyuwangi, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama anak bangsa yang sedang diuji bencana. Pimpinan BAZNAS Banyuwangi menyambut hangat inisiatif mulia ini. Dalam keterangannya, BAZNAS menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh UI Cordoba dan Yayasan Mabadiul Ihsan. "Terima kasih atas kepedulian dan kepercayaan UI Cordoba serta Yayasan Mabadiul Ihsan. Insya Allah, amanah ini akan segera kami salurkan kepada yang berhak. Semoga donasi ini menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur dan memberikan manfaat yang besar untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera," ujar perwakilan BAZNAS Banyuwangi. Aksi solidaritas ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk terus bergandengan tangan, saling membantu, dan menguatkan satu sama lain dalam menghadapi bencana. Mari kita teruskan semangat gotong royong ini untuk kemanusiaan.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS
PEDULI BENCANA SUMATERA, PEGAWAI HOTEL KOKOON PERCAYAKAN PENYALURAN DONASI MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
PEDULI BENCANA SUMATERA, PEGAWAI HOTEL KOKOON PERCAYAKAN PENYALURAN DONASI MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
BANYUWANGI – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terus mengalir dari masyarakat Banyuwangi. Kali ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi menerima penyaluran donasi kemanusiaan dari para pegawai Hotel Kokoon Banyuwangi. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Banyuwangi pada Hari Jum'at, 12 Desember 2025. Rombongan perwakilan manajemen dan pegawai Hotel Kokoon disambut langsung oleh jajaran petugas BAZNAS Banyuwangi. Dalam kesempatan tersebut, para pegawai Hotel Kokoon menyerahkan bantuan logistik berupa barang yang dikemas dalam 14 box (kardus). Bantuan ini ditujukan khusus untuk membantu para korban yang terdampak musibah bencana alam di wilayah Sumatera. Bantuan logistik tersebut meliputi kebutuhan mendesak seperti makanan, peralatan mandi, dan obat - obatan. Salah satu perwakilan dari Hotel Kokoon mengungkapkan bahwa donasi ini merupakan inisiatif murni dari para pegawai yang tergerak hatinya melihat kondisi saudara-saudara yang terdampak bencana. "Kami dari keluarga besar Hotel Kokoon Banyuwangi turut merasakan duka yang dialami saudara kita di Sumatera. Bantuan ini adalah wujud kecil solidaritas dan kasih sayang kami. Harapan kami, logistik yang kami kirimkan ini bisa sedikit meringankan beban mereka dan menjadi penyemangat untuk segera bangkit," ungkap perwakilan Hotel Kokoon di sela-sela penyerahan bantuan. Pihak BAZNAS Banyuwangi menyambut hangat kedatangan dan niat mulia tersebut. Sinergi antara dunia usaha dan lembaga sosial dinilai sangat penting dalam percepatan penanganan pascabencana. "Kami sangat mengapresiasi kepedulian rekan-rekan dari Hotel Kokoon. Amanah berupa 14 box logistik ini akan segera kami proses penyalurannya agar tepat sasaran kepada mereka yang berhak," ujar perwakilan BAZNAS Banyuwangi. Melalui aksi ini, diharapkan dapat memantik semangat instansi dan masyarakat luas untuk turut serta mengulurkan tangan bagi sesama yang membutuhkan. Bagi masyarakat yang ingin turut serta membantu korban bencana atau menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, dapat langsung mengunjungi kantor BAZNAS Banyuwangi atau melalui layanan digital yang tersedia. Mari kuatkan kembali semangat para penyintas dengan berbagi melalui rekening dibawah ini : Bank JATIM : 0021025666 (a.n BAZNAS INFAQ KAB BANYUWANGI) Konfirmasi Donasi : 0811-3025-789
BERITA12/12/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS SIAP 24 JAM UNTUK PROGRAM BANYUWANGI SEHAT: WUJUDKAN KOMITMEN LAYANAN KESEHATAN BAGI DHUAFA
BAZNAS SIAP 24 JAM UNTUK PROGRAM BANYUWANGI SEHAT: WUJUDKAN KOMITMEN LAYANAN KESEHATAN BAGI DHUAFA
BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus melayani masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan, melalui program unggulan "Banyuwangi Sehat." Komitmen ini disampaikan dalam sebuah pertemuan dengan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi baru-baru ini. Dalam acara sosialisasi dan koordinasi yang dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan dan jajaran BAZNAS, ditegaskan bahwa BAZNAS siap siaga selama 24 jam untuk mendukung kelancaran program ini. Layanan 24 Jam untuk Pasien Tidak Mampu Ketua BAZNAS Banyuwangi, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa Program Banyuwangi Sehat merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap kesehatan kaum dhuafa. "Salah satu program unggulan BAZNAS adalah Program Banyuwangi Sehat. Distribusi program ini terutama berupa akomodasi selama perawatan pasien tidak mampu," ujar beliau. "Kami siapkan tim dan layanan 24 jam. Ini adalah janji BAZNAS untuk memastikan bahwa tidak ada masyarakat Banyuwangi yang terhalang mendapatkan hak sehatnya hanya karena keterbatasan biaya." Bantuan akomodasi ini sangat vital untuk meringankan beban keluarga pasien yang harus mendampingi selama proses pengobatan di rumah sakit. BAZNAS Telah Membantu Ribuan Pengobatan Sejak diluncurkan, Program Banyuwangi Sehat telah memberikan manfaat signifikan dan membantu ribuan pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dukungan yang diberikan BAZNAS mencakup berbagai kebutuhan non-medis yang seringkali menjadi kendala besar bagi keluarga miskin. Kerja sama yang erat dengan Dinas Kesehatan dan fasilitas pelayanan publik diharapkan dapat mempermudah akses dan validasi data penerima bantuan, sehingga penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) menjadi tepat sasaran. Ajakan Peningkatan Zakat untuk Dampak Lebih Luas Mengingat tingginya kebutuhan akan layanan kesehatan dan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu, BAZNAS Banyuwangi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pengusaha, dan masyarakat umum untuk meningkatkan penyaluran ZIS mereka. Semakin besar dana ZIS yang terkumpul, semakin luas pula jangkauan dan dampak positif yang dapat diberikan BAZNAS. Kontribusi Anda melalui Zakat memiliki peran langsung dalam menyelamatkan nyawa dan menjamin kesehatan saudara-saudara kita di Banyuwangi. Masyarakat yang ingin menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah dapat mengakses informasi dan layanan melalui website resmi BAZNAS Banyuwangi atau melalui kontak resmi yang tertera. Informasi Kontak BAZNAS Banyuwangi: Telp/WA: 0811 3025 789 Website: https://kabbanyuwangi.baznas.go.id/ Media Sosial: @baznasbanyuwangi
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI TANGGUNG BIAYA DAN FASILITASI PENGOBATAN MUSTAHIK PENDERITA AMBIGUOUS GENITALIA
BAZNAS BANYUWANGI TANGGUNG BIAYA DAN FASILITASI PENGOBATAN MUSTAHIK PENDERITA AMBIGUOUS GENITALIA
Banyuwangi, 18 November 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi mustahik melalui penyerahan bantuan kesehatan yang komprehensif. Kali ini, bantuan disalurkan kepada seorang mustahik berinisial DN (15 tahun), warga dari Kecamatan Songgon, yang menderita kondisi Ambiguous Genitalia. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Kantor BAZNAS Banyuwangi, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting sebagai bentuk sinergi antarlembaga. Bantuan Mencakup Biaya Medis dan Administrasi Wakil Ketua II BAZNAS Banyuwangi Bidang Pendistribusian, Bapak H. Herman Suyitno, M.Pd.I., secara simbolis menyerahkan bantuan yang mencakup dua aspek vital: Biaya Penentuan Kromosom: Dana ini dialokasikan untuk memfasilitasi pemeriksaan genetik yang krusial dalam penentuan jenis kelamin DN sebelum tindakan medis lebih lanjut. Pelunasan Tunggakan BPJS Kesehatan: BAZNAS melunasi seluruh tunggakan iuran BPJS Kesehatan keluarga DN, memastikan kartu BPJS aktif dan dapat digunakan sebagai jaminan untuk operasi dan perawatan lanjutan. Bapak Herman Suyitno menekankan bahwa bantuan ini merupakan implementasi nyata dari dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan umat kepada BAZNAS. "Ini adalah bagian dari tugas kami untuk membantu mustahik yang membutuhkan penanganan kesehatan mendesak. Kami berharap dukungan ini memberikan harapan baru bagi DN dan keluarga. Dengan sinergi yang baik, insyaAllah DN akan mendapatkan pelayanan medis terbaik," ujar H. Herman Suyitno. Sinergi Lintas Lembaga untuk Pelayanan Maksimal Penyerahan bantuan ini disaksikan oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan dan RSUD Blambangan, menunjukkan kuatnya kolaborasi antara BAZNAS dan sektor kesehatan di Banyuwangi. Bapak Faiz Fadholi, KABID Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Banyuwangi, yang turut hadir dalam penyerahan, memberikan apresiasi. "Kami sangat menghargai gerak cepat BAZNAS Banyuwangi dalam merespons kasus ini. Kolaborasi antara Dinas Kesehatan, RSUD Blambangan, dan BAZNAS sangat penting untuk memastikan warga kurang mampu tidak terhambat mendapatkan akses kesehatan, terutama untuk kasus spesialis yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit provinsi," kata Faiz Fadholi. Sementara itu, dr. Ayyub dari RSUD Blambangan yang juga hadir, memberikan dukungan penuh terhadap rencana rujukan tersebut. BAZNAS juga melibatkan Koordinator Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Songgon dalam proses pendampingan keluarga mustahik. Rujukan ke RSUD dr. Soetomo Surabaya DN dan keluarga dijadwalkan akan diberangkatkan menuju RSUD dr. Soetomo Surabaya pada Rabu, 19 November 2025. Pemberangkatan dan mobilisasi DN ke rumah sakit rujukan di Surabaya akan difasilitasi penuh menggunakan ambulans dan pendampingan dari BAZNAS Banyuwangi. BAZNAS Banyuwangi mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan melalui penyaluran ZIS. Dengan ZIS, BAZNAS dapat terus memberikan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi bagi mustahik di Banyuwangi.
BERITA18/11/2025 | Humas BAZNAS
PENGAWASAN KINERJA, BAZNAS JATIM MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM PENDISTRIBUSIAN DI BANYUWANGI
PENGAWASAN KINERJA, BAZNAS JATIM MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM PENDISTRIBUSIAN DI BANYUWANGI
Tim Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dipimpin langsung oleh Kepala SAI, Drs. H. Slamet Hariyono, M.Si., mengadakan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu (15/11/2025). Kedatangan Tim SAI BAZNAS JATIM ini diterima hangat oleh jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Banyuwangi sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi dalam memastikan akuntabilitas penyaluran dana zakat. Kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ini bertujuan untuk memastikan bahwa program-program pendistribusian BAZNAS Provinsi Jawa Timur telah diterima oleh mustahiq dan tepat sasaran di wilayah Banyuwangi. BAZNAS Banyuwangi bersama Tim SAI BAZNAS JATIM meninjau beberapa program, meliputi: Kunjungan pertama ke Balai Ternak Wongsorejo, meninjau kelompok penerima bantuan program ternak produktif. Selanjutnya, Monev meninjau dua orang penerima Santunan Rutin Provinsi dan Santunan Dhuafa di Kecamatan Banyuwangi. Pengecekan lapangan juga dilakukan untuk program Bedah Rumah di dua lokasi berbeda: satu penerima di Rogojampi dan satu penerima di Gambiran. "Sinergi antara BAZNAS JATIM dan BAZNAS Banyuwangi ini sangat penting. Bantuan yang sudah disalurkan harus dimonev secara menyeluruh untuk mewujudkan aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI," ungkap Kepala SAI BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam pengantarnya. "Kami memastikan bahwa yang menerima bantuan ini sudah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh regulasi zakat." Beliau juga menegaskan komitmen BAZNAS JATIM untuk melakukan Monev secara merata di seluruh Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur, termasuk di daerah terpencil. "Monev kita mulai lebih awal untuk memastikan semua merata. Biarpun yang di pelosok Banyuwangi akan tetap kami datangi," tambahnya. Hasil dari Monev bersama BAZNAS Banyuwangi ini selanjutnya akan dijadikan sebagai bahan laporan untuk ditindaklanjuti dan perbaikan berkelanjutan, menjamin bahwa setiap program pendistribusian memberikan dampak maksimal kepada masyarakat Banyuwangi.
BERITA17/11/2025 | Humas BAZNAS
GIZI MUSTAHIK PULIH: 225 DAGING DAM HAJI BAZNAS RI DISALURKAN BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA DINKES & PPNI UNTUK IBU MENYUSUI, LANSIA, & STUNTING (HKN 2025)
GIZI MUSTAHIK PULIH: 225 DAGING DAM HAJI BAZNAS RI DISALURKAN BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA DINKES & PPNI UNTUK IBU MENYUSUI, LANSIA, & STUNTING (HKN 2025)
Banyuwangi – Dalam semangat kepedulian sosial dan momentum Hari Kesehatan Nasional, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu, 01 November 2025, sukses menyalurkan amanah daging olahan DAM Haji tahun 2025 dari BAZNAS RI. Sebanyak 225 paket daging olahan didistribusikan kepada para mustahik di Kecamatan Wongsorejo, menegaskan komitmen BAZNAS dalam pendistribusian zakat yang efektif dan merata. Kegiatan penyaluran ini merupakan wujud nyata sinergi program nasional dan daerah yang diperkuat dengan kolaborasi strategis bersama Dinas Kesehatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Banyuwangi. Selain daging olahan DAM Haji, mustahik juga menerima bantuan tambahan berupa minyak, telur, dan beras sebagai upaya peningkatan gizi dan ketahanan pangan keluarga. Pimpinan BAZNAS Banyuwangi Wakil 2 Bidang Pendistribusian menyatakan, "Penyaluran DAM Haji ini adalah implementasi dari Bidang Pendistribusian kami untuk memastikan amanah umat dari Tanah Suci sampai ke tangan yang berhak di Banyuwangi. Kami berharap, daging olahan yang kaya protein ini, khususnya bagi ibu menyusui dan penerima bantuan stunting, dapat menjadi asupan gizi yang sangat berarti." Sasaran utama penerima bantuan ini difokuskan pada kelompok rentan yang membutuhkan dukungan gizi dan kesehatan, meliputi ibu-ibu menyusui, penderita TBC, sasaran intervensi stunting, lansia, dan kelompok RESTI (Risiko Tinggi). Acara penyerahan dilakukan secara simbolis kepada 5 orang mustahik, dihadiri oleh: Pimpinan BAZNAS Banyuwangi Wakil 2 Bidang Pendistribusian Perwakilan Dinas Kesehatan Ketua PPNI Banyuwangi Perwakilan Kementerian Agama (KEMENAG) Banyuwangi Perwakilan Dinas Kesehatan menambahkan, "Kolaborasi ini sangat penting dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Bantuan pangan bergizi ini selaras dengan upaya kami di Bidang Kesehatan untuk menekan angka stunting, TBC, dan meningkatkan kualitas hidup kelompok RESTI di Wongsorejo. Terima kasih BAZNAS RI dan BAZNAS Banyuwangi atas peran aktifnya." Sementara itu, Perwakilan PPNI Banyuwangi menekankan, "Sebagai mitra di Bidang Keperawatan, kami mengapresiasi bantuan protein tinggi ini. Nutrisi yang baik adalah kunci pencegahan penyakit. PPNI siap mendampingi dan memberikan edukasi kesehatan kepada mustahik, terutama dalam program peningkatan gizi bagi ibu dan anak." Perwakilan KEMENAG Banyuwangi menutup, "Kegiatan ini mencerminkan fungsi zakat dan DAM sebagai instrumen syariat yang memiliki dampak sosial-ekonomi yang besar. KEMENAG di Bidang Keagamaan mendukung penuh BAZNAS dalam mengelola amanah ibadah ini secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat luas bagi umat." Melalui kegiatan ini, BAZNAS Banyuwangi berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan dan sinergi antarlembaga demi terwujudnya masyarakat Banyuwangi yang sejahtera dan sehat.
BERITA01/11/2025 | Humas BAZNAS
LATIHAN DASAR KELOMPOK MENGELOLA WARUNG KELONTONG SECARA PROFESIONAL
LATIHAN DASAR KELOMPOK MENGELOLA WARUNG KELONTONG SECARA PROFESIONAL
Banyuwangi – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program unggulan Zmart. Sebanyak puluhan mustahik penerima manfaat program ini mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) Mengelola Warung Kelontong Secara Profesional yang bertempat di Aula BAZNAS Banyuwangi. Kegiatan LDK ini merupakan bagian integral dari program Zmart, yang tidak hanya memberikan bantuan permodalan, renovasi, dan branding warung, tetapi juga fokus pada peningkatan kapasitas dan keterampilan pengelolaan bisnis bagi para mustahik. Materi yang disampaikan meliputi manajemen stok, pembukuan sederhana, pelayanan prima, hingga strategi pemasaran digital, dengan tujuan utama agar warung kelontong mustahik dapat berdaya saing dan mandiri secara ekonomi. Kata Mereka: Pentingnya Profesionalisme dan Pendampingan Wakil Ketua II BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Bapak Haji Herman Suyitno, S.Ag, M.Pd.I, menekankan pentingnya pengelolaan warung secara profesional untuk mencapai kemandirian. "Kami berharap para mustahik ini tidak hanya menerima bantuan modal, tapi juga bertransformasi menjadi wirausaha ulung. LDK ini adalah bekal awal untuk mengubah pola pikir dari sekadar berjualan menjadi mengelola bisnis yang profesional. Zakat harus mampu membawa mustahik naik kelas, bahkan kelak menjadi muzaki," ujarnya. Pendamping Zmart, Bapak Subayil, menyoroti peran pendampingan secara berkelanjutan. "Peran kami bukan hanya mendampingi, tetapi memastikan ilmu yang didapat di LDK ini diterapkan secara konsisten di warung masing-masing. Mulai dari penataan yang rapi, pencatatan yang akurat, hingga pelayanan yang ramah. Kedisiplinan adalah kunci sukses warung Zmart," jelasnya. Sementara itu, pemateri dari PT Sumber Trijaya Lestari (Aksesmu), Bapak Dani Saputra yang memberikan materi tentang digitalisasi rantai pasok dan manajemen bisnis ritel, mengungkapkan antusiasmenya. "Kolaborasi dengan BAZNAS ini sangat strategis. Melalui platform digital dan pelatihan yang terstruktur, mustahik Zmart memiliki peluang besar untuk bersaing dengan ritel modern. Kami melihat semangat tinggi dari para peserta untuk mengadopsi teknologi dan mengaplikasikan standar operasional yang profesional," pungkasnya. Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak warung-warung kelontong Zmart di Banyuwangi yang tidak hanya menjadi penyedia kebutuhan pokok masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi ikon kemandirian ekonomi umat berkat pengelolaan yang profesional dan modern.
BERITA29/10/2025 | Humas BAZNAS
PENDISTRUBUSIAN BALAI TERNAK, AMBULANCE DAN ZMART
PENDISTRUBUSIAN BALAI TERNAK, AMBULANCE DAN ZMART
Alhamduluillah, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi menerima 3 program unggulan dari BAZNAS RI. Yaitu, balai ternak Al-Hikmah, ambulace yang dipersiapkan gratis untuk masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan darurat dan Zmart. Adapun penerima manfaat balai ternak untuk 20 orang dengan pendampingan yang maksimal, dan penerima manfaat Zmart sebanyak 50 warung dengan dukungan modal, branding, dan digitalisasi rantai pasok. Program ini juga merupakan kolaborasi dengan beberapa mitra seperti PT. PNM dan PT. Sumber Trijaya Lestari (aksesmu) sebagai langkah memperkuat kemandirian perekonomian mustahik dan layanan sosial kemanusiaan. Diharapkan dengan bantuan ini bisa membawa manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Banyuwangi.
BERITA24/09/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
RAKORNAS 2025, SAIDAH SAKWAN: PROGRAM BAZNAS SEJALAN DENGAN RPJMN 2025-2029
RAKORNAS 2025, SAIDAH SAKWAN: PROGRAM BAZNAS SEJALAN DENGAN RPJMN 2025-2029
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Hj. Saidah Sakwan, MA, menegaskan program BAZNAS sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2025-2029. Menurutnya, dana sosial syariah, termasuk zakat, telah diturunkan menjadi arah kebijakan tingkat menengah. "Untuk itu kita arahkan semua ekosistem binaan kita bisa diseleraskan untuk memenuhi kebutuhan penyuksesan program prioritas pemerintah," ujar Saidah. Saidah mengatakan, dana keagamaan seperti zakat, diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah dan mendukung penanganan masalah sosial serta bencana. Pemanfaatan dana keagamaan Islam dilaksanakan sejalan dengan kebijakan pengembangan ekonomi syariah serta berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini disampaikan Saidah dalam Plenary Session “Capaian Kinerja 2020-2025 dan Isu Strategis Renstra Kedepan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan” yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (27/8/2025). Saidah juga menegaskan pentingnya membangun model pemberdayaan yang berkelanjutan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam paparannya, Saidah menyampaikan capaian BAZNAS dalam kurun 2020–2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan baik dari sisi penghimpunan maupun pendistribusian ZIS. “Zakat telah menjadi instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan dan kesenjangan. Namun, lebih dari itu, zakat harus mampu menghadirkan model pemberdayaan yang berkelanjutan agar mustahik bisa naik kelas menjadi muzaki,” ungkapnya. Saidah menjelaskan, selama periode pandemi 2021–2022, BAZNAS fokus pada program pemulihan mustahik melalui bantuan langsung, ketahanan pangan, hingga penguatan modal produktif. Sementara sejak 2023 hingga 2024, fokus diarahkan pada penguatan program pengentasan kemiskinan struktural melalui desa zakat, pengembangan ekonomi mustahik, serta dukungan kepada UMKM. “Dari pengalaman lima tahun terakhir, kita belajar bahwa distribusi konsumtif memang penting untuk kondisi darurat, tetapi pendayagunaan produktif adalah kunci bagi kemandirian mustahik. Inilah yang kita maksud dengan pemberdayaan berkelanjutan,” lanjutnya. Menurut Saidah, BAZNAS telah menargetkan proporsi ideal 50:50 antara pendistribusian konsumtif dan pendayagunaan produktif pada tahun 2026, dengan minimal 28% dana dialokasikan khusus untuk program pemberdayaan. Hal ini sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden serta RPJMN 2025–2029 yang menekankan penguatan dana sosial syariah dalam pembangunan nasional. Capaian kinerja juga menunjukkan perkembangan positif. Pada 2024, penyaluran zakat secara nasional mencapai Rp39,48 triliun, dan pada 2025 ditargetkan menembus Rp45,5 triliun. Peningkatan ini mencerminkan tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap zakat sebagai instrumen keuangan sosial yang efektif . Di sisi lain, Saidah juga menekankan pentingnya menyelaraskan seluruh gerakan zakat dengan prioritas pembangunan pemerintah. "Apa yang kita lakukan harus sejalan dengan apa yang diprioritaskan oleh Pemerintah. Alhamdulillah zakat sudah masuk dalam kebijakan nasional," jelasnya. Menurutnya, ini bukan hanya tentang kebijakan, tetapi juga tentang kontribusi terhadap target angka yang telah ditetapkan negara. Zakat, menurutnya, dipandang sangat strategis karena keterkaitannya yang erat dengan berbagai aspek pembangunan, yaitu pengentasan kemiskinan, pengembangan wilayah, pendanaan pembangunan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Posisi strategis ini mendapatkan apresiasi dari negara. "Ini membuktikan bahwa negara atau pemerintah menghargai kehadiran para amil zakat di pusat maupun di daerah," ungkap Saidah. Peran amil zakat diakui sebagai mitra pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
BERITA28/08/2025 | Humas BAZNAS Banyuwangi
BERSAMA POLRESTA BANYUWANGI, BAZNAS MENDISTRIBUSIKAN BEASISWA ANAK YATIM PIATU
BERSAMA POLRESTA BANYUWANGI, BAZNAS MENDISTRIBUSIKAN BEASISWA ANAK YATIM PIATU
Polresta Banyuwangi adalah salah satu muzakki BAZNAS yang mengajukan bantuan sekolah adik kakak yang bernama Gendis dan Genta. Gendis berusia 16 Tahun yang saat ini menduduki kelas 1 di SMAN 1 Rogojampi, sedangkan adiknya Genta berusia 14 Tahun yang saat ini menduduki kelas 1 di SMPN 1 Srono. Gendis dan Genta adalah anak yatim piatu, ayahnya meninggal pada tahun 2018 sedangkan sang ibu meninggal 7 tahun kemudian tepat di bulan ramadhan 2025. Alhamdulillah BAZNAS bersama Polresta telah mendistribusikan bantuan tersebut pada hari Jumat 23 Mei. “Kami dari BAZNAS Banyuwangi yang di titipi zakat oleh masyarakat Banyuwangi untuk mendistribusikan kepada yang berhak, salah satunya dalam program Banyuwangi Cerdas. Tidak hanya sampai disini, jika prestasi terus di pertahankan, bantuan akan terus berlanjut hingga perguruan tinggi” Ujar pimpinan bidang distribusi H.Herman Suyitno.
BERITA26/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BANTUAN SEPERANGKAT PERALATAN KERJA UNTUK BAPAK KATIMIN
BANTUAN SEPERANGKAT PERALATAN KERJA UNTUK BAPAK KATIMIN
Bantuan seperangkat peralatan kerja telah di distribusikan kepada Bapak Katimin, salah satu warga disabilitas kurang mampu di Kecamatan Genteng. Pekerjaan beliau sehari-hari tukang sol sepatu."Semoga bantuan peralatan kerja ini dapat menamnah penghasilan Bapak Katimin". ujar Wakil Ketua II Bidang Distribusi H. Herman Suyitno.
BERITA22/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
PENDISTRIBUSIAN BANTUAN AKOMODASI PENGOBATAN KANKER
PENDISTRIBUSIAN BANTUAN AKOMODASI PENGOBATAN KANKER
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan. Kali ini bantuan diberikan kepada Arofah yang berusia 51 Tahun, warga Desa Laharasem, Kecamatan Kabat. Sejak dua tahun terakhir Arofah harus rutin menjalan kemoterapi di Jember akibat penyakit kanker yang dideritanya. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II Bidang Distribusi H Herman Suyitno dan Wakil Ketua IV Bidang Administrasi H Tommy Anwar. Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban biaya transportasi dan akomodasi selama proses pengobatan Arofah. "Kami berharap bantuan ini dapat membantu Ibu Arofah agar tetap semangat dalam menjalani pengobatan. Ini adalah amanah dari para muzaki yang harus disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ujar H Herman.
BERITA15/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BANTUAN AKOMODASI ADIK BAYI DALAM PROGRAM BAZNAS BANYUWANGI SEHAT
BANTUAN AKOMODASI ADIK BAYI DALAM PROGRAM BAZNAS BANYUWANGI SEHAT
Baznas Banyuwangi menyalurkan bantuan kepada bayi yang tengah berjuang melawan penyakit hepatitis. Bayi dimaksud adalah putri dari warga Bulusan, Kecamatan Kalipuro. Bayi berusia 6 bulan tersebut dirujuk ke RSUD Dr Sutomo, Surabaya, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Menyadari kebutuhan mendesak atas biaya akomodasi, Baznas Banyuwangi segera memberikan bantuan kepada keluarga pasien sebagai bentuk kepedulian sosial. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II Baznas Banyuwangi Bidang Distribusi H Herman Suyitno. Dalam kesempatan tersebut, Herman menyampaikan bahwa kehadiran Baznas bukan hanya sebagai lembaga penyalur zakat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mendampingi masyarakat yang sedang menghadapi ujian, terutama dalam program Banyuwangi Sehat. "Ini adalah bentuk nyata kehadiran zakat dalam membantu sesama. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga bayi" pungkasnya.
BERITA08/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU AKOMODASI EKI, PENDERITA KELAINAN GENETIK YANG BEROBAT KE SOETOMO SURABAYA
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU AKOMODASI EKI, PENDERITA KELAINAN GENETIK YANG BEROBAT KE SOETOMO SURABAYA
18 Februari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama UPZ Kecamatan, serta petugas puskesmas silaturahmi ke salah satu warga kurang mampu di Kecamatan Glagah.Dalam kasus kelainan genetik yang di alami oleh Eki Febriant yang sebelumnya bernama Nur Laili Eka Febrianti, sudah dirasakan sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Eki membutuhkan pengobatan lebih lanjut untuk permasalahan genetik yang di alaminya. Kesulitan ekonomi yang di alami membuat keluarga kerap ragu untuk menjalankan pengobatan lebih lanjut di RS. Soetomo Surabaya dengan pertimbangan biaya yang harus di keluarkan untuk perjalanan dan makan saat di Surabaya. BAZNAS Banyuwangi berperan untuk menjalankan amanah para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya ke BAZNAS dengan membantu akomodasi pengobatan Eki.Semoga bantuan tersebut bermanfaat. Aamiin Yaa Rabbal Alamin ????
BERITA20/02/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ACARA TASYAKURAN DALAM MEMPERINGATI HUT BAZNAS KE-24
ACARA TASYAKURAN DALAM MEMPERINGATI HUT BAZNAS KE-24
Alhamdulillah 17 Januari 2024 BAZNAS Kabupaten Banyuwangi memperingati acara HUT BAZNAS ke-24. Acara tersebut di hadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi , Bapak Dr. H. Lukman Hakim, M.HI, Seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, perwakilan Kantor Kementrian Agama, Bapak Drs.Moh. Jali M.Pd.I, Perwakilan Kesra Pemkab Banyuwangi. Acara tasyakuran ini dibuka langsung oleh ketua BAZNAS, Bapak H. Lukman Hakim M.HI, yang diawali dengan Sholawat Nabi dan doa bersama yang khidmat untuk memohon keberkahan atas perjalanan BAZNAS selama ini. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi “Harapannya semoga BAZNAS ke depan jauh lebih baik dan kita juga bersyukur karena BAZNAS Banyuwangi kesekian kalinya sudah memperoleh penghargaan baik dari provinsi maupun RI,”. dalam sambutannya. Sementara itu perwakilan dari kementrian agama Bapak Drs. Moh. Jali M.Pd.I Juga turut memberikan apresiasi kepada BAZNAS. “Selamat hari ulang tahun BAZNAS ke-24 semoga BAZNAS Kabupaten Banyuwangi terus semakin bermanfaat, Jaya, dan memberikan berkah pada kehidupan masyarakat Banyuwangi. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS atas kerjasamanya yang sangat bermanfaat terutama untuk siswa madrasah yang orang tuanya mempunyai keterbatasan ekonomi,” Ujarnya
BERITA18/01/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MOHAMMAD AYYUN FIRDAUS MAULANA SISWA MTS MUNCAR YANG DI BANTU BAZNAS DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS
MOHAMMAD AYYUN FIRDAUS MAULANA SISWA MTS MUNCAR YANG DI BANTU BAZNAS DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS
Mohammad Ayyun Firdaus Maulana siswa MTs Muncar yang di bantu BAZNAS Dalam program Banyuwangi Cerdas. Warga Dusun Muncar Baru Rt. 02 Rw. 05 Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar ini hidup bersama orang tuanya yang bekerja sebagai buruh nelayan dengan penghasilan yang tidak menentu. Semangat untuk tetap menuntut ilmu selalu ada pada diri Ayyun, Namun , dengan penghasilan orang tua yang hanya dapat mecukupi makan sehari-hari sehingga tidak dapat mengcover kebutuhan perlengkapan sekolah anaknya.
BERITA30/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN MODAL USAHA KEPADA USWATUN HASANAH AGAR DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA YAITU ROTI BOLU
BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN MODAL USAHA KEPADA USWATUN HASANAH AGAR DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA YAITU ROTI BOLU
Hidup sendiri setelah ditinggal mati oleh suaminya, Ibu Uswatun Hasanah menanggung 2 anak yang masih TK dan SMA. Penghasilan beliau selama ini masih kurang dari cukup untuk tanggungan sekolah dan di tambah lagi merawat orang tuanya yang saat ini menderita sakit saraf. Tentu saja dengan hasil survey UPZ yang sesuai dengan keadaan sebenarnya BAZNAS Banyuwangi memberikan modal usaha agar dapat mengembangkan usahanya dan tentu menambah penghasilan setiap bulannya yaitu roti Bolu.
BERITA30/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
DENGAN BANTUAN MODAL TAMBAHAN DARI BAZNAS BERHARAP IBU MUJIATI DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA BERJUALAN MAKANAN RINGAN DAN RUJAK
DENGAN BANTUAN MODAL TAMBAHAN DARI BAZNAS BERHARAP IBU MUJIATI DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA BERJUALAN MAKANAN RINGAN DAN RUJAK
Mujiati, warga Dusun Krajan RT.01 RW.02 Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar adalah salah satu warga yang di bantu Oleh BAZNAS Banyuwangi dalam program Banyuwangi Makmur. Dengan bantuan modal tambahan dari BAZNAS berharap Ibu Mujiati dapat mengembangkan usahanya berjualan makanan ringan dan rujak. Beliau sehari-hari hidup dengan menumpang di tanah persil yang sekarang menjadi lingkungan beliau untuk berjualan. Dengan penghasilan yang tidak menentu, beliau berusaha mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan 3 orang anaknya tentu sangat berat.
BERITA30/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MARIATUN SEORANG PEDAGANG KELILING MAKANAN RINGAN/SNACK YANG DI BANTU ROMBONG  OLEH BAZNAS BANYUWANGI.
MARIATUN SEORANG PEDAGANG KELILING MAKANAN RINGAN/SNACK YANG DI BANTU ROMBONG OLEH BAZNAS BANYUWANGI.
Mariatun seorang pedagang keliling makanan ringan/snack yang di bantu peralatan usaha oleh BAZNAS Banyuwangi. Mariatun tinggal seorang diri di Dusun Krajan Desa Yosomulyo Kecamatan Gambiran. BAZNAS Banyuwangi membantu sebuah rombong karena rombong yang saat ini di gunakan sudah tidak layak lagi untuk dipakai. Sebelumnya beliau juga di bantu oleh BAZNAS sebagai penerima manfaat UMKM binaan BAZNAS.
BERITA27/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.

Lihat Daftar Rekening →