WhatsApp Icon
BAZNAS DISTRIBUSIKAN 2 TON BERAS ZAKAT FITRAH PNM BANYUWANGI

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mendistribusikan 2.052 kg beras zakat fitrah dari Permodalan Nasional Madani (PNM) Banyuwangi.

Untuk pendistribusian 2 ton lebih beras dari PNM itu, Baznas menerjunkan seluruh jajarannya, mulai  ketua, komisioner, dan staf Baznas hingga pengurus Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan.

Demi membagikan beras zakat fitrah kepada mustahik yang berhak menerimanya di sejumlah kecamatan, mereka rela bahu-membahu memanggul kantong beras.

Pada Senin siang (16/3), Pimpinan PNM Banyuwangi Sugiyati Nurul Handayani bersama karyawan PNM  diantarkan bertemu mustahik untuk membagikan beras zakat fitrah secara langsung kepada  janda lansia.

Ada sebelas janda lansia di sekitar Jalan Barong Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah yang menjadi sasaran.

Berikut ini nama sebelas janda lansia penerima zakat fitrah PNM  di Kelurahan Bakungan:

1. Saemah

2. Sampir

3. Nakeni

4. Tik Mad

5. Sari

6. Kurniyati

7. Misni

8. Temuk

9. Praptik

10. Sulastri

11. Atim Aria.

Pimpinan PNM dan karyawannya membagikan beras didampingi Ketua Baznas Dwi Yanto, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Sekretaris Baznas Santi Dewi, Staf Distribusi Muhit, dan Staf Administrasi Selly Restinalia.

Arifin, pengurus UPZ Kecamatan Glagah, yang tinggal di Jalan Barong, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah,  ikut memandu rombongan PNM dan Baznas.

 Sugiyati Nurul Handayani, Pimpinan PNM Banyuwangi mengakui, beras zakat fitrah 2 ton, 52 kg itu dikumpulkan dari 684 karyawan dan sedekah dua orang.

"Alhamdulilah terkumpul beras 2 ton lebih, yang kami percayakan pendistribusiannya kepada Baznas,"  ujar Nurul ketika serahkan zakat fitrah ke kantor Baznas pada Kamis siang (13/3).

Dwi Yanto, ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi mengaku  berterima kasih kepada Pimpinan PNM Banyuwangi, karena telah mengamanahkan pendistribusian zakat fitrahnya kepada Baznas.

 Sebelumnya, PNM  sering mempercayakan sedekahnya melalui Baznas.  Ada santunan anak yatim, bantuan operasional pengobatan, bantuan alat kesehatan, bantuan genset untuk musala, bahkan bantuan ambulans madani.

"Semoga kepercayaan PNM kepada Basnas ini juga diikuti oleh perusahaan BUMN dan BUMD di Kabupaten Banyuwangi, termasuk perusahaan swasta lainnya," pungkas Dwi. (*)

20/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BUPATI BANYUWANGI RESMIKAN PROGRAM MASJID RAMAH PEMUDIK INISIASI BAZNAS DI 13 TITIK STRATEGIS

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ibu Ipuk Fiestiandani, Secara Resmi Meluncurkan Program "Masjid Ramah Pemudik" Hasil Kolaborasi Antara BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten, Kementerian Agama, Dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Acara Peluncuran Yang Berlangsung Khidmat Ini Menjadi Penanda Dimulainya Pelayanan Prima Bagi Para Musafir Yang Melintasi Bumi Blambangan Selama Masa Mudik Lebaran.

Dalam Sambutannya, Bupati Ipuk Mengapresiasi Inisiatif BAZNAS Yang Terus Berinovasi Dalam Memberikan Layanan Sosial. "Masjid Bukan Hanya Menjadi Tempat Ibadah Secara Ritual, Namun Dengan Program Ini, Masjid Menjadi Etalase Keramahtamahan Banyuwangi Bagi Para Pejuang Keluarga Yang Sedang Menuju Kampung Halaman," Ujar Beliau.

Apresiasi Dari Kementerian Agama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Turut Menyampaikan Kebanggaannya Atas Peluncuran Program Ini. Beliau Menekankan Bahwa Inisiatif Masjid Ramah Pemudik Merupakan Yang Pertama Kalinya Diselenggarakan Secara Terpadu Dengan Melibatkan Berbagai Pihak Secara Luas Di Banyuwangi. Beliau Juga Menegaskan Bahwa Program Ini Akan Mendapatkan Dukungan Penuh Dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Karena Merupakan Program Kolaborasi Strategis Yang Diharapkan Menjadi Standar Baru Dalam Pelayanan Keagamaan Serta Sosial Di Masa Depan.

Layanan Strategis Di Jalur Mudik Program Masjid Ramah Pemudik Tahun Ini Menjangkau 13 Titik Lokasi Strategis Yang Tersebar Dari Jalur Barat Hingga Jalur Utara. BAZNAS Banyuwangi Menyiapkan Fasilitas Titik Singgah (Rest Area) Yang Nyaman, Area Parkir Luas, Serta Kapasitas Masjid Yang Memadai Untuk Menampung Pemudik Yang Ingin Beristirahat Sekaligus Menunaikan Ibadah.

Daftar Titik Lokasi Masjid:

  • Arah Barat: Masjid Nurul Huda (Kalibaru), Masjid Sabilal Muttaqin (Glenmore), Dan Masjid Baiturrohman (Genteng & Gambiran).

  • Jalur Tengah: Masjid Jami' Al Falah (Cluring), Masjid Arroyyan (Singojurruh), Masjid Besar Baitrur Rohim (Rogojampi), Serta Masjid Sahat Makkah Dan Masjid Nurul Ummah (Kabat).

  • Kota Dan Jalur Utara: Masjid Agung Baiturrahman (Banyuwangi Kota), Masjid Al Huda (Kalipuro), Serta Masjid Nurul Karim Dan Masjid Nurul Huda (Wongsorejo).

Sinergi Dan Kepedulian Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Menambahkan Bahwa Program Ini Mengusung Semangat "Tebarkan Senyum Menyambut Kebahagiaan". Pihaknya Memastikan Bahwa Kesiapan Logistik Dan Petugas Di Setiap Masjid Sudah Terkoordinasi Dengan Baik Demi Keamanan Dan Kenyamanan Bersama.

Kegiatan Launching Program Masjid Ramah Pemudik Tersebut Ditutup Dengan Peninjauan Langsung Oleh Bupati Ipuk Fiestiandani Terhadap Kesiapan Fasilitas Rest Area Di Masjid Al-Huda Bulusan, Kecamatan Kalipuro.

Bagi Masyarakat Yang Ingin Turut Serta Berbagi Kebahagiaan Bagi Para Pemudik, BAZNAS Banyuwangi Membuka Kesempatan Donasi Melalui Rekening Resmi:

  • BSI: 4000-77-888-7

  • Bank Jatim: 0021-013-499

Diharapkan Dengan Adanya Program Ini, Para Pemudik Dapat Merasakan Kehadiran BAZNAS Dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Dalam Menjaga Kelancaran Serta Keselamatan Perjalanan Mudik Mereka.

19/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BANTU LUNASI BIAYA RAWAT INAP, BAZNAS JEMPUT PASIEN DI RSUD BLAMBANGAN

Roimartin, 29 tahun, warga Jalan Ternate RT 003 RW 003 Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, akhirnya bisa tersenyum pada Sabtu siang (14/3). 

Pasalnya, selama dua hari anaknya Iliyana Dhelisa Martina, yang baru berumur 1 tahun 3 bulan, harus menjalani rawat inap di ruang perawatan  anak, Mas Alit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan. Bapak satu anak yang sehari -hari bekerja sebagai buruh lepas itu mengaku sempat bingung, karena tidak memiliki uang untuk melunasi biaya pengobatan anaknya di rumah sakit. 

Untungnya, situasi yang dialami oleh suami dari Nike Rosalinda, 23 tahun ini diketahui oleh pihak Kelurahan Lateng, sehingga dilaporkan kepada Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi. Tak butuh waktu lama, UPZ Kecamatan Banyuwangi menindaklanjuti permohonan bantuan biaya pengobatan itu dengan menghubungi Baznas Kabupaten Banyuwangi. 

Walhasil, Sabtu pagi (14/3) ambulans Madani yang merupakan hasil kolaborasi PNM dan Baznas langsung meluncur ke RSUD Blambangan. Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto bersama Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Kairurozik, Sekretaris Santi Dewi, Staf Bidang Distribusi Muhit, dan perwakilan UPZ Kecamatan Banyuwangi turut mendampingi pemulangan Iliyana. 

Setelah biaya rawat inap sebesar Rp 3.057.431 dilunasi, pasien Iliyana dengan digendong ibunya Nike Rosalinda, bisa pulang diantar ambulans Madani. Nike pun bisa bernafas lega setelah tiba di rumahnya, apalagi Baznas juga memberikan satu tas berisi paket sembako untuk dimasak. 

"Terima kasih Bupati Banyuwangi, Baznas Kabupaten Banyuwangi, dan PNM yang telah membantu biaya pengobatan dan penjemputan anak saya dari rumah sakit," kata Roimartin. 

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menegaskan bahwa Baznas akan membantu dhuafa yang membutuhkan biaya pengobatan di rumah sakit lokal maupun luar kota. "Baznas juga siap melayani penjemputan atau mengantar pasien yang membutuhkan pelayanan ambulans yang merupakan bantuan dari PNM ini," katanya. (*) 

15/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
WUJUDKAN KEPEDULIAN KESEHATAN, BAZNAS BANYUWANGI FASILITASI PENGOBATAN WARGA KE MALANG DENGAN AMBULANCE MADANI

BANYUWANGI – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi dalam melayani umat di bidang kesehatan kembali dibuktikan. Pada hari ini, BAZNAS memfasilitasi pemberangkatan Bapak Nur Hayyi, warga Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, untuk menjalani perawatan medis di RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang.

Pemberangkatan ini menggunakan Ambulance Madani BAZNAS, armada khusus yang merupakan hasil kolaborasi bantuan dari PT PNM (Permodalan Nasional Madani). Layanan ini diberikan secara gratis guna meringankan beban masyarakat yang membutuhkan transportasi medis jarak jauh.

Dukungan Pemerintah Daerah Layanan ini sejalan dengan visi Bupati Banyuwangi dalam memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga amil zakat, dan sektor swasta (CSR) menjadi pilar penting dalam penanganan masalah sosial dan kesehatan di Banyuwangi.

Menebar Manfaat dari Dana Zakat Pihak BAZNAS Banyuwangi menyatakan bahwa operasional layanan ambulans ini sepenuhnya didukung oleh dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki.

"Kami berterima kasih kepada para muzakki dan PNM yang telah mempercayakan pengelolaan dana manfaat ini kepada kami. Semoga kehadiran Ambulance Madani ini menjadi wasilah kesembuhan bagi Bapak Nur Hayyi dan banyak warga lainnya," ungkap perwakilan BAZNAS.

Saat ini, armada tersebut tengah menempuh perjalanan menuju Malang. Keluarga besar BAZNAS Banyuwangi mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Bapak Nur Hayyi agar dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat walafiat.

14/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
PERKUAT PENGELOLAAN ZIS BERBASIS MASJID, BAZNAS DAN DMI BANYUWANGI JAJAKI KOLABORASI STRATEGIS

BANYUWANGI – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi melakukan langkah proaktif dalam meningkatkan optimalisasi dana umat. Dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Drs. Dwi Yanto, MAP, jajaran pimpinan menghadiri Rapat Kerja Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Banyuwangi di Ruang Rapat Khusus DPRD Banyuwangi, Sabtu pagi (14/2/2026).

Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS, yakni Wakil Ketua I Bidang Pendistribusian Nanang Khairurozik, SHI, Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, SSos, dan Wakil Ketua IV Bidang Keadministrasian Muh Khozin, MH.

Modernisasi Manajemen Masjid

Dalam forum yang dihadiri pengurus DMI dari 25 kecamatan tersebut, Drs. Dwi Yanto mengajak DMI untuk bersinergi dalam pengumpulan dan pengelolaan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Sebagai langkah konkret, BAZNAS berencana menyelenggarakan pelatihan manajemen masjid dalam waktu dekat.

"Harapannya, angka pengumpulan zakat di Kabupaten Banyuwangi bisa meningkat berkat dukungan masjid-masjid di bawah binaan DMI. Kemudian, pendistribusiannya bisa dilakukan oleh masjid untuk membantu warga sekitar yang membutuhkan," ujar Dwi Yanto.

Sambutan Hangat dari DMI

Ketua DMI Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Fathurahman, SAg, MPdI, menyambut antusias ajakan tersebut. Menurutnya, potensi masjid sebagai pusat pengumpulan ZIS sangat besar jika dikelola dengan sistem yang terintegrasi dengan BAZNAS.

"DMI siap menjadi bagian dari gerakan BAZNAS untuk menggalakkan pengumpulan dana ZIS melalui masjid-masjid. Manfaatnya akan kembali ke jemaah dan masyarakat di sekitar masjid tersebut," ungkap Fathurahman.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi babak baru bagi kemandirian umat, di mana masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat solusi ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.

14/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

BANTUAN SEPERANGKAT PERALATAN KERJA UNTUK BAPAK KATIMIN
BANTUAN SEPERANGKAT PERALATAN KERJA UNTUK BAPAK KATIMIN
Bantuan seperangkat peralatan kerja telah di distribusikan kepada Bapak Katimin, salah satu warga disabilitas kurang mampu di Kecamatan Genteng. Pekerjaan beliau sehari-hari tukang sol sepatu."Semoga bantuan peralatan kerja ini dapat menamnah penghasilan Bapak Katimin". ujar Wakil Ketua II Bidang Distribusi H. Herman Suyitno.
BERITA22/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
PENDISTRIBUSIAN BANTUAN AKOMODASI PENGOBATAN KANKER
PENDISTRIBUSIAN BANTUAN AKOMODASI PENGOBATAN KANKER
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan. Kali ini bantuan diberikan kepada Arofah yang berusia 51 Tahun, warga Desa Laharasem, Kecamatan Kabat. Sejak dua tahun terakhir Arofah harus rutin menjalan kemoterapi di Jember akibat penyakit kanker yang dideritanya. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua II Bidang Distribusi H Herman Suyitno dan Wakil Ketua IV Bidang Administrasi H Tommy Anwar. Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban biaya transportasi dan akomodasi selama proses pengobatan Arofah. "Kami berharap bantuan ini dapat membantu Ibu Arofah agar tetap semangat dalam menjalani pengobatan. Ini adalah amanah dari para muzaki yang harus disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ujar H Herman.
BERITA15/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BANTUAN AKOMODASI ADIK BAYI DALAM PROGRAM BAZNAS BANYUWANGI SEHAT
BANTUAN AKOMODASI ADIK BAYI DALAM PROGRAM BAZNAS BANYUWANGI SEHAT
Baznas Banyuwangi menyalurkan bantuan kepada bayi yang tengah berjuang melawan penyakit hepatitis. Bayi dimaksud adalah putri dari warga Bulusan, Kecamatan Kalipuro. Bayi berusia 6 bulan tersebut dirujuk ke RSUD Dr Sutomo, Surabaya, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Menyadari kebutuhan mendesak atas biaya akomodasi, Baznas Banyuwangi segera memberikan bantuan kepada keluarga pasien sebagai bentuk kepedulian sosial. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II Baznas Banyuwangi Bidang Distribusi H Herman Suyitno. Dalam kesempatan tersebut, Herman menyampaikan bahwa kehadiran Baznas bukan hanya sebagai lembaga penyalur zakat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mendampingi masyarakat yang sedang menghadapi ujian, terutama dalam program Banyuwangi Sehat. "Ini adalah bentuk nyata kehadiran zakat dalam membantu sesama. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga bayi" pungkasnya.
BERITA08/05/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU AKOMODASI EKI, PENDERITA KELAINAN GENETIK YANG BEROBAT KE SOETOMO SURABAYA
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU AKOMODASI EKI, PENDERITA KELAINAN GENETIK YANG BEROBAT KE SOETOMO SURABAYA
18 Februari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama UPZ Kecamatan, serta petugas puskesmas silaturahmi ke salah satu warga kurang mampu di Kecamatan Glagah.Dalam kasus kelainan genetik yang di alami oleh Eki Febriant yang sebelumnya bernama Nur Laili Eka Febrianti, sudah dirasakan sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Eki membutuhkan pengobatan lebih lanjut untuk permasalahan genetik yang di alaminya. Kesulitan ekonomi yang di alami membuat keluarga kerap ragu untuk menjalankan pengobatan lebih lanjut di RS. Soetomo Surabaya dengan pertimbangan biaya yang harus di keluarkan untuk perjalanan dan makan saat di Surabaya. BAZNAS Banyuwangi berperan untuk menjalankan amanah para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya ke BAZNAS dengan membantu akomodasi pengobatan Eki.Semoga bantuan tersebut bermanfaat. Aamiin Yaa Rabbal Alamin ????
BERITA20/02/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ACARA TASYAKURAN DALAM MEMPERINGATI HUT BAZNAS KE-24
ACARA TASYAKURAN DALAM MEMPERINGATI HUT BAZNAS KE-24
Alhamdulillah 17 Januari 2024 BAZNAS Kabupaten Banyuwangi memperingati acara HUT BAZNAS ke-24. Acara tersebut di hadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi , Bapak Dr. H. Lukman Hakim, M.HI, Seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, perwakilan Kantor Kementrian Agama, Bapak Drs.Moh. Jali M.Pd.I, Perwakilan Kesra Pemkab Banyuwangi. Acara tasyakuran ini dibuka langsung oleh ketua BAZNAS, Bapak H. Lukman Hakim M.HI, yang diawali dengan Sholawat Nabi dan doa bersama yang khidmat untuk memohon keberkahan atas perjalanan BAZNAS selama ini. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi “Harapannya semoga BAZNAS ke depan jauh lebih baik dan kita juga bersyukur karena BAZNAS Banyuwangi kesekian kalinya sudah memperoleh penghargaan baik dari provinsi maupun RI,”. dalam sambutannya. Sementara itu perwakilan dari kementrian agama Bapak Drs. Moh. Jali M.Pd.I Juga turut memberikan apresiasi kepada BAZNAS. “Selamat hari ulang tahun BAZNAS ke-24 semoga BAZNAS Kabupaten Banyuwangi terus semakin bermanfaat, Jaya, dan memberikan berkah pada kehidupan masyarakat Banyuwangi. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS atas kerjasamanya yang sangat bermanfaat terutama untuk siswa madrasah yang orang tuanya mempunyai keterbatasan ekonomi,” Ujarnya
BERITA18/01/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MOHAMMAD AYYUN FIRDAUS MAULANA SISWA MTS MUNCAR YANG DI BANTU BAZNAS DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS
MOHAMMAD AYYUN FIRDAUS MAULANA SISWA MTS MUNCAR YANG DI BANTU BAZNAS DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS
Mohammad Ayyun Firdaus Maulana siswa MTs Muncar yang di bantu BAZNAS Dalam program Banyuwangi Cerdas. Warga Dusun Muncar Baru Rt. 02 Rw. 05 Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar ini hidup bersama orang tuanya yang bekerja sebagai buruh nelayan dengan penghasilan yang tidak menentu. Semangat untuk tetap menuntut ilmu selalu ada pada diri Ayyun, Namun , dengan penghasilan orang tua yang hanya dapat mecukupi makan sehari-hari sehingga tidak dapat mengcover kebutuhan perlengkapan sekolah anaknya.
BERITA30/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN MODAL USAHA KEPADA USWATUN HASANAH AGAR DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA YAITU ROTI BOLU
BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN MODAL USAHA KEPADA USWATUN HASANAH AGAR DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA YAITU ROTI BOLU
Hidup sendiri setelah ditinggal mati oleh suaminya, Ibu Uswatun Hasanah menanggung 2 anak yang masih TK dan SMA. Penghasilan beliau selama ini masih kurang dari cukup untuk tanggungan sekolah dan di tambah lagi merawat orang tuanya yang saat ini menderita sakit saraf. Tentu saja dengan hasil survey UPZ yang sesuai dengan keadaan sebenarnya BAZNAS Banyuwangi memberikan modal usaha agar dapat mengembangkan usahanya dan tentu menambah penghasilan setiap bulannya yaitu roti Bolu.
BERITA30/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
DENGAN BANTUAN MODAL TAMBAHAN DARI BAZNAS BERHARAP IBU MUJIATI DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA BERJUALAN MAKANAN RINGAN DAN RUJAK
DENGAN BANTUAN MODAL TAMBAHAN DARI BAZNAS BERHARAP IBU MUJIATI DAPAT MENGEMBANGKAN USAHANYA BERJUALAN MAKANAN RINGAN DAN RUJAK
Mujiati, warga Dusun Krajan RT.01 RW.02 Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar adalah salah satu warga yang di bantu Oleh BAZNAS Banyuwangi dalam program Banyuwangi Makmur. Dengan bantuan modal tambahan dari BAZNAS berharap Ibu Mujiati dapat mengembangkan usahanya berjualan makanan ringan dan rujak. Beliau sehari-hari hidup dengan menumpang di tanah persil yang sekarang menjadi lingkungan beliau untuk berjualan. Dengan penghasilan yang tidak menentu, beliau berusaha mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan 3 orang anaknya tentu sangat berat.
BERITA30/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MARIATUN SEORANG PEDAGANG KELILING MAKANAN RINGAN/SNACK YANG DI BANTU ROMBONG  OLEH BAZNAS BANYUWANGI.
MARIATUN SEORANG PEDAGANG KELILING MAKANAN RINGAN/SNACK YANG DI BANTU ROMBONG OLEH BAZNAS BANYUWANGI.
Mariatun seorang pedagang keliling makanan ringan/snack yang di bantu peralatan usaha oleh BAZNAS Banyuwangi. Mariatun tinggal seorang diri di Dusun Krajan Desa Yosomulyo Kecamatan Gambiran. BAZNAS Banyuwangi membantu sebuah rombong karena rombong yang saat ini di gunakan sudah tidak layak lagi untuk dipakai. Sebelumnya beliau juga di bantu oleh BAZNAS sebagai penerima manfaat UMKM binaan BAZNAS.
BERITA27/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN PERLENGKAPAN SEKOLAH UNTUK DREY
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN PERLENGKAPAN SEKOLAH UNTUK DREY
Drey Septiani bersama kedua oragtuanya tinggal numpang di rumah warga di Dusun Bulusari RT.05 RW.02 Desa Jajag Kecamatan Gambiran. BAZNAS Kabupaten Banyuwangi membantu Drey dalam program Banyuwangi Cerdas sesuai dengan hasil survey UPZ memang layak untuk di bantu berupa perlengkapan sekolah karena saat ini perlengkapan yang di pakai sudah tidak layak di gunakan. Penghasilan orang tua yang didapat dari pekerjaan sebagai buruh serabutan dan pendapatannya hanya cukup untuk makan setiap harinya.
BERITA24/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SISWA YANG LAYAK DI BANTU OLEH BAZNAS SELANJUTNYA ADALAH JUAN PUTRA FIRMANSYAH SISWA KELAS 3 SDN 5 JAJAG
SISWA YANG LAYAK DI BANTU OLEH BAZNAS SELANJUTNYA ADALAH JUAN PUTRA FIRMANSYAH SISWA KELAS 3 SDN 5 JAJAG
Siswa yang layak di bantu oleh BAZNAS selanjutnya adalah Juan Putra Firmansyah siswa kelas 3 SDN 5 Jajag. Juan tinggal bersama kedua orangtua dan seorang kakak di Dusun Bulusari RT.05 RW.02 Desa Jajag Kecamatan Gambiran. hasil dari pengamatan UPZ BAZNAS, sang ayah bekerja serabutan yang gajinya hanya dapat mencukupi kebutuhan makan sehari-hari, sedangkan ibunya hanya ibu rumahtangga.
BERITA24/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
TIDAK TAHU KEBERADAAN ORANG TUA, BAZNAS BANYUWANGI BANTU SISWA KELAS 3 SD YANG HIDUP BERSAMA KAKEKNYA YANG HANYA BEKERJA SEBAGAI BURUH
TIDAK TAHU KEBERADAAN ORANG TUA, BAZNAS BANYUWANGI BANTU SISWA KELAS 3 SD YANG HIDUP BERSAMA KAKEKNYA YANG HANYA BEKERJA SEBAGAI BURUH
Bapak dan ibunya tidak di ketahui keberadaannya, Siswa yang duduk di kelas 3 SDN 5 jajag ini dirawat oleh kakeknya. Kakeknya hanya bekerja sebagai buruh serabutan yang penghasilannya tidak menetap. Dengan hasil survey yang telah dilakukan oleh UPZ Gambiran Adam Julio membutuhkan bantuan peralatan sekolah, sang kakeh tidak dapat memenuhi kebutuhan cucunya karena penghasilan yang beliau dapat hanya cukup di gunakan untuk makan sehari-harinya. BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Gambiran terjun langsung kesekolahan adam untuk mendistribusikan perlengkapan sekolah yang di butuhkan.
BERITA24/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MELALUI UPZ GAMBIRAN BAZNAS BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN PERALATAN SEKOLAH UNTUK SISWA SDN 5 JAJAG
MELALUI UPZ GAMBIRAN BAZNAS BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN PERALATAN SEKOLAH UNTUK SISWA SDN 5 JAJAG
Melalui UPZ Gambiran BAZNAS Banyuwangi mendistriibusikan bantuan peralatan sekolah untuk sisw yang bernama Dewi Sulami Dewantri. Saat ini Dewi duduk di kelas 1 SDN 5 Jajag Kecamatan Gambiran. Tinggal bersama kedua orang tua dengan tempat tinggal masih menumpang, tidak membuat Dewi patah semangat untuk tetap sekolah. Begitupun dengan kedua orang tua yang selalu memberikan yang terbaik agar anaknya dapat sekolah walau hanya bekerja sebagai buruh serabutan.
BERITA23/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SISWA KELAS 5 SDN 5 JAJAG MENDAPATKAN BANTUAN DARI BAZNAS BANYUWANGI
SISWA KELAS 5 SDN 5 JAJAG MENDAPATKAN BANTUAN DARI BAZNAS BANYUWANGI
Muhammad Fadil Akbar adalah siswa yang kini duduk di kelas 1 SDN 5 Jajag Kecamatan Gambiran. Fadil tinggal bersama ke dua orang tua di Dusun BUlusari RT.01 RW.02 Desa Jajag Kecamatan gambiran dan bekerja sebagai buruh serabutan dengan gaji yang tidak tetap. penghasilan yang didapat dari sang ayah hanya cukup untuk makan sehari hari. Alhamdulillah dengan dana zakat yang dititipkan muzaki melalui BAZNAS Banyuwangi, Muhammad Fadil dapat sekolah dengan nyaman anpa kekawatiran orang tua dalam masalah biaya.
BERITA23/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MELALUI UPZ KECAMATAN LICIN MEMBAGI 8 SEMBAKO KEPADA JANDA DHUAFA DI MASING MASING DAERAH
BAZNAS BANYUWANGI MELALUI UPZ KECAMATAN LICIN MEMBAGI 8 SEMBAKO KEPADA JANDA DHUAFA DI MASING MASING DAERAH
BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Kecamatan Licin membagi 8 sembako kepada janda dhuafa di masing masing daerah. Sembako tersebut berisi beras, minyak, gula, teh, kopi, mie dan berbagai macam bahan sembako lainnya.
BERITA20/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
PENERIMA MANFAAT BAZNAS MELALUI PROGRAM SEMBAKO DHUAFA SELANJUTNYA ADALAH SIAMAH PENDERITA STROKE
PENERIMA MANFAAT BAZNAS MELALUI PROGRAM SEMBAKO DHUAFA SELANJUTNYA ADALAH SIAMAH PENDERITA STROKE
Penerima manfaat BAZNAS melalui program sembako dhuafa selanjutnya adalah Siamah warga Dusun Krajan RT.04/06 Desa Wringin Putih Kecamatan Muncar. Dari hasil survey yang telah dilakukan oleh tim Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS, bahwa kondisi siamah yang sudah tua harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ibu yang berumur 60 Tahun ini juga menderita sakit sroke, sehingga kebutuhan makan sehari-hari kurang. Alhamdulillah melalui UPZ Muncar, BAZNAS mendistribusikan bantuan sembako dhuafa untuk beliau, semoga bisa bermanfaat. Aamiin yaa rabbal alamin
BERITA20/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
IBU YANI TIDAK PERLU CEMAS LAGI MEMIKIRKAN AKOMODASI BEROBAT, BAZNAS BANYUWANGI SIAP MEMBANTU
IBU YANI TIDAK PERLU CEMAS LAGI MEMIKIRKAN AKOMODASI BEROBAT, BAZNAS BANYUWANGI SIAP MEMBANTU
Bu St. Yani merupakan warga Dusun Muncar RT.01 RW. 06 Desa Kedungrejo Muncar yang mendapatkan bantuan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi melalui program Banyuwangi Sehat. Bu St. Yani adalah lansia yang layak di bantu akomodasi untuk berobat karena sudah tua renta dan tidak bisa bekerja lagi. Akomodasi selalu menjadi maslah besar ketika akan berobat di rumah sakit Al-Huda Genteng, Alhamdulillah sekarang beliau tidak perlu cemas lagi untuk akomodasi saat berobat.
BERITA20/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BANTUAN DARI MUZAKKI BAZNAS UNTUK NUR HASANAH PENDERITA SAKIT LAMBUNG DAN GAGAL GINJAL
BANTUAN DARI MUZAKKI BAZNAS UNTUK NUR HASANAH PENDERITA SAKIT LAMBUNG DAN GAGAL GINJAL
Warga kurang mampu yang mendapatkan bantuan program Banyuwangi sehat dari BAZNAS di Desa Gembiritan selanjutnya adalah Nur Hasanah. Beliau saat ini sedang menderita sakit lambung dan gagal ginjal sehingga tidak bisa membantu sang suami untuk bekerja serabutan.
BERITA19/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU BIAYA AKOMODASI SAMIN YANG SAAT INI MENGALAMI SAKIT JIWA
BAZNAS BANTU BIAYA AKOMODASI SAMIN YANG SAAT INI MENGALAMI SAKIT JIWA
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi distribusikan bantuan akomodasi pengobatan Samin warga Dusun Muncar baru RT.01 Rw.03 Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar yang menurut pengamatan UPZ Muncar layak untuk di bantu. Hidup bersama ibunya dengan kondisi Samin yang sakit jiwa, membuat ketakutan orang disekitar termasuk ibunya sendiri. Kondisi samin yang sering mengamuk membuat resah warga, sehingga harus di rawat di rumah sakit jiwa daerah Licin, namun biaya untuk akomodasi tidak ada.
BERITA19/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI DISTRIBUSIKAN BANTUAN MCK UNTUK BAPAK SULEMI WARGA DESA PURWOASRI KECAMATAN TEGALDLIMO
BAZNAS BANYUWANGI DISTRIBUSIKAN BANTUAN MCK UNTUK BAPAK SULEMI WARGA DESA PURWOASRI KECAMATAN TEGALDLIMO
BAZNAS Banyuwangi mendistribusikan bantuan kepada Bapak Sulemi warga Dusun Kalisari RT.003 RW.001 Desa Purwoasri Kecamatan Tegaldlimo yang membutuhkan bantuan berupa kelengkapan kamar mandi/MCK. Saat ini beliau mengalami stroke dan tidak dapat bekerja, sedangkan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari sang istri bekerja sebagai buruh tani dengan hasil yang tidak pasti. Jika ingin BAB sekeluarga harus berjalan ke sungai yang jaraknya cukup jauh untuk di tempuh.
BERITA19/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat