WhatsApp Icon
PERINGATI HARI KESADARAN NASIONAL, BAZNAS BANTU KURSI RODA, PENGOBATAN, MODAL, DAN BEASISWA

BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi menyerahkan sejumlah bantuan usai pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Pemkab Banyuwangi pada Rabu pagi (17/6) . Secara bergiliran, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, Kapolres Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila,  perwakilan Kodim 0825, dan pejabat Forkopimda lainnya, menyerahkan bantuan tersebut.

Secara simbolis, Bupati Ipuk menyerahkan bantuan kursi roda bagi warga binaan Lapas Banyuwangi Agus Purwanto. Kursi roda itu diserahterimakan kepada Sugeng Sayogo, Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Banyuwangi. Tak berapa lama kemudian, tim Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi mengantarkan kursi roda baru ke Lapas untuk diberikan  langsung kepada Agus, yang merupakan penyandang disabilitas.

Sementara itu, Wabup Mujiono menyerahkan bantuan biaya pengobatan operasi tulang kaki dan penjemputan ambulans bagi Fatimatuz Zahra, warga Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat,  yang akan menjalani operasi tulang kaki di Solo. Sedangkan Kapolresta Rofiq menyerahkan bantuan modal kerja kepada Maya Eva Mahardika, warga Kecamatan Rogojampi.

Selain itu, tiga pelajar asal Kecamatan Rogojampi  menerima bantuan beasiswa dari Baznas. Mereka adalah Zulfa Frida yang mau masuk MTsN 10 Rogojampi; Ali Yusuf, siswa MTsN 10 Rogojampi;  dan Hasyim Azari, siswa SMPN 3 Rogojampi. Beasiswa tersebut diserahkan oleh anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila, perwakilan Kodim 0825, dan pejabat Forkopimda lainnya.

Bupati berharap, bantuan dari Baznas itu bisa bermanfaat bagi para penerimanya.

"Terima kasih kepada Baznas yang telah memberikan sejumlah bantuan pada hari ini," kata Bupati Ipuk usai menyerahkan bantuan.

Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Banyuwangi Elly Irwan Suryanto, yang mendampingi penyerahan bantuan  mengatakan, bantuan dari Baznas itu merupakan bagian dari Program Zakat Menguatkan Indonesia dan Banyuwangi. Bantuan yang diberikan ada Program Banyuwangi Sehat, yakni membantu kursi roda baru untuk warga binaan di Lapas yang kursi rodanya rusak dan bantuan biaya pengobatan. Program Banyuwangi Makmur yang  bertujuan pemberdayaan ekonomi dengan membantu modal kerja. Selain itu, Program Banyuwangi Cerdas membantu beasiswa pelajar SMP/MTs.  "Bantuan beasiswa ini diharapkan bisa membantu untuk membayar biaya sekolah," katanya. (*)

17/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANTU SANTRIWATI LUNASI BIAYA RUMAH SAKIT

BANYUWANGI-Dyva Ayu Wandira, 18 tahun, santriwati Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari bisa bernafas lega.  Pasalnya, warga Lingkungan Jajang Penatu, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi itu bisa pulang pada Kamis siang (4/6) setelah menjalani rawat inap di RSUD Blambangan.

Rombongan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi yang dipimpin ketuanya Dwi Yanto bersama Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, staf bidang distribusi Muhit, dan Ridho mendatangi RSUD Blambangan dengan membawa ambulans Madani. Bersama perwakilan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)  Kecamatan Banyuwangi Latipah, Camat Banyuwangi Andik Basuki, Sekcam Fatah Hidayat, dan Lurah Kampung Melayu Aris, tim Baznas menjemput Dyva dari ruangan rawat inapnya.

Seluruh biaya rawat inap tanggungan Dyva langsung dilunasi oleh Tim Baznas bersama UPZ Kecamatan Banyuwangi. Walhasil, Dyva bersama dua kakaknya bisa pulang ke rumahnya di Kampung Melayu.

Awalnya, Vany Ayu, kakak pasien Dyva menulis surat kepada Camat Banyuwangi dan Baznas. Pada  secarik kertas  itu, Vany dengan tulisan tangannya meminta bantuan, karena tidak mampu melunasi biaya pengobatan rawat inap adiknya di RSUD Blambangan.

Vany mengisahkan, dia menjemput adiknya dari Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari sudah dalam kondisi sakit.  Kemudian, Dyva diantarkan berobat ke RSUD Blambangan hingga terpaksa harus menjalani rawat inap.  "Ibu kami telah tiada, sedangkan ayah sudah menikah lagi dan kini tinggal di tempat lain," tuturnya.

Saat ini, lanjut Vany, Dyva memilih tinggal bersamanya ketika pulang dari pondok pesantren. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Baznas, UPZ  Kecamatan Banyuwangi,  Pak Camat dan Pak Lurah yang telah membantu kepulangan adik saya," ucapnya terbata-bata.

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan bahwa bantuan biaya pengobatan bagi Dyva itu berasal dari para muzakki yang membayarkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas. Sedangkan ambulans Madani yang dipakai menjemput Dyva adalah bantuan dari Permodalan Nasional Madani (PNM). "Berkat kepercayaan para muzakki membayarkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas,  pasien seperti Dyva bisa terbantu biaya pengobatannya yang cukup besar," katanya.

Camat Banyuwangi Andik Basuki berterima kasih kepada Baznas yang telah membantu biaya pengobatan warganya. Selanjutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk memantau kondisi kesehatan Dyva selama di rumah. "Terima kasih Baznas, warga kami bisa terbantu hari ini, tanggungan biaya rumah sakit dilunasi dan anaknya dijemput dengan ambulans Baznas," kata Andik. 

Camat Banyuwangi juga menyerahkan bantuan dua paket   sembako untuk keluarga Dyva. Bantuan spontanitas itu langsung diterima oleh kakak lelakinya saat hendak masuk  ke mobil ambulans.

04/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA CAMAT KABAT DAN KADES BARENG SALURKAN BANTUAN PENGOBATAN WARGA SAKIT KRONIS

BANYUWANGIBAZNAS Banyuwangi bergerak cepat menyalurkan bantuan biaya operasional pengobatan serta paket sembako kepada warga kurang mampu yang sedang berjuang melawan sakit kronis. Pendistribusian bantuan ini dilaksanakan secara sinergis bersama Camat Kabat dan Kepala Desa (Kades) Bareng langsung di kediaman penerima manfaat.

Langkah respons cepat ini merupakan tindak lanjut atas surat permohonan bantuan operasional berobat yang diajukan oleh Kantor Desa Bareng kepada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Pihak desa melaporkan adanya salah seorang warga dari keluarga pra-sejahtera yang sangat membutuhkan dukungan biaya akomodasi dan operasional medis.

Adapun penerima manfaat bantuan kali ini adalah Ibu Madiya (60), warga yang berdomisili di Dusun Krajan RT 003 RW 001, Desa Bareng, Kecamatan Kabat. Melalui program penanganan sosial ini, BAZNAS Banyuwangi menyerahkan bantuan dana tunai untuk operasional berobat serta paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok harian keluarganya.

Kepala Desa Bareng yang mendampingi langsung jalannya pendistribusian menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam atas kepedulian dari BAZNAS Banyuwangi.

"Puji syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Kami atas nama Pemerintah Desa Bareng dan keluarga Ibu Madiya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas respons cepat dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dan dukungan Bapak Camat Kabat. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan meringankan beban operasional berobat," ujar Kades Bareng.

Melalui program pendistribusian ini, BAZNAS Banyuwangi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi kemaslahatan umat, khususnya dalam membantu jaminan kesehatan bagi warga miskin di seluruh pelosok Kabupaten Banyuwangi. Semoga kesehatan dan keberkahan selalu menyertai para muzaki dan mustahik. Aamiin.

26/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI SALURKAN BANTUAN SEPEDA BARU UNTUK TIGA SISWA MI DI MUNCAR

BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan. Berkolaborasi dengan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Muncar, BAZNAS Banyuwangi menyalurkan bantuan berupa tiga unit sepeda baru kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Huda 1 Dusun Tegalpare, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi BAZNAS Banyuwangi, Nanang Khairurrozik, bersama Ketua UPZ Kecamatan Muncar, Anang Ma’ruf Masyhuri, serta didampingi oleh Kepala KUA Kecamatan Muncar, H. Amin Maki, di halaman madrasah.

Suasana haru sekaligus bahagia mewarnai penyerahan bantuan tersebut. Tiga siswa penerima manfaat, yaitu Gozi, Andi, dan Zahra, tidak dapat menyembunyikan rasa gembiranya saat menerima dan langsung memeluk sepeda baru yang selama ini mereka impikan.

Ringankan Beban Jarak ke Sekolah

Ketua UPZ Muncar, Anang Ma’ruf Masyhuri, menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan khusus bagi siswa yang memiliki kendala jarak tempuh dari rumah ke sekolah.

"Bantuan sepeda bagi tiga siswa yang membutuhkan ini akan meringankan beban ketika harus menempuh jarak yang jauh ke sekolah. Sepeda baru ini akan menambah semangat bagi tiga siswa penerimanya ketika berangkat sekolah," ujar Anang.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Distribusi BAZNAS Banyuwangi, Nanang Khairurrozik, memberikan apresiasi yang tinggi kepada UPZ Kecamatan Muncar atas gerak cepatnya dalam mendeteksi siswa yang membutuhkan bantuan di wilayahnya.

"BAZNAS sangat peduli kepada pelajar yang membutuhkan bantuan sepeda untuk bersekolah. Ajukan kepada BAZNAS ketika ada anak usia sekolah yang membutuhkan sepeda baru," tegas Nanang.

Ajakan Menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah

Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata bagaimana dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS dapat memberikan dampak langsung dan mengubah kehidupan mereka yang membutuhkan. Senyum bahagia dari para siswa tersebut tercipta berkat kepedulian dari para muzakki dan munfik.

Mari bersama-sama kita bentangkan lebih luas lagi jembatan kebaikan untuk anak-anak penerus bangsa. BAZNAS Banyuwangi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah terbaiknya secara resmi melalui BAZNAS. Setiap rupiah yang Anda tunaikan akan dikelola secara amanah untuk memotong rantai kemiskinan dan mendukung pendidikan anak-anak di Banyuwangi.

Bagi masyarakat yang mengetahui adanya anak usia sekolah dengan kondisi serupa di lingkungannya, dapat segera berkoordinasi dengan UPZ setempat atau langsung mengajukannya ke kantor BAZNAS Banyuwangi.

22/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI ANTARKAN LAGI RANTANG DHUAFA

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi kembali menjalankan program Rantang Dhuafa yang sempat vakum beberapa bulan. Program itu dilaunching ulang dengan menyerahkan rantang berisi makanan kepada Budi Margo Santoso, warga Dusun Sukorojo, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah pada Senin siang (4/5).

Rantang Dhuafa itu diserahkan oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurrozik didampingi Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Glagah Mohammad Arifin dan Lurah Banjarsari Sabardianto SAP.

Pria lanjut usia (Lansia) berumur 73 tahun yang menerima manfaat dari program Rantang Dhuafa itu mengaku senang mendapatkan perhatian dari Baznas Kabupaten Banyuwangi.

Penderita disabilitas sejak lahir karena penyakit folio mendera kedua kakinya itu sangat terbantu dengan adanya kiriman makanan yang dimasakkan oleh tetangganya setiap hari.

"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi dan UPZ Kecamatan Glagah yang telah membantu makanan untuk saya setiap hari melalui Program Rantang Dhuafa ini," ucap Margo dengan penuh haru.

Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurrozik mengatakan bahwa Rantang Dhuafa adalah program yang sudah lama dijalankan oleh Baznas yang kini diaktifkan kembali. Sebab, banyak dhuafa lansia yang membutuhkan bantuan makanan karena hidup seorang diri. "Semoga bantuan Rantang Dhuafa ini bisa meringankan beban hidup para dhuafa lansia di Banyuwangi. Mari para muzakki bisa ambil bagian dalam program Rantang Dhuafa ini," kata Nanang.

Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Glagah Mohammad Arifin menyatakan setuju Program Rantang Dhuafa dijalankan kembali, karena banyak dhuafa yang hidupnya bergantung kepada pemberian makanan dari tetangga atau saudaranya. Mereka adalah dhuafa yang hidupnya seorang diri, berusia lansia, dan kadang juga disabilitas.

"Program ini sangat membantu para dhuafa lansia yang hidup seorang diri di kampung-kampung dan desa-desa, seperti di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah ini," kata Arifin.

Apresiasi disampaikan  oleh Lurah Banjarsari Sabardianto terhadap Program Rantang Dhuafa yang kembali dijalankan oleh Baznas tersebut. "Terima kasih Baznas dan UPZ Kecamatan Glagah, yang kembali menghidupkan Program  Rantang Dhuafa, karena program ini menjadi wujud nyata kehadiran kita di tengah-tengah warga yang membutuhkan uluran tangan kita," kata pejabat asal Kecamatan Cluring itu.

04/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

ELFIRA LAILATUL MAGHFIROH MENDAPATKAN BEASISWA DARI BAZNAS
ELFIRA LAILATUL MAGHFIROH MENDAPATKAN BEASISWA DARI BAZNAS
Seorang pelajar dari keluarga dhuafa yang bernama Elfira Lailatul Maghfiroh, kedua orangtuanya hanya seorang buruh tani dan memiliki 4 anak yang saat ini berada di pesantren. BAZNAS Banyuwangi membantu membiayai pendidikan karena kedua orang tua berpenghasilan yang hanya bisa untuk makan sehari-hari.
BERITA09/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BASISWA ATASNAMA NOVITA ANGGRAINI DI MTS ALFATAH DESA SRAGI KECAMATAN SONGGON
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BASISWA ATASNAMA NOVITA ANGGRAINI DI MTS ALFATAH DESA SRAGI KECAMATAN SONGGON
BAZNAS Banyuwangi bantu basiswa atasnama Novita Anggraini yang saat ini duduk dibangku kelas 9 MTs Alfatah Desa Sragi Kecamatan Songgon. Kedua orang tua Novita bernama Bapak Asmadi dan Ibu Eny Sulistyowati, yang bekerja sebagai buruh tani. Dengan penghasilan bapak Yasmadi yang sangat minim, beliau tidak bisa membayarkan tanggungan Novita di sekolah karena penghasilan hanya bisa di pakai untuk kebutuhan pangan sehari-hari.
BERITA09/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
TASYA KHAILA TABINA SISWA MTS ALFATAH TERUS SEMANGAT DALAM PENDIDIKANNYA BERSAMA BAZNAS
TASYA KHAILA TABINA SISWA MTS ALFATAH TERUS SEMANGAT DALAM PENDIDIKANNYA BERSAMA BAZNAS
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi kembali membantu siswi di Kecamatan Songgon. Tasya Khaila Tabina adalah putri dari pasangan Nurhadi dan Titin Sriwahyuni yang beralamat di Dusun Kencono RT.01 RW.01 Desa Sragi Kecamatan Songgon. Saat ini Tasya duduk di kelas 9 MTs Alfatah Sragi, kedua orangtua bekerja sebagai buruh tani yang penghasilannya tidak menentu dan harus menyekolahkan ke tiga anaknya, sehingga penghasilan yang mereka dapatkan hanya cukup untuk makan sehari-harinya.
BERITA09/12/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU SEORANG JANDA MEMPERBAIKI RUMAHNYA YANG SUDAH TIDAK LAYAK HUNI
BAZNAS BANYUWANGI BANTU SEORANG JANDA MEMPERBAIKI RUMAHNYA YANG SUDAH TIDAK LAYAK HUNI
Ibu Ponijah adalah penerima manfaat BAZNAS dalam program perbaikan rumah. Beliau adalah seorang janda yang di tinggal meninggal dunia dan bekerja sebagai buruh bersih-bersih di tempat jualan bakso tetangganya. Kondisi rumah Ibu Poniah sangat memprihatinkan, berkat kepeduliah dari saudara dan tetangga, rumah beliau di renovasi. Namun siapa sangka ternyata renovasinya tidak tuntas, karena tidak ada biaya untuk meneruskannya. BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ BAZNAS yang ada di Kecamatan Tegaldlimo mendistribusikan bantuan tersebut.
BERITA29/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SANTUNAN ANAK YATIM PADA ACARA NGOPI SEPULUH EWU DI DESA KEMIREN KECAMATAN GLAGAH
SANTUNAN ANAK YATIM PADA ACARA NGOPI SEPULUH EWU DI DESA KEMIREN KECAMATAN GLAGAH
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi berikan santunan anak yatim pada acara Bupati ngantor di Desa Kemiren Kecamatan Glagah
BERITA29/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SAROJI ADALAH WARGA LINGKUNGAN KRAJAN RT.002 RW.001 KELURAHAN BANJARSARI KECAMATAN GLAGAH YANG MENERIMA MANFAAT DARI BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI.
SAROJI ADALAH WARGA LINGKUNGAN KRAJAN RT.002 RW.001 KELURAHAN BANJARSARI KECAMATAN GLAGAH YANG MENERIMA MANFAAT DARI BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI.
Saroji adalah warga Lingkungan Krajan RT.002 RW.001 Kelurahan Banjarsari Kecamatan Glagah yang menerima manfaat dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Program BAZNAS yang diterima adalah Banyuwangi Peduli dengan sub program perbaikan rumah. Akibat terjadinya konsleting listrik, rumah Pak Saroji mengalami kebakaran yang menghabisakan seluruh atap rumahnya dan alhamdulillah tidak ada korban pada kejadian ini. Untuk sementara saat ini beliau menempati rumah belakang/dapur untuk istirahat dan berkegiatan.
BERITA29/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
PENGAJUAN UNTUK MENDAPATKAN BANTUAN PEMENUHAN NUTRISI DAN PEMULIHAN GIZI ATAS NAMA VITA AURA SEPTIA WARGA DESA KETAPANG KECAMATAN KALIPURO SUDAH TERDISTRIBUSI OLEH BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI
PENGAJUAN UNTUK MENDAPATKAN BANTUAN PEMENUHAN NUTRISI DAN PEMULIHAN GIZI ATAS NAMA VITA AURA SEPTIA WARGA DESA KETAPANG KECAMATAN KALIPURO SUDAH TERDISTRIBUSI OLEH BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI
Pengajuan untuk mendapatkan bantuan pemenuhan nutrisi dan pemulihan gizi atas nama Vita Aura Septia warga Dusun Selogoro RT.03 RW.01 Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro sudah terdistribusi oleh BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Hasil survey mengatakan bahwa yang bersangkutan sangat layak untuk di bantu, Vita berasal dari keluarga yang tidak mampu, ibunya telah meninggal dunia dan Ayahnya bekerja sebagai buruh.
BERITA28/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU INDRI UNTUK MENEBUS IJAZAH MTS SUPAYA DAPAT MENGIKUTI UJIAN SMKN
BAZNAS BANYUWANGI BANTU INDRI UNTUK MENEBUS IJAZAH MTS SUPAYA DAPAT MENGIKUTI UJIAN SMKN
Indri Saputri adalah warga lingk. Kampung Baru RT.02 RW.01 yang saat ini tidak mampu untuk menebus ijazah MTS. Indri Saputri merupakan seorang putri dari keluarga yang tidak mampu, kedua orang tua bekerja di luarkota sebagai buruh serabutan dan indri hanya tinggal bersama dengan nenek dan saudaranya. dengan hasil survey yang dinyatakan layak untuk dibantu, BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Kalipuro mendistribusikan bantuan sebesar Rp.1.000.000,- untuk menebus ijazak Indri.
BERITA28/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS FASILITASI DANA SANTUNAN JAMINAN KEMATIAN MARBOT MASJID
BAZNAS FASILITASI DANA SANTUNAN JAMINAN KEMATIAN MARBOT MASJID
Pimpinan Baznas Banyuwangi bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan dana santunan jaminan kematian marbot masjid di salah satu warga Kecamatan Muncar. Dengan program BAZNAS Banyuwangi yaitu membayarkan iuran jaminan kematian kepada marbot masjid, kami menyalurkan hak kepada warga marbot masjid yang telah meninggal sejumlah Rp.42.000.000,-. "Sudah 889 marbot yang setiap bulan dibayarkan iuran santunannya oleh Baznas Kabupaten Banyuwangi. Santunan kematian ini merupakan wujud support Baznas Banyuwangi kepada para marbot atau pejuang agama Allah di masjid yang notabene mereka adalah warga duafa. Terimakasih kepada Muzakki yang selama ini sudah mempercayakan BAZNAS Banyuwangi sebagai lembaga pengelola zakat, infaq dan sedekah." Ungkap pimpinan BAZNAS bidang distribusi H. Herman Suyitno.
BERITA22/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SALAH SATU WARGA MUNCAR YANG DI BANTU OLEH BAZNAS SELANJUTNYA ADALAH IBU ARBAIYAH WARGA DUSUN STOPLAS RT.03 RW.03 DESA KEDUNGREJO MUNCAR
SALAH SATU WARGA MUNCAR YANG DI BANTU OLEH BAZNAS SELANJUTNYA ADALAH IBU ARBAIYAH WARGA DUSUN STOPLAS RT.03 RW.03 DESA KEDUNGREJO MUNCAR
Salah satu warga muncar yang di bantu oleh BAZNAS selanjutnya adalah Ibu Arbaiyah warga Dusun Stoplas RT.03 RW.03 Desa Kedungrejo Muncar. Keluarga satu ini pernah memiliki anak, namun telah meninggal dunia. Sebelumnya Ibu Arbiyam menderita sakit lambung dan selama 3 bulan kemudian menjadi sakit sroke. Sang suami hanya seorang nelayan dengan penghasilan yang tidak menentu.
BERITA22/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU IBU JUMAATI YANG  6 BULAN MENDERITA SAKIT TUMOR DAN SUDAH MENJALAR KESELURUH TUBUHNYA
BAZNAS BANYUWANGI BANTU IBU JUMAATI YANG 6 BULAN MENDERITA SAKIT TUMOR DAN SUDAH MENJALAR KESELURUH TUBUHNYA
BAZNAS Banyuwangi bantu Ibu Jumaati warga Dusun Stoplas RT.01 RW.04 Desa Kedungrejo Muncar yang 6 Bulan menderita sakit tumor dan sudah menjalar keseluruh tubuhnya. Sebelum sakit Ibu Jumaati berpenghasilan melalui jualan rujak yang beliau tekuni. Sekarang dengan kondisi beliau yang sakit, hanya bisa mengandalkan pemberian anaknya yang hanya buruh pekerja membuat estalase. Dengan hasil survey dari UPZ Kecamatan Muncar, yang Ibu Jumaati butuhkan adalah biaya akomodasi untuk pengobatan rutin yang memang harus beliau jalani.
BERITA22/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU DINI AMINATUL RIZKA SISWI SDN III SUMBERARUM KECAMATAN SONGGON DENGAN KONDISI LUMPUH KAKI
BAZNAS BANYUWANGI BANTU DINI AMINATUL RIZKA SISWI SDN III SUMBERARUM KECAMATAN SONGGON DENGAN KONDISI LUMPUH KAKI
Dini Aminatul Rizka adalah siswi SDN III Sumberarum Kecamatan Songgon dengan kondisi lumpuh kaki. Warga yang beralamat di Dusun Sumberasih RT. 04 RW 01 Desa Sumberarum kecamatan songgon ini lahir secara prematur, sehingga kondisinya tidak seperti anak-anak pada umumnya. Walaupun dengan kondisi yang kurang beruntung, Dini tetap semangat kesekolah. Orangtua Dini bekerja sebagai buruh tani, karena penghasilan yang pas-pasan sehingga tidak bisa membelikan anaknya alat bantu berdiri. BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Songgon mendistribusikan alat bantu berdiri (egrang) untuk Dini agar bisa beraktifitas lebih nyaman dari biasanya.
BERITA21/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
5 SISWA-SISWI DARI SD NEGERI 4 SERAGI DI BIAYAI OLEH BAZNAS BANYUWANGI
5 SISWA-SISWI DARI SD NEGERI 4 SERAGI DI BIAYAI OLEH BAZNAS BANYUWANGI
BAZNAS Banyuwangi membantu 5 siswa di SDN 4 Sragi di Kecamatan Songgon. Siswa-siswi yang di bantu merupakan keluarga yang kurang mampu dan penghasilan orang tua mereka hanya cukup untuk makan, bahkan orang tuanya ada yang sakit. Salah satunya adalah orang tua Muhammad Alvi Fahmi, Ayah Alvi yaitu Boyong Albiyanto, tidak dapat bekerja di karenakan limpuh total akibat terjatuh dari pohon. sedangkan ibunya hanya kerja sebagai buruh dengan penghasilan yang tidak menentu, sehingga biaya untuk anaknya sekolah tidak dapat di tanggungnya.
BERITA21/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ORANG TUA ZULFA KESUSAHAN UNTUK MEMBAYAR TANGGUNGAN SEKOLAH KARENA PENGHASILAN ORANG TUA HANYA BISA MENCUKUPI MKAN SEHARI-HARI
ORANG TUA ZULFA KESUSAHAN UNTUK MEMBAYAR TANGGUNGAN SEKOLAH KARENA PENGHASILAN ORANG TUA HANYA BISA MENCUKUPI MKAN SEHARI-HARI
BAZNAS Banyuwangi mendistribusikan bantuan biaya sekolah putri dari seorang ayah yang berpenghasilan tidak menentu, menjadi masalah tersendiri ketika di hadapkan dengan biaya sekolah anaknya. warga Dusun Stoplas RT.01 RW.02 Desa Kedung rejo Muncar memiliki seorang putri yang bernama Zulfa Tazkiyah dan saat ini bersekolah di MI Al Aislah. Orang tua Zulfa kesusahan untuk membayar tanggungan sekolah karena penghasilan orang tua hanya bisa mencukupi mkan sehari-hari.
BERITA19/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
HIDUP DENGAN ORANG TUA YANG BEKERJA SEBAGAI BURUH NELAYAN, TENTU JAUH DARI KECUKUPAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SEKOLAH SEAN. BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU BIAYA SEKOLAH DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS.
HIDUP DENGAN ORANG TUA YANG BEKERJA SEBAGAI BURUH NELAYAN, TENTU JAUH DARI KECUKUPAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SEKOLAH SEAN. BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU BIAYA SEKOLAH DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS.
Hidup dengan orang tua yang bekerja sebagai buruh nelayan, tentu jauh dari kecukupan untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya. Sean merupakan siswa MI Unggulan Al Islah yang beralamat di Dusun Krajan RT.01 RW.18 muncar yang hasil surveynya sungguh layak untuk di bantu. BAZNAS Banyuwangi membantu biaya sekolah yang tidak bisa di tanggung oleh keluarga, karena upah hasil kerja kedua orang tua hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari.
BERITA19/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU MODAL USAHA IBU SEBATANGKARA SATU INI DI ALAMAI OLEH TAMAMI WARGA DUSUN JALEN DARUNGAN
BAZNAS BANYUWANGI BANTU MODAL USAHA IBU SEBATANGKARA SATU INI DI ALAMAI OLEH TAMAMI WARGA DUSUN JALEN DARUNGAN
BAZNAS Banyuwangi bantu modal usaha Ibu sebatangkara satu ini di alamai oleh Tamami warga Dusun Jalen Darungan RT.02 RW.10 Desa Genteng Wetan Kecamatan Genteng. Saat ini beliau membutuhkan bantuan modal usaha untuk mengambangkan usaha yang sudah di jalaninya yaitu usaha kios bensin dan jualan nangka muda (tewel). Kondidi fisik beliau memiliki 1 tangan sehingga bekertapun tidak bisa maksimal.
BERITA18/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU SURAPIK YANG SAAT INI MEMBUTUHKAN BANTUAN BIAYA PENGOBATAN AKIBAT SAKIT SARAF YANG DIDERITANYA
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU SURAPIK YANG SAAT INI MEMBUTUHKAN BANTUAN BIAYA PENGOBATAN AKIBAT SAKIT SARAF YANG DIDERITANYA
Surapik membutuhkan bantuan biaya pengobatan akibat sakit saraf yang dideritanya. Beliau sakit saraf sehingga tubuhnya lumpuh sebelah yang mengakibatkan tidak dapat bekerja lagi. Warga Dusun Wadungdolah RT.001 RW.001 Desa Kaligondo Kecamatan Genteng ini di bantu oleh BAZNAS berupa biaya akomodasi pengobatan karena sudah tidak memiliki uang untuk berobat lagi.
BERITA18/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI AHMAD NASHRULLOH YANG MENGALAMI KECELAKAAN KERJA DAN MENGAKIBATKAN KAKINYA PATAH
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI AHMAD NASHRULLOH YANG MENGALAMI KECELAKAAN KERJA DAN MENGAKIBATKAN KAKINYA PATAH
BAZNAS Kabupaten bantu salah satu warga kurang mampu di Dusun Krajan I RT.003 RW.005 Desa Stail Kecamatan Genteng. Beliau adalah Ahmad Nashrulloh yang saat ini kedua kakinya patah akibat kecelakaan kerja. Ahmad bekerja sebagai supir ternak dan selama ini beliau tinggal di rumah kontrakan. Dalam kondisi kaki yang patah beliau di haruskan bolak balik ke RS Soetomo Surabaya untuk menjalani pengobatan dan di saat kontrol selanjutnya Bapak Ahmad memilih untuk tidak berangkat karena tidak memiliki biaya akomodasi. Mendengar hal ini, tim UPZ genteng melakukan survey langsung kelokasi beliau dan melihat keadaan yang sangat membutuhkan BAZNAS Banyuwangi memberikan bantuan dalam program bantuan akomodasi.
BERITA18/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN REWARD KEPADA FULLTIMER UPZ DALAM KATEGORI FULLTIMER UPZ TERINOVATIF, TERDISIPLIN, TERKOMUNIKATIF
BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN REWARD KEPADA FULLTIMER UPZ DALAM KATEGORI FULLTIMER UPZ TERINOVATIF, TERDISIPLIN, TERKOMUNIKATIF
Selain fokus membahas mengenai pengentasan kemiskinan yang menjadi program kerja Baznas, raker yang juga dihadiri oleh seluruh pimpinan Baznas ini juga diwarnai pemberian reward kepada full timer UPZ kecamatan. Terpilih 3 full timer teraktif dari Kecamatan Genteng, Kabat, dan Gambiran yang menerima piagam penghargaan. ”Harapannya, semoga ke depan semakin banyak full timer/pejuang Baznas yang semakin semangat menyukseskan program Baznas Banyuwangi,” ujar Ketua Baznas Banyuwangi Dr H Lukman Hakim MHI.
BERITA15/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ASN KEMENAG SIAP SALURKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
ASN KEMENAG SIAP SALURKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi Dr Chaeroni Hidayat MM, mengapresiasi kinerja Baznas Banyuwangi dalam sambutannya pada acara rapat kerja bersama UPZ Kecamatan yang dilaksanakan kemarin 14 November 2024 bertempat di hotel Aston Banyuwangi. Dalam pembahasan mengenai pengentasan kemiskinan yang menjadi program BAZNAS, beliau menyatakan bahwa semua pegawai aparatur sipil negara (ASN), baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), seratus persen siap menyalurkan zakat melalui Baznas.
BERITA15/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.

Lihat Daftar Rekening →