WhatsApp Icon
BAZNAS BANYUWANGI BANTU PENJEMPUTAN JENAZAH DARI RSPAL DR RAMELAN SURABAYA

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi memberikan bantuan pelayanan penjemputan jenazah dari RSPAL dr Ramelan Surabaya. 

Kali ini, mobil ambulans Madani yang merupakan sumbangan dari Permodalan Nasional Madani (PNM) kepada Baznas itu menjemput jenazah Indra Wulandari, 54 tahun, warga Lingkungan Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi. 

Almarhumah sempat menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr Ramelan Surabaya sebelum menghembuskan nafas terakhirnya. 

Mobil ambulans yang dikemudikan Akhdan Maulana itu berangkat dari Banyuwangi menuju Surabaya pada Rabu siang (29/4). 

Pada pukul 19.00 WIB, mobil ambulans baru tiba di RSPAL dr Ramelan Surabaya setelah sempat terjebak kemacetan panjang di Jalan Ahmad Yani Surabaya, karena dampak aksi demo besar-besaran sopir logistik se Jawa Timur di Kota Surabaya. 

Setelah melalui perjalanan panjang sejauh 300 km lebih, akhirnya mobil ambulans tiba di rumah duka pada Kamis dini hari pukul 01.45 WIB. 

Putra almarhumah Dio Mahendra yang turut mendampingi jenazah ibunya di mobil ambulans selama perjalanan dari Surabaya ke Banyuwangi mengaku sangat terbantu atas pelayanan bantuan penjemputan dari Baznas tersebut. 

"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi, PNM, dan Bupati Banyuwangi, yang telah membantu penjemputan jenazah ibu saya dari Surabaya," ucap Dio. 

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto yang melayat di rumah duka bersama Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Khoirurozik pada Kamis pagi (30/4) mengatakan bahwa Baznas berkomitmen untuk membantu warga yang membutuhkan pelayanan ambulans, baik mengantar atau menjemput di dalam kota maupun luar kota. 

"Mari dimanfaatkan ambulans Madani yang merupakan sumbangan dari PNM ini, untuk meringankan beban bagi keluarga pasien yang membutuhkan alat transportasi darurat," katanya.(*) 

 

01/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI SALURKAN BEASISWA PENDIDIKAN UNTUK 20 SISWA SMP

BANYUWANGI – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi Dalam Mendukung Sektor Pendidikan Kembali Diwujudkan Melalui Penyaluran Beasiswa. Sebanyak 20 Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Menerima Bantuan Dana Pendidikan Yang Diserahkan Langsung Di Sekolah Masing-Masing Pada Rabu Pagi (29/4).

Penyerahan Beasiswa Ini Dipimpin Oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi, Nanang Khoirurozik, Didampingi Oleh Sekretaris Santi Dewi Dan Staf Bidang Distribusi Abdul Muhyi. Raut Wajah Bahagia Terpancar Dari Para Siswa Saat Menerima Dukungan Tersebut Di Hadapan Para Guru Pembina.

"Semoga Bantuan Beasiswa Pendidikan Dari Baznas Kabupaten Banyuwangi Ini Bisa Bermanfaat Membantu Biaya Pendidikan Adik-Adik Di Sekolah," Ujar Nanang Saat Memberikan Arahan Di Sela-Sela Penyerahan.

Dukungan Ini Merupakan Hasil Dari Sinergi Dan Kepercayaan Para Muzakki, Termasuk Para Guru Dan Tenaga Pendidik Di Lingkungan Sekolah Terkait Yang Rutin Menunaikan Zakat Melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi. Dana Yang Terkumpul Dikembalikan Untuk Membantu Siswa-Siswi Yang Membutuhkan Di Lingkungan Sekolah Tersebut.

Adapun 20 Penerima Manfaat Tersebut Tersebar Di Empat Sekolah, Yaitu:

  • SMPN 1 Banyuwangi: Gita Martin Ariani, Jasmin Felina Putri, M. Rizqi Alfian Fauzi, Muhammad Hoirol Anam, Dan Novi Riski Amalia.

  • SMPN 2 Banyuwangi: Karasya, Rahmad Sawi Rahmadan, Verren Radinka Dela Nira, Yuda Hari Pamungkas, Dan Zulfa Fatulmayus Zahra.

  • SMPN 3 Banyuwangi: Ahmad Efendi, Moh Fauzi Khoirullah, Rayyan Al-Zaidan Putra Kurnia, Satria Bintang Pamungkas, Dan Satya Cinta Kalenka.

  • SMPN 4 Banyuwangi: Jihan Utami, Rama Indah Sanca, Sabilla Azzahra Putri Yanda, Salsa Putri Lestari, Dan Humaidah Sahrotun Nisa.

Setiap Siswa Menerima Bantuan Tunai Sebesar Rp 750 Ribu. Sebagai Bentuk Apresiasi, Para Siswa Bersama-Sama Mengungkapkan Rasa Syukur Atas Perhatian Yang Diberikan. "Terima Kasih Baznas Kabupaten Banyuwangi!" Seru Rizqi Alfian, Salah Satu Penerima Dari SMPN 1 Banyuwangi.

29/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI BANTU PENJEMPUTAN JENAZAH TKW MALAYSIA DARI BANDARA JUANDA

BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi membantu kepulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia di Malaysia.

Tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi itu bernama Jumila, usia 53 tahun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan bahwa TKW tersebut  meninggal dunia karena menderita sakit keras.

Jenazah Jumila diterbangkan dari Malaysia pada Senin pagi (27/4) dan tiba di Bandara Juanda Sidoarjo pada Senin siang.

Selanjutnya peti jenazah Jumila diangkut dengan ambulans yang didatangkan dari Banyuwangi.

Ambulans bantuan dari Baznas Kabupaten Banyuwangi inilah yang mengantar kepulangan jenazah Jumila ke rumah duka di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

Mobil ambulans tiba di depan gang masuk menuju rumah duka pada pukul 17.10 WIB.

 Suasana haru langsung pecah ketika peti jenazah dikeluarkan dari mobil ambulans.

Sontak keluarga almarhumah dan warga yang sudah berkumpul menunggu kedatangan mobil ambulans di tepi jalan pun langsung mendekat mengerumuni saat pintu ambulans dibuka.

Hujan deras yang menyambut kedatangan jenazah Jumila pun tak menghalangi warga untuk bahu-membahu menggotong peti jenazah menuju rumah duka melewati gang sempit.

Saat peti jenazah disemayamkan di rumah duka bersamaan terdengar suara adzan maghrib berkumandang dari pengeras suara masjid di dekat rumah tersebut.

Petugas ambulans langsung melakukan serah terima peti jenazah kepada keluarga almarhumah disaksikan pejabat terkait dari perwakilan desa, kecamatan, dan Disnaker.

Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurozik menyerahkan uang duka kepada keluarga almarhumah, yang diwakili oleh M. Ramadhani, putra dari TKW tersebut.

"Kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya almarhum Ibu Jumila, semoga husnul khotimah. Mohon uang duka dari Baznas ini diterima, semoga bisa memberikan manfaat bagi keluarga yang ditinggalkan," kata Nanang saat menyerahkan amplop berwarna putih kepada putra almarhumah.

M. Ramadhani mengaku berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan jenazah ibunya ke Muncar, terutama kepada Baznas dan UPZ Kecamatan Muncar yang telah membantu ambulans untuk penjemputan di Bandara Juanda Sidoarjo.

"Terima kasih kepada Baznas Banyuwangi dan UPZ Kecamatan Muncar yang telah membantu penjemputan jenazah ibu saya," ucap Ramadhani.

Saat penjemputan jenazah TKW asal Muncar itu, mobil operasional Baznas Kabupaten Banyuwangi sempat mengiringi di belakang mobil ambulans dari pertigaan Pasar Srono hingga Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

Selain Nanang, rombongan Baznas terdiri dari Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Sekretaris Santi Dewi, dan Staf Bidang Distribusi Muhit.

Beberapa orang pengurus Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Muncar juga hadir di rumah duka. 

28/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI SERAHKAN BEASISWA BAGI 32 SISWA SMA SEDERAJAT DAN MAHASISWA

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi membagikan beasiswa pendidikan dari Baznas Provinsi Jawa Timur kepada 32 siswa SMA/SMK/MA dan mahasiswa perguruan tinggi swasta lokal di kantor Baznas Kabupaten Banyuwangi pada Rabu sore (22/4).

Beasiswa pendidikan itu diberikan kepada 20 siswa SMA/SMK/MA dan 12 mahasiswa perguruan tinggi swasta di Banyuwangi.

Wakil Ketua III Baznas Provinsi Jawa Timur Muhammad Zakki, Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat, serta Kasi Zakat dan Wakaf Kemenag Fathurahman hadir dalam acara penyerahan beasiswa tersebut.

Berikut ini daftar 20 siswa SMA/SMK/MA yang menerima beasiswa pendidikan dari Baznas Provinsi Jawa Timur :

1. Faisal Albukhori, SMKS Muhammadiyah 1 Genteng

2.Dicky Ramadhan, SMKS Muhammadiyah 1 Genteng

3. Soni Abdul Hamid, SMKS Muhammadiyah 1 Genteng

4. Anaya Putri Soliha, MAN 1

5. Fiqria Minana, MAN 1

6. Kayla Almira MK, MAN 1

7. Amelia Putri, MAN 2

8. Cicilia Monica Sahra, MAN 2

9.Evelina Saufika Nadzmi, MAN 2

10. Tian Agung Prasetyo, MAN 3

11. Alfin Zamzama NS, MAN 3

12. Karisa Tri Andini, MAN 3

13. Ahmad Chafi Dhonnas, MAN 4

14. Mohammad Reza Fatoni, MAN 4

15. Rayyana Arif Saifitri, MAN 4

16. Muhammad Farhan, SMAN 1 Glagah

17. Moch Khoirun Ni'am, MA Al-Aqsho Cluring

18. Nopita Ayu, MA Nurul Khoiroh Kalipuro

19. Rohman Maulana, SMA Ibrahimy Wongsorejo

20. Safika Qurroti Uyun, SMA, Ibrahimy Wongsorejo.

Ada pun 12 nama mahasiswa penerima beasiswa sebagai berikut:

1. Moh Danil Fatoni, Universitas Islam Ibrahimy Genteng

2. Jamlatus Zuhra, Universitas Bakti Indonesia Cluring

3. Nurul Hadi, Universitas Bakti Indonesia Cluring

4.  Rosidatul Aliyah, Universitas Bakti Indonesia Cluring

5. Dwi Novia Rahmawati, Universitas PGRI Banyuwangi

6. Rima Tri Habsari, Universitas PGRI Banyuwangi

7. Pinanggih Kuncoro Jati, Universitas PGRI Banyuwangi

8. Joko Prasetyo, Universitas PGRI Banyuwangi

9. Ulfa Nur Afkarina, Universitas PGRI Banyuwangi

10. Qomariyatul Wardaniya, Universitas Islam Cordoba

11. Moh Wadiqun Najmus, Universitas Islam Cordoba

12. Isma Idrorun Niam, Universitas Islam Cordoba.

Wakil Ketua III Baznas Provinsi Jawa Timur Muhammad Zakki mengatakan, Banyuwangi adalah satu-satunya kabupaten yang penerima beasiswanya terbanyak.

Baznas Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan beasiswa pendidikan kepada siswa SMA/SMK/MA yang kurang mampu secara finansial.

"Untuk mahasiswa diberikan beasiswa dari program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) sampai yang bersangkutan diwisuda," katanya.

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menambahkan, pada tahun 2026 Kabupaten Banyuwangi mendapatkan jatah  beasiswa dari Baznas Provinsi Jawa Timur sebanyak 32 orang.

"Alhamdulillah tahun ini, Baznas Provinsi Jawa Timur melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi menyalurkan beasiswa bagi 20 siswa SMA sederajat dan 12 mahasiswa perguruan tinggi swasta lokal di Banyuwangi," kata Dwi.

Sementara itu, Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat berharap, beasiswa pendidikan dari Baznas itu bisa memacu semangat belajar bagi para penerima manfaatnya.

"Semoga anak-anak yang hari ini menerima beasiswa dari Baznas ini, kelak menjadi orang sukses, sehingga bisa menjadi muzakki yang memberikan beasiswa," ujarnya.

23/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
PISAH KENAL, KOMISIONER BAZNAS BANYUWANGI SIAP MELANJUTKAN PROGRAM PERIODE SEBELUMNYA

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mengadakan acara pisah kenal untuk komisioner periode tahun 2020-2025 dengan komisioner  periode tahun 2026-2031 di kantornya  Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 108 Banyuwangi pada Rabu (8/4).

Ada tiga personil komisioner lama yang hadir melakukan perpisahan dan  perkenalan dengan komisioner baru dan perwakilan Unit Pengumpulan Kecamatan (UPZ) kecamatan.

Ketiga komisioner lama periode tahun 2020-2025 adalah Ketua Lukman Hakim, Wakil Ketua Bidang Administrasi dan Pengumpulan Tommy Anwar, dan Wakil Ketua Bidang Distribusi dan Keuangan Suherman Suyitno. Sedangkan komisioner baru periode tahun 2026-2031 adalah Ketua Dwi Yanto, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Khairurozik, Wakil Ketua Bidang Administrasi Muh Khozin, dan Wakil Ketua Bidang Keuangan Lukman Hadi.

Acara pisah kenal yang berlangsung khidmat itu dihadiri oleh  27 koordinator UPZ, Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat, dan perwakikan Bagian Kesra Setda Banyuwangi.

Dalam kata sambutan perpisahannya, Ketua Baznas periode tahun 2020-2025, Lukman Hakim meminta komisioner Baznas yang baru mau melaksanakan program secara  sustainable. "Harus berkelanjutan, meski Baznas berganti  komisionernya," kata Rektor Uniib itu.

Hal itu didukung oleh Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat, yang menambahkan, meski melanjutkan program lama, tetapi komisioner Baznas memiliki semangat baru. Terima kasih atas perjuangan komisioner Baznas lama yang akan dikembangkan dan disempurnakan oleh komisioner yang baru. "Kemenag mendukung Baznas 100 persen," tegasnya.

Dalam kata sambutannya, Ketua Baznas periode tahun 2026-2031 Dwi Yanto mengaku siap melanjutkan program komisioner yang lama. "Kami siap melanjutkan program Baznas sebelumnya, bahkan akan mengembangkannya," katanya.

Saat menyampaikan kesan dan pesan, Koordinator UPZ Kecamatan Songgon Suparno berterima kasih kepada komisioner lama atas kerjasama yang baik. "Mudah-mudahan yang baru bisa meneruskan perjuangan," ujarnya.

Di akhir acara pisah kenal, ketua Baznas lama menyerahkan berkas laporan keuangan. Disambut oleh ketua Baznas yang  baru dengan memberikan tali asih kepada komisioner lama. Acara pisah kenal diakhiri ramah tamah makan siang bersama dengan penuh keakraban.

09/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

SAROJI ADALAH WARGA LINGKUNGAN KRAJAN RT.002 RW.001 KELURAHAN BANJARSARI KECAMATAN GLAGAH YANG MENERIMA MANFAAT DARI BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI.
SAROJI ADALAH WARGA LINGKUNGAN KRAJAN RT.002 RW.001 KELURAHAN BANJARSARI KECAMATAN GLAGAH YANG MENERIMA MANFAAT DARI BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI.
Saroji adalah warga Lingkungan Krajan RT.002 RW.001 Kelurahan Banjarsari Kecamatan Glagah yang menerima manfaat dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Program BAZNAS yang diterima adalah Banyuwangi Peduli dengan sub program perbaikan rumah. Akibat terjadinya konsleting listrik, rumah Pak Saroji mengalami kebakaran yang menghabisakan seluruh atap rumahnya dan alhamdulillah tidak ada korban pada kejadian ini. Untuk sementara saat ini beliau menempati rumah belakang/dapur untuk istirahat dan berkegiatan.
BERITA29/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
PENGAJUAN UNTUK MENDAPATKAN BANTUAN PEMENUHAN NUTRISI DAN PEMULIHAN GIZI ATAS NAMA VITA AURA SEPTIA WARGA DESA KETAPANG KECAMATAN KALIPURO SUDAH TERDISTRIBUSI OLEH BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI
PENGAJUAN UNTUK MENDAPATKAN BANTUAN PEMENUHAN NUTRISI DAN PEMULIHAN GIZI ATAS NAMA VITA AURA SEPTIA WARGA DESA KETAPANG KECAMATAN KALIPURO SUDAH TERDISTRIBUSI OLEH BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI
Pengajuan untuk mendapatkan bantuan pemenuhan nutrisi dan pemulihan gizi atas nama Vita Aura Septia warga Dusun Selogoro RT.03 RW.01 Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro sudah terdistribusi oleh BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Hasil survey mengatakan bahwa yang bersangkutan sangat layak untuk di bantu, Vita berasal dari keluarga yang tidak mampu, ibunya telah meninggal dunia dan Ayahnya bekerja sebagai buruh.
BERITA28/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU INDRI UNTUK MENEBUS IJAZAH MTS SUPAYA DAPAT MENGIKUTI UJIAN SMKN
BAZNAS BANYUWANGI BANTU INDRI UNTUK MENEBUS IJAZAH MTS SUPAYA DAPAT MENGIKUTI UJIAN SMKN
Indri Saputri adalah warga lingk. Kampung Baru RT.02 RW.01 yang saat ini tidak mampu untuk menebus ijazah MTS. Indri Saputri merupakan seorang putri dari keluarga yang tidak mampu, kedua orang tua bekerja di luarkota sebagai buruh serabutan dan indri hanya tinggal bersama dengan nenek dan saudaranya. dengan hasil survey yang dinyatakan layak untuk dibantu, BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Kalipuro mendistribusikan bantuan sebesar Rp.1.000.000,- untuk menebus ijazak Indri.
BERITA28/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS FASILITASI DANA SANTUNAN JAMINAN KEMATIAN MARBOT MASJID
BAZNAS FASILITASI DANA SANTUNAN JAMINAN KEMATIAN MARBOT MASJID
Pimpinan Baznas Banyuwangi bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan dana santunan jaminan kematian marbot masjid di salah satu warga Kecamatan Muncar. Dengan program BAZNAS Banyuwangi yaitu membayarkan iuran jaminan kematian kepada marbot masjid, kami menyalurkan hak kepada warga marbot masjid yang telah meninggal sejumlah Rp.42.000.000,-. "Sudah 889 marbot yang setiap bulan dibayarkan iuran santunannya oleh Baznas Kabupaten Banyuwangi. Santunan kematian ini merupakan wujud support Baznas Banyuwangi kepada para marbot atau pejuang agama Allah di masjid yang notabene mereka adalah warga duafa. Terimakasih kepada Muzakki yang selama ini sudah mempercayakan BAZNAS Banyuwangi sebagai lembaga pengelola zakat, infaq dan sedekah." Ungkap pimpinan BAZNAS bidang distribusi H. Herman Suyitno.
BERITA22/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SALAH SATU WARGA MUNCAR YANG DI BANTU OLEH BAZNAS SELANJUTNYA ADALAH IBU ARBAIYAH WARGA DUSUN STOPLAS RT.03 RW.03 DESA KEDUNGREJO MUNCAR
SALAH SATU WARGA MUNCAR YANG DI BANTU OLEH BAZNAS SELANJUTNYA ADALAH IBU ARBAIYAH WARGA DUSUN STOPLAS RT.03 RW.03 DESA KEDUNGREJO MUNCAR
Salah satu warga muncar yang di bantu oleh BAZNAS selanjutnya adalah Ibu Arbaiyah warga Dusun Stoplas RT.03 RW.03 Desa Kedungrejo Muncar. Keluarga satu ini pernah memiliki anak, namun telah meninggal dunia. Sebelumnya Ibu Arbiyam menderita sakit lambung dan selama 3 bulan kemudian menjadi sakit sroke. Sang suami hanya seorang nelayan dengan penghasilan yang tidak menentu.
BERITA22/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU IBU JUMAATI YANG  6 BULAN MENDERITA SAKIT TUMOR DAN SUDAH MENJALAR KESELURUH TUBUHNYA
BAZNAS BANYUWANGI BANTU IBU JUMAATI YANG 6 BULAN MENDERITA SAKIT TUMOR DAN SUDAH MENJALAR KESELURUH TUBUHNYA
BAZNAS Banyuwangi bantu Ibu Jumaati warga Dusun Stoplas RT.01 RW.04 Desa Kedungrejo Muncar yang 6 Bulan menderita sakit tumor dan sudah menjalar keseluruh tubuhnya. Sebelum sakit Ibu Jumaati berpenghasilan melalui jualan rujak yang beliau tekuni. Sekarang dengan kondisi beliau yang sakit, hanya bisa mengandalkan pemberian anaknya yang hanya buruh pekerja membuat estalase. Dengan hasil survey dari UPZ Kecamatan Muncar, yang Ibu Jumaati butuhkan adalah biaya akomodasi untuk pengobatan rutin yang memang harus beliau jalani.
BERITA22/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU DINI AMINATUL RIZKA SISWI SDN III SUMBERARUM KECAMATAN SONGGON DENGAN KONDISI LUMPUH KAKI
BAZNAS BANYUWANGI BANTU DINI AMINATUL RIZKA SISWI SDN III SUMBERARUM KECAMATAN SONGGON DENGAN KONDISI LUMPUH KAKI
Dini Aminatul Rizka adalah siswi SDN III Sumberarum Kecamatan Songgon dengan kondisi lumpuh kaki. Warga yang beralamat di Dusun Sumberasih RT. 04 RW 01 Desa Sumberarum kecamatan songgon ini lahir secara prematur, sehingga kondisinya tidak seperti anak-anak pada umumnya. Walaupun dengan kondisi yang kurang beruntung, Dini tetap semangat kesekolah. Orangtua Dini bekerja sebagai buruh tani, karena penghasilan yang pas-pasan sehingga tidak bisa membelikan anaknya alat bantu berdiri. BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Songgon mendistribusikan alat bantu berdiri (egrang) untuk Dini agar bisa beraktifitas lebih nyaman dari biasanya.
BERITA21/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
5 SISWA-SISWI DARI SD NEGERI 4 SERAGI DI BIAYAI OLEH BAZNAS BANYUWANGI
5 SISWA-SISWI DARI SD NEGERI 4 SERAGI DI BIAYAI OLEH BAZNAS BANYUWANGI
BAZNAS Banyuwangi membantu 5 siswa di SDN 4 Sragi di Kecamatan Songgon. Siswa-siswi yang di bantu merupakan keluarga yang kurang mampu dan penghasilan orang tua mereka hanya cukup untuk makan, bahkan orang tuanya ada yang sakit. Salah satunya adalah orang tua Muhammad Alvi Fahmi, Ayah Alvi yaitu Boyong Albiyanto, tidak dapat bekerja di karenakan limpuh total akibat terjatuh dari pohon. sedangkan ibunya hanya kerja sebagai buruh dengan penghasilan yang tidak menentu, sehingga biaya untuk anaknya sekolah tidak dapat di tanggungnya.
BERITA21/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ORANG TUA ZULFA KESUSAHAN UNTUK MEMBAYAR TANGGUNGAN SEKOLAH KARENA PENGHASILAN ORANG TUA HANYA BISA MENCUKUPI MKAN SEHARI-HARI
ORANG TUA ZULFA KESUSAHAN UNTUK MEMBAYAR TANGGUNGAN SEKOLAH KARENA PENGHASILAN ORANG TUA HANYA BISA MENCUKUPI MKAN SEHARI-HARI
BAZNAS Banyuwangi mendistribusikan bantuan biaya sekolah putri dari seorang ayah yang berpenghasilan tidak menentu, menjadi masalah tersendiri ketika di hadapkan dengan biaya sekolah anaknya. warga Dusun Stoplas RT.01 RW.02 Desa Kedung rejo Muncar memiliki seorang putri yang bernama Zulfa Tazkiyah dan saat ini bersekolah di MI Al Aislah. Orang tua Zulfa kesusahan untuk membayar tanggungan sekolah karena penghasilan orang tua hanya bisa mencukupi mkan sehari-hari.
BERITA19/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
HIDUP DENGAN ORANG TUA YANG BEKERJA SEBAGAI BURUH NELAYAN, TENTU JAUH DARI KECUKUPAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SEKOLAH SEAN. BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU BIAYA SEKOLAH DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS.
HIDUP DENGAN ORANG TUA YANG BEKERJA SEBAGAI BURUH NELAYAN, TENTU JAUH DARI KECUKUPAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SEKOLAH SEAN. BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU BIAYA SEKOLAH DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS.
Hidup dengan orang tua yang bekerja sebagai buruh nelayan, tentu jauh dari kecukupan untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya. Sean merupakan siswa MI Unggulan Al Islah yang beralamat di Dusun Krajan RT.01 RW.18 muncar yang hasil surveynya sungguh layak untuk di bantu. BAZNAS Banyuwangi membantu biaya sekolah yang tidak bisa di tanggung oleh keluarga, karena upah hasil kerja kedua orang tua hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari.
BERITA19/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU MODAL USAHA IBU SEBATANGKARA SATU INI DI ALAMAI OLEH TAMAMI WARGA DUSUN JALEN DARUNGAN
BAZNAS BANYUWANGI BANTU MODAL USAHA IBU SEBATANGKARA SATU INI DI ALAMAI OLEH TAMAMI WARGA DUSUN JALEN DARUNGAN
BAZNAS Banyuwangi bantu modal usaha Ibu sebatangkara satu ini di alamai oleh Tamami warga Dusun Jalen Darungan RT.02 RW.10 Desa Genteng Wetan Kecamatan Genteng. Saat ini beliau membutuhkan bantuan modal usaha untuk mengambangkan usaha yang sudah di jalaninya yaitu usaha kios bensin dan jualan nangka muda (tewel). Kondidi fisik beliau memiliki 1 tangan sehingga bekertapun tidak bisa maksimal.
BERITA18/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU SURAPIK YANG SAAT INI MEMBUTUHKAN BANTUAN BIAYA PENGOBATAN AKIBAT SAKIT SARAF YANG DIDERITANYA
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU SURAPIK YANG SAAT INI MEMBUTUHKAN BANTUAN BIAYA PENGOBATAN AKIBAT SAKIT SARAF YANG DIDERITANYA
Surapik membutuhkan bantuan biaya pengobatan akibat sakit saraf yang dideritanya. Beliau sakit saraf sehingga tubuhnya lumpuh sebelah yang mengakibatkan tidak dapat bekerja lagi. Warga Dusun Wadungdolah RT.001 RW.001 Desa Kaligondo Kecamatan Genteng ini di bantu oleh BAZNAS berupa biaya akomodasi pengobatan karena sudah tidak memiliki uang untuk berobat lagi.
BERITA18/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI AHMAD NASHRULLOH YANG MENGALAMI KECELAKAAN KERJA DAN MENGAKIBATKAN KAKINYA PATAH
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI AHMAD NASHRULLOH YANG MENGALAMI KECELAKAAN KERJA DAN MENGAKIBATKAN KAKINYA PATAH
BAZNAS Kabupaten bantu salah satu warga kurang mampu di Dusun Krajan I RT.003 RW.005 Desa Stail Kecamatan Genteng. Beliau adalah Ahmad Nashrulloh yang saat ini kedua kakinya patah akibat kecelakaan kerja. Ahmad bekerja sebagai supir ternak dan selama ini beliau tinggal di rumah kontrakan. Dalam kondisi kaki yang patah beliau di haruskan bolak balik ke RS Soetomo Surabaya untuk menjalani pengobatan dan di saat kontrol selanjutnya Bapak Ahmad memilih untuk tidak berangkat karena tidak memiliki biaya akomodasi. Mendengar hal ini, tim UPZ genteng melakukan survey langsung kelokasi beliau dan melihat keadaan yang sangat membutuhkan BAZNAS Banyuwangi memberikan bantuan dalam program bantuan akomodasi.
BERITA18/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN REWARD KEPADA FULLTIMER UPZ DALAM KATEGORI FULLTIMER UPZ TERINOVATIF, TERDISIPLIN, TERKOMUNIKATIF
BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN REWARD KEPADA FULLTIMER UPZ DALAM KATEGORI FULLTIMER UPZ TERINOVATIF, TERDISIPLIN, TERKOMUNIKATIF
Selain fokus membahas mengenai pengentasan kemiskinan yang menjadi program kerja Baznas, raker yang juga dihadiri oleh seluruh pimpinan Baznas ini juga diwarnai pemberian reward kepada full timer UPZ kecamatan. Terpilih 3 full timer teraktif dari Kecamatan Genteng, Kabat, dan Gambiran yang menerima piagam penghargaan. ”Harapannya, semoga ke depan semakin banyak full timer/pejuang Baznas yang semakin semangat menyukseskan program Baznas Banyuwangi,” ujar Ketua Baznas Banyuwangi Dr H Lukman Hakim MHI.
BERITA15/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ASN KEMENAG SIAP SALURKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
ASN KEMENAG SIAP SALURKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi Dr Chaeroni Hidayat MM, mengapresiasi kinerja Baznas Banyuwangi dalam sambutannya pada acara rapat kerja bersama UPZ Kecamatan yang dilaksanakan kemarin 14 November 2024 bertempat di hotel Aston Banyuwangi. Dalam pembahasan mengenai pengentasan kemiskinan yang menjadi program BAZNAS, beliau menyatakan bahwa semua pegawai aparatur sipil negara (ASN), baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), seratus persen siap menyalurkan zakat melalui Baznas.
BERITA15/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ACARA RAPAT KERJA BAZNAS BERSAMA UPZ SE-KABUPATEN BANYUWANGI DENGAN TEMA EKSELERASI PENGENTASAN KEMISKINAN BERSAMA BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI
ACARA RAPAT KERJA BAZNAS BERSAMA UPZ SE-KABUPATEN BANYUWANGI DENGAN TEMA EKSELERASI PENGENTASAN KEMISKINAN BERSAMA BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI
Acara rapat kerja BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ), yang berada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Banyuwangi dengan tema Akselerasi Pengentasan Kemiskinan bersama BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Acara tersebut di selenggaran pada hari Kamis, 14 November 2024 bertempat di Hotel Aston Banyuwangi. Selain pemaparan materi dan diskusi, acara tersebut juga pemberian reward kepada fulltimer UPZ Kecamatan dalam kategori UPZ terinovatif, terdisiplin dan terkomunikatif. Raker BAZNAS bersama UPZ diadakan setiap tahunnya dengan tujuan mempererat tali silaturahmi dan pembahasan RKAT BAZNAS di tahun 2025 serta pengentasan kemiskinan yang berada di kabupaten Banyuwangi. "Mari besama-sama mengsukseskan target RKAT pengumpulan yang telah ditetapkan oleh BAZNAS RI sebesar Rp.8,700,000,000,-" Ujar Dr. H. Lukman Hakim, M.Hi
BERITA14/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS PROVINSI JATIM DISTRIBUSIKAN PROGRAM BALAI TERNAK KEPADA 10 WARGA PRINGGODANI KECAMATAN WONGSOREJO
BAZNAS PROVINSI JATIM DISTRIBUSIKAN PROGRAM BALAI TERNAK KEPADA 10 WARGA PRINGGODANI KECAMATAN WONGSOREJO
BAZNAS Provinsi Jawa Timur mendistribusikan program balai ternak melalui BAZNAS Kabupaten Banyuwangi kepada masyarakat Banyuwangi sebagai penerima manfaat dari dana ZIS yang terkumpul. Dalam Program pemberdayaan balai ternak kali ini yang terpilih adalah 10 warga Pringgodani Kecamatan Wongsorejo. 1 orang mendapatkan masing-masing 3 kambing dan 1 orang lagi bertugas merawat semua kambing. Dari keseluruhan terhitung 30 kambing betina dan 1 ekor kambing jantan. "Mewakili BAZNAS Provinsi Jawa Timur, saya berharap agar ternak kambing ini bisa berkembang sesuai dengan harapan kami. Jika bantuan ini berhasil berkembang, tentunya BAZNAS Provinsi Jawa timur akan memberikan peluang ternak lagi untuk masyarakat di Kabupaten Banyuwangi." ungkap KH. Ahsanul Haq sebagai Waka 3 BAZNAS Provinsi Jatim. "Jika kambing berhasil berkembang sesuai harapan, akan saya berikan kepada penerima selanjutnya, tentu saja penerimanya sesuai dengan kriteria yang telah di tentukan BAZNAS yaitu dhuafa" ungkap Samsi koordinator kelompok balai ternak.
BERITA05/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
RAPAT KOORDINASI DAN EVALUASI PERLINDUNGAN BAGI MARBOT MASJID DI KABUPATEN BANYUWANGI
RAPAT KOORDINASI DAN EVALUASI PERLINDUNGAN BAGI MARBOT MASJID DI KABUPATEN BANYUWANGI
Dalam kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi perlindungan bagi marbot masjid bersama ketua dan setkretaris PC DMI Kecamatan se-kabupaten Banyuwangi yang di laksanakan Senin, 04 November 2024 bahwa BAZNAS akan selalu mendukung program kejasama bersama DMI dan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi marbot masjid dalam pekerjaannya. "Sementara 889 marbot masjid yang terealisasi sesuai dengan survei yang telah di lakukan dan nantinya akan terus bertambah. Mari tuntaskan program marbot masjid ini di tahun 2024, insyaAllah akan ada program selanjutnya yaitu perlindungan guru ngaji di tahun 2025" ungkap H.Herman Suyitno wakil komisioner bagian distribusi dan pendayagunaan. Beliau juga mengajak masyarakat untuk bekerjasama melindungi dhuafa dengan menyalurkan zakat, Infaq dan Shodaqohnya ke BAZNAS. "Saya memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, satu-satunya BAZNAS yang sudah melindungi marbot masjid melalui BPJS Ketenagakerjaan. Sesuai dengan amanah muzaki, anggaran yang di salurkan akan di pastikan tepat sasaran untuk dhuafa marbot masjid di Kabupaten Banyuwangi." ungkap kepala kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan Ocky Olivia.
BERITA05/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SELAMET RIYADI PENDERITA SROKE YANG SELAMA INI TEMPAT TINGGALNYA DIDIRIKAN OLEH WARGA MELALUI SWADAYA MASYARAKAT
SELAMET RIYADI PENDERITA SROKE YANG SELAMA INI TEMPAT TINGGALNYA DIDIRIKAN OLEH WARGA MELALUI SWADAYA MASYARAKAT
Selamet Riyadi penderita sroke yang selama ini tempat tinggalnya didirikan oleh warga melalui swadaya masyarakat. Untuk kebutuhan makan sehari-hari beliau di bantu oleh tetangga sekitar dan saat ini beliau membutuhkan biaya untuk berobat. BAZNAS Banyuwangi membantu pengobatan sakit stroke beliau. Semoga bantuan tersebut bermanfaat untuk Bapak Riyadi yang sedang berusaha untuk sembuh.
BERITA31/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
DENGAN DIAGNOSA BUMIL KEK DAN RESIKO TINGGI RIWAYAT SC (G5P2A2), FITRIANINGSIH MEMBUTUHKAN BIAYA PERSALINAN DAN KEBUTUHAN BAYINYA.
DENGAN DIAGNOSA BUMIL KEK DAN RESIKO TINGGI RIWAYAT SC (G5P2A2), FITRIANINGSIH MEMBUTUHKAN BIAYA PERSALINAN DAN KEBUTUHAN BAYINYA.
Dengan diagnosa bumil KEK dan resiko tinggi riwayat SC (G5P2A2), Fitrianingsih membutuhkan biaya persalinan dan kebutuhan bayinya. BAZNAS Banyuwangi mengsurvei dengan hasil keluarga benar-benar tidak mampu dan pekerjaan suami hanya buruh serabutan. Warga Lingkungan Sukowidi Gang Lombok RT 05 RW 05 Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro ini di bantu oleh BAZNAS dengan program bantuan Banyuwangi sehat, semoga persalinan berjalan dengan lancar dan bantuan bisa bermanfaat untuk ibu dan bayinya.
BERITA31/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.

Lihat Daftar Rekening →