WhatsApp Icon
BAZNAS DISTRIBUSIKAN 2 TON BERAS ZAKAT FITRAH PNM BANYUWANGI

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi mendistribusikan 2.052 kg beras zakat fitrah dari Permodalan Nasional Madani (PNM) Banyuwangi.

Untuk pendistribusian 2 ton lebih beras dari PNM itu, Baznas menerjunkan seluruh jajarannya, mulai  ketua, komisioner, dan staf Baznas hingga pengurus Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kecamatan.

Demi membagikan beras zakat fitrah kepada mustahik yang berhak menerimanya di sejumlah kecamatan, mereka rela bahu-membahu memanggul kantong beras.

Pada Senin siang (16/3), Pimpinan PNM Banyuwangi Sugiyati Nurul Handayani bersama karyawan PNM  diantarkan bertemu mustahik untuk membagikan beras zakat fitrah secara langsung kepada  janda lansia.

Ada sebelas janda lansia di sekitar Jalan Barong Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah yang menjadi sasaran.

Berikut ini nama sebelas janda lansia penerima zakat fitrah PNM  di Kelurahan Bakungan:

1. Saemah

2. Sampir

3. Nakeni

4. Tik Mad

5. Sari

6. Kurniyati

7. Misni

8. Temuk

9. Praptik

10. Sulastri

11. Atim Aria.

Pimpinan PNM dan karyawannya membagikan beras didampingi Ketua Baznas Dwi Yanto, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, Sekretaris Baznas Santi Dewi, Staf Distribusi Muhit, dan Staf Administrasi Selly Restinalia.

Arifin, pengurus UPZ Kecamatan Glagah, yang tinggal di Jalan Barong, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah,  ikut memandu rombongan PNM dan Baznas.

 Sugiyati Nurul Handayani, Pimpinan PNM Banyuwangi mengakui, beras zakat fitrah 2 ton, 52 kg itu dikumpulkan dari 684 karyawan dan sedekah dua orang.

"Alhamdulilah terkumpul beras 2 ton lebih, yang kami percayakan pendistribusiannya kepada Baznas,"  ujar Nurul ketika serahkan zakat fitrah ke kantor Baznas pada Kamis siang (13/3).

Dwi Yanto, ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi mengaku  berterima kasih kepada Pimpinan PNM Banyuwangi, karena telah mengamanahkan pendistribusian zakat fitrahnya kepada Baznas.

 Sebelumnya, PNM  sering mempercayakan sedekahnya melalui Baznas.  Ada santunan anak yatim, bantuan operasional pengobatan, bantuan alat kesehatan, bantuan genset untuk musala, bahkan bantuan ambulans madani.

"Semoga kepercayaan PNM kepada Basnas ini juga diikuti oleh perusahaan BUMN dan BUMD di Kabupaten Banyuwangi, termasuk perusahaan swasta lainnya," pungkas Dwi. (*)

20/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BUPATI BANYUWANGI RESMIKAN PROGRAM MASJID RAMAH PEMUDIK INISIASI BAZNAS DI 13 TITIK STRATEGIS

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ibu Ipuk Fiestiandani, Secara Resmi Meluncurkan Program "Masjid Ramah Pemudik" Hasil Kolaborasi Antara BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten, Kementerian Agama, Dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Acara Peluncuran Yang Berlangsung Khidmat Ini Menjadi Penanda Dimulainya Pelayanan Prima Bagi Para Musafir Yang Melintasi Bumi Blambangan Selama Masa Mudik Lebaran.

Dalam Sambutannya, Bupati Ipuk Mengapresiasi Inisiatif BAZNAS Yang Terus Berinovasi Dalam Memberikan Layanan Sosial. "Masjid Bukan Hanya Menjadi Tempat Ibadah Secara Ritual, Namun Dengan Program Ini, Masjid Menjadi Etalase Keramahtamahan Banyuwangi Bagi Para Pejuang Keluarga Yang Sedang Menuju Kampung Halaman," Ujar Beliau.

Apresiasi Dari Kementerian Agama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi Turut Menyampaikan Kebanggaannya Atas Peluncuran Program Ini. Beliau Menekankan Bahwa Inisiatif Masjid Ramah Pemudik Merupakan Yang Pertama Kalinya Diselenggarakan Secara Terpadu Dengan Melibatkan Berbagai Pihak Secara Luas Di Banyuwangi. Beliau Juga Menegaskan Bahwa Program Ini Akan Mendapatkan Dukungan Penuh Dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Karena Merupakan Program Kolaborasi Strategis Yang Diharapkan Menjadi Standar Baru Dalam Pelayanan Keagamaan Serta Sosial Di Masa Depan.

Layanan Strategis Di Jalur Mudik Program Masjid Ramah Pemudik Tahun Ini Menjangkau 13 Titik Lokasi Strategis Yang Tersebar Dari Jalur Barat Hingga Jalur Utara. BAZNAS Banyuwangi Menyiapkan Fasilitas Titik Singgah (Rest Area) Yang Nyaman, Area Parkir Luas, Serta Kapasitas Masjid Yang Memadai Untuk Menampung Pemudik Yang Ingin Beristirahat Sekaligus Menunaikan Ibadah.

Daftar Titik Lokasi Masjid:

  • Arah Barat: Masjid Nurul Huda (Kalibaru), Masjid Sabilal Muttaqin (Glenmore), Dan Masjid Baiturrohman (Genteng & Gambiran).

  • Jalur Tengah: Masjid Jami' Al Falah (Cluring), Masjid Arroyyan (Singojurruh), Masjid Besar Baitrur Rohim (Rogojampi), Serta Masjid Sahat Makkah Dan Masjid Nurul Ummah (Kabat).

  • Kota Dan Jalur Utara: Masjid Agung Baiturrahman (Banyuwangi Kota), Masjid Al Huda (Kalipuro), Serta Masjid Nurul Karim Dan Masjid Nurul Huda (Wongsorejo).

Sinergi Dan Kepedulian Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Menambahkan Bahwa Program Ini Mengusung Semangat "Tebarkan Senyum Menyambut Kebahagiaan". Pihaknya Memastikan Bahwa Kesiapan Logistik Dan Petugas Di Setiap Masjid Sudah Terkoordinasi Dengan Baik Demi Keamanan Dan Kenyamanan Bersama.

Kegiatan Launching Program Masjid Ramah Pemudik Tersebut Ditutup Dengan Peninjauan Langsung Oleh Bupati Ipuk Fiestiandani Terhadap Kesiapan Fasilitas Rest Area Di Masjid Al-Huda Bulusan, Kecamatan Kalipuro.

Bagi Masyarakat Yang Ingin Turut Serta Berbagi Kebahagiaan Bagi Para Pemudik, BAZNAS Banyuwangi Membuka Kesempatan Donasi Melalui Rekening Resmi:

  • BSI: 4000-77-888-7

  • Bank Jatim: 0021-013-499

Diharapkan Dengan Adanya Program Ini, Para Pemudik Dapat Merasakan Kehadiran BAZNAS Dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Dalam Menjaga Kelancaran Serta Keselamatan Perjalanan Mudik Mereka.

19/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BANTU LUNASI BIAYA RAWAT INAP, BAZNAS JEMPUT PASIEN DI RSUD BLAMBANGAN

Roimartin, 29 tahun, warga Jalan Ternate RT 003 RW 003 Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, akhirnya bisa tersenyum pada Sabtu siang (14/3). 

Pasalnya, selama dua hari anaknya Iliyana Dhelisa Martina, yang baru berumur 1 tahun 3 bulan, harus menjalani rawat inap di ruang perawatan  anak, Mas Alit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan. Bapak satu anak yang sehari -hari bekerja sebagai buruh lepas itu mengaku sempat bingung, karena tidak memiliki uang untuk melunasi biaya pengobatan anaknya di rumah sakit. 

Untungnya, situasi yang dialami oleh suami dari Nike Rosalinda, 23 tahun ini diketahui oleh pihak Kelurahan Lateng, sehingga dilaporkan kepada Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi. Tak butuh waktu lama, UPZ Kecamatan Banyuwangi menindaklanjuti permohonan bantuan biaya pengobatan itu dengan menghubungi Baznas Kabupaten Banyuwangi. 

Walhasil, Sabtu pagi (14/3) ambulans Madani yang merupakan hasil kolaborasi PNM dan Baznas langsung meluncur ke RSUD Blambangan. Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto bersama Wakil Ketua Bidang Distribusi Nanang Kairurozik, Sekretaris Santi Dewi, Staf Bidang Distribusi Muhit, dan perwakilan UPZ Kecamatan Banyuwangi turut mendampingi pemulangan Iliyana. 

Setelah biaya rawat inap sebesar Rp 3.057.431 dilunasi, pasien Iliyana dengan digendong ibunya Nike Rosalinda, bisa pulang diantar ambulans Madani. Nike pun bisa bernafas lega setelah tiba di rumahnya, apalagi Baznas juga memberikan satu tas berisi paket sembako untuk dimasak. 

"Terima kasih Bupati Banyuwangi, Baznas Kabupaten Banyuwangi, dan PNM yang telah membantu biaya pengobatan dan penjemputan anak saya dari rumah sakit," kata Roimartin. 

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto menegaskan bahwa Baznas akan membantu dhuafa yang membutuhkan biaya pengobatan di rumah sakit lokal maupun luar kota. "Baznas juga siap melayani penjemputan atau mengantar pasien yang membutuhkan pelayanan ambulans yang merupakan bantuan dari PNM ini," katanya. (*) 

15/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
WUJUDKAN KEPEDULIAN KESEHATAN, BAZNAS BANYUWANGI FASILITASI PENGOBATAN WARGA KE MALANG DENGAN AMBULANCE MADANI

BANYUWANGI – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi dalam melayani umat di bidang kesehatan kembali dibuktikan. Pada hari ini, BAZNAS memfasilitasi pemberangkatan Bapak Nur Hayyi, warga Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, untuk menjalani perawatan medis di RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang.

Pemberangkatan ini menggunakan Ambulance Madani BAZNAS, armada khusus yang merupakan hasil kolaborasi bantuan dari PT PNM (Permodalan Nasional Madani). Layanan ini diberikan secara gratis guna meringankan beban masyarakat yang membutuhkan transportasi medis jarak jauh.

Dukungan Pemerintah Daerah Layanan ini sejalan dengan visi Bupati Banyuwangi dalam memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga amil zakat, dan sektor swasta (CSR) menjadi pilar penting dalam penanganan masalah sosial dan kesehatan di Banyuwangi.

Menebar Manfaat dari Dana Zakat Pihak BAZNAS Banyuwangi menyatakan bahwa operasional layanan ambulans ini sepenuhnya didukung oleh dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki.

"Kami berterima kasih kepada para muzakki dan PNM yang telah mempercayakan pengelolaan dana manfaat ini kepada kami. Semoga kehadiran Ambulance Madani ini menjadi wasilah kesembuhan bagi Bapak Nur Hayyi dan banyak warga lainnya," ungkap perwakilan BAZNAS.

Saat ini, armada tersebut tengah menempuh perjalanan menuju Malang. Keluarga besar BAZNAS Banyuwangi mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Bapak Nur Hayyi agar dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat walafiat.

14/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
PERKUAT PENGELOLAAN ZIS BERBASIS MASJID, BAZNAS DAN DMI BANYUWANGI JAJAKI KOLABORASI STRATEGIS

BANYUWANGI – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi melakukan langkah proaktif dalam meningkatkan optimalisasi dana umat. Dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, Drs. Dwi Yanto, MAP, jajaran pimpinan menghadiri Rapat Kerja Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Banyuwangi di Ruang Rapat Khusus DPRD Banyuwangi, Sabtu pagi (14/2/2026).

Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS, yakni Wakil Ketua I Bidang Pendistribusian Nanang Khairurozik, SHI, Wakil Ketua II Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, SSos, dan Wakil Ketua IV Bidang Keadministrasian Muh Khozin, MH.

Modernisasi Manajemen Masjid

Dalam forum yang dihadiri pengurus DMI dari 25 kecamatan tersebut, Drs. Dwi Yanto mengajak DMI untuk bersinergi dalam pengumpulan dan pengelolaan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Sebagai langkah konkret, BAZNAS berencana menyelenggarakan pelatihan manajemen masjid dalam waktu dekat.

"Harapannya, angka pengumpulan zakat di Kabupaten Banyuwangi bisa meningkat berkat dukungan masjid-masjid di bawah binaan DMI. Kemudian, pendistribusiannya bisa dilakukan oleh masjid untuk membantu warga sekitar yang membutuhkan," ujar Dwi Yanto.

Sambutan Hangat dari DMI

Ketua DMI Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Fathurahman, SAg, MPdI, menyambut antusias ajakan tersebut. Menurutnya, potensi masjid sebagai pusat pengumpulan ZIS sangat besar jika dikelola dengan sistem yang terintegrasi dengan BAZNAS.

"DMI siap menjadi bagian dari gerakan BAZNAS untuk menggalakkan pengumpulan dana ZIS melalui masjid-masjid. Manfaatnya akan kembali ke jemaah dan masyarakat di sekitar masjid tersebut," ungkap Fathurahman.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi babak baru bagi kemandirian umat, di mana masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat solusi ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.

14/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

BAZNAS BANYUWANGI BANTU DINI AMINATUL RIZKA SISWI SDN III SUMBERARUM KECAMATAN SONGGON DENGAN KONDISI LUMPUH KAKI
BAZNAS BANYUWANGI BANTU DINI AMINATUL RIZKA SISWI SDN III SUMBERARUM KECAMATAN SONGGON DENGAN KONDISI LUMPUH KAKI
Dini Aminatul Rizka adalah siswi SDN III Sumberarum Kecamatan Songgon dengan kondisi lumpuh kaki. Warga yang beralamat di Dusun Sumberasih RT. 04 RW 01 Desa Sumberarum kecamatan songgon ini lahir secara prematur, sehingga kondisinya tidak seperti anak-anak pada umumnya. Walaupun dengan kondisi yang kurang beruntung, Dini tetap semangat kesekolah. Orangtua Dini bekerja sebagai buruh tani, karena penghasilan yang pas-pasan sehingga tidak bisa membelikan anaknya alat bantu berdiri. BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Songgon mendistribusikan alat bantu berdiri (egrang) untuk Dini agar bisa beraktifitas lebih nyaman dari biasanya.
BERITA21/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
5 SISWA-SISWI DARI SD NEGERI 4 SERAGI DI BIAYAI OLEH BAZNAS BANYUWANGI
5 SISWA-SISWI DARI SD NEGERI 4 SERAGI DI BIAYAI OLEH BAZNAS BANYUWANGI
BAZNAS Banyuwangi membantu 5 siswa di SDN 4 Sragi di Kecamatan Songgon. Siswa-siswi yang di bantu merupakan keluarga yang kurang mampu dan penghasilan orang tua mereka hanya cukup untuk makan, bahkan orang tuanya ada yang sakit. Salah satunya adalah orang tua Muhammad Alvi Fahmi, Ayah Alvi yaitu Boyong Albiyanto, tidak dapat bekerja di karenakan limpuh total akibat terjatuh dari pohon. sedangkan ibunya hanya kerja sebagai buruh dengan penghasilan yang tidak menentu, sehingga biaya untuk anaknya sekolah tidak dapat di tanggungnya.
BERITA21/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ORANG TUA ZULFA KESUSAHAN UNTUK MEMBAYAR TANGGUNGAN SEKOLAH KARENA PENGHASILAN ORANG TUA HANYA BISA MENCUKUPI MKAN SEHARI-HARI
ORANG TUA ZULFA KESUSAHAN UNTUK MEMBAYAR TANGGUNGAN SEKOLAH KARENA PENGHASILAN ORANG TUA HANYA BISA MENCUKUPI MKAN SEHARI-HARI
BAZNAS Banyuwangi mendistribusikan bantuan biaya sekolah putri dari seorang ayah yang berpenghasilan tidak menentu, menjadi masalah tersendiri ketika di hadapkan dengan biaya sekolah anaknya. warga Dusun Stoplas RT.01 RW.02 Desa Kedung rejo Muncar memiliki seorang putri yang bernama Zulfa Tazkiyah dan saat ini bersekolah di MI Al Aislah. Orang tua Zulfa kesusahan untuk membayar tanggungan sekolah karena penghasilan orang tua hanya bisa mencukupi mkan sehari-hari.
BERITA19/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
HIDUP DENGAN ORANG TUA YANG BEKERJA SEBAGAI BURUH NELAYAN, TENTU JAUH DARI KECUKUPAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SEKOLAH SEAN. BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU BIAYA SEKOLAH DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS.
HIDUP DENGAN ORANG TUA YANG BEKERJA SEBAGAI BURUH NELAYAN, TENTU JAUH DARI KECUKUPAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SEKOLAH SEAN. BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU BIAYA SEKOLAH DALAM PROGRAM BANYUWANGI CERDAS.
Hidup dengan orang tua yang bekerja sebagai buruh nelayan, tentu jauh dari kecukupan untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya. Sean merupakan siswa MI Unggulan Al Islah yang beralamat di Dusun Krajan RT.01 RW.18 muncar yang hasil surveynya sungguh layak untuk di bantu. BAZNAS Banyuwangi membantu biaya sekolah yang tidak bisa di tanggung oleh keluarga, karena upah hasil kerja kedua orang tua hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari.
BERITA19/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU MODAL USAHA IBU SEBATANGKARA SATU INI DI ALAMAI OLEH TAMAMI WARGA DUSUN JALEN DARUNGAN
BAZNAS BANYUWANGI BANTU MODAL USAHA IBU SEBATANGKARA SATU INI DI ALAMAI OLEH TAMAMI WARGA DUSUN JALEN DARUNGAN
BAZNAS Banyuwangi bantu modal usaha Ibu sebatangkara satu ini di alamai oleh Tamami warga Dusun Jalen Darungan RT.02 RW.10 Desa Genteng Wetan Kecamatan Genteng. Saat ini beliau membutuhkan bantuan modal usaha untuk mengambangkan usaha yang sudah di jalaninya yaitu usaha kios bensin dan jualan nangka muda (tewel). Kondidi fisik beliau memiliki 1 tangan sehingga bekertapun tidak bisa maksimal.
BERITA18/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU SURAPIK YANG SAAT INI MEMBUTUHKAN BANTUAN BIAYA PENGOBATAN AKIBAT SAKIT SARAF YANG DIDERITANYA
BAZNAS BANYUWANGI MEMBANTU SURAPIK YANG SAAT INI MEMBUTUHKAN BANTUAN BIAYA PENGOBATAN AKIBAT SAKIT SARAF YANG DIDERITANYA
Surapik membutuhkan bantuan biaya pengobatan akibat sakit saraf yang dideritanya. Beliau sakit saraf sehingga tubuhnya lumpuh sebelah yang mengakibatkan tidak dapat bekerja lagi. Warga Dusun Wadungdolah RT.001 RW.001 Desa Kaligondo Kecamatan Genteng ini di bantu oleh BAZNAS berupa biaya akomodasi pengobatan karena sudah tidak memiliki uang untuk berobat lagi.
BERITA18/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI AHMAD NASHRULLOH YANG MENGALAMI KECELAKAAN KERJA DAN MENGAKIBATKAN KAKINYA PATAH
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI AHMAD NASHRULLOH YANG MENGALAMI KECELAKAAN KERJA DAN MENGAKIBATKAN KAKINYA PATAH
BAZNAS Kabupaten bantu salah satu warga kurang mampu di Dusun Krajan I RT.003 RW.005 Desa Stail Kecamatan Genteng. Beliau adalah Ahmad Nashrulloh yang saat ini kedua kakinya patah akibat kecelakaan kerja. Ahmad bekerja sebagai supir ternak dan selama ini beliau tinggal di rumah kontrakan. Dalam kondisi kaki yang patah beliau di haruskan bolak balik ke RS Soetomo Surabaya untuk menjalani pengobatan dan di saat kontrol selanjutnya Bapak Ahmad memilih untuk tidak berangkat karena tidak memiliki biaya akomodasi. Mendengar hal ini, tim UPZ genteng melakukan survey langsung kelokasi beliau dan melihat keadaan yang sangat membutuhkan BAZNAS Banyuwangi memberikan bantuan dalam program bantuan akomodasi.
BERITA18/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN REWARD KEPADA FULLTIMER UPZ DALAM KATEGORI FULLTIMER UPZ TERINOVATIF, TERDISIPLIN, TERKOMUNIKATIF
BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN REWARD KEPADA FULLTIMER UPZ DALAM KATEGORI FULLTIMER UPZ TERINOVATIF, TERDISIPLIN, TERKOMUNIKATIF
Selain fokus membahas mengenai pengentasan kemiskinan yang menjadi program kerja Baznas, raker yang juga dihadiri oleh seluruh pimpinan Baznas ini juga diwarnai pemberian reward kepada full timer UPZ kecamatan. Terpilih 3 full timer teraktif dari Kecamatan Genteng, Kabat, dan Gambiran yang menerima piagam penghargaan. ”Harapannya, semoga ke depan semakin banyak full timer/pejuang Baznas yang semakin semangat menyukseskan program Baznas Banyuwangi,” ujar Ketua Baznas Banyuwangi Dr H Lukman Hakim MHI.
BERITA15/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ASN KEMENAG SIAP SALURKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
ASN KEMENAG SIAP SALURKAN ZAKAT MELALUI BAZNAS BANYUWANGI
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi Dr Chaeroni Hidayat MM, mengapresiasi kinerja Baznas Banyuwangi dalam sambutannya pada acara rapat kerja bersama UPZ Kecamatan yang dilaksanakan kemarin 14 November 2024 bertempat di hotel Aston Banyuwangi. Dalam pembahasan mengenai pengentasan kemiskinan yang menjadi program BAZNAS, beliau menyatakan bahwa semua pegawai aparatur sipil negara (ASN), baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), seratus persen siap menyalurkan zakat melalui Baznas.
BERITA15/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ACARA RAPAT KERJA BAZNAS BERSAMA UPZ SE-KABUPATEN BANYUWANGI DENGAN TEMA EKSELERASI PENGENTASAN KEMISKINAN BERSAMA BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI
ACARA RAPAT KERJA BAZNAS BERSAMA UPZ SE-KABUPATEN BANYUWANGI DENGAN TEMA EKSELERASI PENGENTASAN KEMISKINAN BERSAMA BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI
Acara rapat kerja BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ), yang berada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Banyuwangi dengan tema Akselerasi Pengentasan Kemiskinan bersama BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Acara tersebut di selenggaran pada hari Kamis, 14 November 2024 bertempat di Hotel Aston Banyuwangi. Selain pemaparan materi dan diskusi, acara tersebut juga pemberian reward kepada fulltimer UPZ Kecamatan dalam kategori UPZ terinovatif, terdisiplin dan terkomunikatif. Raker BAZNAS bersama UPZ diadakan setiap tahunnya dengan tujuan mempererat tali silaturahmi dan pembahasan RKAT BAZNAS di tahun 2025 serta pengentasan kemiskinan yang berada di kabupaten Banyuwangi. "Mari besama-sama mengsukseskan target RKAT pengumpulan yang telah ditetapkan oleh BAZNAS RI sebesar Rp.8,700,000,000,-" Ujar Dr. H. Lukman Hakim, M.Hi
BERITA14/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS PROVINSI JATIM DISTRIBUSIKAN PROGRAM BALAI TERNAK KEPADA 10 WARGA PRINGGODANI KECAMATAN WONGSOREJO
BAZNAS PROVINSI JATIM DISTRIBUSIKAN PROGRAM BALAI TERNAK KEPADA 10 WARGA PRINGGODANI KECAMATAN WONGSOREJO
BAZNAS Provinsi Jawa Timur mendistribusikan program balai ternak melalui BAZNAS Kabupaten Banyuwangi kepada masyarakat Banyuwangi sebagai penerima manfaat dari dana ZIS yang terkumpul. Dalam Program pemberdayaan balai ternak kali ini yang terpilih adalah 10 warga Pringgodani Kecamatan Wongsorejo. 1 orang mendapatkan masing-masing 3 kambing dan 1 orang lagi bertugas merawat semua kambing. Dari keseluruhan terhitung 30 kambing betina dan 1 ekor kambing jantan. "Mewakili BAZNAS Provinsi Jawa Timur, saya berharap agar ternak kambing ini bisa berkembang sesuai dengan harapan kami. Jika bantuan ini berhasil berkembang, tentunya BAZNAS Provinsi Jawa timur akan memberikan peluang ternak lagi untuk masyarakat di Kabupaten Banyuwangi." ungkap KH. Ahsanul Haq sebagai Waka 3 BAZNAS Provinsi Jatim. "Jika kambing berhasil berkembang sesuai harapan, akan saya berikan kepada penerima selanjutnya, tentu saja penerimanya sesuai dengan kriteria yang telah di tentukan BAZNAS yaitu dhuafa" ungkap Samsi koordinator kelompok balai ternak.
BERITA05/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
RAPAT KOORDINASI DAN EVALUASI PERLINDUNGAN BAGI MARBOT MASJID DI KABUPATEN BANYUWANGI
RAPAT KOORDINASI DAN EVALUASI PERLINDUNGAN BAGI MARBOT MASJID DI KABUPATEN BANYUWANGI
Dalam kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi perlindungan bagi marbot masjid bersama ketua dan setkretaris PC DMI Kecamatan se-kabupaten Banyuwangi yang di laksanakan Senin, 04 November 2024 bahwa BAZNAS akan selalu mendukung program kejasama bersama DMI dan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi marbot masjid dalam pekerjaannya. "Sementara 889 marbot masjid yang terealisasi sesuai dengan survei yang telah di lakukan dan nantinya akan terus bertambah. Mari tuntaskan program marbot masjid ini di tahun 2024, insyaAllah akan ada program selanjutnya yaitu perlindungan guru ngaji di tahun 2025" ungkap H.Herman Suyitno wakil komisioner bagian distribusi dan pendayagunaan. Beliau juga mengajak masyarakat untuk bekerjasama melindungi dhuafa dengan menyalurkan zakat, Infaq dan Shodaqohnya ke BAZNAS. "Saya memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, satu-satunya BAZNAS yang sudah melindungi marbot masjid melalui BPJS Ketenagakerjaan. Sesuai dengan amanah muzaki, anggaran yang di salurkan akan di pastikan tepat sasaran untuk dhuafa marbot masjid di Kabupaten Banyuwangi." ungkap kepala kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan Ocky Olivia.
BERITA05/11/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
SELAMET RIYADI PENDERITA SROKE YANG SELAMA INI TEMPAT TINGGALNYA DIDIRIKAN OLEH WARGA MELALUI SWADAYA MASYARAKAT
SELAMET RIYADI PENDERITA SROKE YANG SELAMA INI TEMPAT TINGGALNYA DIDIRIKAN OLEH WARGA MELALUI SWADAYA MASYARAKAT
Selamet Riyadi penderita sroke yang selama ini tempat tinggalnya didirikan oleh warga melalui swadaya masyarakat. Untuk kebutuhan makan sehari-hari beliau di bantu oleh tetangga sekitar dan saat ini beliau membutuhkan biaya untuk berobat. BAZNAS Banyuwangi membantu pengobatan sakit stroke beliau. Semoga bantuan tersebut bermanfaat untuk Bapak Riyadi yang sedang berusaha untuk sembuh.
BERITA31/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
DENGAN DIAGNOSA BUMIL KEK DAN RESIKO TINGGI RIWAYAT SC (G5P2A2), FITRIANINGSIH MEMBUTUHKAN BIAYA PERSALINAN DAN KEBUTUHAN BAYINYA.
DENGAN DIAGNOSA BUMIL KEK DAN RESIKO TINGGI RIWAYAT SC (G5P2A2), FITRIANINGSIH MEMBUTUHKAN BIAYA PERSALINAN DAN KEBUTUHAN BAYINYA.
Dengan diagnosa bumil KEK dan resiko tinggi riwayat SC (G5P2A2), Fitrianingsih membutuhkan biaya persalinan dan kebutuhan bayinya. BAZNAS Banyuwangi mengsurvei dengan hasil keluarga benar-benar tidak mampu dan pekerjaan suami hanya buruh serabutan. Warga Lingkungan Sukowidi Gang Lombok RT 05 RW 05 Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro ini di bantu oleh BAZNAS dengan program bantuan Banyuwangi sehat, semoga persalinan berjalan dengan lancar dan bantuan bisa bermanfaat untuk ibu dan bayinya.
BERITA31/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
KANIYAH ADALAH WARGA SEBATANGKARA YANG BARU SAJA DI BANTU OLEH BAZNAS BANYUWANGI DENGAN PROGRAM SEMBAKO DHUAFA
KANIYAH ADALAH WARGA SEBATANGKARA YANG BARU SAJA DI BANTU OLEH BAZNAS BANYUWANGI DENGAN PROGRAM SEMBAKO DHUAFA
Kaniyah adalah warga sebatangkara yang baru saja di bantu oleh BAZNAS Banyuwangi dengan program sembako dhuafa. Kaliyah bertempat tinggal di Dusun Jalen I RT.01 RW.04 Desa Setail Kecamatan Genteng, anak-anak beliau tidak pernah menjenguk ibunya, sehingga kebutuhan hidup sehari-hari tidak dapat tercukupi. UPZ Genteng kengetauhi hal ini langsung gerak cepat mengajukan permohonan bantuan. Tentu saja dengan hasil survei yang memang layak untuk di bantu, BAZNAS langsung mendistribusikan bantuan tersebut.
BERITA31/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEMBAKO UNTUK  PENYANDANG DISABILITAS
BAZNAS BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEMBAKO UNTUK PENYANDANG DISABILITAS
BAZNAS Banyuwangi mendistribusikan bantuan sembako untuk penyandang disabilitas warga Dusun Curahketangi Barat Rt.03 Rw.03 Setail Kecamatan Genteng. Cahyo bekerja serabutan dan penghasilannya tidak menentu, sang istri juga penyandang disabilitas dan butuh sembako untuk kebutuhan makan sehari-hari.
BERITA30/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BIAYAI PENGOBATAN MARVEL AKIBAT KECELAKAAN
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BIAYAI PENGOBATAN MARVEL AKIBAT KECELAKAAN
Marvel Arifin bertempat tinggal di Dusun Krajan RT.01 RW.03 Genteng Wetan Kecamatan Genteng. Saat ini kedua tangan Marvel patah akibat kecelakaan yang telah menimpanya, keluarga Marvel tergolong keluarga tidak mampu, pekerjaan sang ayah hanya pekerjaan serabutan sehingga tidak memiliki biaya untuk pengobatan anaknya. Hasil survei yang telah di lakukan UPZ Genteng, Marvel hanya tinggal bersama ayahnya saja. Dahulu Marvel pernah di rawat di rumah sakit dan terpaksa di pulangkan karena selain masalah biaya, sama sekali tidak ada keluarga yang mendampinginya. BAZNAS membantu biaya pengobatan Marvel dengan harapan Marvel segera sembuh sehingga bisa beraktifitas seperti biasanya.
BERITA29/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI DISTRIBUSI BANTUAN PENGOBATAN BAPAK WAGIRAN WARGA GENTENG
BAZNAS BANYUWANGI DISTRIBUSI BANTUAN PENGOBATAN BAPAK WAGIRAN WARGA GENTENG
BAZNAS Banyuwangi bantu pengobatan atasnama Wagiran suyono yang saat ini sedang sakit jantung dan di rawat di rumah sakit Al-Huda Kecamatan Genteng. Hasil dari pengamatan UPZ Genteng bahwa Bapak Wagiran ini bekerja sebagai buruh cetak batako. Tentu saja penghasilnnya hanya cukup untuk makan dan tidak bisa membiayai tanggungan dari rumah sakit.
BERITA29/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU BIAYA AKOMODASI SELAMA PENGOBATAN BAPAK PAIJAN
BAZNAS BANTU BIAYA AKOMODASI SELAMA PENGOBATAN BAPAK PAIJAN
BAZNAS Banyuwangi menyetujui pengajuan akomodasi pengobatan Paijan warga Dsusun Krajan RT 02 RW 01 Desa Blimbingsari Kecamatan Blimbingsari yang tergolong warga kurang mampu. Paijan mempunyai benjolan di sekitar area dubur dan mengakibatkan sakit saat di gunakan untuk berjalan. "Sejak Tahun 2025 saya bekerja sebagai nelayan dan alhamdulillah hasil dari pekerjaan saya bisa mencukupi kehidupan sehari-hari. Pada tahun 2023 ketika bangun tidur badan terasa sakit dan kemudian di bawa oleh anak saya ke dokter. dokter penganjurkan saya untuk operasi tetapi tidak ada biaya. Besar harapan saya agar BAZNAS membantu biaya akomodasi selama di rumah sakit" penjelasan Paijan
BERITA29/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU BEASISWA DARI ANAK SEORANG KULI BATU DAN PEDAGANG RUJAK
BAZNAS BANTU BEASISWA DARI ANAK SEORANG KULI BATU DAN PEDAGANG RUJAK
Bapak Subi dan Ibu Buati adalah sepasang suami istri yang bertempat tinggal di Dusun Balak Kidul RT.03 RT.02 Desa Balak Kecamatan Songgon. Mereka mempunyai seorang anak perempuan bernama Siti Nur Rohilah yang saat ini sedang menempuh pendidikan Strata 1 di Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam / Prodi Perbankan Syariah Semester V Tahun Akademik 2024/2025. Bapak Subi berprofesi sebagai kuli batu yang pendapatannya tidak menentu, bahkan kadang tidak ada orang yang membutuhkan beliau sedangkan Ibu Buati hanya penjual rujak. Oleh karena itu BAZNAS Banyuwangi bersama UPZ memberikan bantuan beasiswa kepada Siti dengan harapan semoga bisa mencapai cita-cita dan bisa memperbaiki ekonomi keluarga kelak.
BERITA28/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat