WhatsApp Icon
PERINGATI HARI KESADARAN NASIONAL, BAZNAS BANTU KURSI RODA, PENGOBATAN, MODAL, DAN BEASISWA

BANYUWANGI-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi menyerahkan sejumlah bantuan usai pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Pemkab Banyuwangi pada Rabu pagi (17/6) . Secara bergiliran, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, Kapolres Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila,  perwakilan Kodim 0825, dan pejabat Forkopimda lainnya, menyerahkan bantuan tersebut.

Secara simbolis, Bupati Ipuk menyerahkan bantuan kursi roda bagi warga binaan Lapas Banyuwangi Agus Purwanto. Kursi roda itu diserahterimakan kepada Sugeng Sayogo, Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Banyuwangi. Tak berapa lama kemudian, tim Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Banyuwangi mengantarkan kursi roda baru ke Lapas untuk diberikan  langsung kepada Agus, yang merupakan penyandang disabilitas.

Sementara itu, Wabup Mujiono menyerahkan bantuan biaya pengobatan operasi tulang kaki dan penjemputan ambulans bagi Fatimatuz Zahra, warga Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat,  yang akan menjalani operasi tulang kaki di Solo. Sedangkan Kapolresta Rofiq menyerahkan bantuan modal kerja kepada Maya Eva Mahardika, warga Kecamatan Rogojampi.

Selain itu, tiga pelajar asal Kecamatan Rogojampi  menerima bantuan beasiswa dari Baznas. Mereka adalah Zulfa Frida yang mau masuk MTsN 10 Rogojampi; Ali Yusuf, siswa MTsN 10 Rogojampi;  dan Hasyim Azari, siswa SMPN 3 Rogojampi. Beasiswa tersebut diserahkan oleh anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila, perwakilan Kodim 0825, dan pejabat Forkopimda lainnya.

Bupati berharap, bantuan dari Baznas itu bisa bermanfaat bagi para penerimanya.

"Terima kasih kepada Baznas yang telah memberikan sejumlah bantuan pada hari ini," kata Bupati Ipuk usai menyerahkan bantuan.

Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Banyuwangi Elly Irwan Suryanto, yang mendampingi penyerahan bantuan  mengatakan, bantuan dari Baznas itu merupakan bagian dari Program Zakat Menguatkan Indonesia dan Banyuwangi. Bantuan yang diberikan ada Program Banyuwangi Sehat, yakni membantu kursi roda baru untuk warga binaan di Lapas yang kursi rodanya rusak dan bantuan biaya pengobatan. Program Banyuwangi Makmur yang  bertujuan pemberdayaan ekonomi dengan membantu modal kerja. Selain itu, Program Banyuwangi Cerdas membantu beasiswa pelajar SMP/MTs.  "Bantuan beasiswa ini diharapkan bisa membantu untuk membayar biaya sekolah," katanya. (*)

17/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANTU SANTRIWATI LUNASI BIAYA RUMAH SAKIT

BANYUWANGI-Dyva Ayu Wandira, 18 tahun, santriwati Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari bisa bernafas lega.  Pasalnya, warga Lingkungan Jajang Penatu, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi itu bisa pulang pada Kamis siang (4/6) setelah menjalani rawat inap di RSUD Blambangan.

Rombongan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Kabupaten Banyuwangi yang dipimpin ketuanya Dwi Yanto bersama Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Elly Irwan Suryanto, staf bidang distribusi Muhit, dan Ridho mendatangi RSUD Blambangan dengan membawa ambulans Madani. Bersama perwakilan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)  Kecamatan Banyuwangi Latipah, Camat Banyuwangi Andik Basuki, Sekcam Fatah Hidayat, dan Lurah Kampung Melayu Aris, tim Baznas menjemput Dyva dari ruangan rawat inapnya.

Seluruh biaya rawat inap tanggungan Dyva langsung dilunasi oleh Tim Baznas bersama UPZ Kecamatan Banyuwangi. Walhasil, Dyva bersama dua kakaknya bisa pulang ke rumahnya di Kampung Melayu.

Awalnya, Vany Ayu, kakak pasien Dyva menulis surat kepada Camat Banyuwangi dan Baznas. Pada  secarik kertas  itu, Vany dengan tulisan tangannya meminta bantuan, karena tidak mampu melunasi biaya pengobatan rawat inap adiknya di RSUD Blambangan.

Vany mengisahkan, dia menjemput adiknya dari Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari sudah dalam kondisi sakit.  Kemudian, Dyva diantarkan berobat ke RSUD Blambangan hingga terpaksa harus menjalani rawat inap.  "Ibu kami telah tiada, sedangkan ayah sudah menikah lagi dan kini tinggal di tempat lain," tuturnya.

Saat ini, lanjut Vany, Dyva memilih tinggal bersamanya ketika pulang dari pondok pesantren. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Baznas, UPZ  Kecamatan Banyuwangi,  Pak Camat dan Pak Lurah yang telah membantu kepulangan adik saya," ucapnya terbata-bata.

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan bahwa bantuan biaya pengobatan bagi Dyva itu berasal dari para muzakki yang membayarkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas. Sedangkan ambulans Madani yang dipakai menjemput Dyva adalah bantuan dari Permodalan Nasional Madani (PNM). "Berkat kepercayaan para muzakki membayarkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas,  pasien seperti Dyva bisa terbantu biaya pengobatannya yang cukup besar," katanya.

Camat Banyuwangi Andik Basuki berterima kasih kepada Baznas yang telah membantu biaya pengobatan warganya. Selanjutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk memantau kondisi kesehatan Dyva selama di rumah. "Terima kasih Baznas, warga kami bisa terbantu hari ini, tanggungan biaya rumah sakit dilunasi dan anaknya dijemput dengan ambulans Baznas," kata Andik. 

Camat Banyuwangi juga menyerahkan bantuan dua paket   sembako untuk keluarga Dyva. Bantuan spontanitas itu langsung diterima oleh kakak lelakinya saat hendak masuk  ke mobil ambulans.

04/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA CAMAT KABAT DAN KADES BARENG SALURKAN BANTUAN PENGOBATAN WARGA SAKIT KRONIS

BANYUWANGIBAZNAS Banyuwangi bergerak cepat menyalurkan bantuan biaya operasional pengobatan serta paket sembako kepada warga kurang mampu yang sedang berjuang melawan sakit kronis. Pendistribusian bantuan ini dilaksanakan secara sinergis bersama Camat Kabat dan Kepala Desa (Kades) Bareng langsung di kediaman penerima manfaat.

Langkah respons cepat ini merupakan tindak lanjut atas surat permohonan bantuan operasional berobat yang diajukan oleh Kantor Desa Bareng kepada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Pihak desa melaporkan adanya salah seorang warga dari keluarga pra-sejahtera yang sangat membutuhkan dukungan biaya akomodasi dan operasional medis.

Adapun penerima manfaat bantuan kali ini adalah Ibu Madiya (60), warga yang berdomisili di Dusun Krajan RT 003 RW 001, Desa Bareng, Kecamatan Kabat. Melalui program penanganan sosial ini, BAZNAS Banyuwangi menyerahkan bantuan dana tunai untuk operasional berobat serta paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok harian keluarganya.

Kepala Desa Bareng yang mendampingi langsung jalannya pendistribusian menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam atas kepedulian dari BAZNAS Banyuwangi.

"Puji syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Kami atas nama Pemerintah Desa Bareng dan keluarga Ibu Madiya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas respons cepat dari BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dan dukungan Bapak Camat Kabat. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan meringankan beban operasional berobat," ujar Kades Bareng.

Melalui program pendistribusian ini, BAZNAS Banyuwangi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi kemaslahatan umat, khususnya dalam membantu jaminan kesehatan bagi warga miskin di seluruh pelosok Kabupaten Banyuwangi. Semoga kesehatan dan keberkahan selalu menyertai para muzaki dan mustahik. Aamiin.

26/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI SALURKAN BANTUAN SEPEDA BARU UNTUK TIGA SISWA MI DI MUNCAR

BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan. Berkolaborasi dengan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Muncar, BAZNAS Banyuwangi menyalurkan bantuan berupa tiga unit sepeda baru kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Huda 1 Dusun Tegalpare, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi BAZNAS Banyuwangi, Nanang Khairurrozik, bersama Ketua UPZ Kecamatan Muncar, Anang Ma’ruf Masyhuri, serta didampingi oleh Kepala KUA Kecamatan Muncar, H. Amin Maki, di halaman madrasah.

Suasana haru sekaligus bahagia mewarnai penyerahan bantuan tersebut. Tiga siswa penerima manfaat, yaitu Gozi, Andi, dan Zahra, tidak dapat menyembunyikan rasa gembiranya saat menerima dan langsung memeluk sepeda baru yang selama ini mereka impikan.

Ringankan Beban Jarak ke Sekolah

Ketua UPZ Muncar, Anang Ma’ruf Masyhuri, menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan khusus bagi siswa yang memiliki kendala jarak tempuh dari rumah ke sekolah.

"Bantuan sepeda bagi tiga siswa yang membutuhkan ini akan meringankan beban ketika harus menempuh jarak yang jauh ke sekolah. Sepeda baru ini akan menambah semangat bagi tiga siswa penerimanya ketika berangkat sekolah," ujar Anang.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Distribusi BAZNAS Banyuwangi, Nanang Khairurrozik, memberikan apresiasi yang tinggi kepada UPZ Kecamatan Muncar atas gerak cepatnya dalam mendeteksi siswa yang membutuhkan bantuan di wilayahnya.

"BAZNAS sangat peduli kepada pelajar yang membutuhkan bantuan sepeda untuk bersekolah. Ajukan kepada BAZNAS ketika ada anak usia sekolah yang membutuhkan sepeda baru," tegas Nanang.

Ajakan Menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah

Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata bagaimana dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS dapat memberikan dampak langsung dan mengubah kehidupan mereka yang membutuhkan. Senyum bahagia dari para siswa tersebut tercipta berkat kepedulian dari para muzakki dan munfik.

Mari bersama-sama kita bentangkan lebih luas lagi jembatan kebaikan untuk anak-anak penerus bangsa. BAZNAS Banyuwangi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah terbaiknya secara resmi melalui BAZNAS. Setiap rupiah yang Anda tunaikan akan dikelola secara amanah untuk memotong rantai kemiskinan dan mendukung pendidikan anak-anak di Banyuwangi.

Bagi masyarakat yang mengetahui adanya anak usia sekolah dengan kondisi serupa di lingkungannya, dapat segera berkoordinasi dengan UPZ setempat atau langsung mengajukannya ke kantor BAZNAS Banyuwangi.

22/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
BAZNAS BANYUWANGI ANTARKAN LAGI RANTANG DHUAFA

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi kembali menjalankan program Rantang Dhuafa yang sempat vakum beberapa bulan. Program itu dilaunching ulang dengan menyerahkan rantang berisi makanan kepada Budi Margo Santoso, warga Dusun Sukorojo, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah pada Senin siang (4/5).

Rantang Dhuafa itu diserahkan oleh Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurrozik didampingi Ketua Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Glagah Mohammad Arifin dan Lurah Banjarsari Sabardianto SAP.

Pria lanjut usia (Lansia) berumur 73 tahun yang menerima manfaat dari program Rantang Dhuafa itu mengaku senang mendapatkan perhatian dari Baznas Kabupaten Banyuwangi.

Penderita disabilitas sejak lahir karena penyakit folio mendera kedua kakinya itu sangat terbantu dengan adanya kiriman makanan yang dimasakkan oleh tetangganya setiap hari.

"Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi dan UPZ Kecamatan Glagah yang telah membantu makanan untuk saya setiap hari melalui Program Rantang Dhuafa ini," ucap Margo dengan penuh haru.

Wakil Ketua Bidang Distribusi Baznas Kabupaten Banyuwangi Nanang Khoirurrozik mengatakan bahwa Rantang Dhuafa adalah program yang sudah lama dijalankan oleh Baznas yang kini diaktifkan kembali. Sebab, banyak dhuafa lansia yang membutuhkan bantuan makanan karena hidup seorang diri. "Semoga bantuan Rantang Dhuafa ini bisa meringankan beban hidup para dhuafa lansia di Banyuwangi. Mari para muzakki bisa ambil bagian dalam program Rantang Dhuafa ini," kata Nanang.

Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Glagah Mohammad Arifin menyatakan setuju Program Rantang Dhuafa dijalankan kembali, karena banyak dhuafa yang hidupnya bergantung kepada pemberian makanan dari tetangga atau saudaranya. Mereka adalah dhuafa yang hidupnya seorang diri, berusia lansia, dan kadang juga disabilitas.

"Program ini sangat membantu para dhuafa lansia yang hidup seorang diri di kampung-kampung dan desa-desa, seperti di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah ini," kata Arifin.

Apresiasi disampaikan  oleh Lurah Banjarsari Sabardianto terhadap Program Rantang Dhuafa yang kembali dijalankan oleh Baznas tersebut. "Terima kasih Baznas dan UPZ Kecamatan Glagah, yang kembali menghidupkan Program  Rantang Dhuafa, karena program ini menjadi wujud nyata kehadiran kita di tengah-tengah warga yang membutuhkan uluran tangan kita," kata pejabat asal Kecamatan Cluring itu.

04/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERSAMA DENGAN UPZ MENYALURKAN BANTUAN PEMBUATAN KAMAR MANDI BESERTA MCK
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERSAMA DENGAN UPZ MENYALURKAN BANTUAN PEMBUATAN KAMAR MANDI BESERTA MCK
Mbah Mariman dan istri merupakan pasangan lanjut usia yang tidak mampu dan membutuhkan adanya perlengkapan kamar mandi/MCK. Untuk kebutuhan mandi dan buang air sepasang lansia ini harus menempuh jarak menuju sungai terdekat. Keseharian mbah Mariman merupakan buruh tani yang tidak tetap dan kadang penghasilannya pun tidak bisa mencukupi untuk makan sehari-hari. BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama dengan UPZ menyalurkan bantuan pembuatan kamar mandi beserta MCK.
BERITA15/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ATHA SEORANG ANAK YATIM MEMBUTUHKAN BIAYA AKOMODASI UNTUK SAKIT YANG DISERITANYA
ATHA SEORANG ANAK YATIM MEMBUTUHKAN BIAYA AKOMODASI UNTUK SAKIT YANG DISERITANYA
Atha Hafizh Alfarezi warga Dusun Cangaan RT.04 RW.05 Desa Genteng Wetan Kecamatan Genteng membutuhkan biaya akomodasi pengobatan. Atha adalah anak yatim piatu berusia 7 tahun yang sekarang diasuh oleh keluarga pamannya yang juga dari keluarga kurang mampu di Desa Genteng Wetan. Atha saat ini menderita sakit Hernia dan di jadwalkan untuk operasi pada hari Kamis di RSUD Genteng. BAZNAS Kabupaten Banyuwangi memberikan bantuan pengobatan berupa biaya akomodasi selama pengobatan.
BERITA14/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BIAYA AKOMODASI ORANG SAKIT YANG DALAM KEADAAN LUMPUH TOTAL
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BIAYA AKOMODASI ORANG SAKIT YANG DALAM KEADAAN LUMPUH TOTAL
BAZNAS Banyuwangi bantu biaya akomodasi orang sakit yang dalam Keadaan lumpuh total. Nur Hayati warga Genteng Wetan RT. 01 RW.05 Dusun Cangakan ini lumpuh akibat jatuh terpeleset di depan rumah, dan selama 1 tahun itu tidak pernah periksa kerumah sakit karena takut di operasi. Sebelumnya beliau di rawat di rumah dengan pengobatan seadanya karena suami hanya bekerja serabutan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
BERITA14/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BERHARAP SEMBUH DARI PENYAKITNYA, BAZNAS BANTU BIAYA AKOMODASI PENGOBATAN IBU SUDARMI
BERHARAP SEMBUH DARI PENYAKITNYA, BAZNAS BANTU BIAYA AKOMODASI PENGOBATAN IBU SUDARMI
Sudarmi hidup dengan keadaan yang kurang mampu hanya bekerja sebagai pedagang buah-buahan. Keterangan dari survey yang di lakukan oleh UPZ Kecamatan Muncar, Warga Dusun Sidomulyo RT.03 RW.09 Desa Sumberberas Kecamatan muncar ini menderita penyakit kanker paru-paru yang ganas dan harus rutin kontrol di salah satu rumah sakit yang berada di Kabupaten Jember. Sudarmi merasa kesusahan biaya transportasi dan kebutuhan saat disana, beliau menceritakan harapannya kepada UPZ Muncar untuk di bantu biaya akomodasi. Karena hasil Survey Ibu Sudarmi tergolong mustahik yang sangat membutuhkan BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Muncar mendistribusikan bantuan pengobatan dengan harapan Bu Sudarmi semangat untuk sembuh dari penyakitnya.
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
AGAR LEBIH MUDAH BERAKTIFITAS, BAZNAS BANYUWANGI MEMDISTRIBUSIKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK IBU SRI UTAMI
AGAR LEBIH MUDAH BERAKTIFITAS, BAZNAS BANYUWANGI MEMDISTRIBUSIKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK IBU SRI UTAMI
Ibu Sri Utami membutukan kursiroda untuk pekerjaannya sehari-hari sebagai buruh. Warga Dusun Muncar RT.01 RW.02 Desa Kedungrejo menderita sakit setroke, menurut hasil survey yang di lakukan oleh UPZ Muncar beliau memenuhi kehidupan sehari-hari selain bekerja sebagai buruh juga hanya bisa mengharapkan bantuan kepada tetangga sekitar. BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Muncar mendistribusikan bantuan kursi roda dengan harapan agar Ibu Sri Utami lebih mudah menjalankan aktifitas sehari-harinya.
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI PENGOBATAN MBAH MARYAM DENGAN KONDISI YANG SERING SAKIT-SAKITAN
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI PENGOBATAN MBAH MARYAM DENGAN KONDISI YANG SERING SAKIT-SAKITAN
Warga Dusun Muncar Rt. 01 RW.05 Desa Kedungrejo bernama Maryam sangat layak untuk di bantu karena kondisi yang sudah tua membuat beliau tidak dapat bekerja, ditambah lagi hasil survey dari UPZ kondisi badan mbah Maryam sering sakit-sakitan. Menurut petugas kesehatan beliau harus dirawat di rumah sakit dan dengan kondisi beliau yang tidak memungkinkan untuk memikirkan akomodasi pengobatan, BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Muncar memberikan bantuan akomodasi selama pengobatan yang di lakukan mbah Maryam.
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BUTUH BIAYA AKOMODASI UNTUK PENGOBATAN DISURABAYA, BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA UPZ KALIPURO BERGEGAS MEMBERIKAN BANTUAN
BUTUH BIAYA AKOMODASI UNTUK PENGOBATAN DISURABAYA, BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA UPZ KALIPURO BERGEGAS MEMBERIKAN BANTUAN
Mohammad Arka Alif Al Fatih, bayi dari warga Dusun Gunung Remuk RT.02 RW.02 Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro butuh biaya akomodasi untuk pengobatan di rumah sakit DR. Soetomo. Arka mengidap penyakit Hydrocephalus sedangkan kondisi orang tua yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan merasa kesusahan untuk biaya transportasi dan kebutuhan lainnya. Mengetahui kabar ini tim UPZ Kecamatan kalipuro bergegas survey lokasi mustahik, dan hasilnya memang sangat layak untuk di bantu. Dengan itu BAZNAS Banyuwangi bersama UPZ memberikan bantuan operasional pengobatan Arka dengan harapan orang tua Arka tidak kesulitan dalam transportasi selama di Surabaya.
BERITA10/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH TIO ADI GUNTORO
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH TIO ADI GUNTORO
Tio Ade Gunturo adalah siswa SMKN Glagah jurusan pelayaran. Anak usia 16 tahun ini seorang anak yatim, ia di tinggal meninggal oleh ayahnya sejak dari kecil. Saat ini hanya ibunya yang menjadi tulang punggung, sehari-hari ibunya bekerja sebagai buruh dan penghasilan yang didapat hanya mencukupi untuk makan sehari-hari. Saat ini ibunya tidak ada biaya untuk sekolah Tio yang baru mengikuti ajaran baru. banyak yang harus di bayar termasuk seragam dan sarana lainnya. Atas laporan UPZ yang mengajukan bantuan kepada BAZNAS, sekarang Tio bisa memakai seragam yang sesuai dengan peraturan sekolah.
BERITA09/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH RIO DWI ANDIKA
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH RIO DWI ANDIKA
Rio Dwi Andika usia 16 Tahun adalah seorang anak yatim piatu yang saat ini hidup dengan neneknya. Rio sekolah di SMKN Glagah jurusan pelayaran, sebagai siswa baru Rio membutuhkan banyak biaya untuk sekolah. Salah satunya adalah seragam sekolah, saat ini BAZNAS baru membantu untuk pembayaran biaya seragam sekolah dan ongkos jahitnya.
BERITA08/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
KAMPUS UBI BANYUWANGI SIAP BEKERJASAMA UNTUK MENYALURKAN ZAKAT, INFAQ DAN SEDEKAH MELALUI BAZNAS
KAMPUS UBI BANYUWANGI SIAP BEKERJASAMA UNTUK MENYALURKAN ZAKAT, INFAQ DAN SEDEKAH MELALUI BAZNAS
Kampus UBI adalah salah satu kampus yang mahasiswanya mendapatkan bantuan beasiswa SKSS dari BAZNAS Jawa Timur. "Program SKSS ini sangat membantu, saya mewakili kampus UBI mengucapkan banyak terimakasih karna kami bisa masuk bagian dari program BAZNAS, semoga dengan adanya bantuan ini mahasiswa yang di bantu dapat memberikan timbal balik dengan prestasi yang membanggakan". sambutan dari DR. Haya, SHI., M.Pd.I."Dana yang di keluarkan adalah amanah dari muzakki yang telah mempercayakan dalam pengelolaan zakat mereka ke BAZNAS, mohon agar bisa di manfaatkan dengan baik, dan di tingkatkan semangat belajarnya" ungkap komisioner BAZNAS H. Herman Suyitno M.Pd.I
BERITA04/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
JAMILATUZ ZUHRA PENERIMA BANTUAN SKSS (SATU KELUARGA SATU SARJANA) BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR
JAMILATUZ ZUHRA PENERIMA BANTUAN SKSS (SATU KELUARGA SATU SARJANA) BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR
Jamilatuz Zuhra adalah mahasiswa penerima bantuan SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Jamilatus adalah anak pertama dari 2 bersaudara, Ayahnya bekerja sebagai kuli bangunan dan Ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga.
BERITA03/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ROSIDATUL ALIYAH MAHASISWA UNIVERSITAS BHAKTI INDONESIA YANG TERPILIH MENERIMA BANTUAN SKSS
ROSIDATUL ALIYAH MAHASISWA UNIVERSITAS BHAKTI INDONESIA YANG TERPILIH MENERIMA BANTUAN SKSS
Rosidatul Aliyah seorang mahasiswa Universitas Bhakti Indonesia semester 3 yang telah terpilih menerima bantuan SKSS dari sekian banyak mahasiswa yang membutuhkan. BAZNAS Provinsi Jawa Timur memberikan kesempatan kepada mahasiswa-mahasiswa yang berada di Kabupaten Banyuwangi untuk meneruskan cita-cita mereka. Ayah Rosidatul bekerja sebagai kuli bangunan dan sang ibu bekerja sebagai penjahit, tetapi dengan latar belakang ekonomi yang kurang baik tidak membuat Rosidatul patah semangat dalam meraih cita-cita.
BERITA03/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
URUL HADI SEORANG MAHASISWA DARI UNIVERSITAS BHAKTI INDONESIA YANG MENDAPATKAN BEASISWA RUTIN SKSS BAZNAS  PROVINSI JAWA TIMUR
URUL HADI SEORANG MAHASISWA DARI UNIVERSITAS BHAKTI INDONESIA YANG MENDAPATKAN BEASISWA RUTIN SKSS BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR
Penerima beasiswa SKSS dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur selanjutnya adalah Nurul Hadi seorang mahasiswa dari Universitas Bhakti Indonesia yang merupakan anak dari seorang buruh. Nurul Hadi sangat semangat dalam hal menuntut ilmu, maka dari itu ia menjadi salah satu penerima manfaat BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dalam program SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana).
BERITA03/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU IBNU SABIL ATAS NAMA JONO PULANG KERUMAH
BAZNAS BANTU IBNU SABIL ATAS NAMA JONO PULANG KERUMAH
Bapak Jono kehabisan bekal saat di bali dan ingin pulang ke kampung halamannya di Jakarta. BAZNAS Banyuwangi memberikan tiket untuk ibnusabil untuk perjalnan ke Kota selanjutnya.
BERITA30/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERKESEMPATAN MEMAPARKAN PROGRAM UNGGULAN YAITU PROGRAM BANTUAN USAHA MIKRO BERGULIR DALAM ACARA RAPAT KOORDINASI NASIONAL BAZNAS DI IBUKOTA NUSANTARA (IKN)
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERKESEMPATAN MEMAPARKAN PROGRAM UNGGULAN YAITU PROGRAM BANTUAN USAHA MIKRO BERGULIR DALAM ACARA RAPAT KOORDINASI NASIONAL BAZNAS DI IBUKOTA NUSANTARA (IKN)
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi hadir dalam undangan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS dengan tema sinergi pengelolaan zakat inklusif untuk penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan dalam rangka sukses astacita. Rapat yang bertujuan memperkuat sinergi pengelolaan dan pengumpulan zakat di tanah air ini diselenggarankan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam rapat ini BAZNAS Banyuwangi di beri kesempatan untuk memaparkan program unggulan yaitu program usaha mikro bergulir. “Banyuwangi mendampingi dengan memberikan haknya yaitu memberikan modal usaha dan alat kerja, pinjaman sebesar Rp.750.000 dan mengangsur selama 75 hari dan setelah lunas pinjaman tersebut akan di tambah menjadi Rp.1.000.000 dan akan mengangsur Rp.10.000 setiap harinya. Setelah lunas, akan ditambah lagi sampai sebesar Rp.1.500.000 dan bagi yang berhasil tanpa kendala akan di beri reward bantuan modal tanpa mengangsur”. ungkap wakil Ketua bidang distribusi H. Herman Suyitno. Alhamdulillah program mikro bergulir di Banyuwangi bisa dikatakan 90% berhasil, sisanya terkendala karena macet dalam mengangsur setiap harinya. Bahkan saat ini beberapa kelompok yang dibantu sudah bisa bersedekah ke BAZNAS Banyuwangi setiap Bulannya.
BERITA25/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
WAKIL KETUA BIDANG PENDISTRIBUSIAN H.HERMAN SUYITNO MENDISTRIBUSIKAN MODAL USAHA MIKRO TAHAP 3
WAKIL KETUA BIDANG PENDISTRIBUSIAN H.HERMAN SUYITNO MENDISTRIBUSIKAN MODAL USAHA MIKRO TAHAP 3
Setelah melalui modal usaha bergulir tahap 1 dan 2 dengan lancar, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama dengan UPZ Kabupaten Banyuwangi lanjut mendistribusikan modal usaha bergulir tahap 3 . Modal bergulir tahap 3 ini di berikan dengan total pinjaman sejumlah Rp.1.000.000. "Kemudian nanti akan ada tahap 4 yaitu sebagai reward karena berhasil menjalankan modal bergulir tahap1,2 dan 3" penjelasan dari Wakil Ketua bidang distribusi H.Herman Suyitno". Selain memberikan bantuan tahap 3 , H.Herman juga memberikan penjelasan bawahwa dana distribusi yang di bagikan murni dari Muzakki yang rutin berzakat ke BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
BERITA24/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MONITORING SAI BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR KEPADA MBAH USAIAH
MONITORING SAI BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR KEPADA MBAH USAIAH
Mbah Usaiah memiliki satu orang anak, anak beliau tergolong kurang mampu. saat ini mbah Usaiah di bantu oleh BAZNAS Provinsi santunan rutin sebesar Rp.600.000 per Bulan.
BERITA21/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MONITORING SAI BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR KEPADA MBAH SANAPAH
MONITORING SAI BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR KEPADA MBAH SANAPAH
Mbah sanapah warga Desa Jambesari Kecamatan Giri adalah warga sebatangkara. Mbah Sanapah sudah tidak dapat bekerja lagi karena kondisi kaki yang sering sakit. BAZNAS Provinsi Jawa Timur membantu santunan rutin dhuafa sebesar Rp.600.000 per Bulan. Tunaikan zakat di link:?? kabbanyuwangi.baznas.go.id/bayarzakatAtau melalui rekening:BSI 400.077.8887BCA 180.8334.444Layanan BAZNASwa.me/628113025789
BERITA21/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI HADIRI UNDANGAN DALAM RANGKA PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI HADIRI UNDANGAN DALAM RANGKA PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI
Dalam rangka pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi bagi pelaku usaha ultra mikro di Jawa Timur, BAZNAS Provinsi Jawa Timur hendak melaksanakan kegiatan dengan tema "PENGUATAN MODAL BAGI UMKM BAZNAS Se-JAWA TIMUR". Acara ini dilaksanakan pada tanggal 19 September 2024 di Grand Swiss Bel hotel Darmo Surabaya. BAZNAS Banyuwangi berkesempatan memaparkan keberhasilan Program Bantuan Usaha Mikro yang telah terlaksanakan sejak tahun 2018. Salah satu Mustahik juga di berikesempatan menyampaikan testimoni mengenai pesan kesan yang dialami sebagai penerima bantuan UMKM tersebut.
BERITA19/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
IBU ROHANIYAH PENERIMA BANTUAN MODAL USAHA MIKRO BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN TESTIMONI DALAM ACARA PENGUATAN MODAL UMKM DI BAZNAS JAWA TIMUR
IBU ROHANIYAH PENERIMA BANTUAN MODAL USAHA MIKRO BAZNAS BANYUWANGI MEMBERIKAN TESTIMONI DALAM ACARA PENGUATAN MODAL UMKM DI BAZNAS JAWA TIMUR
Ibu Rohaniyah adalah salah satu penerima bantuan program unggulan BAZNAS Banyuwangi yaitu program modal usaha mikro. Beliau berkesempatan untuk memberikan testimoni dalam acara "PENGUATAN MODAL BAGI UMKM BAZNAS Se-JAWA TIMUR" di Grand Swiss Belhotel Darmo Surabaya pada 19 September 2024. "Saya jualan kucur, kelemben dan kopi , saya di bantu sama baznas tahap pertama Rp.750.000 dan sekarang sudah tahap 3 sebesar Rp.1.250.000. Setelah di bantu BAZNAS usaha saya lancar serta pendapatan saya pun bertambah. Gerobak yang saya pakai jualan di pasar juga sudah tidak layak, Alhamdulillah BAZNAS Banyuwangi juga mau memberikan saya gerobak baru". Ungkap Rohaniyah dalam acara tersebut.
BERITA19/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.

Lihat Daftar Rekening →