WhatsApp Icon
BAZNAS Banyuwangi Gandeng Kemenag, Serahkan Bantuan Program PEU

BANYUWANGI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi bersinergi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf dalam penyerahan bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) KUA Gambiran Tahun 2026 secara simbolis di Aula Kemenag Banyuwangi, pada Kamis (17/9/2026).

Penyerahan bantuan itu adalah bagian dari pelaksanaan Program PEU secara serentak di berbagai daerah dan terhubung secara hybrid dengan kegiatan Impact & Collaboration Forum di Semarang. Di Banyuwangi, kegiatan dihadiri jajaran Kemenag Banyuwangi, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, KUA Gambiran, dan para penerima manfaat.

Program PEU adalah salah satu bentuk sinergi dalam rangka mengoptimalkan dana zakat untuk pemberdayaan masyarakat. Bantuan tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi diarahkan sebagai dukungan modal usaha agar penerima manfaat dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

Kepala Kemenag Banyuwangi, Chaironi Hidayat memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi. Chaironi juga berterima kasih kepada BAZNAS Banyuwangi dan seluruh pihak yang telah mendukung program tersebut. "Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi penerima manfaat. Yang terpenting, bagaimana bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan,” tuturnya.

Chaironi berharap, bantuan PEU dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi bagian dari proses penguatan ekonomi penerima manfaat.

“Harapan kami, program ini tidak berhenti pada pemberian bantuan. Semoga bantuan yang diterima dapat menjadi jalan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kemandirian, dan menjadikan penerima manfaat semakin berdaya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan, BAZNAS berkomitmen untuk terus mengembangkan pendayagunaan zakat yang berorientasi pada pemberdayaan dan kemandirian mustahik. "Bantuan usaha diharapkan dapat memberikan multiplier effect, sehingga penerima manfaat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi secara bertahap dapat meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usahanya," imbuhnya.

Selain penyerahan bantuan Program PEU, pada kesempatan yang sama Kemenag Banyuwangi bersama BAZNAS Kabupaten Banyuwangi juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang siswi Madrasah Aliyah (MA)  Muhammadiyah di Pakis Duren, Kecamatan Banyuwangi.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pendayagunaan dana zakat untuk mendukung kebutuhan penyandang disabilitas, khususnya dalam menunjang aktivitas pendidikan. Dengan adanya bantuan kursi roda, penerima manfaat diharapkan memperoleh kemudahan dalam mobilitas serta dapat mengikuti kegiatan pembelajaran di madrasah dengan lebih nyaman dan mandiri.

Melalui sinergi tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama Kemenag Banyuwangi terus mendorong agar zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Zakat tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga dikembangkan menjadi instrumen pemberdayaan yang membuka peluang kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mustahik.

Penyerahan bantuan secara simbolis di Banyuwangi berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan penyerahan bantuan Program PEU di sejumlah daerah di Indonesia sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui kolaborasi lintas lembaga.(*)

17/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Banyuwangi
BAZNAS Banyuwangi Siap Luncurkan  Z-Mart Wangi, Berdayakan Ekonomi Mustahik

BANYUWANGI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat. Salah satu program yang tengah dipersiapkan adalah Z-Mart Wangi, yang direncanakan akan diluncurkan pada Oktober 2026.

Menjelang peluncuran tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi saat ini mulai melakukan tahapan penjaringan dan verifikasi calon penerima manfaat. Proses ini dilakukan bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi.

Z-Mart Wangi merupakan program pemberdayaan ekonomi yang ditujukan bagi mustahik dengan tujuan membantu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat kurang mampu. Dalam pelaksanaannya, setiap kecamatan di Kabupaten Banyuwangi mendapatkan alokasi dua titik Z-Mart Wangi.

Saat ini, Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan diminta mengusulkan dua orang calon mustahik sebagai calon penerima manfaat. Calon yang diusulkan harus memenuhi kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Ketua BAZNAS Nomor KP.BAZNAS/BWI/070/IX/2026 tentang Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis Bantuan Program Pendayagunaan Zakat BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.

Tidak hanya mengusulkan, UPZ Kecamatan juga memiliki peran untuk melakukan verifikasi awal dan memastikan calon penerima manfaat yang diajukan benar-benar memenuhi persyaratan. Data serta dokumen pendukung calon mustahik kemudian dilengkapi sesuai ketentuan untuk selanjutnya disampaikan kepada BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.

Data yang masuk nantinya akan melalui proses verifikasi dan seleksi oleh BAZNAS Kabupaten Banyuwangi sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program Z-Mart Wangi.

Menurut Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto, program ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara langsung. Tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan mustahik agar memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

"Dengan adanya Z-Mart Wangi, dana zakat yang dihimpun BAZNAS diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat penerima, sekaligus mendorong penguatan ekonomi mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Banyuwangi," katanya

Peluncuran Z-Mart Wangi  direncanakan akan dilakukan pada bulan Oktober 2026. "Setelah seluruh tahapan penjaringan, verifikasi, dan seleksi calon penerima manfaat diselesaikan," pungkasnya.(*)

17/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Banyuwangi
Genjot Pencapaian UPZ, Camat Singojuruh Gandeng Kasek SD dan SMP

SINGOJURUH-Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, S.Sos., M.Si. melakukan gebrakan untuk menggenjot kinerja pencapaian Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Singojuruh. Pada Selasa (15/9/2026),  Iwan menghadirkan kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kecamatan Singojuruh di Pendapa Kecamatan Singojuruh. Kegiatan itu dalam rangka  silaturahmi sekaligus sosialisasi prosedur autodebet Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) ke rekening Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Camat Singojuruh mengajak para kepala sekolah  untuk mendukung program Singojuruh Sadar Bersih (SIDARSIH) dan Singojuruh Cinta Zakat (SI-CAT) yang menjadi inovasi terbaru di tahun 2026. Melalui program SIDARSIH, para siswa dapat diajak untuk mengumpulkan botol plastik yang sudah tidak terpakai untuk  dikumpulkan pada setiap hari Jumat. Demikian juga dengan program SI-CAT, para ASN di sekolah bisa berpartisipasi mengikuti imbauan Bupati Banyuwangi untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui Baznas, " katanya.

 Iwan  berharap,  sinergi antara Pemerintah Kecamatan Singojuruh dan sektor pendidikan bisa dikuatkan lagi. "Misalnya, dengan melibatkan siswa pada momen Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Kecamatan Singojuruh," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keuangan Baznas Kabupaten Banyuwangi Lukman Hadi, S.Pd. yang hadir dalam acara sosialisasi itu menyampaikan permohonan maaf kepada para peserta yang hadir. Pasalnya, UPZ Kecamatan Singojuruh aktif  mencari banyak cara untuk mengajak berzakat,  berinfaq, dan bersedekah. Hal itu terus dilakukan, karena berdasarkan data, ternyata mustahik di Kabupaten Banyuwangi masih banyak jumlahnya. "Andai kondisinya sudah seperti Brunai Darussalam atau Dubai, mungkin tugas Baznas dan UPZ selesai," tutur Lukman.

Oleh karena itu, Ketua UPZ Kecamatan Singojuruh, Azizah mengetuk hati para kepala sekolah yang hadir untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui Baznas. Para kepala sekolah juga diminta mengajak ASN yang ada di lembaganya masing-masing turut serta memajukan ikhtiar bersama menyukseskan program SI-CAT. "Zakat, infaq, dan sedekah, yang Bapak dan Ibu salurkan akan kembali kepada saudara-saudara kita, anak-anak didik kita, dan kaum dhuafa di Singojuruh yang membutuhkan. Jadi jangan ragu bergandengan tangan bersama kami untuk kemajuan Singojuruh," kata Azizah di akhir acara sosialisasi.(*)

15/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Bantu Perbaikan Rumah  Tertimpa Pohon

BANYUWANGI-Raut muka Nurudin, warga Dusun Cawang, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi tampak sumringah, pada hari  Jumat (11/9). Pasalnya,  pria lanjut usia itu menerima bantuan biaya perbaikan rumah layak huni.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh tim Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Singojuruh bersama Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, perwakilan Polsek, dan perangkat Desa Benelan Kidul. "Kali ini, kami hadir untuk menyampaikan bantuan  rumah layak huni dari Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Banyuwangi agar Pak Nurudin dapat memenuhi kebutuhannya membangun rumah yang nyaris sudah tak berbentuk,"kata Azizah, ketua UPZ Kecamatan Singojuruh.

Beberapa waktu lalu, rumah Nurudin yang terletak di samping hutan jati tertimpa pohon yang tumbang akibat diterpa angin kencang dan hujan deras. Beruntung, saat itu Nurudin dan keluarganya selamat.

Atas inisiatif perangkat  desa dan Baznas melalui UPZ Singojuruh, dilakukan  pengumpulan dana bantuan perbaikan rumah secara gotong royong. Penggalangan dana itu juga dibantu dana Corporate Social Responsibility (CSR) pabrik Aqua. Walhasil, bantuan terkumpul sesuai target, sehingga bisa diwujudkan bahan bangunan. Ada yang berupa genteng, kayu-kayu lonjor,  kayu reng dan usuk, semen, pasir, serta batu bata. Bangunan  didirikan mulai dari pondasi hingga pemasangan rangka bangunan. Pembangunan yang kini sedang berlangsung akan terus berlanjut hingga tahap akhir.

Camat Singojuruh, Iwan Yos Sugiharto berharap supaya bantuan yang diberikan bisa digunakan dengan baik dan bijak, sehingga bisa memberikan manfaat. "Semoga dengan perubahan yang dilakukan ini, bisa meningkatkan taraf hidup Bapak Nurudin beserta keluarga," ujar Yos.

Ketua UPZ Kecamatan Singojuruh, Azizah mengakui, kerjasama yang erat dan baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, semacam ini memang sangat dibutuhkan di era sekarang ini. "Semoga Baznas Kabupaten Banyuwangi dapat menjadi pelopor dan tetap mempertahankan perannya yang menonjol dan terdepan," harapnya. (*)

12/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS
Bantuan Sembako Baznas dari Charity Baperun 2026

Sepuluh paket sembako dari Baznas Kabupaten Banyuwangi dibagikan kepada warga tidak mampu oleh Wakil Bupati Mujiono dan Forkopimda dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Pendapa Sabha Swagata Blambangan pada Kamis siang (10/6/2026). Sebelumnya puluhan paket sembako juga telah disalurkan oleh tim Baznas kepada para dhuafa. Bantuan sembako itu berasal dari charity Baperun 2026 yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Banyuwangi.

11/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS

Berita Terbaru

BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MELALUI UPZ KECAMATAN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEPEDA GUNUNG KEPADA MOCH. MAHRUS AMRULLOH.
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MELALUI UPZ KECAMATAN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEPEDA GUNUNG KEPADA MOCH. MAHRUS AMRULLOH.
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi melalui UPZ Kecamatan Banyuwangi mendistribusikan bantuan sepeda gunung kepada Moch. Mahrus Amrulloh. Sebelumnya ananda Mahrus selalu numpang transportasi kepada temannya kesekolah dengan jarak tempuh kurang lebih 2 KM dari rumahya. Keluarganya sementara ini hanya bergantung hidup pada ibunya yang bekerja sebagai pegawai loundry.
BERITA16/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEMBAKO KEPADA FIRDHA ELLYANA
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN SEMBAKO KEPADA FIRDHA ELLYANA
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi mendistribusikan bantuan sembako kepada Firdha Ellyana seorang janda warga Dsn. Cangaan RT.01/05 Genteng Wetan Kecamatan Genteng. Firdha bekerja sebagai penjahit, walaupun begitu sangatlah jarang orang yang menjahit baju ke beliau. hasil survey dari UPZ BAZNAS, beliau membutuhkan sembako untuk bisa makan sehari-harinya. Dengan melihat keadaan yang seperti itu, BAZNAS melalui UPZ Kecamatan Genteng mendistribusikan paket sembako kepada ibu Faridha.
BERITA15/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERSAMA DENGAN UPZ MENYALURKAN BANTUAN PEMBUATAN KAMAR MANDI BESERTA MCK
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERSAMA DENGAN UPZ MENYALURKAN BANTUAN PEMBUATAN KAMAR MANDI BESERTA MCK
Mbah Mariman dan istri merupakan pasangan lanjut usia yang tidak mampu dan membutuhkan adanya perlengkapan kamar mandi/MCK. Untuk kebutuhan mandi dan buang air sepasang lansia ini harus menempuh jarak menuju sungai terdekat. Keseharian mbah Mariman merupakan buruh tani yang tidak tetap dan kadang penghasilannya pun tidak bisa mencukupi untuk makan sehari-hari. BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama dengan UPZ menyalurkan bantuan pembuatan kamar mandi beserta MCK.
BERITA15/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ATHA SEORANG ANAK YATIM MEMBUTUHKAN BIAYA AKOMODASI UNTUK SAKIT YANG DISERITANYA
ATHA SEORANG ANAK YATIM MEMBUTUHKAN BIAYA AKOMODASI UNTUK SAKIT YANG DISERITANYA
Atha Hafizh Alfarezi warga Dusun Cangaan RT.04 RW.05 Desa Genteng Wetan Kecamatan Genteng membutuhkan biaya akomodasi pengobatan. Atha adalah anak yatim piatu berusia 7 tahun yang sekarang diasuh oleh keluarga pamannya yang juga dari keluarga kurang mampu di Desa Genteng Wetan. Atha saat ini menderita sakit Hernia dan di jadwalkan untuk operasi pada hari Kamis di RSUD Genteng. BAZNAS Kabupaten Banyuwangi memberikan bantuan pengobatan berupa biaya akomodasi selama pengobatan.
BERITA14/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BIAYA AKOMODASI ORANG SAKIT YANG DALAM KEADAAN LUMPUH TOTAL
BAZNAS BANYUWANGI BANTU BIAYA AKOMODASI ORANG SAKIT YANG DALAM KEADAAN LUMPUH TOTAL
BAZNAS Banyuwangi bantu biaya akomodasi orang sakit yang dalam Keadaan lumpuh total. Nur Hayati warga Genteng Wetan RT. 01 RW.05 Dusun Cangakan ini lumpuh akibat jatuh terpeleset di depan rumah, dan selama 1 tahun itu tidak pernah periksa kerumah sakit karena takut di operasi. Sebelumnya beliau di rawat di rumah dengan pengobatan seadanya karena suami hanya bekerja serabutan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
BERITA14/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BERHARAP SEMBUH DARI PENYAKITNYA, BAZNAS BANTU BIAYA AKOMODASI PENGOBATAN IBU SUDARMI
BERHARAP SEMBUH DARI PENYAKITNYA, BAZNAS BANTU BIAYA AKOMODASI PENGOBATAN IBU SUDARMI
Sudarmi hidup dengan keadaan yang kurang mampu hanya bekerja sebagai pedagang buah-buahan. Keterangan dari survey yang di lakukan oleh UPZ Kecamatan Muncar, Warga Dusun Sidomulyo RT.03 RW.09 Desa Sumberberas Kecamatan muncar ini menderita penyakit kanker paru-paru yang ganas dan harus rutin kontrol di salah satu rumah sakit yang berada di Kabupaten Jember. Sudarmi merasa kesusahan biaya transportasi dan kebutuhan saat disana, beliau menceritakan harapannya kepada UPZ Muncar untuk di bantu biaya akomodasi. Karena hasil Survey Ibu Sudarmi tergolong mustahik yang sangat membutuhkan BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Muncar mendistribusikan bantuan pengobatan dengan harapan Bu Sudarmi semangat untuk sembuh dari penyakitnya.
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
AGAR LEBIH MUDAH BERAKTIFITAS, BAZNAS BANYUWANGI MEMDISTRIBUSIKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK IBU SRI UTAMI
AGAR LEBIH MUDAH BERAKTIFITAS, BAZNAS BANYUWANGI MEMDISTRIBUSIKAN BANTUAN KURSI RODA UNTUK IBU SRI UTAMI
Ibu Sri Utami membutukan kursiroda untuk pekerjaannya sehari-hari sebagai buruh. Warga Dusun Muncar RT.01 RW.02 Desa Kedungrejo menderita sakit setroke, menurut hasil survey yang di lakukan oleh UPZ Muncar beliau memenuhi kehidupan sehari-hari selain bekerja sebagai buruh juga hanya bisa mengharapkan bantuan kepada tetangga sekitar. BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Muncar mendistribusikan bantuan kursi roda dengan harapan agar Ibu Sri Utami lebih mudah menjalankan aktifitas sehari-harinya.
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI PENGOBATAN MBAH MARYAM DENGAN KONDISI YANG SERING SAKIT-SAKITAN
BAZNAS BANYUWANGI BANTU AKOMODASI PENGOBATAN MBAH MARYAM DENGAN KONDISI YANG SERING SAKIT-SAKITAN
Warga Dusun Muncar Rt. 01 RW.05 Desa Kedungrejo bernama Maryam sangat layak untuk di bantu karena kondisi yang sudah tua membuat beliau tidak dapat bekerja, ditambah lagi hasil survey dari UPZ kondisi badan mbah Maryam sering sakit-sakitan. Menurut petugas kesehatan beliau harus dirawat di rumah sakit dan dengan kondisi beliau yang tidak memungkinkan untuk memikirkan akomodasi pengobatan, BAZNAS Banyuwangi melalui UPZ Muncar memberikan bantuan akomodasi selama pengobatan yang di lakukan mbah Maryam.
BERITA11/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BUTUH BIAYA AKOMODASI UNTUK PENGOBATAN DISURABAYA, BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA UPZ KALIPURO BERGEGAS MEMBERIKAN BANTUAN
BUTUH BIAYA AKOMODASI UNTUK PENGOBATAN DISURABAYA, BAZNAS BANYUWANGI BERSAMA UPZ KALIPURO BERGEGAS MEMBERIKAN BANTUAN
Mohammad Arka Alif Al Fatih, bayi dari warga Dusun Gunung Remuk RT.02 RW.02 Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro butuh biaya akomodasi untuk pengobatan di rumah sakit DR. Soetomo. Arka mengidap penyakit Hydrocephalus sedangkan kondisi orang tua yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan merasa kesusahan untuk biaya transportasi dan kebutuhan lainnya. Mengetahui kabar ini tim UPZ Kecamatan kalipuro bergegas survey lokasi mustahik, dan hasilnya memang sangat layak untuk di bantu. Dengan itu BAZNAS Banyuwangi bersama UPZ memberikan bantuan operasional pengobatan Arka dengan harapan orang tua Arka tidak kesulitan dalam transportasi selama di Surabaya.
BERITA10/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH TIO ADI GUNTORO
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH TIO ADI GUNTORO
Tio Ade Gunturo adalah siswa SMKN Glagah jurusan pelayaran. Anak usia 16 tahun ini seorang anak yatim, ia di tinggal meninggal oleh ayahnya sejak dari kecil. Saat ini hanya ibunya yang menjadi tulang punggung, sehari-hari ibunya bekerja sebagai buruh dan penghasilan yang didapat hanya mencukupi untuk makan sehari-hari. Saat ini ibunya tidak ada biaya untuk sekolah Tio yang baru mengikuti ajaran baru. banyak yang harus di bayar termasuk seragam dan sarana lainnya. Atas laporan UPZ yang mengajukan bantuan kepada BAZNAS, sekarang Tio bisa memakai seragam yang sesuai dengan peraturan sekolah.
BERITA09/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH RIO DWI ANDIKA
BAZNAS BANTU BIAYA SERAGAM DAN JAHIT SISWA SMKN GLAGAH RIO DWI ANDIKA
Rio Dwi Andika usia 16 Tahun adalah seorang anak yatim piatu yang saat ini hidup dengan neneknya. Rio sekolah di SMKN Glagah jurusan pelayaran, sebagai siswa baru Rio membutuhkan banyak biaya untuk sekolah. Salah satunya adalah seragam sekolah, saat ini BAZNAS baru membantu untuk pembayaran biaya seragam sekolah dan ongkos jahitnya.
BERITA08/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
KAMPUS UBI BANYUWANGI SIAP BEKERJASAMA UNTUK MENYALURKAN ZAKAT, INFAQ DAN SEDEKAH MELALUI BAZNAS
KAMPUS UBI BANYUWANGI SIAP BEKERJASAMA UNTUK MENYALURKAN ZAKAT, INFAQ DAN SEDEKAH MELALUI BAZNAS
Kampus UBI adalah salah satu kampus yang mahasiswanya mendapatkan bantuan beasiswa SKSS dari BAZNAS Jawa Timur. "Program SKSS ini sangat membantu, saya mewakili kampus UBI mengucapkan banyak terimakasih karna kami bisa masuk bagian dari program BAZNAS, semoga dengan adanya bantuan ini mahasiswa yang di bantu dapat memberikan timbal balik dengan prestasi yang membanggakan". sambutan dari DR. Haya, SHI., M.Pd.I."Dana yang di keluarkan adalah amanah dari muzakki yang telah mempercayakan dalam pengelolaan zakat mereka ke BAZNAS, mohon agar bisa di manfaatkan dengan baik, dan di tingkatkan semangat belajarnya" ungkap komisioner BAZNAS H. Herman Suyitno M.Pd.I
BERITA04/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
JAMILATUZ ZUHRA PENERIMA BANTUAN SKSS (SATU KELUARGA SATU SARJANA) BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR
JAMILATUZ ZUHRA PENERIMA BANTUAN SKSS (SATU KELUARGA SATU SARJANA) BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR
Jamilatuz Zuhra adalah mahasiswa penerima bantuan SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Jamilatus adalah anak pertama dari 2 bersaudara, Ayahnya bekerja sebagai kuli bangunan dan Ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga.
BERITA03/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
ROSIDATUL ALIYAH MAHASISWA UNIVERSITAS BHAKTI INDONESIA YANG TERPILIH MENERIMA BANTUAN SKSS
ROSIDATUL ALIYAH MAHASISWA UNIVERSITAS BHAKTI INDONESIA YANG TERPILIH MENERIMA BANTUAN SKSS
Rosidatul Aliyah seorang mahasiswa Universitas Bhakti Indonesia semester 3 yang telah terpilih menerima bantuan SKSS dari sekian banyak mahasiswa yang membutuhkan. BAZNAS Provinsi Jawa Timur memberikan kesempatan kepada mahasiswa-mahasiswa yang berada di Kabupaten Banyuwangi untuk meneruskan cita-cita mereka. Ayah Rosidatul bekerja sebagai kuli bangunan dan sang ibu bekerja sebagai penjahit, tetapi dengan latar belakang ekonomi yang kurang baik tidak membuat Rosidatul patah semangat dalam meraih cita-cita.
BERITA03/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
URUL HADI SEORANG MAHASISWA DARI UNIVERSITAS BHAKTI INDONESIA YANG MENDAPATKAN BEASISWA RUTIN SKSS BAZNAS  PROVINSI JAWA TIMUR
URUL HADI SEORANG MAHASISWA DARI UNIVERSITAS BHAKTI INDONESIA YANG MENDAPATKAN BEASISWA RUTIN SKSS BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR
Penerima beasiswa SKSS dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur selanjutnya adalah Nurul Hadi seorang mahasiswa dari Universitas Bhakti Indonesia yang merupakan anak dari seorang buruh. Nurul Hadi sangat semangat dalam hal menuntut ilmu, maka dari itu ia menjadi salah satu penerima manfaat BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dalam program SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana).
BERITA03/10/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS BANTU IBNU SABIL ATAS NAMA JONO PULANG KERUMAH
BAZNAS BANTU IBNU SABIL ATAS NAMA JONO PULANG KERUMAH
Bapak Jono kehabisan bekal saat di bali dan ingin pulang ke kampung halamannya di Jakarta. BAZNAS Banyuwangi memberikan tiket untuk ibnusabil untuk perjalnan ke Kota selanjutnya.
BERITA30/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERKESEMPATAN MEMAPARKAN PROGRAM UNGGULAN YAITU PROGRAM BANTUAN USAHA MIKRO BERGULIR DALAM ACARA RAPAT KOORDINASI NASIONAL BAZNAS DI IBUKOTA NUSANTARA (IKN)
BAZNAS KABUPATEN BANYUWANGI BERKESEMPATAN MEMAPARKAN PROGRAM UNGGULAN YAITU PROGRAM BANTUAN USAHA MIKRO BERGULIR DALAM ACARA RAPAT KOORDINASI NASIONAL BAZNAS DI IBUKOTA NUSANTARA (IKN)
BAZNAS Kabupaten Banyuwangi hadir dalam undangan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS dengan tema sinergi pengelolaan zakat inklusif untuk penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan dalam rangka sukses astacita. Rapat yang bertujuan memperkuat sinergi pengelolaan dan pengumpulan zakat di tanah air ini diselenggarankan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam rapat ini BAZNAS Banyuwangi di beri kesempatan untuk memaparkan program unggulan yaitu program usaha mikro bergulir. “Banyuwangi mendampingi dengan memberikan haknya yaitu memberikan modal usaha dan alat kerja, pinjaman sebesar Rp.750.000 dan mengangsur selama 75 hari dan setelah lunas pinjaman tersebut akan di tambah menjadi Rp.1.000.000 dan akan mengangsur Rp.10.000 setiap harinya. Setelah lunas, akan ditambah lagi sampai sebesar Rp.1.500.000 dan bagi yang berhasil tanpa kendala akan di beri reward bantuan modal tanpa mengangsur”. ungkap wakil Ketua bidang distribusi H. Herman Suyitno. Alhamdulillah program mikro bergulir di Banyuwangi bisa dikatakan 90% berhasil, sisanya terkendala karena macet dalam mengangsur setiap harinya. Bahkan saat ini beberapa kelompok yang dibantu sudah bisa bersedekah ke BAZNAS Banyuwangi setiap Bulannya.
BERITA25/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
WAKIL KETUA BIDANG PENDISTRIBUSIAN H.HERMAN SUYITNO MENDISTRIBUSIKAN MODAL USAHA MIKRO TAHAP 3
WAKIL KETUA BIDANG PENDISTRIBUSIAN H.HERMAN SUYITNO MENDISTRIBUSIKAN MODAL USAHA MIKRO TAHAP 3
Setelah melalui modal usaha bergulir tahap 1 dan 2 dengan lancar, BAZNAS Kabupaten Banyuwangi bersama dengan UPZ Kabupaten Banyuwangi lanjut mendistribusikan modal usaha bergulir tahap 3 . Modal bergulir tahap 3 ini di berikan dengan total pinjaman sejumlah Rp.1.000.000. "Kemudian nanti akan ada tahap 4 yaitu sebagai reward karena berhasil menjalankan modal bergulir tahap1,2 dan 3" penjelasan dari Wakil Ketua bidang distribusi H.Herman Suyitno". Selain memberikan bantuan tahap 3 , H.Herman juga memberikan penjelasan bawahwa dana distribusi yang di bagikan murni dari Muzakki yang rutin berzakat ke BAZNAS Kabupaten Banyuwangi.
BERITA24/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MONITORING SAI BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR KEPADA MBAH USAIAH
MONITORING SAI BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR KEPADA MBAH USAIAH
Mbah Usaiah memiliki satu orang anak, anak beliau tergolong kurang mampu. saat ini mbah Usaiah di bantu oleh BAZNAS Provinsi santunan rutin sebesar Rp.600.000 per Bulan.
BERITA21/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
MONITORING SAI BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR KEPADA MBAH SANAPAH
MONITORING SAI BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR KEPADA MBAH SANAPAH
Mbah sanapah warga Desa Jambesari Kecamatan Giri adalah warga sebatangkara. Mbah Sanapah sudah tidak dapat bekerja lagi karena kondisi kaki yang sering sakit. BAZNAS Provinsi Jawa Timur membantu santunan rutin dhuafa sebesar Rp.600.000 per Bulan. Tunaikan zakat di link:?? kabbanyuwangi.baznas.go.id/bayarzakatAtau melalui rekening:BSI 400.077.8887BCA 180.8334.444Layanan BAZNASwa.me/628113025789
BERITA21/09/2024 | Humas BAZNAS Kabupaten Banyuwangi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyuwangi.

Lihat Daftar Rekening →